Terima kasih telah mengunjungi kami, berkat Tuhan kiranya menjadi milik kita semua

Kita adalah hamba-hamba yang tak berguna Jika kita tidak bersama Tuhan

Senin, 26 Juli 2010

MASA DEPANMU DAN MASA DEPANKU

Pasangan dokter, Patricia dan David Mrazek menyaksikan banyak kekecewaan hati di tempat kerja mereka. Sebagai spesialis pediatrik mereka menangani banyak anak-anak yang menderita.Tetapi mereka terkejut oleh kenyataan bahwa beberapa anak dapat mengatasi bencana sedangkan yang lainnya hancur di dalamnya.Kenapa? Mengapa, misalnya, seorang anak harus menggunakan obat-obatan sedangkan yang lainnya pergi ke kampus?

Mengapa beberapa anak korban dari penyiksaan tumbuh menjadi penyiksa sedangkan yang lainnya tumbuh menjadi orang tua yang baik? Kedua dokter Mrazek melakukan survei intensif untuk menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini.

Di dalam penelitian mereka, suatu sifat penolakan terus muncul di antara anak-anak yang selamat dari trauma dan terus maju untuk membangun hidup yang sehat. Rahasianya? Sebuah dasar pandangan hidup yang optimis dan penuh harapan. Harapan membuat perbedaan. Harapan, melebihi segalanya, membantu kita melawan rintangan ketika mereka bertumpuk melawan kita. Umat manusia sangat memerlukan pertolongan. Tetapi bagaimana kita mendapatkannya? Harapan susah dicari di dalam dunia kita, SAMPAI kita melihatnya dari sisi nubuatan Alkitab. Panduan DISCOVER ini menyelidiki ramalan yang luar biasa yang telah mengilhami pribadi-pribadi yang tak terhitung jumlahnya dengan harapan yang penuh semangat.

1. SEBUAH RAMALAN ALKITAB YANG MENGAGUMKAN

Sekitar lima ratus tahun yang lalu sebelum kelahiran Kristus, Tuhan memberikan sebuah penglihatan yang menakjubkan tentang masa depan melalui nabi Daniel. Tuhan menampakkan garis besar dari sejarah dunia dalam masa 2,500 tahun, dari masa Daniel sampai dunia kita sekarang. Ramalan ini berasal dari mimpi yang Tuhan berikan kepada Nebuchadnezzar, raja dari Babel, sekitar 2,500 tahun yang lalu. Mimpi itu sungguh meresahkan sang raja, akan tetapi dia tidak dapat mengingat mimpi itu setelah dia bangun. Setelah semua orang-orang Babel yang bijaksana gagal menolong sang raja untuk mengingat atau mengartikan mimpinya, seorang pemuda Yahudi yang bernama Daniel tiba di tempat kejadian, menyatakan bahwa Tuhan Penguasa Surga dapat mengungkapkan semua misteri.
Berdiri di depan sang raja, Daniel dengan berani menyatakan:
"Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan. Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, sedang pahanya dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk. Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi." - Daniel 2: 31-35.
(Kecuali disebutkan, semua ayat Alkitab dalam Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Patung ini, secara sekilas, sepertinya tidak berhubungan dengan menemukan harapan di masa kini, tetapi tunggu dulu.

2. RAMALAN DIINTERPRETASIKAN

Setelah memberitahukan secar tepat kepada Nebukadnezzar yang terpesona tentang apa dilihatnya di dalam penglihatannya, nabi Daniel menjelaskan:

"Itulah mimpi tuanku, dan sekarang maknanya akan kami katakan kepada tuanku raja." - Daniel 2:36.

KEPALA DARI EMAS: Apa kekuatan dunia yang Daniel beritahukan kepada raja yang disimbolkan oleh kepala dari emas?
"Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta alam telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan.... TUANKULAH KEPALA YANG DARI EMAS ITU." - ayat 37, 38

Daniel mengatakan kepada penguasa kekaisaran dunia yang terbesar: Nebukadnezzar: "Tuhan menyatakan bahwa kerajaan tuanku, Babel, diwakili oleh patung kepala emas."
DADA DAN TANGAN DARI PERAK: Dari persepsi manusia, Babel kelihatan seperti sebuah kerajaan yang akan abadi selamanya. Tetapi apa yang dikatakan dalam nubuatan akan terjadi kemudian?

"Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku." - ayat 39.

Dalam penggenapan nubuatan Tuhan, kerajaan Nebukadnezzar hancur menjadi puing-puing pada saat Cyrus, jenderal dari Persia, menumbangkan kerajaan Babel di tahun 539 SM. Jadi dada dan tangan dari perak menggambarkan Medo-Persia, kerajaan besar lainnya.

PERUT DAN PINGGANG DARI TEMBAGA: Apa yang diwakilkan oleh bagian patung dari logam yang besar ini?

"Kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi." - ayat 39.

Perut dan pinggang dari tembaga melambangkan kerajaan Yunani. Alexander Yang Agung menaklukkan Mede dan Persia, mengubah Yunani menjadi kerajaan besar ketiga di dunia. Dia memerintah dari tahun 331 sampai 168 SM.

PAHA DARI BESI: "Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat [kata Nabi itu], yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu, dan seperti besi yang menghancurluluhkan semuanya." - ayat 40.

Setelah kematian Alexander, kerajaannya menjadi lemah dan terpecah menjadi bagian yang saling bermusuhan hingga akhirnya pada tahun 168 SM, pada peperangan di Pydna, Kerajaan Besi -Romawi- menghancurkan Yunani.

Kaisar Augustus memerintah Kekaisaran Romawi pada saat Yesus lahir sekitar 2000 tahun yang lalu (Lukas 2:1). Kristus dan para muridNya hidup selama periode yang digambarkan oleh kaki dari besi. Gibbon, sejarawan pada abad ke 18, tidak memiliki keraguan dalam pikirannya mengenai ramalan Daniel ketika ia menulis: "Patung dari emas, atau perak, atau kuningan, yang mewakili negara dan raja, secara telah dihancurkan secara berurutan oleh kerajaan besi Romawi". Edward Gibbon, The History of the Decline and Fall of the Roman Empire (John D. Morris and Company), volume 4, hlm. 89.

Pikirkan sejenak mengenai ramalan ini dari sudut pandang manusia. Bagaimana mungkin Daniel, yang hidup di jaman Babel, mempunyai gagasan berapa banyak kerajaan yang akan mewarisi satu sama lain dalam jangka waktu ratusan tahun ke depan? Kita pun kesulitan memperkirakan apa yang akan terjadi dengan pasar saham minggu depan! Dan bahkan Babel, Medo-Persia, Yunani dan Romawi muncul berurutan persis seperti yang diramalkan, seperti anak sekolah yang patuh dalam barisan.

Apakah Tuhan mengatur masa depan? Ya! Dapatkah kita memiliki pengharapan berdasarkan rencana besarNya? Jawabannya adalah sama, Ya!

TELAPAK DAN JARI KAKI DARI BESI YANG BERCAMPUR TANAH LIAT: Akankah kekuatan dunia ke-lima mengalahkan Romawi?

"Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, BAHWA KERAJAAN ITU TERBAGI; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat. Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian." - Daniel 2: 41, 42.

Nabi itu meramalkan, bukan kerajaan dunia ke-lima, tetapi pembagian dari kerajaan besi Romawi. Romawi akan terpecah menjadi 10 kerajaan, seperti dilambangkan oleh bagian kaki dan jari-jari kaki patung itu.

Apakah ini benar-benar terjadi? Tentu saja terjadi. Selama abad ke 4 dan 5 Masehi, penjajah yang kejam dari utara datang terus menerus menghancurkan kerajaan Romawi, menghasilkan kekalahan demi kekalahan. Akhirnya sepuluh suku bangsa mendapatkan sebagian besar kerajaan Romawi Barat, dan 10 negara wilayah yang merdeka berdiri sendiri di dalam wilayah Eropa. Demikianlah jari-jari kaki itu melambangkan negara modern dari Eropa saat ini.
3. JAMAN KITA DI DALAM RAMALAN ALKITAB
Apakah Daniel meramalkan usaha-usaha yang akan dilakukan untuk menyatukan negara-negara Eropa di bawah satu pemimpin?
"Seperti tuanku lihat besi bercampur tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak bisa bercampur dengan tanah liat." - Daniel 2:43.

Berulang-ulang orang-orang yang berkuasa telah mencoba menyatukan Eropa, tetapi setiap kali mereka gagal mencapai tujuannya. Napoleon merupakan yang paling dekat kepada keberhasilan dibandingkan dengan yang lain dalam usahanya menyatukan Eropa, tetapi mungkin karena memikirkan ramalan ini, saat dia melarikan diri setelah dikalahkan dari peperangan Waterloo, dia berseru, "Kekuatan Tuhan terlalu besar untuk saya!"

Kaisar Wilhelm II dan Adolf Hitler menciptakan pasukan terkuat di dunia di masa mereka. Tetapi satu demi satu gagal dalam menyatukan Eropa di bawah pengawasan mereka. Mengapa? Karena Firman Tuhan adalah pancangnya: "Orang-orang akan bercampur dalam perkawinan, tetapi tidak akan menjadi satu kesatuan." Akibat dari dua Perang Dunia membuktikan bahwa Tuhan memegang masa depan di dalam tanganNya; Dia mengatur sepenuhnya. Hal itu tentu cukup untuk memberikan kita pengharapan, ketenangan pikiran, dan keyakinan tentang rencanaNya untuk hidup kita.

4. SEBUAH PANDANGAN KE MASA DEPAN

Hanya satu bagian dari ramalan Daniel yang belum dipenuhi. Apakah arti dari batu yang menimpa patung pada kakinya, menghancurkannya menjadi debu, dan menjadi kerajaan besar yang menguasai seluruh dunia?

"TETAPI PADA ZAMAN RAJA-RAJA (negara-negara modern Eropa), ALLAH SEMESTA LANGIT akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi KERAJAAN ITU SENDIRI AKAN TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA." - Daniel 2:44.

"Raja-raja itu" mungkin hanya mengacu kepada raja-raja yang dilambangkan oleh kaki dan jari-jari dari patung tersebut, penguasa dari Eropa modern, menunjuk ke masa kita. Batu yang terungkit lepas tanpa perbuatan tangan manusia menimpa patung itu dan menghancurkannya menjadi pecahan-pecahan, dan akan memenuhi seluruh bumi (ayat 34, 35, 45). Segera Yesus akan turun dari surga untuk "memdirikan suatu kerajaan", Kerajaan kebahagiaan dan kedamaian. Kemudian Kristus, Batu Zaman dan Raja atas segala Raja, akan memerintah dunia selamanya!

Semua di dalam ramalan Daniel pasal 2 telah tercapai kecuali peristiwa yang terakhir, hancurnya patung itu oleh batu. Menurut waktu Allah, kita sekarang telah mendekati titik klimaks, kedatangan Kristus ke dunia kita. Yesus Kristus, Anak Allah, segera akan mengakhiri pertarungan berdarah yang panjang dalam sejarah manusia dan membentuk kerajaan abadiNya yang penuh kasih dan kemurahan.

5. MIMPI RAJA DAN ANDA

Ramalan ini menunjukkan kendali tangan Tuhan dalam kejayaan dan kejatuhan bangsa-bangsa. Tuhan tahu masa lampau, dan ramalan Alkitab ini secara jelas menunjukkan masa depan juga. Jika Tuhan mengatur pergerakan bangsa-bangsa dengan sedemikian tepatnya, tentu Dia akan mengatur kehidupan setiap orang.

Yesus meyakinkan kita: "Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit." (Matius 10:30-31). Keyakinan iman akan anugerah Allah dapat menjadi penawar dari semua ketakutan dan kekuatiran kita." Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita" (Ibrani 6:19).

Ilmuwan abad 16, Erasmus menghubungkan kecelakaan yang terjadi sewaktu pelayaran laut yang tidak dapat dilupakannya selama sisa hidupnya. Kapal layarnya kandas di dalam badai. Saat ombak yang ganas menghantam kapal dan kapal itu mulai pecah, bahkan para pelayarpun panik. Para penumpang hampir histeris. Sebagian besar berteriak minta tolong kepada santa pelindung mereka, menyanyikan lagu-lagu pujian, atau memohon keras dalam doa.

Erasmus mendapatkan satu penumpang yang bereaksi sangat berbeda. "Dari kami semua," Erasmus menulis, "satu-satunya yang paling tenang adalah wanita muda yang menggendong seorang bayi yang sedang dijaganya. Dia adalah satu-satunya yang tidak berteriak, menangis, atau menawar dengan Surga. Dia tidak melakukan apapun kecuali berdoa secara diam-diam sementara mendekapkan bayinya erat ke dalam pelukannya."

Doa ini, Erasmus menyadari, hanya merupakan kelanjutan dari kebiasaan hidupnya yang penuh doa. Dia kelihatannya mempercayakan dirinya kepada Allah. Pada saat kapal mulai tenggelam, wanita muda ini ditempatkan di atas sebuah papan, diberikan tiang kapal untuk dipakai sebagai dayung, dan dilepaskan ke dalam ombak.

Dia harus menggendong bayinya dengan satu tangan dan berusaha mendayung dengan yang lain. Hanya sedikit yang berpikir dia akan selamat dalam ombak yang keras. Tetapi keyakinan dan ketenangannya membuat dia tetap tegar. Wanita muda dan bayinya adalah yang pertama yang mencapai pantai. Pengharapan kepada Tuhan yang bisa dipercaya dapat membuat semuanya berbeda, bahkan pada saat seluruh dunia kelihatan runtuh di sekitar kita. Kita tidak berada di luar mengayuh sendirian. Sebuah tangan yang lebih kuat memandu dan menggendong kita.

Jika anda mau datang kepada Kristus dengan penuh penyerahan, Dia akan memberikan anda sebuah keyakinan yang akan membawa anda melalui semua badai. Temukan kedamaian adikodrati yang Yesus janjikan:

"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." - Yohanes 14:27.

Apakah anda mempunyai kedamaian yang seperti itu? Jika anda memilikinya, berterimakasihlah kepada Yesus, Juruselamatmu. Jika tidak, kenapa anda tidak mengundang Dia masuk ke dalam hidupmu hari ini?


Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy

Minggu, 25 Juli 2010

KESEMPATAN KEDUA DALAM HIDUP

Setelah menjalani sebagian besar hidupnya sebagai seorang penganut agama Buddha, seorang pria tua di Singapore yang telah menjadi seorang Kristen ditanya, ’Mr. Lim, apakah perbedaan yang anda temukan antara menjadi seorang Buddha dengan Kristen?’ ‘Oh, itu sangat mudah,’ jawabnya. ‘Sejak saya menemukan Yesus sebagai Juruselamatku, saya menemukan kedamaian di dalam hati saya.’ Itulah yang terjadi bila kita memfokuskan hidup kita pada Kristus.
"Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." - Yesaya 26:3. (Semua ayat Alkitab di dalam buku panduan DISCOVER diambil dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), kecuali jika ada catatan khusus).
Menjalani kehidupan Kristiani menghasilkan kedamaian sempurna--rasa aman dan sejahtera yang sempurna. Mereka yang telah mendapatkan temuan ini telah menemukan jalan satu-satunya menuju kesempatan kedua dalam hidup-yakni Yesus.

1. APAKAH ARTINYA KESELAMATAN BAGI YANG SESAT

Seseorang yang secara fisik masih hidup mungkin saja memiliki apa yang disebut masa yang bahagia, namun tetap mati--yakni mati secara rohani.

"KAMU DAHULU SUDAH MATI KARENA PELANGGARAN-PELANGGARAN DAN DOSA-DOSAMU. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu ROH YANG SEKARANG SEDANG BEKERJA di antara orang-orang durhaka." - Efesus 2: 2, 3.

Setan menuntun seseorang yang mati secara rohani menuruni lingkaran dosa dan ketidaktaatan. Tetapi suatu kebenaran yang indah daripada Injil ialah bahwa Tuhan mengasihi orang-orang yang terkutuk itu. Ia mengasihi mereka ketika mereka mati di dalam dosa, dan menawarkan kepada mereka pembebasan penuh dari keadaan mereka yang sulit.

"Tetapi karena kasihNya yang besar, Allah, yang kaya dengan rahmat, TELAH MENGHIDUPKAN KITA BERSAMA-SAMA DENGAN KRISTUS, SEKALIPUN KITA TELAH MATI OLEH KESALAHAN-KESALAHAN KITA … untuk menunjukkan kekayaan kasih karuniaNya yang berlimpah sesuai dengan kebaikanNya terhadap kita dalam Kristus Yesus." - Efesus 2:4-7.

Tuhan mengasihi kita pada saat tidak ada sesuatupun di dalam diri kita yang layak untuk dicintai. KemurahanNya menciptakan kehidupan baru di dalam diri kita di dalam Kristus. Kita tidak dapat mengubah diri kita, tetapi Tuhan dapat. Ketika kita datang kepadaNya dengan penuh iman dan penyerahan, Dia akan memberi kita kesempatan kedua dalam hidup sebagai hadiah cuma-cuma.

2. DARI APAKAH KITA PERLU DISELAMATKAN?

(1) Kita perlu diselamatkan dari dosa.
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." - Roma 3:23.

Untuk menggambarkannya secara gamblang, kita tidak menjalani apa yang kita tahu benar. Orangtua yang sedang stress mungkin menghancurkan dan melukai seorang anak secara emosional. Seseorang mungkin menjadi marah karena pengemudi yang lain dan hampir menyebabkan kecelakaan. Seorang murid mungkin tumbuh dalam kebencian dan membicarakan hal-hal yang buruk tentang murid lain. Seorang pengusaha mungkin merencanakan untuk melupakan tentang sumber penghasilan tertentu saat dikenai pajak. Semua telah berdosa, itulah kondisi manusia. Bagaimana Injil mengartikan dosa?
"Semua kejahatan adalah dosa." - 1 Yohanes 5:17.

Kita perlu diselamatkan dari segala kebiasaan dan paksaan yang tidak sehat: kebohongan, kemarahan yang menyiksa, nafsu, kebencian, sebagai contoh.

"Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah." - 1 Yohanes 3:4.

Jadi kita perlu diselamatkan dari dosa, yaitu pelanggaran akan perintah Tuhan.
(2) Kita perlu diselamatkan dari putusnya hubungan dengan Tuhan.
"Perbuatan salahmu telah memisahkanmu dari Tuhan; dosamu telah menyembunyikan wajahNya darimu." - Yesaya 59:2.

Dosa yang tak dapat dimaafkan memutuskan hubunganmu dengan Tuhan. Kristus datang untuk mengembalikan kepercayaan kepada Tuhan, yang telah dirusakkan oleh setan.
(3) Kita perlu diselamatkan dari kematian abadi, hukuman dosa.
"Dosa masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua telah berbuat dosa." - Roma 5:12 .
(4) Kita perlu diselamatkan dari kehidupan yang kosong, tidak bahagia, dan penuh dosa.
Bagi para pendosa, hidup adalah sebuah jalan buntu.

(5) Kita perlu diselamatkan dari dunia yang penuh dengan dosa.
Kita perlu diselamatkan dari dunia yang penuh dengan dosa dan akibat dari dosa itu sendiri; penderitaan, sakit hati, kesepian, perang, sakit, dan kematian!
3. SIAPAKAH YANG DAPAT MENYELAMATKAN KITA?
Hanya Yesus yang dapat menyelamatkan kita.
(1) Yesus dapat menyelamatkan kita dari dosa.
"Engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." - Matius 1:21.

Seorang Hindu berkata kepada seorang teman Kristennya, saya menemukan banyak hal di dalam agama Hindu yang tidak saya temukan di dalam agama Kristen, tetapi ada satu hal yang dimiliki oleh orang Kristen tetapi tidak dimiliki oleh orang Hindu, yaitu Juruselamat. Kristen adalah satu-satunya agama di dunia ini yang menawarkan seorang Juruselamat kepada manusia.
(2) Yesus dapat menyelamatkan hubungan kita yang telah terputus dengan Tuhan.
"Kau telah terpisah dengan Kristus... tanpa harapan dan tanpa Tuhan di dunia. Tapi sekarang di dalam Yesus Kristus, engkau yang dahulu sangat jauh telah didekatkan melalui darah Kristus." - Efesus 2:12, 13.

Yesus adalah sahabat yang sempurna jikalau kita ingin menikmati persahabatan. Dia senang mendorong agar kita berbuat yang terbaik. Melalui darah Kristus, kehidupan terdahulu kita yang penuh dosa telah diampuni, dan hari demi hari, Dia memberi kita penerimaanNya, kekuatan untuk mengalahkan dosa, dan hidupNya yang sempurna. Kita tahu Dia akan ada di sana untuk mengangkat kita setiap saat kita jatuh. Cinta kita kepadaNya akan menimbulkan suatu kerinduan untuk hidup di jalan yang menyenangkan Dia.

(3) Yesus dapat menyelamatkan kita dari kematian abadi, hukuman dosa.
"Sebab upah dosa adalah maut [kekal]; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." - Roma 6:23.

Kita adalah pelanggar hukum yang dijatuhi hukuman mati. Hukuman untuk dosa adalah kematian. Yesus menyelamatkan kita dari kematian abadi dan memberikan kita kehidupan abadi.

"Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa." - Roma 5:8.

Karena kasihnya yang tak ada habis-habisnya, Yesus mati untuk kita. Dan karena Dia mati untuk kita dan menderita akibat dari dosa, Allah sekarang dapat memaafkan dan menerima pendosa tanpa menyepelekan dosa.

(4) Yesus dapat menyelamatkan kita dari kehidupan yang tidak bahagia dan penuh dosa.
"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." - 2 Korintus 5:17.

Kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri dari dosa atau mengubah kodrat kita sendiri seperti halnya seekor singa tidak dapat memutuskan untuk menjadi seekor domba (Roma 7:18). Dosa lebih kuat dari kekuatan kemauan kita.Tetapi Kristus mampu untuk menguatkanmu dengan kekuatan melalui RohNya di dalam batinmu (Efesus 3:16). Dia bekerja untuk menggantikan kebiasaan merusak kita dengan kualitasNya yang sehat: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. (Galatia 5:22, 23).

Kristus menjalani hidupNya melalui kita, dan kita menerima penyembuhan rohani, pemulihan, dan hidup yang baru. Harold Hughes telah putus harapan dalam usaha untuk berubah. Dia telah berusaha sekuat tenaga untuk berhenti minum alkohol berkali-kali. Dia mengetahui dengan baik bahwa pergulatannya dengan botol minuman telah menyebabkan istrinya dan dua putrinya menjalani 10 tahun kehidupan seperti di neraka. Maka dia menginjakkan kakinya ke dalam bak mandi pada suatu pagi yang dingin dan mengacungkan sebuah pistol ke dalam mulutnya. Sebelum menarik pelatuknya, dia memutuskan bahwa dia lebih baik menjelaskan segala sesuatunya kepada Tuhan. Doa itu berubah menjadi isak tangis permintaan tolong yang panjang. Dan Tuhan pun datang.

Harold Hughes membuat sebuah keputusan kepada Kristus dan menemukan kekuatan rohani untuk bertahan. Dia berhenti minum untuk selamanya, menjadi seorang yang penyayang, suami dan ayah yang dapat diandalkan, dan mendapatkan posisi dalam Dewan Senat Amerika. Harold Hughes menemukan kekuatan pengubah yang terhebat, yakni Yesus.
(5) Yesus dapat menyelamatkan kita dari dunia yang berdosa.
Keempat panduan Discover berikutnya akan menjelaskan bagaimana caranya.
4. KITA DISELAMATKAN DENGAN MENGAMBIL TIGA LANGKAH SEDERHANA

Langkah 1. Minta kepada Kristus untuk mengatasi dosa di dalam hidup anda.
Apa tugas kita untuk keluar dari hidup yang penuh dosa ini?
BERTOBAT, kemudian, berbalik kepada Tuhan, supaya dosamu akan dibersihkan (Kisah Para Rasul 3:19). Apa yang menggiring seseorang kepada pertobatan?
"KEMURAHAN ALLAH MENUNTUN ENGKAU KEPADA PERTOBATAN" - Roma 2:4.

"PENDERITAANMU MEMBAWA KAMU KE PERTOBATAN" - 2 Kor 7:9.

Pertobatan adalah mengaku salah untuk kehidupan lalu kita yang penuh dosa, dan kemudian berpaling dari dosa kita, memutuskan hubungan dengan kebiasaan, tindakan, dan perilaku yang lama. Bukanlah suatu pertobatan jikalau kita hanya takut terhadap penghukuman, tetapi respon terhadap kebaikan Allah yang membawa Yesus kepada kematian untuk menggantikan tempat kita karena dosa-dosa kita. Kita menolak dosa karena hal itu menyakiti Allah. Pada saat kita mengalami hidup baru di dalam Kristus, kita harus sejauh mungkin membuat masa lalu kita yang salah menjadi benar. (Yehezkiel 33:14-16). Apa peran Allah dalam menghapuskan hidup lama kita yang berdosa? Pertobatan dan pengampunan, keduanya merupakan hadiah untuk kita dari Allah.

"Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kananNya menjadi Pemimpin dan JURUSELAMAT, supaya Dia dapat memberikan PERTOBATAN dan PENGAMPUNAN ATAS DOSA." - Kisah Para Rasul 5:31.

Dan pada saat kita bertobat, Juruselamat kita yang penuh kasih mengampuni dosa kita, membersihkan kita dari dosa, dan membuangnya ke dalam kedalaman lautan.

"JIKA KITA MENGAKU dosa kita, MAKA IA ADALAH SETIA dan adil, SEHINGGA IA AKAN MENGAMPUNI segala dosa kita dan MENYUCIKAN KITA DARI segala kejahatan." - 1 Yohanes 1:9 (lihat juga Mikha 7:18, 19)
Tidak ada dosa yang begitu buruk yang tidak dapat diampuni oleh Juruselamat kita yang mati untuk dosa kita di salib Kalvari. Seseorang yang percaya kepada Yesus hanya perlu meminta pengampunannya. Kristus yang mati untuk kita tidak dapat mengampuni kita kecuali kita meminta untuk diampuni. Ini adalah fakta yang menenangkan bahwa dosa kita dibantu melalui paku-paku yang menusuk tangan dan kaki Kristus. Dan bahkan Yesus lebih berhasrat dari yang dapat kita bayangkan untuk menerima hadiahNya berupa pengampunan dan perbaikan hubungan.

Kabar tentang ibunya yang sekarat sampai kepada seorang lelaki muda yang kabur dari rumah. Berita itu menyebabkan dia penuh dengan penyesalan yang mendalam atas hubungan mereka yang terputus. Tergesa-gesa pulang ke rumah, dia bergegas masuk ke dalam kamar dan melemparkan dirinya ke pada ibunya. Dengan berlinang airmata dia memohon ibunya untuk mengampuninya.

Ibunya menariknya dekat dan berbisik, 'Anakku, saya sudah memaafkanmu sejak dari dulu jika engkau minta.' Jika anda telah menyimpang dari Allah, atau belum mengenal Dia, tolong pikirkan betapa berhasratnya Bapamu di surga yang penuh kasih menyambutmu di rumah. Dia menginginkan dengan sangat melebih segala-galanya agar engkau mau menerima tawaran pengampunanNya. Yesus mencintai engkau. Dia mati demi engkau. Dia selalu bersedia memaafkan engkau. Jadi tanggapilah undanganNya yang indah untuk bertobat. Akui dosa-dosamu. Percayalah bahwa Tuhan memaafkanmu, dan dia memang memafkan. Percayalah kepadaNya! Percayalah akan janji-janjiNya!
Langkah 2. Menerima hidup baru dari Yesus.
Peranmu dalam menerima hidup baru dari Yesus adalah dengan mempercayai bahwa Yesus benar-benar telah menyelamatkanmu. Terimalah tanpa bertanya tentang kenyataan bahwa Dia telah mengampuni dan membersihkan engkau, menghapuskan kehidupan lamamu yang berdosa, dan memberimu kehidupan yang sepenuhnya baru dan hidup yang berubah.

"Semua yang percaya dalam namaNya, Dia memberikan kuasa [kekuatan, wewenang, hak khusus] untuk menjadi anak-anak Allah." - Yohanes 1:12.

Sebagai anak Allah, engkau mempunyai "hak" untuk menerima hidup baru dari Yesus. Seperti yang telah kami katakan, engkau tidak dapat mengusahakannya sendiri, itu adalah hadiah dari Bapamu yang ada di surga! Yesus memberikan janji yang pasti untuk menyingkirkan rasa waswas dan keraguan kita. Apakah peran Tuhan dalam memberikan kita hidup yang baru?
"Yesus menjawab, kataNya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." - Yohanes 3:3.

Menurut Yesus, seorang pendosa yang bertobat dan percaya sebenarnya dilahirkan kembali ke dalam kehidupan baru. Itu adalah suatu mukzizat yang hanya dapat dilakukan oleh Allah. Dia berjanji: "Kamu akan Kuberikan HATI YANG BARU, dan ROH YANG BARU di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat (Yehezkiel 36:26).

Yesus mengubah hati kita, perasaan dan perilaku kita, dan tinggal di dalam kita (Kolose 1:27). Kehidupan baru ini bukan saja suatu gagasan rohani yang menyenangkan, ini adalah suatu fakta yang kuat dan kokoh, kebangkitan dari kematian spiritual menuju kehidupan dan keberadaan baru sepenuhnya.

Langkah 3. Hidup untuk Yesus setiap hari.
Kehidupan Kristen termasuk penolakan setiap hari terhadap rasa mementingkan diri sendiri, melainkan mengadakan ikatan dengan Yesus sebagai SAHABAT kita yang penuh kasih. Kita tumbuh di dalam hidup baru ini dengan menguatkan hubungan kita dengan Yesus. Ini berarti menyediakan waktu yang berkualitas denganNya, membangun komunikasi yang jujur dan terbuka. Tuhan telah memberikan kita lima sarana pertolongan ilahi demi perkembangan rohani. Belajar Alkitab, berdoa, meditasi, persahabatan dengan Kristen yang lain, dan berbagi pengalaman kita dengan yang lain.

Hidup di dalam Kristus tidak berarti bahwa kita tidak membuat kesalahan. Tetapi ketika kita tersandung dan berdosa, kita meminta pengampunan Kristus, dan terus berjalan. Kita menuju ke arah yang pasti, dan kita tahu bahwa Kristus tetap hadir dan hidup di dalam hati kita.

5. KEBAHAGIAAN DARI KESEMPATAN KEDUA

Harold Hughes menerima banyak kehormatan selama karirnya yang masyhur sebagai Senator Amerika Serikat, tetapi satu hal yang paling berarti baginya datang tak lama setelah komitmennya kepada Kristus.

Harold ketika itu sedang belajar Alkitab sendirian di dalam kamarnya pada suatu sore, ketika dia merasakan sentuhan pada sikutnya. Dia melihat ke atas. Dua putrinya, berdiri diam dalam pakaian tidur. Dia memandang mereka sejenak, mereka telah berubah banyak, dan dia telah sangat kehilangan mereka selama pergulatannya yang berat dengan botol alkohol.

Kemudian Carol, putrinya yang lebih muda berkata, "Ayah, kami datang untuk memberimu kecupan selamat tidur." Mata sang ayah menjadi berkaca-kaca. Sudah lama sekali sejak anak-anaknya terakhir datang ke dalam pelukannya. Sekarang mata jernih mereka yang indah tidak mengandung rasa takut.

Ayah akhirnya telah pulang. Yesus benar-benar memberi setiap orang kesempatan kedua. Dia menangani kasus yang paling tanpa harapan dan menciptakan permulaan baru. Sang Juruselamat merindukan setiap dari kita pulang ke rumah. Sudahkah engkau menerima undangan kasih Kristus? Menerima pengampunan Tuhan dan pembersihan adalah semudah membuka lenganmu untuk pelukan seorang anak.

Jika kamu belum percaya dalam Kristus sebagai Juruselamat pribadimu, engkau dapat melakukannya sekarang dengan berdoa seperti ini, "Bapa, aku minta maaf atas hidup lamaku yang berdosa. Terima kasih karena telah mengirimkan anakMu ke dunia untuk mati di tempatku. Yesus, maafkanlah dosa-dosaku dan datanglah ke dalam hidupku dan selamatkanlah aku. Aku ingin mendapatkan kesempatan kedua--aku ingin dilahirkan kembali. Terlebih lagi, aku ingin mewujudkan hubungan denganMu hari demi hari. Terima kasih karena telah menunjukkan keajaiban di dalam diriku. Di dalam nama Yesus, Amin". Jadikanlah ini sebuah temuan yang indah: Ketika kita menerima panggilan, Yesus melakukan penyelamatan.


BAGAIMANA KITA MENERIMA KEHIDUPAN BARU DARI KRISTUS
1. Kita percaya kepadaNya dan menerimaNya sebagai Juruselamat dan Raja.
2. Kita membangun hubungan denganNya. (berdoa dan belajar Injil secara rutin adalah penting)
3. Kristus bekerja melalui RohNya untuk menggantikan kebiasaan buruk kita dengan kebaikanNya.


Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy

Minggu, 04 Juli 2010

JEMBATAN MENUJU KEHIDUPAN YANG MEMUASKAN

Mereka menemukan tulang belulangnya di sisi tempat perlindungan di sebuah pulau terpencil di Atlantik tengah. Seorang pelaut yang tidak dikenal membuat buku harian yang rinci selama 4 bulan. Ia berangkat dari Pulau Ascencion dengan kapal Belanda pada tahun 1725 karena kejahatan yang tidak diungkapkan. Segera ia harus minum darah penyu hanya untuk menghilangkan rasa haus yang mendesak. Penderitaan tubuh lelaki ini sangat berat, tetapi penderitaan yang lebih besar yang tertulis di dalam buku hariannya adalah: perasaan bersalah yang menguasainya.
Ia menuliskan kata-kata seperti: "Taring apakah yang dirasakan manusia fana yang meninggalkan jalan kebenaran, dengan suka hati menambahkan jumlah orang yang terkutuk." Keterasingan pelaut ini di pulau yang sepi disebabkan karena perpisahannya dengan Tuhan. Inilah yang ternyata tidak tertahankan pada akhirnya.
Manusia telah bergumul dengan keterasingan di dalam hatinya sejak Adam dan Hawa "bersembunyi terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman" setelah memakan buah terlarang (Kejadian 3:8). Perasaan aneh yang baru karena malu, bersalah, dan takut memaksa pasangan manusia pertama ini melarikan diri ketika Tuhan datang dan memanggil mereka. Sayangnya, perasaan tersebut adalah sangat kita kenal. Apakah yang menyebabkan perpisahan antara kita dengan Tuhan?
"Yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu adalah kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu." - Yesaya 59:2. (Kecuali disebutkan khusus, semua ayat Alkitab di dalam Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab berbahasa Indonesia terjemahan baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia.)
Jurang besar yang memisahkan umat berdosa dengan Tuhan bukanlah pekerjaanNya. Tuhan tidak lari dari Adam dan hawa, mereka yang lari daripadaNya.

1. MEMENUHI RASA HAUS KITA YANG TERSEMBUNYI

Sebelum dosa menodai, Adam dan Hawa menikmati keakraban bersama Penciptanya di Taman Eden yang indah. Tragisnya, mereka membeli dusta setan untuk menjadi bijaksana seperti Tuhan dan mematahkan ikatan kepercayaan dengan Penciptaya (Kejadian 3). Setelah diusir dari Taman Eden, Adam dan Hawa mendapatkan kehidupan lebih sulit di luar. Melahirkan anak dan mengerjakan tanah sekarang penuh dengan darah, keringat dan air mata. Ikatan erat dengan Tuhan telah patah, mereka menemukan diri mereka rentan terhadap keinginan yang tidak terpuaskan dan pengharapan yang menyakitkan--kesepian akibat dosa. Sejak pemberontakan pertama oleh Adam dan Hawa, semua (seluruh umat manusia) telah jatuh ke dalam pola dosa dan menjadi fana--akibat dosa.

"Demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa." - Roma 5:12.

Kita semua mengalami kehausan yang besar di dalam hati kita akibat kehilangan, kerinduan untuk mendapatkan jaminan yang hanya Tuhan dapat memberikannya. Kita sering mencoba memuaskan kehausan itu dengan belanja, atau perlombaan mendapatkan promosi di tempat kerja, atau dengan menenggelamkan diri di dalam alkohol, obat-obatan, dan perilaku seksual yang tidak pantas. Namun semua kerinduan kita adalah gejala kesepian karena tidak bersama Tuhan. Dan tidak ada obat selain mengalami kasihnya di dalam kehidupan kita.
"Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tanganMu ada nikmat senantiasa." - Mazmur 16:11.
Kepuasaan yang sebenarnya hanya akan datang ketika jurang antara kita dan Tuhan dijembatani dan kita dapat berjalan ke hadapanNya.
2. MENJEMBATANI JURANG KARENA DOSA DAN KEMATIAN

Bukan hanya manusia yang menjadi kesepian karena dosa. Hati Tuhan juga sakit pada hari Adam dan Hawa membalikkan punggung mereka daripadaNya. Dan Ia masih berduka karena penderitaan dan tragedi manusia. Tuhan sangat ingin untuk memuaskan kerinduan kita yang tersembunyi dan menyembuhkan luka perasaan kita. Ia tidak puas hanya melihat dengan simpati kepada jurang yang memisahkan kita denganNya. Tuhan memutuskan untuk menjadi jembatan penyeberangan dosa dan kematian.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus AnakNya ke dalam dunia ini bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia." - Yohanes 3:16, 17.

Tuhan memberikan AnakNya, dan Yesus memberikan hidupNya sebagai korban bagi dosa, membayar hukuman mati dengan diriNya sendiri. Kehidupan, kematian dan kebangkitanNya memungkinkan untuk mengampuni dan menyelamatkan pendosa tanpa meremehkan dosa, dan menunjukkan kepada jagat raya tentang watak yang sesungguhnya dari Kristus dan Setan. Jembatan dari tubuh Kristus yang berdarah dan patah menarik orang kembali dari perangkap dosa. Kasih menjembatani jurang, memungkinkan semua yang beriman kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat berjalan menuju kehidupan kekal.
3. TUJUH FAKTA MENDASAR YANG HARUS ANDA KETAHUI TENTANG YESUS

Tujuh fakta berikut tentang Yesus adalah tidak terjadi pada setiap orang lain yang pernah hidup di dunia:
(1) Yesus Datang Dari Surga ke Dunia
"Sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." - Yohanes 8:58.

Yesus mengumumkan kepada dunia: "Aku telah ada" Aku telah ada dan selalu akan ada. Meskipun Yesus dilahirkan dari seorang ibu manusia (Matius 1:22, 23). Ia adalah Allah--Allah di dalam tubuh manusia. Dwight L. Moody, Billy Graham di abad 19, pernah berkata tentang inkarnasi Yesus, "Adalah pengorbanan besar bagi Yesus untuk datang dan diayun di dalam ayunan perak, dirawat oleh malaikat, dan diberi makan dengan sendok emas. Namun Sang Pencipta langit dan bumi datang dan menjadi manusia, dan dilahirkan di kandang oleh orangtua yang miskin di dalam kondisi yang paling buruk."

Malaikat memberitahukan kepada Yusuf tentang kelahiran Yesus:

"Ia [Maria] akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau akan menamakan dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." - Matius 1:21.
Yesus, Sang Pencipta jagat raya (Yohanes 1:1-3, 14), rela datang ke dunia untuk menyelamatkan kita dari dosa dan kematian.


(2) Yesus menjalani Kehidupan tanpa dosa
"Yesus, Anak Allah,... telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa." - Ibrani 4:14, 15.
Tuhan melakukan lebih dari hanya mengatakan kepada kita untuk keluar dari kehidupan penuh dosa dan menjalani kehidupan yang lebih memuaskan. Dengan menjalani kehidupan sebagai Manusia, Yesus menjadikan kehidupan yang bebas dari dosa jauh lebih menarik daripada khotbah apapun yang pernah ada.

Setan, musuh Kristus, berkomplot sepanjang kehidupan Yesus di dunia untuk menarik dia ke dalam dosa. Di pdang belantara iblis melancarkan tuduhan terkeji terhadap integritasNya (Matius 4:1-11). Di taman Getsemani sebelum penyalibanNya, tekanan pencobaan mencapai puncaknya, sehingga Yesus berkeringat darah (Lukas 22:44).

Namun Krustus tetap teguh melawan apapun yang dilontarkan Iblis kepadaNya, namun tanpa berbuat dosa. Karena Yesus mengalami seluruh macam masalah dan pencobaan manusia, Ia mengerti pergumulan kita. Ia mampu bersimpati dengan kelemahan kita (Ibrani 4:15). Mengapa Yesus perlu hidup tanpa dosa?

"Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." - 2 Korintus 5:21.

Yesus mengatasi pencobaan dan menjalani kehidupan tanpa berdosa sehingga Ia dapat meneruskannya kepada kita bagi kehidupan lama kita yang penuh dosa.

(3) Yesus Mati Untuk Menghapuskan Dosa
Berapa banyak orang berdosa?

"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." - Roma 3:23.

Apakah hukuman dosa?

"Sebab upah dosa adalah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus Tuhan kita." - Roma 6:23.
Mengapa Yesus mati?
"Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!" (Yohanes 1:29). Semua orang telah berdosa dan kena hukuman mati kekal, namun Yesus mati menggantikan kita. Ia menjadi "berdosa bagi kita." Ia membayar hukuman mati bagi kita. KematianNya adalah karunia, dan

"karunia hidup kekal di dalam Kristus Yesus Tuhan ktia." - Roma 6:23.

Yesus menjalani kehidupan yang benar dan sempurna sebagai karunia kasih kepada kita. Kasih seperti itu hampir di luar batas kemampuan pemahaman manusia. Dan karena kematianNya, "kita hidup sejahtera dengan Allah" (Roma 5:1).
(4) Yesus Bangkit dari Antara Orang Mati
"Kematian Yesus di kayu salib bukanlah akhir dari kisahNya yang menakjubkan. Ia tidak dapat tetap mati dan menjadi Juruselamat kita. Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus." - 1 Korintus 15:17, 18.

Muhammad atau Budha telah menyodorkan kepada dunia beberapa falsafah kebenaran yang besar. Mereka mengilhami kehidupan jutaan orang, tetapi mereka tidak memiliki kekuatan adikodrati untuk memberi kehidupan karena mereka tetap berada di dalam kubur.
Karena Yesus bangkit dari kubur pada hari ketiga sejak kematianNya, apakah janji yang dapat Ia berikan kepada kita?

"Sebab Aku hidup, kamupun akan hidup." - Yohanes 14:19.
Yesus hidup!
Karena Ia memiliki kuasa atas kematian, Ia dapat menyelamatkan kita dari kematian dan memberi kita kehidupan yang berlimpah dan kekal. Ia akan hidup di dalam hati kita jikalau kita mengundangNya. Kristus yang telah bangkit ada untuk memenuhi kebutuhan kita hari ini.

"Dan ketahuilah, Aku menyertaimu senantiasa sampai ke akhir zaman." - Matius 28:20.

Pria dan wanita di seluruh dunia menceritakan kisah bagaimana Kristus telah menyelamatkan mereka dari ketergantungan yang terburuk dan trauma emosional yang terdalam. Salah satu bekas murid kami menulis kata-kata ucapan terima kasih di dalam salah satu lembar jawabannya: "Saya dulu adalah pencandu alkohol, suatu hari ketika saya mabuk, saya melihat sebuah kartu di selokan yang mengiklankan kursus Alkitab anda. Saya ambil kartu itu, mengisinya, dan menerima pengetahuan pertama yang benar tentang Kristus. Segera setelah mengikuti kursus, saya menyerahkan hati saya kepada Tuhan dan saya kehilangan selera terhadap whiski. Ketika Yesus menguasai kehidupan pria ini, sebuah kuasa baru memberinya kemampuan untuk mengalahkan ketergantungannya. Karena Kristus adalah Juruselamat yang telah bangkit, Ia dapat menyelamatkan semua yang datang meminta pertolongan kepadaNya.

(5) Yesus Naik ke Surga
Sebelum Yesus kembali kepada Bapa setelah kebangkitanNya (Kisah 1:9), Ia berjanji kepada para muridNya:

"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu ada banyak tempat tinggal... Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu... di tempat di mana Aku berada." - Yohanes 14:1-3.
(6) Yesus Melayani sebagai Iman Surgawi
Yesus secara terus menerus menyiapkan tempat bagi kita di surga.

"Itulah sebabnya maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudaraNya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai." - Ibrani 2:17-18.
Yesus datang ke dalam dunia untuk membayar dosa manusia, dan menyelamatkan ktia dari penderitaan akibat perbudakan dosa. Ia mati untuk menyelamatkan kita sehingga akhirnya Ia dapat menghapuskan sebab dosa, penderitaan, dan kematian dengan cara menghancurkan iblis. Yesus sebagai Imam Besar kita "disamakan dengan saudara-saudaraNya". Dan Ia sekarang hadir di hadapan Bapa demi kita sebagai Perantara. Yesus yang sama yang memberkati anak-anak, mengembalikan nama perempuan yang tertangkap berzinah, dan mengampuni pencuri yang sekarat di kayu salib, sekarang sedang bekerja di surga untuk melayani kebutuhan kita, untuk "menolong mereka yang dicobai."
(7) Yesus Akan Kembali
Sebelum kembali ke surga, apakah janji yang dibuat Yesus?

"Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat di mana AKu berada, kamupun berada." - Yohanes 14:3.

Ketika Yesus kembali, Ia akan menyelamatkan kita dari dosa, kesakitan, tragedi, dan kematian yang melanda planet ini. dan Ia akan menyambut kita ke dalam dunia baru dengan kebahagiaan kekal dan kehidupan abadi.
4. KASIH TAK BERKESUDAHAN

Kisah ini adalah tentang perkawinan yang diatur di Taiwan antara U Long dan seorang wanita muda bernama Golden Flower. Ketika U Long mengangkat tirai penutup wajah pengantin setelah upacara pernikahan, ia terkejut dan jijik. Wajahnya bopeng bekas cacar. Setelah itu, U Long tidak mau tahu lagi tentang istrinya. Istrinya berusaha keras membuatnya senang; dia bekerja keras di rumah, berharap agar suaminya akan menerima dia pada akhirnya. Namun sang suami tetap tidak acuh dan dingin terhadap semua ungkapan perhatiannya.

Setelah 12 tahun dalam pernikahan ini, U Long mulai kehilangan penglihatan di kedua matanya. Dokter mengatakan ia akan buta total jika ia tidak melakukan transplantasi kornea. Akan tetapi operasi ini mahal dan ada daftar tunggu yang panjang. Golden Flower mulai bekerja lembur pada malam hari membuat topi jerami untuk mendapatkan uang tambahan.

Suatu hari, U Long diberitahu bahwa ada kornea seseorang yang tersedia setelah kecelakaan. Ia segera ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Setelah sembuh, ia dengan segan memutuskan kembali untuk menemui istrinya sehingga ia dapat berterima kasih karena telah mengumpulkan uang. Ketika ia mengangkat wajah istrinya yang tertunduk supaya ia dapat memandangnya, U Long jatuh di kakinya dan menangis.

Inilah untuk pertama kali ia membisikkan namanya: Golden Flower. Yesus merindukan hubungan dengan orang-orang yang telah acuh kepadaNya sejak lama. Ia ingin agar kita membisikkan namaNya sebagai Juruselamat kita. Ia rela mengorbankan bukan saja mataNya melainkan seluruh tubuhNya untuk menunjukkan kasihNya yang tak berkesudahan. KasihNya sedemikian kuat sehingga Kristus "datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa" (1 Timotius 1:15).

Pengorbanan Kristus yang besar telah menciptakan jembatan yang menghubungkan keacuhan kita, yang menutupi keterasingan kita. Pernahkah anda secara pribadi menemukan bahwa Ia ingin menarik anda dari jurang menuju ke lenganNya? Maukah anda menanggapi dan berdoa, "Yesus, saya mengasihi Engkau. Terima kasih atas pengorbananMu yang besar. Masuklah ke dalam hatiku dan selamatkan saya sekarang, selamatkan saya sepenuhnya, selamatkan saya, sepenuhnya, selamanya"?


YESUS
DATANG sebagai Tuhan dalam tubuh manusia
HIDUP dalam kehidupan tanpa dosa sebagai ganti kita
MATI demi dosa-dosa kita
BANGKIT untuk menyelamatkan ktia dari kematian
NAIK ke surga untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita di surga
MELAYANI setiap hari sebagai iman besar kita
AKAN DATANG SEGERA untuk membawa kita bersamaNya selama-lamanya


Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy

Selasa, 29 Juni 2010

RENCANA BAGI KEHIDUPAN ANDA

Setelah seorang pendeta berbicara tentang masalah "Mengapa saya percaya kepada Yesus," seorang anak muda berpakaian rapi mengunjunginya di ruang kerjanya dan berkomentar, "Pembicaraan anda semalam menarik, tetapi semua yang anda katakan tentang Yesus berasal dari Alkitab. Katakanlah kepada saya, apakah Yesus pernah hidup di dunia ini, mengapa sejarah tidak menceritakan tentang Dia?"

"Ini adalah pertanyaan bagus," jawab pendeta itu sambil membalikkan badan dan mengambil beberapa buku. "Akan tetapi, sebenarnya, sejarah ada menceritakan tentang Yesus Kristus." "Itulah yang ingin saya lihat sendiri," jawab anak muda itu.

"Baiklah, ini adalah Surat 97 dari Buku 10 dari Pliny the Younger, prokonsul Roma di Bithynia, sebuah propinsi di Asia Minor. Pliny menulis kepada Kaisar Roma, Trajan, menceritakan tentang peristiwa di propinsinya. Lihatlah, di sini ia meminta nasehat bagaimana ia harus menangani sekte baru, Orang-orang Kristen. Ia mengatakan perkembangan pesar dan bagaimana mereka menyanyikan lagu pujian yang digubah untuk pemimpin mereka, Kristus. Pliny mengirimkan surat ini sekitar tahun 110 Masehi. Surat Pliny itu menyatakan bukti sejarah tentang manusia itu, Kristus, dan persebaran kepercayaan kepadaNya pada masa-masa Rasul-rasul." Dengan heran anak muda ini berkata, "Ceritakanlah lebih banyak!"
Sambil membuka buku lainnya, pendeta ini menambahkan, "Sejarawan lain, sejaman dengan Pliny, adalah Tacitus. Dalam Annal (Buku 15, Bab 44) ia mengatakan tentang kebencian Nero, dan penganiayaan terhadap orang-orang Kristen pada masa kebakaran di kota Roma. Tacitus menjelaskan bahwa istilah "Kristen" berasal dari nama Kristus. Ia menyebutkan bahwa Yesus Kristus, pendiri agama Kristen, telah dihukum mati oleh Pontius Pilatus, wali negeri Yudea, selama masa pemerintahan Kaisar Tiberius. Semua rincian yang diberikan Tacitus adalah sesuai persis dengan peristiwa, nama dan tempat yang disebutkan di dalam Alkitab. "Pendeta, saya tidak pernah mengetahui hal seperti ini dalam sejarah dunia sekuler!" seru pengunjung ini.

Pendeta ini menambahkan, "Saya ingin anda memperhatikan bahwa sekitar tahun 180 Masehi Celsus menulis sebuah buku yag menyerang orang Kristen, menyatakan bahwa Kekristenan pada masa itu adalah suatu kekuatan yang harus dipertimbangkan.

"Kalau anda masih ragu, ingatlah bahwa keempat Injil mengandung sejarah sama banyaknya dengan buku dunia lainnya." Ketika anak muda ini menyadari bahwa sejarah agama dan dunia saling bersetuju satu sama lain bahwa Yesus memang hidup sebagai manusia di dunia, ia pergi dengan penuh keyakinan bahwa Yesus Kristus adalah tokoh sejarah yang nyata.

1. KRISTUS BERADA SEJAK DARI KEKEKALAN

Yesus bukan hanya manusia yang baik, Ia juga adalah Tuhan. Pernyataan apakah yang dibuat Yesus tentang DiriNya tentang keilahianNya?

"Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal BapaKu. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia… Barangsiapa yang telah melihat Aku ia telah melihat Bapa." - Yohanes 14:7-9. (Kecuali disebutkan secara khusus, semua ayat Alkitab di dalam panduan DISCOVER ini berasal dari Alkitab berbahasa Indonesia terjemahan baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).

Jika anda ingin mengetahui jawaban dari pertanyaan "Siapakah Tuhan? Bagaimanakah Dia?" lihatlah kepada Yesus, yang menyatakan:
"Aku dan Bapa adalah satu." - Yohanes 10:30.

Tuhan Allah Bapa dan Yesus Allah Anak telah ada bersama-sama sejak kekekalan (Ibrani 1:8). Tidak pernah ada saat ketika Yesus tidak bersama-sama dengan Allah Bapa. Allah Bapa berbagi kasih dan perhatian yang sama kepada setiap orang seperti yang dinyatakan Yesus selama hidup di dunia sebagai manusia.

2. KRISTUS, PUSAT SEJARAH DAN NUBUATAN

Karena kisah kehidupan Kristus adalah penggenapan nubuatan, kisah hidupnya ditulis sebelum Ia dilahirkan. Nubuatan Perjanjian Lama menyebutkan garis besar yang jelas dari kehidupan, kematian dan kebangkitan Kristus jauh sebelumnya. Perjanjian baru adalah kisah hidupNya yang diceritakan sebagai penggenapan. Hidup 500-1500 tahun sebelum kelahiran Kristus, para nabi di dalam Perjanjian Lama membuat belasan ramalan khusus tentang kehidupan Mesias. Dan pada awal pelayanan Kristus di dunia, ketika orang membandingkan kehidupanNya dengan nubuatan Perjanjian lama, apakah yang mereka simpulkan?

"Kami telah menemukan Dia yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret." - Yohanes 1:45.

Juruselamat kita memenuhi nubuatan untuk menyatakan identitasnya: "Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi." - Lukas 24:25-27.

Nubuatan yang dipenuhi memberikan bukti yang kuat bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan.
3. KEHIDUPAN KRISTUS, PENGGENAPAN ATAS NUBUATAN

Marilah kita melihat beberapa ayat nubuatan dari Perjanjian Lama dan pemenuhannya di dalam Perjanjian Baru.
Tempat KelahiranNya:
"Tetapi engkau hai Betlehem Efrata, ...dari padamu akan bangkit bagiKu seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala,sejak dahulu kala." - Mikha 5:1.
Penggenapan dalam Perjanjian Baru:
"Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea." - Matius 2:1.

KelahiranNya dari Anak Perawan:
Nubuatan Perjanjian Lama:
"Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel [Tuhan menyertai kita]" - Yesaya 7:14.
Penggenapan dalam Perjanjian Baru:
"Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel--yang berarti Allah menyertai kita." - Matius 1:20-23.

Garis silsilahNya dari suku Yehuda:
Nubuatan Perjanjian Lama:
"Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda … sampai dia datang yang berhak atasnya." - Kejadian 49:10.
Penggenapan dalam Perjanjian Baru:
"Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda." - Ibrani 7:14.

Dia ditolak:
Nubuatan Perjanjian Lama:
"Ia dihina dan dihindari orang." - Yesaya 53:3.
Penggenapan dalam Perjanjian Baru:
"Ia datang kepada milik kepunyaanNya, tetapi orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimaNya." - Yohanes 1:11.

Pengkhianatan dan Upah yang Dibayarkan PengkhianatNya:
Nubuatan Perjanjian Lama:
"Bahkan sahabat karibku yang kupercayai yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku." - Mazmur 41:10.

"Lalu aku berkata kepada mereka, Jika itu kamu anggap baik, berikanlah upahku, dan jika tidak, biarkanlah. Mereka membayar upahku dengn menimbang tiga puluh uang perak." - Zakharia 11:12.
Penggenapan dalam Perjanjian Baru:
"Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala, Ia berkata, "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya." - Matius 26:14, 15.

KematianNya di Kayu Salib:
Nubuatan Perjanjian Lama:
"mereka menusuk tangan dan kakiku." - Mazmur 22:17.
Penggenapan dalam Perjanjian Baru:
"Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ." - Lukas 23:33. (Lihat juga Yohanes 20:25).

Ia Bebas dari Kubur:
Nubuatan Perjanjian Lama:
"Sebab Engkau tiudak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang KudusMu melihat kebinasaan." - Mazmur 16:10.
Penggenapan dalam Perjanjian Baru:
"Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara dtenggang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa dagingNya tidak mengalami kebinasaan. Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi." - Kisah 2:31, 32.

Bukti-buktinya adalah kuat bahwa Yesus tidak sekedar menggenapi sebagian nubuatan. Kisah hidupNya adalah benar-benar dituliskan sebelumnya secara adikodrati. Benarlah, Yesus adalah Anak Allah. Setelah melihat bukti-bukti tersebut, kita perlu membuat keputusan dengan banyak berdoa tentang siapakah yang akan menjadi Tuhan di dalam kehidupan kita. Jikalau anda belum melakukannya, apakah anda akan meletakkan kehidupan anda di tangan Yesus?

4. KEHIDUPAN YANG DIRANCANG OLEH ALLAH

Yesus hidup sesuai dengan rencana Allah, yang digariskan ratusan tahun sebelum kelahiranNya. Selalu sadar dengan kenyataan ini, Ia tetap peka terhadap tuntunan Allah. Kristus berkata:

"Aku tidak berbuat apa-apa dari diriku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepadaKu… sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepadaNya." - Yohanes 8:28, 29.

Tuhan merencanakan kehidupan manusiawi Yesus sebelum kelahiranNya, dan Tuhan juga mempunyai rencana bagi setiap manusia. Ia mengetahui bagaimana masing-masing dari kita dapat memenuhi keinginan kita yang terdalam dan menemukan hidup berkelimpahan.

Ray tidak selalu yakin apakah ia ingin berserah kepada rencana Tuhan. namun ketika ia harus membuat keputusan besar tentang di mana harus berkuliah, ia memutuskan untuk pertama kalinya di dalam hidupnya untuk mencari tuntunan ilahi dalam hal ini. Ia berdoa beberapa hari dan mencoba mendengarkan jawaban. Setelah beberapa lama ia tampaknya memiliki alasan jelas mengapa ia mengambil pilihan B: universitas yang lebih murah, namun besar dan membuat dia merasa tidak berarti. Segera setelah kuliah dimulai, ia berkenalan dengan beberapa orang Kristen yang baik yang menjadi anggota Kampanye Kampus untuk Kristus. Pengalamannya bersama mereka selama dua tahun berikutnya mengubah hidupnya secara radikal. Ketika Ray melihat kembali sekarang ini, ia mencatat bahwa setiap kali ia harus menghadapi keputusan besar dan mencari tuntunan ilahi, "Tuhan membuka seluruh bidang kehidupan saya." Bagaimana anda bisa mengetahui rencana Tuhan bagi kehidupanmu? Tuhan menuntun dalam beberapa cara:

(1 ) ALKITAB
Menurut penulis Mazmur, apakah Buku Penuntun kehidupan?

"FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku." - Mazmur 119:105.

Firman Tuhan memperbaharui pikiran dan memberi kita pandangan (Roma 12:2, Mazmur 119:99). Waktu teratur untuk belajar Alkitab dengan doa adalah cara terbaik untuk meluruskan prioritas kita.

(2) KEADAAN YANG TEPAT
Tuhan juga menuntun kita melalui situasi yang diarahkan secara ilahi. Mazmur 23 menggambarkan Dia sebagai Gembala yang Baik. Seorang gembala menggiring domba-dombanya melalui lembah yang hijau dan melalui karang yang terjal. Ia dapat menolong, pengawasannya menguntungkan,dan belajar dari setiap pengalaman. Kita mempunya seorang Gembala yang berada dekat di sisi kita.

(3) TUHAN BERKOMUNIKASI LANGSUNG KE DALAM HATI
Tuhan juga menuntun kita dengan berbicara kepada hati nurani kita. Roh Kudus dapat menerangi "mata hati kita" (Efesus 1:18). Semakin konsisten kita berkomunikasi dengan Tuhan, semakin Dia mampu menuntun kita. Ia membentuk pengalaman batin dan penalaran dan penilaian kita sehingga kita dapat melihat secara jelas langkah berikut yang perlu kita ambil.
5. TUNTUNAN HARUS SELARAS
Tentu saja dapat terjadi bahwa kita menganggap diri kita hidup dalam tuntunan Tuhan ketika hanya menuruti kecenderungan dan dorongan diri sendiri (Amsal 16:25). Perasaan kita harus selaras dengan ajaran Alkitab. Tidaklah aman kalau kita menyimpulkan bahwa Tuhan menuntun kita kecuali ketiga tuntunan itu selaras. Sebagai contoh, Jake. Ia memiliki istri yang cantik dan dua anak, namun ia berselingkuh dengan perempuan lain.

Ia berkata kepada temannya, "Saya telah berdoa, dan merasa inilah kehendak Tuhan. Emosi dan kesan batinnya secara jelas menggiring dia ke arah yang salah. Ia membayangkan sebagai keberuntungannya bahwa ia bertemu dengan perempuan lain ini dan tidak berbalik melihat ke dalam perintah Alkitab tentang penyelewengan. Dan Alkitab, hukum dan kesaksian, adalah buku tuntunan yang sah, hakim terakhir untuk menentukan langkah yang benar (Yesaya 8:20). Kita tidak boleh membiarkan setiap kesan atau situasi yang tampaknya menguntungkan mengarahkan kita menjauh dari prinsip Alkitab.

6. BERSERAH KEPADA RENCANA TUHAN

Ketika Iblis datang mencobai Yesus di padang belantara, ia menyarankan, "Jika kamu hanya membatalkan pengorbanan yang menyakitkan yang telah direncanakan BapaMu bagimu, aku akan memberikan dunia ini di telapak tanganmu, dengan kemashyuran, kekayaan, dan kehidupan yang nyaman." Setan bahkan mengutip ayat Kitab Suci dalam usaha menggagalkan Yesus. Namun setiap kali Yesus mengalahkannya dengan kata-kata, "Ada tertulis" (Matius 4:1-11).

Satu pelajaran kuat yang dapat kita ambil dari kehidupan Yesus adalah penyerahanNya kepada kehendak BapaNya. Bahkan di tengah penderitaan yang dahsyat di taman Getsemani, Ia berseru, "Ya BapaKu, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu daripadaKu, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki" (Matius 26:39). Setelah tiga tahun pelayananNya, hidup sehari-hari selaras dengan rencana Tuhan, kata-kata Yesus menjelang kematianNya adalah: "Sudah selesai" (Yohanes 19:30). Yesus benar-benar mengatakan, "kehidupanKu yang direncanakan Tuhan sudah lengkap dan selesai."

Ketika anda mulai mendengarkan suara Tuhan berbicara secara saling bersesuaian melalui firmanNya, kesempatan yang menguntungkan, dan kesan langsung, anda dapat belajar menerima tuntunanNya dengan sepenuh hati. Anda juga dapat menemukan sukacita dalam kehidupan dalam rencana dan tuntunan Tuhan.

Sumber-sumber dari bahan sejarah di atas dan sejarah yang lebih terinci terdapat dalam buku-buku berikut:
Documents of the Christian Church, diseleksi dan disunting oleh Henry Bettenson (London, Oxford University Press); Joseph Cullen Ayer, A Source Book for Ancient Church History (New York: Charles Scribner╒s Sons, 1931, 1941); Origen: Contra Celsum, diterjemahkan oleh Henry Chadwick (Cambridge: University Press, 1965); F. F. Bruce, The New Testament Documents: Are They Reliable? 5th edition, edisi yang diperbaiki (Grand Rapids: William B. Eerdmans Publishing Company, 1960; and R. T. France, The Evidence for Jesus (Downers Grove, Illinois: InterVarsity Press, 1986). Dua buku terakhir ada dalam edisi murah dan dapat diperoleh melalui toko-toko buku keagamaan. Jika dua buku pertama tidak ada di dalam perpustakaan setempat, bagi yang berada di Amerika Serikat dapat meminta petugas perpustakaan untuk memesan melalui pelayanan antar perpustakaan.

Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy

Selasa, 15 Juni 2010

APAKAH KEHIDUPAN SAYA BERARTI
BAGI TUHAN?

Pada beberapa pagi, dunia tampaknya seperti surga. Anda bangun pagi, bernafas panjang di dekat jendela, dan melihat ke luar kepada sinar matahari keemasan terpantul di pepohonan, lembar demi lembar daun. Beberapa saat membuat kehidupan sedemikian berharga: wajah seorang yang dikasihi ketika anda mengucapkan selamat tinggal, gubahan musik yang sesuai dengan suasana hati anda, kasih tak terduga dari seorang anak kecil.

Akan tetapi pada kesempatan pagi lainnya, dunia tampaknya tempat mengerikan. And bangun pagi membaca halaman depan koran dan terkejut dengan pengeboman oleh teroris yang membutakan atau mencederai anak kecil, dan satu lagi pembunuh berantai mengaku pembunuhan ke-sepuluh, kelaparan atau banjir atau perang atau gempa bumi. inilah saat-saat ketika tidak ada sesuatupun yang masuk akal, tidak ada yang adil.

Apakah arti semua ini? Dapatkah kita mengerti dunia kita yang menyenangkan dan mengerikan ini? Di manakah kita berada? Apakah kehidupan saya benar-berar berarti bagi Tuhan ataukah saya hanya satu bagian kecil tidak penting di dalam suatu mesin kosmik yang maha besar?
1. TUHAN MENCIPTAKAN DUNIA YANG SEMPURNA

Tuhan adalah Sang Pencipta, arsitek dan perancang dari segala sesuatu mulai dari supernova hingga sayap kupu-kupu.

"Oleh firman Tuhan langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulutNya segala tentaraNya... Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada." - Mazmur 33:6-9.
(Kecuali dinyatakan secara khusus, semua ayat Alkitab di dalam panduan DISCOVER ini berasal dari Alkitab Berbahasa Indonesia terjemahan baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).

Tuhan hanya perlu berforman dan semua unsur mentaati kehendakNya.

2. ENAM HARI UNTUK MENCIPTAKAN DUNIA KITA
"Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Tuhan memberkati hari Sabat dan menguduskannya." - Keluaran 20:11.

Pencipta yang Mahakuasa dan abadi dapat saja membentuk dunia dalam sekejap "dengan nafas dari mulutNya." Namun Tuhan memilih untuk mengerjakannya dalam enam hari-- enam menit, atau bahkan enam detik pasti cukup. Bab pertama di dalam Alkitab, Kejadian 1, menggambarkan apa yang diciptakan Tuhan setiap hari sepanjang minggu penciptaan itu. apakah karya puncak yang diciptakan Tuhan pada hari keenam?

"MAKA TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA ITU MENURUT GAMBARNYA, menurut gambar Allah diciptakanNya dia, LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DICIPTAKANNYA MEREKA." - Kejadian 1:27.

Tuhan memutuskan untuk menciptakan individu seperti Dia yang dapat bernalar dan merasakan dan mencintai. Setiap orang adalah diciptakan menurut gambar Allah. Pada hari keenam, dunia telah dipenuhi dengan tanaman dan binatang, dan kemudian Tuhan memperkenalkan karya puncak penciptaanNya. Menurut Kejadian 2:7, Tuhan Yang Mahakuasa membentuk tubuh Adam dari debu tanah. Maka ketika Tuhan menghembuskan nafas kehidupan ke dalam hidungnya, manusia menjadi manusia hidup, artinya, ia hidup. Tuhan menamakan manusia lelaki pertama yang diciptakanNya menurut gambarNya itu Adam, kata yang berarti "manusia", dan perempuan pertama, Hawa,yang berarti "hidup" (2:20; 3:20). Pencipta yang pengasih melihat kebutuhan manusia akan teman. Masih segar dari tangan Tuhan, Adam dan Hawa keduanya mencerminkan gambarNya. Tuhan dapat saja memprogram makhluk seperti robot yang berjalan dengan patuh di Taman Eden dan menaikkan suara pujian kepadaNya.
Namun Tuhan menginginkan lebih dari itu: hubungan yang nyata. Robot dapat tersenyum, berbicara, bahkan mencuci piring, tetapi tidak dapat mencintai. Tuhan menciptakan kita serupa dengan gambarNya, dengan kemampuan untuk berpikir dan memilih, dan mengingat, mengerti dan mencintai. Adam dan Hawa adalah anak-anak Tuhan, dan sangat berharga bagiNya.

MINGGU PENCIPTAAN
HARI PERTAMA: terang: pergantian siang dan malam
HARI KEDUA: atmosfer bumi
HARI KETIGA: daratan dan tetumbuhan
HARI KEEMPAT: matahari dan bulan muncul
HARI KELIMA: burung dan ikan
HARI KEENAM: binatang daratan dan manusia
HARI KETUJAH: hari Sabat.

3. KEJAHATAN MASUK KE DALAM DUNIA YANG SEMPURNA
Adam dan Hawa memiliki segala sesuatu yang membuat mereka bahagia. Mereka menikmati kesehatan fisik dan mental yang sempurna, hidup di rumah taman yang indah di dunia tanpa cacat (Kejadian 2:8; 1:28-31).
Tuhan menjanjikan anak-anak dan kemampuan untuk berpikir kreatif, dan menemukan kepuasan di dalam pekerjaan tangan mereka (Kejadian 1:28; 2:15).

Mereka mengalami persekutuan muka dengan muka dengan Pencipta mereka. Tidak ada jejak kekhawatiran, ketakutan, atau kesakitan yang menodai hari-hari mereka yang cerah. Bagaimana dunia dapat berubah sedemikian drastis menjadi tempat penderitaan dan tragedi? Bab kedua dan ketiga dari buku Kejadian menceritakan kisah keseluruhan tentang bagaimana dosa masuk ke dalam dunia kita. Bacalah ketika anda sempat. Berikut ini adalah ringkasan singkat dari isinya. Beberapa waktu setelah Tuhan menciptakan dunia yang sempurna, Iblis datang ke dalam Taman Eden untuk mencobai Adam dan Hawa agar melanggar perintah Penciptanya. Tuhan membatasi ruang gerak pengaruh Iblis pada satu pohon di dalam taman, pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Dan ia memperingatkan pasangan manusia pertama untuk menjauh dari pohon itu dan tidak memakan buahnya, atau mereka akan mati. Namun suatu hari Hawa berjalan di sekitar pohon terlarang itu. Iblis segera bersiap memamerkan dagangannya. Ia mengatakan bahwa Tuhan telah berbohong kepada Hawa dan jika ia makan buah pohon itu, ia tidak akan mati, tetapi menjadi bijaksana seperti Tuhan Sendiri, mengetahui yang baik dan yang jahat. Tragisnya, Hawa, dan kemudian Adam. Yang hanya mengetahui yang baik, membiarkan Iblis membohongi mereka, dan mereka makan buah terlarang itu--yakni, memutuskan ikatan kepercayaan dan ketaatan kepada Tuhan. Tuhan merencanakan agar Adam dan Hawa "berkuasa" atas dunia sebagai pemelihara dari karya ciptaan Tuhan (Kejadian 1:26).

Namun karena mereka memutuskan kepercayaan kepada Tuhan dan memilih Iblis sebagai pemimpin baru mereka, pasangan ini kehilangan kekuasaan mereka. Sekarang ini, Iblis mengakui dunia sebagai miliknya dan mencoba sebisanya untuk memperbudak manusia di dalamnya. Ada banyak saat ketika kita menemukan diri melakukan sesuatu karena cinta diri atau bahkan sesuatu yang kejam ketika kita ingin melakukan sebaliknya. Mengapa?
Karena musuh yang tidak tampak, Iblis, yang bekerja keras membuat orang gagal secara moral. Ketika anda membaca bab 3 dari buku Kejadian, anda akan menemukan bahwa dosa menyebabkan Adam dan Hawa bersembunyi dari Tuhan karena takut. Dosa mempengaruhi semua ciptaan. Duri muncul di samping bunga. Tanah menderita kekeringan, dan pekerjaan menjadi sebuah beban. Penyakit mulai menyerang tanpa pandang bulu. Iri hati, kebencian, dan tamak melipatgandakan penderitaan manusia. Yang paling mengerikan, bersama dosa datang kematian!
4. SIAPAKAH IBLIS INI YANG MENJANGKITI DUNIA KITA DENGAN DOSA?
KIa adalah: "PEMBUNUH MANUSIA SEJAK SEMULA dan tidak hidup dalam kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan BAPA SEGALA DUSTA." - Yohanes 8:44.

Menurut Yesus, Iblis adalah asal mula dosa di jagat raya, dan "bapa" dari dosa dan juga pembunuhan dan dusta.

Thomas Carlyle, filsuf Inggris yang terkenal, pernah mengajak Ralph Waldo Emerson berjalan sepanjang jalan terburuk di Ujung Timur London. Sementara mereka berjalan, diam-diam mereka memperhatikan keburukan dan kejahatan di sekitar mereka, Carlyle akhirnya bertanya, "Apakah sekarang anda percaya kepada Iblis?
5. APAKAH TUHAN MENCIPTAKAN IBLIS?
Tidak! Tuhan yang baik tidak akan menciptakan Iblis. Namun Alkitab mengatakan bahwa Iblis, dan malaikat-malaikat yang telah ditipunya, kehilangan tempat mereka di surga dan datang ke dalam dunia kita.
"Maka timbullah peperangan di surga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di surga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya." - Wahyu 12:7-9.
Bagaimanakah Iblis bisa berada di surga sebelumnya?

"Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah... Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga, di gunung kudus Allah engkau berada; ...ENGKAU TIDAK BERCELA DI DALAM TINGKAH LAKUMU sejak HARI PENCIPTAANMU sampai TERDAPAT KECURANGAN PADAMU." - Yehezkiel 28:14, 15.
Tuhan tidak menciptakan Iblis, Ia menciptakan Lusifer, malaikat yang sempurna, salah satu pemimpin malaikat di surga, yang berdiri dekat takhta Allah. Namun ia berdosa, terdapat kecurangan" padanya. Setelah dibuang dari surga, dan tampil sebagai teman bagi Adam dan Hawa, ia menjadi musuh mematikan bagi manusia.
6. MENGAPA LUSIFER, MALAIKAT SEMPURNA INI, BERDOSA?
"Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, ...hendak menyamai Yang Mahatinggi." - Yesaya 14:12-14.
Makhluk yang menjadi Iblis pada mulanya disebut Lusifer, berarti bintang timur, putera fajar. Di dalam hati malaikat ini, keangkuhan dan ambisi mulai mengambil alih penyembahan. Bibit kebanggaan bertumbuh menjadi keingingan untuk mengambil alih tempat Tuhan. Lusifer pasti telah bekerja keras membujuk makhluk surwa lainnya. Adalah mudah untuk membayangkan setan berdebat bahwa Tuhan menyembunyikan sesuatu dari mereka, dan bahwa hukum ilahi adalah terlalu membatasi, dan bahwa Tuhan adalah penguasa yang tidak peduli. Ia mencemooh Seseorang yang wataknya adalah kasih. Bagaimana pertentangan ini dipecahkan?
"Engkau sombong karena kecantikanmu... ke bumi kau Kulempar." - Yehezkiel 28:17.
Keangkuhan mengubah pemimpin malaikat menjadi Iblis atau setan. Dan untuk dapat menjaga kedamaian dan keselarasan di surga, ia dan sepertiga malaikat di surga yang mengikut dia dalam pemberontakan, harus dibuang (Wahyu 12:4, 7-9).
7. SIAPAKAH YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP DOSA?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan makhluk yang tidak dapat berbuat dosa? Jika demikian, tidak akan ada masalah kejahatan di dunia kita. Tetapi Tuhan menginginkan agar manusia dapat memiliki hubungan bermakna. Maka "Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya" (Kejadian 1:27). Ini berarti bahwa kita adalah bebas dan bertanggung jawab. Kita dapat memutuskan untuk mengasihi Tuhan atau berbalik daripadaNya. Tuhan memberikan malaikat dan manusia sepanjang zaman, watak rohani dan kemampuan untuk membuat keputusan nyata.
"Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah" - Yoshua 24:15.
Tuhan menantang makhluk ciptaan dalam gambarNya untuk memilih berbuat yang benar karena kekuatan bernalar mereka mengatakan bahwa jalan Tuhan adalah yang terbaik. Dan untuk berbalik dari kejahatan karena kekuatan bernalar mereka memperingatkan akan akibat ketidaktaatan dan dosa. Hanya makhluk yang memiliki kekuatan untuk bernalar dan memilih yang dapat mengalami kasih yang sesungguhnya. Tuhan merindukan untuk menciptakan individu yang dapat mengerti dan menghargai watakNya, yang secara bebas menanggapi Dia di dalam kasih, dan diisi dengan kasih kepada sesama. Tuhan sangat ingin berbagi kasihNya sehingga Ia rela mengambil resiko sedemikian besar dalam menciptakan malaikat dan manusia dengan kekuasaan untuk membuat pilihan. Ia mengetahui bahwa sangat mungkin pada suatau hari salah satu makhluk ciptaanNya akan memilih tidak melayani Dia. Iblis adalah makhluk pertama di jagat raya yang membuat pilihan mengerikan itu. tragedi dosa mulai dari dia (Yohanes 8:44, 1 Yohanes 3:8).
8. KAYU SALIB MEMUNGKINKAN PENGHANCURAN DOSA
Mengapa Tuhan tidak menghancurkan Lusifer sebelum penyakit dosanya menyebar? Lusifer telah menantang keadilah pemerintahan Tuhan. ia telah berdusta tentang Tuhan. Jikalau Tuhan menghancurkan Lusifer pada saat itu, para malaikat akan mulai melayani Dia karena takut daripada karena kasih. Ini akan mengalahkan tujuan Tuhan dalam menciptakan makhluk dengan kuasa memilih.

Bagaimana seseorang dapat mengetahui bahwa jalan Tuhan adalah yang terbaik? Tuhan memberi setan kesempatan untuk menunjukkan sistem alternatifnya. Inilah sebabnya ia diberi kesempatan untuk mencobai Adam dan Hawa.

Planet ini telah menjadi arena percobaan ketika sifat setan dan ciri pemerintahannya dilawankan dengan watak Tuhan dan ciri pemerintahanNya. Siapakah yang benar? Siapakah yang akhirnya dapat kita percaya? Sedemikian penuh tipu daya si Lusifer, sehingga perlu waktu bagi makhluk hidup di jagat raya untuk benar-benar diyakinkan betapa menghancurkan alternatif dari setan sebenarnya. Namun pada akhirnya setiap orang akan melihat bahwa "upah dosa ialah maut" dan bahwa "karunia Allah adalah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus Tuhan kita" (Roma 6:23).

Setiap makhluk di jagat raya setuju bahwa:

"Besar dan ajaib segala pekerjaanMu ya Tuhan Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalanMu, ya Raja segala bangsa... karena semua bangsa akan datang dn sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakimanMu." - Wahyu 15:3, 4.
Setelah setiap orang mengerti sifat dosa yang mematikan dan sifat falsafah setan yang merusak, Tuhan dapat menghancurkan setan dan dosa. Ia juga akan menghancurkan orang-orang yang dengan keras kepala menolak karuniaNya dan memegang erat pilihan setan.

Tuhan itu sangat ingin menyelesaikan masalah dosa dan penderitaan sama seperti kita menginginkan agar Dia melakukannya. Namun ia menunggu sampai ia dapat melaksakannya untuk selamanya, dan sampai Ia dapat mempertahankan kehendak bebas kita dan mencegah kejahatan muncul kembali.

Tuhan telah menjanjikan untuk menghancurkan setan selamanya dengan menyucikan surga dan bumi ini dengan api. Dalam menepati janjinya, kita dpat menantikan langit dan bumi yang baru, rumah kediaman bagi orang yang benar. (2 Petrus 3:10, 13). Dosa tidak akan lagi menjangkiti jagat raya. Akibat dosa yang tragis akan tampak sangat jelas bahwa pelanggaran akan kehendak Allah tampaknya tidak menarik lagi di dalam kekekalan.

Siapakah yang memungkinkan penghancuran akhir dari setan dan dosa?
"Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematianNya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut." - Ibrani 2:14, 15.
Di kayu salib para malaikat dan dunia yang tidak berdosa melihat setan apa adanya, pendusta, pembohong, pembunuh. Di sana ia menyatakan watak aslinya dengan membujuk orang untuk membunuh Anak Tuhan yang tidak berdosa. Penghuni jagat raya melihat betapa jahat dan tidak berbelas kasihan dosa itu. Kayu salib membuka sepenuhnya motif setan, dan ketika Tuhan menghancurkan setan dan orang-orang yang bertahan di dalam dosa, semua akan mengakui bahwa Tuhan adalah adil.

Kematian Yesus di kayu salib menampilkan maksud setan yang sesungguhnya terhadap semua makhluk ciptaan (Yohanes 12:31, 32). Kayu salib juga menyatakan Kristus apa adanya, yaitu Juruselamat dunia. Di Golgota kuasa kasih menang melawan kecintaan kepada kekuasaan. Kayu salib menyatakan, tanpa diragukan lagi, bahwa hanya kasih yang penuh pengorbananlah yang memotivasi Tuhan dalam menangani setahm dosa, dan orang-orang berdosa. di kayu salib, pernyataan Kristus yang tentang kasih Tuhan yang tanpa syarat telah mengalahkan Iblis. Perang adalah tentang siapa yang harus memimpin dunia, Kristus atau setan. Dan kayu salib telah memecahkan semuanya. Kristuslah yang harus memimpin dunia. Sudahkah anda menemukan hubungan dengan sang Juruselamat yang mati untuk menyatakan kasihNya yang tetap dan tanpa tandingan? Bagaimana menurut anda Dia yang datang ke dunia kita sebagai manusia dan mati menggantikan kita untuk menyelamatkan anda dari akibat dosa? Apakah anda akan menundukkan kepala sekarang dan berterima kasih kepada Yesus, dan kemudian meminta Dia untuk masuk dan menguasai hidup kita?

Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy

Minggu, 13 Juni 2010

KITA DAPAT PERCAYA KEPADA ALKITAB

KITA DAPAT PERCAYA KEPADA ALKITAB
Para pemberontak terkenal yang menenggelamkan kapal Inggris "Bounty" terdampar bersama wanita pribumi di pulau terpencil di Pitcairn Pasifik Selatan. Kelompok ini terdiri dari sembilan pelaut Inggris, enam pria Tahiti, sepuluh wanita Tahiti, dan seoran perempuan berumur lima belas tahun. Seorang dari pelaut tersebut menemukan cara untuk menyuling alkohol, dan segera membuat seluruh penduduk di pulau tersebut mabuk-mabukan. Peselisihan antara pria dan wanita itu bertumbuh menjadi kekerasan. Tak berapa lama kemudian hanya satu dari orang yang mencapai pulau itu yang dapat bertahan.
Tetapi orang ini, Alexander Smith menemukan Alkitab di sebuah peti yang dibawa dari kapal. Dia mulai membaca buku itu dan mengajarkannya pada kepada yang lain. Begitu ia melakukannya hidupnya berubah, dan akhirnya mengubah kehidupan di dalam pulau itu. Para peduduk pulau terisolasi dari dunia luar sampai datangnya kapal dari Amerika serikat "Topaz" di tahun 1808. Awak kapalnya menemukan kemajuan dalam pulau ini, penduduknya makmur tanpa minuman keras, penjara ataupun kriminalitas. Alkitab telah merubah pulau ini dari neraka di dunia menjadi contoh sebuah tempat seperti yang Tuhan inginkan. Dan ini masih bertahan hingga sekarang. Apakah Tuhan masih berbicara kepada manusia melalui halaman-halaman Alkitab?
Ya, Dia masih. Ketika saya menulis ini, saya melihat kertas jawaban yang dikirim oleh seorang murid dari sekolah Alkitab kami. Ada tulisan kecil di bawah berbunyi, "saya ada di dalam penjara, menunggu hukuman mati, dihukum mati karena sebuah kejahatan. Sebelum saya mengikuti pelajaran Alkitab ini, saya tersesat, tapi sekarang yang bisa saya lihat ke depan, dan menemukan kasih yang baru." Alkitab memiliki kekuatan yang dapat mengubah hidup manusia. Ketika seseorang mulai mempelajari Alkitab, hidupnya akan berubah secara dramatis.


1. BAGAIMANA ALLAH BERBICARA KEPADA KITA MELALUI ALKITAB

Setelah menciptakan Adam dan Hawa, lelaki dan perempuan pertama di dunia, Allah berbicara kepada mereka muka dengan muka. Tetapi ketika Allah datang mengunjungi mereka setelah mereka berdosa, apa yang mereka lakukan?
"Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman." - Kejadian 3:8. (Kecuali disebutkan secara khusus , semua ayat Alkitab di dalam Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab berbahasa Indonesia terjemahan baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Dose mencampuri kontak muka dengan muka dengan Tuhan. setelah dosa masuk ke dalam dunia kita, bagaimanakah Tuhan berkomunikasi dengan manusia?
"Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusanNya kepada hamba-hambaNya, para nabi." - Amos 3:7.
Tuhan tidak meninggalkan kita dalam kegelapan tentang kehidupan dan maknanya. Melalui para nabiNya, orang yang dipanggil Tuhan untuk berbicara dan menulis bagiNya, Ia telah menyatakan jawabanNya untuk pertanyaan besar dalam kehidupan.

2. SIAPA YANG MENULIS ALKITAB?

Para nabi mengabarkan pesan dari Tuhan dengan mengkhotbahkan atau melalui tulisan ketika mereka hidup, dan ketika mereka mati, tulisannya tetap hidup. Tulisan-tulisan nubuatan para nabi disatukan, melalui tuntunan Tuhan, dalam sebuah buku yang kita sebut Alkitab. Akan tetapi, seberapakah tulisan mereka dapat dipercaya?
"Yang terutama harus kamu ketahui ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah." - 2 Petrus 1:20, 21.
Penulis Alkitab menulis bukan karena keinginan atau kehendak mereka, melainkan hanya ketika mereka digerakkan, atau diilhami, oleh Roh Kudus. Alkitab adalah Buku Tuhan sendiri! Di dalam Alkitab Tuhan menceritakan tentang Dirinya sendiri dan menyatakan tujuanNya bagi umat manusia. Alkitab menyatakan pandangan Tuhan tentang masa lalu, dan juga membuka rahasia masa depan, menyatakan kepada kita bagaimana masalah kejahatan pada akhirnya akan diselesaikan dan bagaimana kedamaian akan datang ke dunia. Apakah semua pesan Alkitab adalah berasal dari Tuhan?
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
3. KESATUAN ALKITAB

Alkitab sebenarnya adalah perpustakaan dari 66 buku. 39 buku Perjanjian Lama ditulis dari tahun 1450 hingga 400 sebelum Masehi, 27 buku Perjanjian Baru antara tahun 50 dan 100 Masehi. Nabi Musa mulai menuliskan lima buku pertama di dalam Alkitab sekitar tahun 1400 sM. Rasul Yohanes menuliskan buku terakhir di dalam Alkitab, Wahyu, sekitar tahun 95 Masehi. Selama masa 1500 tahun antara penulisan buku pertama dan terakhir Alkitab, setidaknya ada 38 orang penulis lainnya yang menyumbangkan tulisannya. Beberapa adalah pengusaha, gembala, nelayan, serdadu, pengkhotbah, raja, manusia dari berbagai latar belakang. Mereka seringkali hidup di dalam budaya dan falsafah yang bertentangan.
Namun di sinilah keajaibannya: ketika ke 66 buku di dalam Alkitab dengan 1189 bab dan 31,173 ayat disatukan, kita menemukan kesatuan dan keselarasan yang sempurna dari pesan yang disampaikan. Seumpama seorang manusia datang mengetuk pintu, dan ketika dipersilakan masuk, menempatkan sebuah bentuk marmer di lantai ruang tamu, kemudian pergi tanpa berkata-kata. Tamu lainnya mengikuti sampai ada 40 orang yang masing-masing meletakkan marmer mereka pada tempatnya. Ketika yang terakhir telah pergi, anda akan heran ada sebuah patung yang indah berdiri di depan anda. Maka anda akan belajar bahwa sebagian besar pematung tidak pernah bertemu satu sama lain, datang dari Amerika Selatan, Cina, Rusia, Afrika dan bagian dunia yang lain. apakah kesimpulan anda?
Bahwa seseorang telah merencanakan patung itu dan mengirim masing-masing orang detail bagiannya secara khusus. Alkitab sebagai satu kesatuan menyatakan satu pesan yang bersesuaian, sama seperti patung marmer itu. satu pemikir telah merencanakannya, pikiran Tuhan. kesatuan di dalam Alkitab yang mengherankan memberi bukti bahwa meskipun manusia menuliskan pikirannya, mereka diilhami oleh Tuhan.

4. ANDA DAPAT PERCAYA KEPADA KITAB SUCI

(1) Pemeliharaan Alkitab sangat menakjubkan. Semua tulisan Alkitab awal disalin dengan tangan--jauh sebelum ada mesin cetak. Penulis membuat salinan dari tulisan yang asli dan menyebarkannya. Ribuan salinan dari tulisan tersebut atau bagiannya masih ada. Tulisan Ibrani tentang Perjanjian Lama yang ada 15-200 tahun sebelum Kristus ditemukan di dekat Laut Mati di tahun 1947.

Sangat mengagumkan bahwa gulungan kitab yang berusia 2000 tahun berisikan kebenaran yang persis sama dengan yang kita temukan di Perjanjian Lama Alkitab yang dicetak sekarang. Ini adalah bukti kuat bahwa Firman Tuhan dapat dipercaya. Para Rasul mula-mula menuliskan sebagian besar dari Perjanjian Baru sebagai surat kepada gereja-gereja Kristen yang dibentuk setelah kematian dan kebangkitan Kristus. Lebih dari 4500 tulisan dari seluruh atau sebagian dari Perjanjian Baru dipamerkan di museum dan perpustakaan besar di Eropa dan Amerika. Sebagian berasal dari abad kedua. Dengan membandingkan tulisan awal ini dengan Alkitab jaman sekarang, kita dapat segera melihat bahwa Perjanjian Baru pada dasarnya tidak berubah sejak pertama kali dituliskan. Dewasa ini Alkitab atau bagiannya sudah diterjemahkan kedalam 2,060 bahasa dan logat. Itulah buku terlaris di dunia: lebih dari 150 juta Alkitan dan bagiannya terjual setiap tahun.
(2) Ketepatan sejarah di Kitab Suci sangat menakjubkan. Banyak temuan arkeologi menguatkan tentang ketepatan Alkitab. Ahli sejarah pun menemukan potongan tanah liat dan batu-batu peringatan yang membawa lebih jelas bukti nama-nama; tempat; dan kejadian-kejadian yang hanya diketahui dari Alkitab.

Sebagai contoh, menurut Kejadian 11:31. Abraham dan keluarganya keluar dari tanah Ur-Kasdim menuju ke tanah Kanaan. Karena hanya Alkitab saja yang menyebutkan tentang Ur, beberapa ahli menyatakan bahwa kota tersebut tidak pernah ada. Kemudian para arkeolog menemukan menara kota di Irak bagian Selatan dengan sebuah tabung silinder yang di dasarnya ada tulisan nama Ur. Kemudian diketahui bahwa Ur pernah sebagai kota besar dengan peradaban yang tinggi. Identitas kota itu sudah terlupakan, hanya Alkitab yang memelihara namanya sampai sekop para arkeolog menyatakan kebenarannya.
(3) Penggenapan yang akurat tentan ramalan di dalam Alkitab menunjukkan bahwa anda dapat percaya kepada Alkitab. Alkitab berisi banyak ramalan yang menakjubkan tentang masa depan yang sedang digenapi di depan mata kita. Kita meneliti beberapa nubuatan yang menggembirakan ini dalam pelajaran-pelajaran berikutnya.
5. BAGAIMANA MEMAHAMI ALKITAB
Sementara anda menjelajahi Firman Tuhan, ingatlah prinsip berikut ini:


(1) Belajar Alkitab dengan hati penuh doa. Jikalau anda mendekati Kitab Suci dengan hati dan pikiran terbuka melalui doa, ini akan menjadi kontak pribadi dengan Yesus (Yohanes 16:13-14).

(2) Bacalah Alkitab setiap hari. Belajar Alkitab setiap hari adalah kunci kuasa di dalam kehidupan anda, pertemuan dengan pikiran Tuhan (Roma 1:16).

(3) Ketika anda membaca, biarkanlah Alkitab berbicara. Tanyakanlah: apakah yang ingin dikatakan penulis Akitab ini? dengan menangkap apa makna sebuah teks, kita dapat menerapkannya dengan cermat ke dalam kehidupan kita hari ini.

(4) belajar Alkitab dengan topik. Bandingkan ayat dengan ayat. Yesus menggunakan metode ini untuk membuktikan bahwa Ia adalah Mesias: "Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab para nabi." Lukas 24:27. Dengan menggabungkan semua yang dikatakan di dalam Alkitab tentang satu topik tertentu kita akan mendapatkan perspektif yang seimbang.

(5) Belajar Alkitab untuk menerima kuasa hidup dari Kristus. Firman Tuhan digambarkan di dalam Ibrani 4:12 sebagai pedang tajam bermata dua. Ini lebih dari kata-kata di dalam halaman, ini adalah senjata kehidupan di tangan kita untuk memerangi pencobaan dosa.

(6) Dengarkan ketika Tuhan berbicara kepada anda melalui FirmanNya. Jika seseorang ingin mengetahui kebenaran Alkitab tentang satu topik tertentu, ia harus bersedia mengikuti apa yang diajarkan (Yohanes 7:17), bukan apa yang dipikirkan seseorang, atau apa yang diajarkan suatu gereja.
6. ALKITAB DAPAT MENGUBAH KEHIDUPAN ANDA

"Bila tersingkap, firman-firmanMu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh." - Mazmur 119:130.

Belajar Alkitab akan menguatkan pemahaman kita, memberi kekuatan untuk mengalahkan kebiasaan merusak, dan memungkinkan anda berkembang secara fisik, mental, moral dan rohani.

Alkitab berbicara kepada hati kita. Ia berkenaan dengan pengalaman manusia: kelahiran, kasih sayang, perkawinan, orangtua, dan kematian. Ia menyembuhkan luka terdalam di dalam sifat manusia, dosa, dan penderitaan yang menjadi akibatnya.

Firman Tuhan bukanlah buku tentang satu ras, jaman, bangsa, atau budaya. Meskipun dituliskan di Timur, ia juga mengenai orang di Barat. Ia masuk ke dalam rumah orang sederhana dan istana orang kaya. Anak-anak suka kisahnya yang menyenangkan. Pahlawannya memberi ilham kepada orang muda. Orang sakit, kesepian, tua menemukan penghiburan dan pengharapan tentang kehidupan yang lebih baik. Karena Tuhan bekerja melalui Alkitab, ia memiliki kuasa besar. Ia melunakkan hati yang keras melawan emosi manusia, melembutkan dan mengisinya dengan kasih. Kita telah melihat Alkitab mengubah seorang pendusta dan penipu menjadi guru yang jujur dan benar. Dan kita telah melihat Buku ini menyelamatkan orang dari bunuh diri dan memberi mereka harapan untuk memulai lagi. Alkitab membangkitkan kasih antara musuh. Ia menjadikan orang angkuh merendah dan orang kikir murah hati. Alkitab menguatkan kita dalam kelemahan, memberi sukacita dalam kesedihan, menghiburkan dalam kesusahan, menuntun kita dalam ketidakpastian, dan menenangkan pada saat kita cemas. Ia menunjukkan kepada kita bagaimana hidup berani dan bagaimana mati tanpa takut. Buku Tuhan, Alkitab, dapat mengubah hidup anda! Mengapa Alkitab dituliskan bagi kita?
Jawab Yesus:"Semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam namaNya." - Yohanes 20:31.
Alasan terbesar bagi kita untuk menjadi kenal dengan Kitab Suci adlaah bahwa Kitab ini penuh dengan gambaran yang menyatakan Yesus Kristus dan menjamin kita kepada kehidupan kekal. Dengan melihat kepada Kristus di dalam Alkitab, kita akan diubahkan dan menjadi seperti Dia. Maka, mengapa tidak memulai sejak sekarang untuk menemukan kuasa Firman Tuhan yang dapat membuat anda seperti Yesus?

Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy

Kamis, 10 Juni 2010

KITA DAPAT PERCAYA KEPADA TUHAN

Suatu hari Jim bertanya kepada seorang ateis apakah ia pernah, bahkan selama beberapa saat saja, bergumul dengan pemikiran apakah Tuhan itu ada. Pasti! Kata si ateis itu, yang tentu mengagetkan Jim. "Bertahun lalu ketika anak pertama kami lahir saya hampir percaya kepada Tuhan. ketika saya melihat kepada makhluk sempurna namun mungil itu di ayunan, ketika saya melihat gerakan tangan mungil itu dan melihat dia mulai mengenali sekitar dengan matanya, saya melalui masa beberapa bulan ketika saya hampir berhenti menjadi ateis. Ketika melihat kepada anak itu saya hampir yakin bahwa Tuhan pasti ada."
1. SEGALA SESUATU YANG DIRANCANG PASTI MEMILIKI PERANCANG

Rancangan tubuh manusia memerlukan keberadaan seorang perancang. Para ilmuwan mengatakan bahwa otak menyimpan dan mengingat ribuan gambaran mental, menggabungkannya, dan memecahkan masalah, menikmati keindahan, memahami diri sendiri, dan menginginkan seseorang berkembang mencapai yang terbaik baginya. Aliran listrik yang berasal dari otak mengatur semua kegiatan otot di dalam tubuh kita. Komputer juga berfungsi melalui kejutan listrik. Akan tetapi diperlukan pemikiran manusia untuk menemukan komputer dan makhluk manusia untuk membuat komputer dan menentukan apa yang harus dilakukan. Tidaklah mengherankan jikalau penulis Mazmur mengatakan bahwa tubuh manusia berbicara tegas dan jelas tentang Pencipta yang mengagumkan:
"Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat; dan jiwaku benar-benar menyadarinya." - Mazmur 139:14. (Kecuali disebutkan secara khusus, semua ayat Alkitab ini diambil dari Alkitab Terjemahan Baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia.)
Kita tidak harus melihat jauh-jauh untuk mengetahui pekerjaan Tuhan. rancangan yang rumit di dalam otak manusia dan organ tubuh lainnya adalah pekerjaan Tuhan, dan menunjukkan kepada perancang trampil yang tidak terhingga. Tidak ada pompa buatan manusia yang dapat menandingi jantung manusia. Tidak ada jaringan komputer yang dapat menyamai sistem syaraf kita. Tidak ada jaringan televisi yang seefisien suara, telinga dan mata manusia. Tidak ada sistem pemanas dan pendingin ruangan pusat yang menandingi pekerjaan hidung, paru-paru dan kulit kita. Kerumitan tubuh manusia menyatakan bahwa pastilah ada seseorang yang merancangnya, dan Seseorang itu adalah Tuhan. Tubuh manusia adalah sistem organ yang lengkap, semua saling berhubungan, dan semuanya dirancang secara tuntas. Paru-paru dan jantung, syarat dan otot, semua menyaksikan tugas yang luarbiasa rumitnya yang bergantung kepada tugas rumit lainnya. Jikalau anda harus menandai sepuluh keping mata uang dari satu hingga sepuluh, kemudian meletakkannya di dalam saku anda, mengocoknya, dan kemudian mengeluarkannya dan meletakkan satu per satu kembali di saku anda, apakah kemungkinannya anda melakukannya dalam urutan angka yang sama?
Dengan hukum matematika, anda hanya mungkin melakukannya sekali dalam sepuluh milyar mengambilnya dalam urutan angka yang persis sama dari satu hingga sepuluh. Sekarang pikirkanlah kemungkinan bahwa perut, otak, jantung, hati, pembuluh darah, ginjal, telinga, mata, dan gigi berkembang bersama dan mulai berfungsi pada saat yang sama. Apakah penjelasan yang paling masuk akal tentang rancangan tubuh manusia?
"Maka berfirmanlah Tuhan: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, ...MAKA ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA MENURUT GAMBARNYA, laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka." - Kejadian 1:26, 27.
Manusia lelaki dan wanita pertama tidak terjadi begitu saja. Alkitab menyatakan bahwa Tuhan menciptakan kita menurut gambarNya. Ia memikirkan dan menjadikan kita ada.

2. SEGALA SESUATU ADA PENCIPTANYA

Bukti tentang keberadaaan Tuhan tidak hanya terbatas pada rancangan tubuh kita saja; bukti itu juga tersebar di langit. Tinggalkanlah gemerlap lampu di kota, dan lihatlah ke langit di waktu malam. Awan memutih di atas bintang yang kita sebut Jalan Susu sebenarnya adalah galaksi dari milyaran matahari yang serupa dengan matahari kita. Sebenarnya, matahari kita dan planet yang mengitarinya adalah bagian dari Jalan Susu. Dan Jalan Susu ini hanyalah salah satu dari lebih dari seratus milyar galaksi yang dapat dilihat melalui teleskop raksasa di bumi dan melalui teleskop Hubble di angkasa. Tidaklah mengherankan ketika penulis Mazmur menyimpulkan bahwa bintang-bintang menceritakan kemuliaan Sang Pencipta:
"Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tanganNya." - Mazmur 19:1-3.
Apakah yang dapat kita simpulkan dengan melihat ke rancangan yang terinci dan ukuran jagat raya yang amat luas?
"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi." - Kejadian 1:1.

"[Tuhan] ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam dia." - Kolose 1:17.
Semua ciptaan menjadi saksi bagi Tuhan Sang Perancang Ulung dan Pencipta Mahakuasa. Secara sederhana, "Pada mulanya Allah" kita menemukan jawaban bagi misteri kehidupan. Di sana ada Tuhan yang menciptakan segala sesuatu. Banyak pemikir ilmiah besarpada masa sekarang ini percaya kepada Tuhan. Dr. Arthur Compton, fisikawan pemenang Hadiah Nobel, berkomentar tentang ayat Alkitab ini, dia berkata:
"Bagi saya sendiri, iman dimulai dari kesadaran bahwa sesuatu yang memiliki inteligen tertinggi yang menjadikan jagat raya dan menciptakan manusia. Tidaklah sulit bagi saya untuk meyakini ini, karena sangat gamblang bahwa di mana ada rencana di sana ada sesuatu berinteligen yang ilahi. Jagat raya yang terbuka dan teratur menyaksikan kebenaran tentang pernyataan teragung yang pernah diucapkan "Pada mulanya Allah"." Alkitab tidak berusaha membuktikan Tuhan; Alkitab menyatakan keberadaanNya.
Dr. Arthur Conklin, seorang biolog ternama, pernah menulis: "Kemungkinan kehidupan berasal dari ketidaksengajaan adalah sama dengan probabilitas munculnya sebuah kamus lengkap dari ledakan pada sebuah rumah percetakan." Kita mengetahui bahwa manusia tidak dapat membuat sesuatu dari nihil. Kita dapat membangun sesuatu, menemukian sesuatu, merangkaikan sesuatu, tetapi tidak pernah menciptakan sesuatu dari kosong bahkan menciptakan kodok terkecil atau bunga paling sederhana sekalipun. Segala sesuatu di sekeliling kita menyerukan bahwa Tuhan merancang, Tuhan menciptakan, Tuhan merawat. Jawaban yang paling dapat dipercaya tentang asal usul jagat raya, dunia ini, dan manusia, adalah Tuhan.
3. TUHAN MASUK KE DALAM HUBUNGAN PRIBADI DENGAN MANUSIA

Katonda Tuhan yang merancang langit berbintang, yang menciptakan jagat raya, merindukan hubungan pribadi dengan kita. Ia memiliki hubungan pribadi dengan Musa: "Dan Tuhan berbicara kepada Musa ... seperti seorang berbicara kepada temannya" (Keluaran 33:11).
Dan Tuhan ingin memiliki hubungan pribadi dengan anda dan menjadi Sahabat anda. Yesus berjanji kepada orang-orang yang mengikut Dia: "Kamu adalah sahabatKu" (Yohanes 15:14).
Kita semua bergumul dengan pemikiran tentang Tuhan, karena manusia pada dasarnya adalah rohani. Tidak ada satupun binatang yang mendirikan altar pemujaan. Namun di mana-mana anda bertemu dengan orang, lelaki dan wanita, di sana juga anda akan menemukan mereka berbakti. Jauh di dalam setiap hati manusia ada keinginan alamiah untuk berbakti, kesadaran tentang Tuhan, keinginan untuk menjadi teman dari Tuhan. ketika kita menanggapi kerindungan kita dan menemukan Tuhan, tidak ada lagi keraguan tentang keberadaanNya dan kebutuhan kita. Pada tahun 1990an jutaan orang ateis di Rusia meninggalkan ateisme dan kembali kepada Tuhan.
Seorang profesor dari universitas di St. Petersburg membuat pernyataan yang menyatakan komentar umum yang dibuat orang bekas ateis di bekas wilayah Uni Soviet: "Saya telah mencari makna kehidupan di dalam riset ilmiah, tetapi tidak menemukan apa-apa yang dapat dipercaya. Para ilmuwan di sekitar saya memiliki perasaan kosong yang sama. Ketika saya melihat ke jagat raya yang luas melalui ilmu astronomi, dan kekosongan di dalam jiwa saya, saya merasakan di sana pasti ada sesuatu makna. Maka, ketika saya menerima Alkitab yang anda berikan dan mulai membacanya, kekosongan di dalam kehidupan saya terisi. Saya menemukan Alkitab adalah satu-satunya sumber kepercayaan bagi jiwa saya. Saya telah menerima Yesus sebagai Juruselamat saya dan telah menemukan kedamaiana yang sejati dan kepuasan di dalam kehidupan."
Seorang Krisen percaya kepada Tuhan karenan ia telah bertemu dengan Dia dan menemukan bahwa Ia memusakan kebutuhan jiwa yang terdalam. Tuhan yang dengan sukacita ditemukan keberadaanNya oleh orang Kristen, memberi kita perspektif baru, makna baru, motif baru, dan sukacita baru. Tuhan tidak menjanjikan kehidupan yang terbebas dari kesulitan dan konflik, tetapi Ia menjamin kita bahwa Ia akan menuntun dan menjaga kita jikalau kita memiliki hubungan pribadi denganNya. Inilah keajaiban terbesar sepanjang masa: Tuhan Yang Mahakuasa yang merancang, menciptakan, dan menjaga jagat raya juga menginginkan hubungan pribadi dengan setiap manusia, dewasa dan anak-anak.
David heran akan hal ini, ketika ia menuliskan: "Jika aku melihat langitMu, buatan jariMu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan; apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?" - Mazmur 8:4, 5.
Pencipta kita mengingat kita masing-masing. Ia tertarik secara pribadi kepada anda seolah anda adalah satu-satunya makhluk yang Ia ciptakan. Maka, kita dapat percaya kepada Tuhan: (1) karena rancangan terinci dalam segala sesuatu yang diciptakanNya pada kita. (2) Karena kerinduan kepada Tuhan di dalam diri kita yang menjadikan kita gelisah hingga kita menemukan istirahat di dalam Dia. Dan, (3) Karena ketika kita mencari dan menemukan Dia, Tuhan memuaskan setiap kebutuhan dan kerinduan kita sepenuhnya!

4. TUHAN MACAM BAGAIMANAKAH DIA?

Adalah masuk akal bahwa Tuhan yang berkepribadian ingin menyatakan DiriNya kepada ciptaanNya sama seperti seorang ayah menginginkan agar anak-anaknya mengenal dia. Dan di dalam Alkitab Tuhan mengatakan siapa Dia dan bagaimana rupaNya. Pola apakah yang digunakan Tuhan dalam menciptakan lelaki dan wanita?.
"Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut gambar Allah diciptakanNya dia." - Kejadian 1:27.
Karena kita diciptakan menurut gambar Allah, kemampuan kita merenungkan dan merasakan, mengingat dan mengharap, mengagumi dan menganalisa semuanya berasal dari Dia. Apakah sifat dominan Tuhan?
"Allah adalah kasih." - 1 Yohanes 4:8.
Tuhan dapat merasa sama seperti manusia dari hatiNya yang penuh kasih. Tidak ada sesuatupun yang telah dilakukan atau akan dilakukanNya yang tidak didasari oleh kasih yang penuh pengorbanan dan tanpa pamrih.
5. BAGAIMANA YESUS MENYATAKAN TUHAN

Di dalam Alkitab Tuhan berulang kali menyatakan DiriNya sebagai seorang ayah.
"Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa? Bukankah satu Allah menciptakan kita?" - Maleakhi 2:10.
Sebagian gambaran tentang ayah yang kita lihat sekarang adalah tidak kita harapkan. Ada ayah yang tidak peduli, ayah penyiksa. Tuhan tidaklah seperti itu. ia adalah Ayah yang peka dan penuh kasih. Ia adalah Ayah yang suka bermain dengan putra-putrinya, Ayah yang menyenangkan hati anak-anaknya dengan menceritakan dongeng indah sebelum tidur. Bapa kita yang kekasih ingin melakukan lebih dari sekedar menyatakan DiriNya melalui kata-kata di dalam Alkitab. Ia mengetahui bahwa seseorang yang hidup dengan kita adalah lebih nyata daripada seseorang yang kita dengar atau baca di dalam sebuah buku. Maka Ia datang ke dalam dunia kita sebagai manusia nyata--manusia Yesus.
"[Yesus] adalah gambar Allah yang tidak kelihatan." - Kolose 1:15.
Maka, jikalau anda pernah bertemu dengan Yesus, anda sudah bertemu dengan Tuhan. Ia turun mendatangi kita "Ia menjadi sama seperti kita" sehingga Ia dapat mengajar ktia bagaimana menjalani kehidupan dan berbahagia, dan kita dapat mengetahui bagaimana Tuhan sebenarnya. Yesus adalah Tuhan yang menjadi nyata. Ia sendiri berkata, "Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9).

Sementara anda membaca kisah Yesus di dalam empat kitab Injil, yaitu empat buku pertama di dalam Perjanjian Baru, anda akan menemukan suatu gambaran yang mengagumkan dari Bapa surgawi kita. Seorang nelayan kasar meninggalkan pukatnya dan mengikut Kristus, dan anak-anak berkumpul menerima berkatNya. Ia dapat menghiburkan pendosa yang paling menderita dan menelanjangi orang munafik yang merasa paling benar. Ia menyembuhkan segala sesuatu, dari kebutaan sampai lepra. Di dalam semua tindakanNya Yesus menyatakan bahwa Allah itu kasih! Ia memenuhi kebutuhan manusia dengan cara yang belum pernah dilakukan manusia sebelumnya atau sesudahnya! Pernyataan mulia terakhir dari Yesus tentang Tuhan adalah di kayu salib.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." - Yohanes 3:16.
Yesus mati bukan saya untuk memberi kita kehidupan yang lebih bahagia sekarang, tetapi juga memberi kita kehidupan kekal. Selama berabad-abad orang bertanya-tanya, dan berharap, dan memimpikan tentang Tuhan. Mereka melihat pekerjaan tanganNya di langit dan keindahan alam. Kemudian di kayu salib, Yesus memecahkan kesunyian sepanjang zaman, dan orang mendapati diri mereka melihat langsung ke wajah Tuhan, melihat Dia bahwa Dia benar-benar adalah kasih, kasih yang abadi, dan baka! Anda dapat menemukan Tuhan sekarang juga ketika Yesus menyatakan Dia. Penemuan ini akan membawa anda kepada pernyataan pribadi: "Bapa, aku mengasihimu!"

Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy