Di tahun 1929 Frank Morris berlayar dengan sebuah kapal menuju ke Swiss. Dia sudah lama menantikan perjalanan ini. Tetapi perjalanan itu kemudian menjadi suatu pengalaman yang memalukan. Seorang pramugara yang ditugaskan untuk menjaga dia, mengunci Frank di kabinnya setiap malam. Setelah makan pagi yang cepat, Frank boleh berlatih sedikit, tetapi ia merasa layaknya orang bodoh karena dituntun berkeliling geladak, seperti seekor binatang yang dikekang. Kemudian pramugara itu mendudukan Frank di satu kursi penghangat di geladak. Bilamana ia bertemu dengan penumpang yang ramah yang mengajak dia untuk berjalan-jalan, pramugara tersebut menolak, dengan alasan dia harus mengawasinya. Frank adalah seorang dewasa, dengan keingintahuan yang normal dan keinginan orang dewasa. Tetapi dia juga seorang buta. Pramugara itu menganggap Frank tidak bisa menjaga dirinya sendiri.
Frank diperlakukan seperti sebuah bingkisan yang harus dibawa kemana-mana. Tetapi di Swiss, hidup Frank berubah dramatis. Selama di sana dia belajar tentang anjing yang dilatih untuk menuntun orang buta. Dia membawa seekor anjing gembala Jerman yang diberi nama Buddy kembali ke Amerika Serikat, lalu Frank mendirikan "Seeing Eye", yang sekarang merupakan sebuah organisasi dunia. Sekarang, dengan Buddy disisinya, Frank dapat pergi ke mana saja, kapan saja, dengan siapa saja. Dia merasa bebas pada akhirnya. Dalam satu percobaan dengan sekelompok wartawan di jalan-jalan yang sibuk di kota New York, Buddy menuntun tuannya dengan cekatan dari satu jalur ke jalur lain pada saat mobil-mobil berdesing lalu-lalang. Karena Frank mempercayai Buddy, dia melaluinya dengan tenang. Wartawan yang bisa melihat justru memiliki lebih banyak kesulitan; salah satu dari mereka malah naik taksi untuk menyeberang ke sisi jalan yang lain.
Di beberapa halaman berikut, kita akan mempelajari mengenai Roh Kudus, Penuntun yang selalu menginginkan agar kita menempatkan hidup kita dalam tangan-Nya. Semua kita adalah orang cacat dengan kemanusiawian yang sama, kebutaan yang sama terhadap apa yang sebenarnya sangat penting. Kehidupan dengan cepat melalui kita dalam langkah yang kacau yang menyebabkan kita kadang-kadang mendapatkan hidup kita hanya terbatas bertahan daripada menuju ke arah tertentu. Masih saja kita ragu-ragu untuk mempercayakan hidup kita seutuhnya ke Penuntun ini. Tetapi penemuan yang menanti kita masing-masing adalah ini: Kita akan menemukan kebebasan yang sejati dan kekuatan dengan bergantung pada Roh Kudus yang menuntun kita melalui kehidupan.
1. PERWAKILAN KRISTUS DI DUNIA INI
Ketika Kristus akan naik ke surga, Ia menjanjikan kepada murid-muridNya sebuah hadiah yang tidak ternilai.
"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, PENGHIBUR itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.... Tetapi apabila ia datang, yaitu ROH KEBENARAN, IA AKAN MEMIMPIN KAMU ke dalam seluruh kebenaran.... IA AKAN MEMULIAKAN AKU, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimaNya dari padaKu." - Yohanes 16:7, 13, 14. (Kecuali disebutkan secara khusus, seluruh ayat Alkitab di Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab berbahasa Indonesian Terjemahyan Baru terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Dalam rencana ilahi, Yesus harus kembali ke surga sebagai wakil kita di takhta Tuhan dan hadir untuk kita di hadapan Allah (Ibrani 9:24). Ketika Tuhan kita yang tersalib mewakili kita di surga, kita juga memiliki Roh Kudus sebagai PENGHIBUR dan PENUNTUN selama di dunia ini.
Dialah wakil langsung dari Yesus. Ketika Yesus di dunia Ia melayani dalam batas tubuh seorang manusia, dan tidak dapat hadir di mana saja. Tetapi Roh Kudus tidak memiliki batas; Dia dapat melayani sebagai Penghibur dan Penuntun pribadi bagi individu yang tidak terhitung di banyak tempat pada waktu yang sama. Kristus memenuhi kebutuhan kita melalui Roh Kudus.
2. SIAPAKAH ROH KUDUS ITU ?
Kebanyakan dari kita dapat mengenal Tuhan Allah Bapa apabila kita membayangkan bagaikan orangtua yang paling memperhatikan, paling memelihara yang kita pernah tahu. Dan kita dapat menggambarkan Yesus Anak Allah, karena Ia pernah hidup di tengah-tengah kita sebagai seorang manusia. Tetapi Roh Kudus lebih sulit digambarkan dan dikenal. Kita tidak memiliki manusia sebagai pembandingnya. Tetapi Alkitab, memberi kita keterangan terperinci mengenai Roh Kudus: Sebuah Pribadi. Yesus menggambarkan Roh Kudus sebagai seseorang, anggota Keallahan, bersama-sama dengan Allah Bapa dan Allah Anak.
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus." - Matius 28:19.
Roh tersebut memiliki ciri-ciri pribadi: sebuah pikiran (Roma 8:27); kebijaksanaan (1 Korintus 2:10); perasaan kasih terhadap kita (Roma 15:30); perasaan sedih bila kita berdosa (Efesus 4:30); kemampuan untuk mengajar kita (Nehemia 9:20); dan kuasa untuk menuntun kita. Keikutsertaannya dalam penciptaan. Roh Kudus berpartisipasi dalam membentuk dunia kita bersama Bapa dan Anak.
"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi... dan ROH ALLAH melayang-layang di atas permukaan air." - Kejadian 1:1, 2.
3. KEGIATAN ROH KUDUS
1. Mengubah hati manusia. Dalam pertemuannya dengan Nikodemus, Yesus menekankan peran Roh Kudus dalam mengubah hati manusia: "..Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak DILAHIRKAN dari air dan ROH, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Yohanes 3:5). "Dilahirkan dari Roh" berarti Roh memberikan kepada kita kehidupan baru. Itu artinya lebih dari hanya merubah sedikit tingkah laku kita. Roh mengubah kita dari dalam keluar, memenuhi janji "Kamu akan Kuberikan hati yang baru" (Yehezkiel 36:26).
2. Membuat kita berhati-hati untuk berlaku salah dan memberikan kita keinginan untuk menjadi suci: "Dan kalau Ia datang, IA AKAN MENGINSAFKAN dunia akan DOSA, KEBENARAN dan penghakiman." (Yohanes 16:8). Ketika anda mendengar cerita dramatis tentang seseorang yang berbalik dari kehidupan tanpa moral kepada Tuhan Allah dan menjadi pasangan yang setia dan orangtua yang memelihara, ingatlah bahwa setiap langkah menuju keseluruhan adalah dari hasil dorongan Roh Kudus.
3. Menuntun kita dalam kehidupan kekristenan kita. Kristus berbicara kepada kita secara langsung melalui "suara kecil" dari Roh. Apakah kita berbelok ke kanan atau ke kiri, telinga anda akan mendengar sebuah suara di belakangmu berkata, "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya." (Yesaya 30:21). Melalui transmisi satelit, televisi kita biasanya menampilkan bentuk-bentuk dan wajah-wajah dari sebuah benua yang jauh ke ruang keluarga kita. Fungsi Roh Kudus sama seperti satelit kecil Allah, membawa kehadiran Kristus dari surga ke bumi, membuat Ia dekat ketika kita sangat memerlukan Dia (Yohanes 14:15-20).
4. Menolong kehidupan doa kita. "...sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; TETAPI ROH SENDIRI BERDOA UNTUK KITA kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan... sesuai dengan kehendak Allah..." (Roma 8:26, 27). Ketika kita bergumul untuk mencari kata-kata, Roh sedang berdoa mewakili kita. Ketika kita berkecil hati, kita hanya bisa merintih kepada Allah, Roh Kudus menguatkan seruan kita yang teredam itu menjadi sebuah doa yang berkuasa di hadapan takhta Allah, di mana Yesus sekarang melayani.
5. Mengembangkan kualitas dan karakter orang-orang Kristen. Roh Kudus membuat kerohanian yang tandus menjadi subur seperti pohon yang memiliki segala jenis buah: "TETAPI BUAH ROH ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri." (Galatia 5:22-23). Memiliki buah-buah Roh menunjukkan bahwa kita adalah cabang dari pohon anggur, yaitu Yesus (Yohanes 15:5). Yesus sebenarnya dapat menyatakan kehidupan yang melimpah melalui kita dengan kuasa Roh Kudus.
6. Menyiapkan kita sebagai saksi-saksi. Yesus berjanji: "TETAPI KAMU AKAN MENERIMA KUASA, kalau ROH KUDUS turun keatas kamu, dan kamu akan menjadi SAKSIKU... sampai ke ujung bumi" (Kisah Para Rasul 1:8). Semua yang bersedia dapat menjadi saksi melalui Roh Kudus. Kita mungkin tidak dapat memiliki semua jawabannya, tetapi Roh Kudus dapat memberikan kepada kita cerita untuk diceritakan yang dapat menggerakkan hati dan pikiran. Rasul-rasul memiliki kesulitan berkomunikasi sebelum Pantekosta, tetapi setelah Roh Kudus datang, mereka mengumandangkan Kristus dengan kuasa yang "mengacaukan seluruh dunia" (Kisah Para Rasul 17:6).
4. KARUNIA ROH KUDUS
Alkitab membuat suatu perbedaan yang jelas antara karunia Allah melalui Roh Kudus kepada setiap orang percaya demi mencapai kehidupan Kristen yang menang, dan banyak karunia-karunia disediakan Roh Kudus bagi orang-orang percaya untuk pelayanan yang efektif dalam berbagai cara. "...Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan PEMBERIAN-PEMBERIAN kepada manusia."... Dan Ialah yang memberikan baik RASUL-RASUL maupun NABI-NABI, baik PEMBERITA-PEMBERITA INJIL maupun GEMBALA-GEMBALA dan PENGAJAR-PENGAJAR, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan ..." (Efesus 4:8, 11-12).
Tidak setiap orang Kristen menerima semua karunia, beberapa mungkin hanya menerima beberapa karunia lebih dari orang lain; Roh Kudus "memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendakiNya." (1 Korintus 12:11). Roh Kudus memperlengkapi setiap orang percaya sesuai perannya masing-masing secara khusus dalam rencana Tuhan Allah. Tuhan Allah tahu kapan dan di mana harus memberikan karunia-karunia yang lebih akan memberkati umat Allah dan gerejaNya.
Daftar lain dari karunia roh yang terdapat di 1 Korintus 12:8-10 termasuk hikmat, pengetahuan, iman, karunia menyembuhkan, karunia bernubuat, karunia untuk berkata-kata dalam bermacam-macam bahasa dan menafsirkan bahasa roh (ayat 8-10).
Paulus mendorong kita untuk "memperoleh karunia-karunia yang paling utama" kemudian ditambahkan "Dan aku menunjukkankepadamu jalan yang lebih utama lagi." (1 Korintus 12:31). Pasal Kasih (1 Korintus 13) yang mengikuti ayat ini menegaskan bahwa "yang terutama" adalah Kasih. Dan kasih adalah buah dari Roh (Galatia 5:22).
Perhatian kita haruslah untuk mencari buah Roh itu dan biarkan Roh Kudus menyebarkan karunia-karuniaNya kepada kita sebagai "seperti yang dikehendakiNya" (1 Korintus 12:11).
5. KEPENUHAN ROH PADA HARI PENTAKOSTA
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan dalam ukuran yang tidak terbatas, memenuhi janji Yesus: "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku... sampai ke ujung bumi" (Kisah Para Rasul 1:8).
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus membuat mampu para rasul untuk mengabarkan Injil secara jelas dalam bermacam bahasa manusia "dari setiap bangsa di bumi" (Kisah Para Rasul 2:3-6). Beberapa pelajar Alkitab membandingkan kedatangan Roh Kudus dengan jatuhnya musim gugur yang mula-mula dan hujan akhir musim semi di Palestina (Yoel 2:23).
Roh Kudus dicurahkan pada Pantekosta sama seperti "hujan awal" dari musim gugur yang menyebabkan benih bertunas dan menyiapkan zat makanan yang bergizi yang penting bagi gereja Kristen dalam masa pertumbuhannya.
6. HUJAN AKHIR DARI ROH KUDUS
Nubuatan Alkitab memberitahukan satu hari akan datang ketika Roh Kudus dari Allah akan dicurahkan seperti air curahan atas gereja, memberi kekuatan kepada anggota gereja sebagai saksi-saksi (Yoel 2:28-29). Berabad-abad sekarang sudah berlalu dan cerita keselamatan itu sudah disebarluaskan kepada sebagian besar dunia ini. Sekaranglah waktunya "hujan akhir" untuk mematangkan butir padi, membuatnya siap untuk dipanen.
Sebagaimana sejarah bergerak menuju puncaknya hanya sesaat sebelum kedatangan Kristus kedua kali, Allah akan mempersiapkan setiap orang percaya yang tulus hatinya kepada surga melalui kecurahan Roh Kudus yang besar itu. Apakan anda sekarang mengalami "hujan awal" yang menyiapkan gereja untuk "hujan akhir" dari Roh Kudus? Apakan anda menjalankan kehidupan yang dipenuh Roh Kudus? Seperti anda dikuatkan oleh Roh Kudus, apakah anda akan membiarkan Allah menggunakan anda untuk mengabarkan berita kasihNya yang mengagumkan dan Ia akan datang segera?
7. SYARAT UNTUK MENERIMA ROH KUDUS
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus menggerakkan semua yang mendengarkan kabar injil untuk berseru, "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?" (Kisah Para Rasul 2:37).
Petrus menjawab, "BERTOBATLAH DAN HENDAKLAH KAMU MASING-MASING MEMBERI DIRIMU DIBAPTIS dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu. MAKA KAMU AKAN MENERIMA KARUNIA ROH KUDUS" (Kisah Para Rasul 2:38).
Pertobatan "berbalik dari jalan hidup yang berdosa kepada Kristus" adalah salah satu syarat untuk menerima karunia dari Roh Kudus. Untuk dapat mengalami Roh Kudus dicurahkan atas kita, kita harus bertobat dahulu dan seluruh hidup kita bekerja untuk Kristus. Yesus juga menegaskan kemauan untuk mengikuti dia dan menuruti Dia sebagai satu syarat untuk menerima karunia Roh Kudus (Yohanes 14:15-17).
8. KEHIDUPAN YANG DIPENUHI ROH KUDUS
Sebelum meninggalkan dunia ini, Yesus memerintahkan pengikutnya: "Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan JANJI Bapa,... Sebab Yohanes MEMBAPTIS DENGAN AIR, tetapi tidak lama lagi kamu akan DIBAPTIS DENGAN ROH KUDUS." (Kisah Para Rasul 1:4, 5). Berkali-kali Alkitab menunjukkan bahwa orang Kristen "dipenuhi oleh Roh Kudus" (Kisah Para Rasul 2:4; 4:8; 4:31; 6:3; 6:5; 7:55; 9:17; 13:9; 13:52; 19:6).
Roh Kudus membuat kehidupan orang Kristus terpenuhi dan indah, karena suatu hidup yang penuh akan Roh Kudus mencapai ideal Kristus pada kita. Ketika menggambarkan hidup Kristen yang penuh Roh Kudus, Paulus menawarkan doa ini kepada setiap orang percaya: "Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, MENGUATKAN DAN MENEGUHKAN KAMU OLEH ROH-NYA DI DALAM BATINMU, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu... Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang TERNYATA DARI KUASA YANG BEKERJA DI DALAM KITA" (Efesus 3:16, 17, 20).
Seperti Frank Morris dengan anjing penuntunnya yang setia, Buddy, kitapun dapat, dengan tuntunan Roh Kudus di dalam kita, melakukan lebih banyak daripada yang kita bisa lakukan sebelumnya. Dengan keinginan dan kemampuan yang baru, kita dibuat mampu untuk bergerak ke depan dengan percaya diri sebagai gantinya dari hanya mencoba mengatasi dengan masalah kehidupan.
Pengalaman dipenuhi oleh Roh Kudus ini dibaharui setiap hari melalui doa dan belajar Alkitab. Doa menjaga kita tetap berhubungan erat dengan Kristus, dan belajar dari Firman Tuhan menjaga kita agar tetap terfokus dari sumberNya. Itu semua menghancurkan segala rintangan antara kita dan Kristus yang mungkin menghalangi Dia dalam mencurahkan karunia Roh KudusNya yang tidak ternilai. Beginilah kita harus bertumbuh dan mengganti kebiasaan-kebiasaan dan sifat buruk kita dengan kualitas yang lebih sehat.
Roma 8 memberi gambaran yang menarik mengenai hidup dipenuhi Roh Kudus. Bacalah bila anda sempat, dan catat berapa banyak Paulus mengacu kepada "Roh Kudus" sebagai kuasa di balik kehidupan Kekristenan.
Sudahkan anda membuat penemuan yang indah tentang hidup yang dipenuhi Roh Kudus? Apakah anda sadar akan hadirnya Roh Kudus di dalam kehidupan saudara? Apakah anda mengalami kuasa kehidupan dariNya? Bukalah hidup anda kepada kekuatan yang terbesar di jagat raya itu.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Kamis, 26 Agustus 2010
Senin, 23 Agustus 2010
SEBERAPA CEPAT YESUS AKAN KEMBALI?
Kebanyakan dari kita mempunyai suatu desakan naluriah untuk mengetahui masa depan. Kita ingin tahu ada apa di balik angkasa. Tetapi ramalan yang akurat tetap sukar untuk dipahami. Kita menghadapi cukup kesulitan meramalkan cuaca esok hari!
Akan tetapi, ada Seseorang yang ramalanNya telah terbukti secara akurat. Yesus Kristus, melalui FirmanNya, dapat membawa kita ke masa depan; Dia adalah seorang pemandu yang andal. Pada pelajaran ini kita akan melihat apa yang telah dikatakanNya mengenai kedatanganNya yang kedua kali. Bagaimanapun juga, siapakah yang lebih tahu tentang akhir dari dunia daripada Dia yang menciptakannya pada mulanya?
1. TANDA-TANDA BAHWA KRISTUS AKAN KEMBALI DI MASA KITA
Setelah Yesus meyakinkan pengikutNya bahwa Dia akan datang kembali ke dunia kita untuk kedua kalinya (Matius 23:39), apakah pertanyaan yang mereka ajukan kepadaNya?
"Katakanlah kepada kami, kata mereka, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?" - Matius 24:3.
(Selain disebutkan lain, semua teks Alkitab di Panduan DISCOVER ini diambil dari terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)).
Yesus menjawabnya dengan jelas dan positif. Di dalam kitab Matius bab 24 dan kitab Lukas bab 21, Dia secara pribadi memberikan beberapa tanda, atau bukti, yang melaluinya kita dapat mengetahui kapan saat kedatanganNya sudah dekat. Penulis-penulis Alkitab yang lain membantu melengkapi keseluruhan gambaran, menjelaskan secara terinci keadaan dunia sebelum kedatangan Kristus kembali. Sebagaimana yang akan kita lihat, ramalan-ramalan ini sedang dipenuhi di depan mata kita; hal ini menunjukkan bahwa kedatangan kembali kristus ke bumi sudah dekat sekali. Mari kita lihat 10 tanda-tanda dari ramalan Alkitab sepanjang jalan ke surga, dan meneliti pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh pengembara modern saat ini saat mereka membacanya.
Tanda 1: Penderitaan! Teror! Kebingungan!
Sejak 1900 tahun yang lalu Yesus memberikan sebuah gambaran ramalan akan kehidupan jaman sekarang yang terdengar sepertinya diambil dari berita sore:
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi BANGSA-BANGSA AKAN TAKUT DAN BINGUNG menghadapi deru dan gelora laut. ORANG AKAN MATI KETAKUTAN KARENA KECEMASAN BERHUBUNG DENGAN SEGALA APA YANG MENIMPA BUMI INI, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. PADA WAKTU ITU ORANG AKAN MELIHAT ANAK MANUSIA DATANG dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatmu sudah dekat." - Lukas 21:25-28.
Tidak ada penjelasan tentang dunia saat ini yang lebih akurat yang dapat ditulis daripada: "Orang akan pingsan karena teror, kuatir akan apa yang terjadi di dunia! Cadangan sejata berkemampuan untuk menghancurkan seluruh planet. Apa yang terjadi jika beberapa teroris mendapatkan sebuah kepala nuklir?
Yesus memberikan kita sebuah dasar pengharapan di zaman yang membahayakan ini. Krisis "penderitaan dan kebingungan" dunia saat ini hanya memperkuat kebenaran bahwa kedatangan Kristus benar-benar 'sudah dekat'. Orang-orang saat ini seringkali merintih dalam keputusasaan, "Lihat dunia telah menjadi apa!" tetapi orang yang mempelajari ramalan Alkitab dapat berseru dengan suara yang penuh harapan, "Lihatlah SIAPA yang datang ke dunia kita".
Tanda 2: Bencana Dunia
Bagaimana bencana-bencana alam sesuai dengan peristiwa-peristiwa di akhir dunia?
"Dan akan terjadi gempa bumi yang dashyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dashyat dari langit.... Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT." - Lukas 21:11, 31.
Pikirkan sejenak mengenai bencana kelaparan.Gambar dari anak-anak kelaparan dengan perut membuncit muncul di berita-berita. Bukankah itu sedikit mengherankan bahwa sebuah dunia yang dapat mengirim manusia ke bulan, TIDAK MAMPU memberi makan seluruh manusia? Yesus mengetahui bahwa kelaparan akan terjadi, bahwa rasa mementingkan diri manusia akan berkembang semakin buruk pada akhir zaman.
Tetapi bagaimana dengan gempa bumi? Menurut Buku Almanak Dunia Tahun 1999, di abad setelah abad dari era Kristen telah terjadi peningkatan yang menyolok dari gempa bumi yang besar: 6 gempa besar di abad 18, 7 di abad 19, lebih dari 100 di abad 20. Jadi bukti meningkat lebih dramatis pada saat kita makin mendekat dan mendekat ke zaman kita saat ini. Gambaran ini mendukung ramalan Yesus.
Kelaparan dan gempa bumi sedang mencapai sebuah peningkatan: "Kerajaan Allah sudah dekat!" Akankah abad 21 ini membawa lebih dari 100 gempa bumi besar, atau kedatangan dari Raja di atas segara Raja?
Tanda 3: Pengumpulan Kekayaan
Apa arti dari kekayaan meluncur ke tangan semakin sedikit orang sementara makin banyak yang jatuh ke dalam kemiskinan?
"Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir." - Yakobus 5:3.
Tanpa menghiraukan semua gejala ekonomi kita, yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Kekayaan multimilyaran dolar adalah tanda yang lain yang menunjukkan kepada kita "Kedatangan Tuhan sudah dekat" (ayat 8).
Tanda 4: Kerusuhan Massa
Mengapa ketidakpuasan dan kerusuhan di antara karyawan meningkat secara dramatis?
"Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam KELUHAN MEREKA YANG MENYABIT PANENMU. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena KEDATANGAN TUHAN SUDAH DEKAT!" - Yakobus 5:4, 8.
Setelah memprediksikan kekayaan yang tidak seimbang di masa kini, Yakobus melihat lebih lanjut kerusuhan massa berasal dari karyawan yang tidak puas. Ketegangan antara yang 'berpunya' dan yang 'tidak berpunya' terus menerus meningkat. Tanda yang lain bahwa "Kedatangan Tuhan sudah dekat."
Tanda 5: Kerusakan Moral
Mengapa akhlak moral sosial kelihatannya tercabik?
"Ketahuilah bahwa PADA HARI-HARI TERAKHIR AKAN DATANG MASA YANG SUKAR. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!... Sedangkan ORANG JAHAT DAN PENIPU AKAN BERTAMBAH JAHAT, mereka menyesatkan dan disesatkan." - 2 Timotius 3:1-5, 13.
Dapatkah seseorang membayangkan gambaran yang lebih akurat tentang dunia kita? Arahkan kamera ke arah mana saja saat ini dan anda akan menangkap sebuah gambar dari materialisme yang sombong. Anda akan menangkap wabah pelecehan dan penganiayaan anak-anak yang mengejutkan. Anda akan mendapatkan gambar-gambar tak terhitung dari pemuda yang di luar kontrol, anak-anak remaja yang membunuh dan memuntung secara acak. Semua hal ini membentuk sebuah galeri dari gambar-gambar yang secara keras menyerukan bahwa kedatangan Yesus sudah dekat.
Tanda 6: Penyebarluasan Ilmu Gaib
Mengapa kita melihat ledakan minat tentang ilmu gaib?
"Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dashyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga." - Matius 24:24.
Bagian ini meramalkan bahwa masa akhir zaman akan menampilkan semua jenis keajaiban dan tanda-tanda, sebagai manifestasi palsu dari kekuatan ilahi. Penyihir dan manusia serigala muncul di acara talk show. Penganut New Age ada di mana-mana, menjual kristal ajaib dan berhubungan dengan roh-roh di alam baka. Tanda-tanda dan keajaiban palsu sedang menanjak. Semua ini makin menjelaskan apa yang Yesus prediksikan, kita hidup di masa "kedatangan Anak Manusia" (ayat 27).
Tanda 7: Dunia Yang Bangkit
Apa arti dari kebangkitan kesadaran dunia di Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur, dan negara-negara Timur Jauh?
"BAIKLAH BANGSA-BANGSA BERGERAK DAN MAJU;... Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian... sebab banyak kejahatan mereka! Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, SUDAH DEKAT HARI TUHAN di lembah penentuan." - Yoel 3:12-14.
Hari ini di Asia dan Afrika, Eropa Timur, dan Uni Soviet baru, dan negara-negara Timur Tengah, kita menyaksikan penyebarluasan yang terbesar dari kebangkitan negara-negara sepanjang sejarah yang pernah tercatat, "Sudah dekat hari Tuhan".
Tanda 8: Rencana Perdamaian dan Persiapan Perang
Kita hidup di dunia yang aneh. Setiap orang setuju bahwa kita harus memberi kesempatan untuk perdamaian. Kita bicara tentang perdamaian, masih saja permusuhan-permusuhan yang terpendam sejak beberapa abad yang lalu, berubah menjadi konflik yang terbuka. Nabi Mikha dan Yoel memprediksikan bahwa pada saat negara-negara membicarakan keinginannya untuk perdamaian (Mikha 4:1-3), ketidakpercayaan terhadap negara tetangga memaksa mereka untuk mempersiapkan perang (Yoel 3:9-13). Sejak dulu Alkitab menggambarkan dilema perang-perdamaian saat ini, dan mengumumkan bahwa perdamaian yang tetap akan ada di bumi ini hanya saat Yesus datang.
Tanda 9: Kemajuan Modern
Mengapa, setelah berabad-abad sejarah manusia mempunyai transportasi dan komunikasi membawa dunia begitu dekat satu sama lain?
"SAMPAI PADA AKHIR ZAMAN, banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah." - Daniel 12:4.
Di sini Daniel mengindikasikan bahwa pengetahuan akan nubuatannya akan meningkat "dalam", atau "sampai pada akhir zaman". Tetapi ramalan ini kelihatannya menunjuk langsung kepada era informasi komputerisasi kita. Pengetahuan segala jenis telah meningkat pada kecepatan tinggi beberapa tahun terakhir ini. Lebih banyak terjadi perubahan di 50 tahun terakhir dibandingkan 2000 tahun sebelumnya. "BANYAK ORANG AKAN MENYELIDIKINYA, dan pengetahuan akan bertambah." Sebelum 1850, orang-orang bepergian dengan kuda dan kereta beroda empat, hampir sama dengan yang mereka miliki pada awalnya. Sekarang kita menembus batas suara dan menjangkau globalisasi dalam segala hal mulai dari pesawat Concorde sampai stasiun ruang angkasa. Perjalanan yang meningkat dan penemuan besar-besaran saat ini memberikan bukti yang lebih jauh bahwa kita hidup "di akhir zaman".
Tanda 10: Pekabaran Injil ke Seluruh Dunia
Yesus meramalkan bahwa sesaat sebelum kedatangan-Nya, pekabaran injil akan mencapai seluruh dunia:
"Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." - Matius 24:14.
Selama beberapa ratus tahun lamanya, setengah dari dunia ini terkunci di balik tirai besi, jauh dari Firman Tuhan. Tetapi kemudian dalam semalam Eropa Timur terlepas dari ikatan besi komunisme. Tembok Berlin dirobohkan, dan Kerajaan Soviet yang besar jatuh tercerai berai. Tiba-tiba sekitar setengah dari planet membuka tangannya terhadap pekabaran Injil. Pekabaran Injil benar-benar pergi ke "seluruh dunia" yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Melalui satelit, pekabaran Kristen secara terus menerus disiarkan ke hampir setiap negara. Kita hidup sangat dekat dengan hari yang Yesus katakan saat Dia mengumumkan "Injil ini akan diberitakan ke seluruh dunia" dan "barulah tiba kesudahannya".
2. SEBERAPA CEPATKAH YESUS AKAN DATANG?
Setelah menggambarkan peristiwa-peristiwa untuk mencirikan saat sebelum kedatangan-Nya yang kedua, Yesus menyimpulkan pesan-pesanNya dengan mengatakan,
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya generasi ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi." - Matius 24:34.
Kesimpulan ini sangat jelas: generasi yang digambarkan oleh tanda-tanda dari ramalan ini akan melihat Yesus kembali ke bumi untuk kedua kalinya. Ini tidak akan lama sampai Dia menghapuskan dosa dan penderitaan, dan mendirikan kerajaan-Nya yang kekal. Yesus mengamarkan, "Tidak ada seorangpun yang tahu...hari atau jamnya" (ayat 36). Dan Yesus meneruskan:
"Sebab itu hendaklah kamu juga siap sedia karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." - Matius 24:44.
3. YESUS, SATU-SATUNYA HARAPAN DUNIA
Kristus adalah harapan yang terakhir dan terbaik bagi dunia kita karena hanya Dia yang dapat mengatasi hal yang menghancurkannya, yakni dosa. Yesus mati di Kalvari untuk memungkinkan kekalahan kejahatan dan memberikan tawaran penyelamatan kepada semua orang yang menanggapinya.
"Barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu." - 1 Yohanes 3:8.
Juruselamat kita menciptakan jalan keluar dari dunia yang remuk ini dengan mengorbankan tubuh dan darah-Nya sendiri. Dan Yesus yang sama, yang suatu saat akan menyembuhkan penyakit dunia ini dengan menghancurkan dosa, menawarkan sekarang juga untuk menghapuskan perasaan bersalah dari kehidupan anda. Anda tidak harus menunggu sampai KedatanganNya yang kedua kali untuk terlepas dari rasa bersalah, dan dari kebiasaan yang menghancurkan. Yesus bersedia untuk memberikan anda perdamaian-Nya saat ini juga. Sementara menghadiri sebuah pertemuan rohani, seorang wanita muda merasakan secara aneh digerakkan oleh kehadiran Roh Kudus. Saat dia mendengar cerita tentang kedatangan Juruselamat yang segera, semua kepingan-kepingan mulai masuk ke tempatnya. Ini sangat masuk akal.
Dia menyadari bahwa dia telah mencari cinta, kebahagiaan, dan damai di tempat yang salah. Yesus adalah jawabannya. Hari berikutnya ketika pekabar Injil dan rekannya pergi menemuinya, dia menceritakan kisah hidupnya yang hancur dan pahit. Dia tenggelam sebagai seorang pecandu alkohol, dan menghidupi dirinya lewat pelacuran. Setelah menceritakan masalahnya, dia mengatakan dengan terisak-isak, "Kamu benar-benar berbicara kepada saya semalam." Tetapi suara yang telah menggapai hatinya adalah suara Tuhan.
Dan Dia berbicara dengan lembut. Dia memutuskan untuk meletakkan semuanya ke hal yang benar. Dia mengundang Kristus untuk masuk ke dalam hatinya sebagai Penyelamat dan Tuhan, dan berpegang pada harapan akan kedatangan-Nya yang tidak lama lagi. Beberapa minggu kemudian, dia mulai menyadari bahwa ketakutan dan rasa tidak amannya, yang selalu dia coba atasi dengan minuman keras, sekarang dilepaskan saat dia meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan Yesus.
Yesus mulai melepaskannya tekanan yang menghancurkan kehidupannya. Dia telah melakukan banyak hal yang tidak bisa dibanggakan. Tetapi kemurahan dan pengampunan Kristus lebih kuat dari rasa malunya. Pengalaman pencuri di salib berarti banyak baginya. Di saat-saat terakhir keputusasaannya, dia berbalik ke Korban Yang Tak Bersalah di sebelahnya dan meminta, "Yesus, ingatlah saya saat Engkau tiba di Kerajaan-Mu." (Lukas 23:42).
Yesus menjawab seketika dengan menjanjikan pencuri itu sebuah tempat dengan-Nya di surga (ayat 43). Yesus yang sama yang dengan murah hati menawarkan pengampunan kepada pencuri yang sekarat, sekarang menawarkan kepada anda keselamatan, pengampunan penuh, dan pikiran yang damai. Temukan itu bagi anda sendiri hari ini.
Anda juga dapat berdoa bersama pencuri sekarat itu: "Yesus, ingatlah saya pada saat Engkau tiba di Kerajaan-Mu." Dan Yesus akan menjawab, "Saya akan datang kembali, dan kamu akan bersama Aku di kerajaan surga."
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Akan tetapi, ada Seseorang yang ramalanNya telah terbukti secara akurat. Yesus Kristus, melalui FirmanNya, dapat membawa kita ke masa depan; Dia adalah seorang pemandu yang andal. Pada pelajaran ini kita akan melihat apa yang telah dikatakanNya mengenai kedatanganNya yang kedua kali. Bagaimanapun juga, siapakah yang lebih tahu tentang akhir dari dunia daripada Dia yang menciptakannya pada mulanya?
1. TANDA-TANDA BAHWA KRISTUS AKAN KEMBALI DI MASA KITA
Setelah Yesus meyakinkan pengikutNya bahwa Dia akan datang kembali ke dunia kita untuk kedua kalinya (Matius 23:39), apakah pertanyaan yang mereka ajukan kepadaNya?
"Katakanlah kepada kami, kata mereka, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?" - Matius 24:3.
(Selain disebutkan lain, semua teks Alkitab di Panduan DISCOVER ini diambil dari terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)).
Yesus menjawabnya dengan jelas dan positif. Di dalam kitab Matius bab 24 dan kitab Lukas bab 21, Dia secara pribadi memberikan beberapa tanda, atau bukti, yang melaluinya kita dapat mengetahui kapan saat kedatanganNya sudah dekat. Penulis-penulis Alkitab yang lain membantu melengkapi keseluruhan gambaran, menjelaskan secara terinci keadaan dunia sebelum kedatangan Kristus kembali. Sebagaimana yang akan kita lihat, ramalan-ramalan ini sedang dipenuhi di depan mata kita; hal ini menunjukkan bahwa kedatangan kembali kristus ke bumi sudah dekat sekali. Mari kita lihat 10 tanda-tanda dari ramalan Alkitab sepanjang jalan ke surga, dan meneliti pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh pengembara modern saat ini saat mereka membacanya.
Tanda 1: Penderitaan! Teror! Kebingungan!
Sejak 1900 tahun yang lalu Yesus memberikan sebuah gambaran ramalan akan kehidupan jaman sekarang yang terdengar sepertinya diambil dari berita sore:
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi BANGSA-BANGSA AKAN TAKUT DAN BINGUNG menghadapi deru dan gelora laut. ORANG AKAN MATI KETAKUTAN KARENA KECEMASAN BERHUBUNG DENGAN SEGALA APA YANG MENIMPA BUMI INI, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. PADA WAKTU ITU ORANG AKAN MELIHAT ANAK MANUSIA DATANG dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatmu sudah dekat." - Lukas 21:25-28.
Tidak ada penjelasan tentang dunia saat ini yang lebih akurat yang dapat ditulis daripada: "Orang akan pingsan karena teror, kuatir akan apa yang terjadi di dunia! Cadangan sejata berkemampuan untuk menghancurkan seluruh planet. Apa yang terjadi jika beberapa teroris mendapatkan sebuah kepala nuklir?
Yesus memberikan kita sebuah dasar pengharapan di zaman yang membahayakan ini. Krisis "penderitaan dan kebingungan" dunia saat ini hanya memperkuat kebenaran bahwa kedatangan Kristus benar-benar 'sudah dekat'. Orang-orang saat ini seringkali merintih dalam keputusasaan, "Lihat dunia telah menjadi apa!" tetapi orang yang mempelajari ramalan Alkitab dapat berseru dengan suara yang penuh harapan, "Lihatlah SIAPA yang datang ke dunia kita".
Tanda 2: Bencana Dunia
Bagaimana bencana-bencana alam sesuai dengan peristiwa-peristiwa di akhir dunia?
"Dan akan terjadi gempa bumi yang dashyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dashyat dari langit.... Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT." - Lukas 21:11, 31.
Pikirkan sejenak mengenai bencana kelaparan.Gambar dari anak-anak kelaparan dengan perut membuncit muncul di berita-berita. Bukankah itu sedikit mengherankan bahwa sebuah dunia yang dapat mengirim manusia ke bulan, TIDAK MAMPU memberi makan seluruh manusia? Yesus mengetahui bahwa kelaparan akan terjadi, bahwa rasa mementingkan diri manusia akan berkembang semakin buruk pada akhir zaman.
Tetapi bagaimana dengan gempa bumi? Menurut Buku Almanak Dunia Tahun 1999, di abad setelah abad dari era Kristen telah terjadi peningkatan yang menyolok dari gempa bumi yang besar: 6 gempa besar di abad 18, 7 di abad 19, lebih dari 100 di abad 20. Jadi bukti meningkat lebih dramatis pada saat kita makin mendekat dan mendekat ke zaman kita saat ini. Gambaran ini mendukung ramalan Yesus.
Kelaparan dan gempa bumi sedang mencapai sebuah peningkatan: "Kerajaan Allah sudah dekat!" Akankah abad 21 ini membawa lebih dari 100 gempa bumi besar, atau kedatangan dari Raja di atas segara Raja?
Tanda 3: Pengumpulan Kekayaan
Apa arti dari kekayaan meluncur ke tangan semakin sedikit orang sementara makin banyak yang jatuh ke dalam kemiskinan?
"Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir." - Yakobus 5:3.
Tanpa menghiraukan semua gejala ekonomi kita, yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Kekayaan multimilyaran dolar adalah tanda yang lain yang menunjukkan kepada kita "Kedatangan Tuhan sudah dekat" (ayat 8).
Tanda 4: Kerusuhan Massa
Mengapa ketidakpuasan dan kerusuhan di antara karyawan meningkat secara dramatis?
"Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam KELUHAN MEREKA YANG MENYABIT PANENMU. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena KEDATANGAN TUHAN SUDAH DEKAT!" - Yakobus 5:4, 8.
Setelah memprediksikan kekayaan yang tidak seimbang di masa kini, Yakobus melihat lebih lanjut kerusuhan massa berasal dari karyawan yang tidak puas. Ketegangan antara yang 'berpunya' dan yang 'tidak berpunya' terus menerus meningkat. Tanda yang lain bahwa "Kedatangan Tuhan sudah dekat."
Tanda 5: Kerusakan Moral
Mengapa akhlak moral sosial kelihatannya tercabik?
"Ketahuilah bahwa PADA HARI-HARI TERAKHIR AKAN DATANG MASA YANG SUKAR. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!... Sedangkan ORANG JAHAT DAN PENIPU AKAN BERTAMBAH JAHAT, mereka menyesatkan dan disesatkan." - 2 Timotius 3:1-5, 13.
Dapatkah seseorang membayangkan gambaran yang lebih akurat tentang dunia kita? Arahkan kamera ke arah mana saja saat ini dan anda akan menangkap sebuah gambar dari materialisme yang sombong. Anda akan menangkap wabah pelecehan dan penganiayaan anak-anak yang mengejutkan. Anda akan mendapatkan gambar-gambar tak terhitung dari pemuda yang di luar kontrol, anak-anak remaja yang membunuh dan memuntung secara acak. Semua hal ini membentuk sebuah galeri dari gambar-gambar yang secara keras menyerukan bahwa kedatangan Yesus sudah dekat.
Tanda 6: Penyebarluasan Ilmu Gaib
Mengapa kita melihat ledakan minat tentang ilmu gaib?
"Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dashyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga." - Matius 24:24.
Bagian ini meramalkan bahwa masa akhir zaman akan menampilkan semua jenis keajaiban dan tanda-tanda, sebagai manifestasi palsu dari kekuatan ilahi. Penyihir dan manusia serigala muncul di acara talk show. Penganut New Age ada di mana-mana, menjual kristal ajaib dan berhubungan dengan roh-roh di alam baka. Tanda-tanda dan keajaiban palsu sedang menanjak. Semua ini makin menjelaskan apa yang Yesus prediksikan, kita hidup di masa "kedatangan Anak Manusia" (ayat 27).
Tanda 7: Dunia Yang Bangkit
Apa arti dari kebangkitan kesadaran dunia di Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur, dan negara-negara Timur Jauh?
"BAIKLAH BANGSA-BANGSA BERGERAK DAN MAJU;... Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian... sebab banyak kejahatan mereka! Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, SUDAH DEKAT HARI TUHAN di lembah penentuan." - Yoel 3:12-14.
Hari ini di Asia dan Afrika, Eropa Timur, dan Uni Soviet baru, dan negara-negara Timur Tengah, kita menyaksikan penyebarluasan yang terbesar dari kebangkitan negara-negara sepanjang sejarah yang pernah tercatat, "Sudah dekat hari Tuhan".
Tanda 8: Rencana Perdamaian dan Persiapan Perang
Kita hidup di dunia yang aneh. Setiap orang setuju bahwa kita harus memberi kesempatan untuk perdamaian. Kita bicara tentang perdamaian, masih saja permusuhan-permusuhan yang terpendam sejak beberapa abad yang lalu, berubah menjadi konflik yang terbuka. Nabi Mikha dan Yoel memprediksikan bahwa pada saat negara-negara membicarakan keinginannya untuk perdamaian (Mikha 4:1-3), ketidakpercayaan terhadap negara tetangga memaksa mereka untuk mempersiapkan perang (Yoel 3:9-13). Sejak dulu Alkitab menggambarkan dilema perang-perdamaian saat ini, dan mengumumkan bahwa perdamaian yang tetap akan ada di bumi ini hanya saat Yesus datang.
Tanda 9: Kemajuan Modern
Mengapa, setelah berabad-abad sejarah manusia mempunyai transportasi dan komunikasi membawa dunia begitu dekat satu sama lain?
"SAMPAI PADA AKHIR ZAMAN, banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah." - Daniel 12:4.
Di sini Daniel mengindikasikan bahwa pengetahuan akan nubuatannya akan meningkat "dalam", atau "sampai pada akhir zaman". Tetapi ramalan ini kelihatannya menunjuk langsung kepada era informasi komputerisasi kita. Pengetahuan segala jenis telah meningkat pada kecepatan tinggi beberapa tahun terakhir ini. Lebih banyak terjadi perubahan di 50 tahun terakhir dibandingkan 2000 tahun sebelumnya. "BANYAK ORANG AKAN MENYELIDIKINYA, dan pengetahuan akan bertambah." Sebelum 1850, orang-orang bepergian dengan kuda dan kereta beroda empat, hampir sama dengan yang mereka miliki pada awalnya. Sekarang kita menembus batas suara dan menjangkau globalisasi dalam segala hal mulai dari pesawat Concorde sampai stasiun ruang angkasa. Perjalanan yang meningkat dan penemuan besar-besaran saat ini memberikan bukti yang lebih jauh bahwa kita hidup "di akhir zaman".
Tanda 10: Pekabaran Injil ke Seluruh Dunia
Yesus meramalkan bahwa sesaat sebelum kedatangan-Nya, pekabaran injil akan mencapai seluruh dunia:
"Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." - Matius 24:14.
Selama beberapa ratus tahun lamanya, setengah dari dunia ini terkunci di balik tirai besi, jauh dari Firman Tuhan. Tetapi kemudian dalam semalam Eropa Timur terlepas dari ikatan besi komunisme. Tembok Berlin dirobohkan, dan Kerajaan Soviet yang besar jatuh tercerai berai. Tiba-tiba sekitar setengah dari planet membuka tangannya terhadap pekabaran Injil. Pekabaran Injil benar-benar pergi ke "seluruh dunia" yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Melalui satelit, pekabaran Kristen secara terus menerus disiarkan ke hampir setiap negara. Kita hidup sangat dekat dengan hari yang Yesus katakan saat Dia mengumumkan "Injil ini akan diberitakan ke seluruh dunia" dan "barulah tiba kesudahannya".
2. SEBERAPA CEPATKAH YESUS AKAN DATANG?
Setelah menggambarkan peristiwa-peristiwa untuk mencirikan saat sebelum kedatangan-Nya yang kedua, Yesus menyimpulkan pesan-pesanNya dengan mengatakan,
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya generasi ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi." - Matius 24:34.
Kesimpulan ini sangat jelas: generasi yang digambarkan oleh tanda-tanda dari ramalan ini akan melihat Yesus kembali ke bumi untuk kedua kalinya. Ini tidak akan lama sampai Dia menghapuskan dosa dan penderitaan, dan mendirikan kerajaan-Nya yang kekal. Yesus mengamarkan, "Tidak ada seorangpun yang tahu...hari atau jamnya" (ayat 36). Dan Yesus meneruskan:
"Sebab itu hendaklah kamu juga siap sedia karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." - Matius 24:44.
3. YESUS, SATU-SATUNYA HARAPAN DUNIA
Kristus adalah harapan yang terakhir dan terbaik bagi dunia kita karena hanya Dia yang dapat mengatasi hal yang menghancurkannya, yakni dosa. Yesus mati di Kalvari untuk memungkinkan kekalahan kejahatan dan memberikan tawaran penyelamatan kepada semua orang yang menanggapinya.
"Barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu." - 1 Yohanes 3:8.
Juruselamat kita menciptakan jalan keluar dari dunia yang remuk ini dengan mengorbankan tubuh dan darah-Nya sendiri. Dan Yesus yang sama, yang suatu saat akan menyembuhkan penyakit dunia ini dengan menghancurkan dosa, menawarkan sekarang juga untuk menghapuskan perasaan bersalah dari kehidupan anda. Anda tidak harus menunggu sampai KedatanganNya yang kedua kali untuk terlepas dari rasa bersalah, dan dari kebiasaan yang menghancurkan. Yesus bersedia untuk memberikan anda perdamaian-Nya saat ini juga. Sementara menghadiri sebuah pertemuan rohani, seorang wanita muda merasakan secara aneh digerakkan oleh kehadiran Roh Kudus. Saat dia mendengar cerita tentang kedatangan Juruselamat yang segera, semua kepingan-kepingan mulai masuk ke tempatnya. Ini sangat masuk akal.
Dia menyadari bahwa dia telah mencari cinta, kebahagiaan, dan damai di tempat yang salah. Yesus adalah jawabannya. Hari berikutnya ketika pekabar Injil dan rekannya pergi menemuinya, dia menceritakan kisah hidupnya yang hancur dan pahit. Dia tenggelam sebagai seorang pecandu alkohol, dan menghidupi dirinya lewat pelacuran. Setelah menceritakan masalahnya, dia mengatakan dengan terisak-isak, "Kamu benar-benar berbicara kepada saya semalam." Tetapi suara yang telah menggapai hatinya adalah suara Tuhan.
Dan Dia berbicara dengan lembut. Dia memutuskan untuk meletakkan semuanya ke hal yang benar. Dia mengundang Kristus untuk masuk ke dalam hatinya sebagai Penyelamat dan Tuhan, dan berpegang pada harapan akan kedatangan-Nya yang tidak lama lagi. Beberapa minggu kemudian, dia mulai menyadari bahwa ketakutan dan rasa tidak amannya, yang selalu dia coba atasi dengan minuman keras, sekarang dilepaskan saat dia meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan Yesus.
Yesus mulai melepaskannya tekanan yang menghancurkan kehidupannya. Dia telah melakukan banyak hal yang tidak bisa dibanggakan. Tetapi kemurahan dan pengampunan Kristus lebih kuat dari rasa malunya. Pengalaman pencuri di salib berarti banyak baginya. Di saat-saat terakhir keputusasaannya, dia berbalik ke Korban Yang Tak Bersalah di sebelahnya dan meminta, "Yesus, ingatlah saya saat Engkau tiba di Kerajaan-Mu." (Lukas 23:42).
Yesus menjawab seketika dengan menjanjikan pencuri itu sebuah tempat dengan-Nya di surga (ayat 43). Yesus yang sama yang dengan murah hati menawarkan pengampunan kepada pencuri yang sekarat, sekarang menawarkan kepada anda keselamatan, pengampunan penuh, dan pikiran yang damai. Temukan itu bagi anda sendiri hari ini.
Anda juga dapat berdoa bersama pencuri sekarat itu: "Yesus, ingatlah saya pada saat Engkau tiba di Kerajaan-Mu." Dan Yesus akan menjawab, "Saya akan datang kembali, dan kamu akan bersama Aku di kerajaan surga."
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Rabu, 11 Agustus 2010
RUMAHMU DI SURGA
Pada saat Marco Polo kembali ke kampung halamannya di Venice setelah sekian tahun di Asia, teman-temannya mengira bahwa perjalanan panjangnya telah membuat dia gila. Dia mempunyai banyak cerita yang dahsyat.
Marco telah berlayar ke kota yang penuh dengan perak dan emas. Dia telah melihat batu hitam yang terbakar, tetapi tidak seorangpun yang pernah mendengar tentang batubara. Dia telah melihat pakaian yang tahan api meskipun dilemparkan ke dalam kobaran api, tetapi tidak seorangpun pernah mendengar tentang asbes. Dia bercerita tentang ular raksasa yang panjangnya 10 kaki dengan rahang yang cukup lebar untuk menelan seorang manusia, kacang-kacangan sebesar kepala manusia dan putih seperti susu di dalamnya, dan suatu bahan memancar keluar dari tanah yang dapat menyalakan lampu. Tetapi tidak seorangpun pernah melihat buaya, kelapa, atau minyak bumi. Mereka hanya tertawa mendengar cerita-cerita itu. Beberapa tahun kemudian, ketika Marco terbaring sekarat, seorang pria yang saleh di samping tempat tidurnya mendesak dia untuk menarik kembali semua dongeng yang telah dia ceritakan. Tetapi Marco menolak: "Semuanya itu benar - setiap kepingan cerita itu. Sebenarnya, saya belum menceritakan setengah dari yang saya lihat."
Penulis-penulis Alkitab yang memberikan kita pandangan sekilas tentang surga kelihatannya mengumandangkan perasaan Marco Polo. Di dalam penglihatan, mereka melihat sebuah tempat yang begitu cemerlang, begitu fantastis sehingga mereka hanya dapat menggambarkan sekeping dari yang mereka lihat. Dan kita menghadapi tantangan yang sama dengan teman-teman Marco Polo. Kita harus berusaha membayangkan "buaya dan buah kelapa" yang tidak pernah kita lihat, karena gambaran yang kita dapat di dalam Alkitab menunjukkan bahwa surga lebih dari hanya duduk di atas awan dan bermain harpa.
1. APAKAH SURGA ITU TEMPAT YANG NYATA?
Yesus sedang mempersiapkan tempat yang sungguh nyata bagi kita saat ini di sebuah surga yang benar-benar nyata.
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab AKU PERGI KE SITU UNTUK MENYEDIAKAN TEMPAT BAGIMU. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, AKU AKAN DATANG KEMBALI dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." - Yohanes 14:1-3.
(Selain disebutkan lain, semua teks Alkitab di dalam Panduan DISCOVER ini berasal dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Yesus datang ke dunia kita untuk kedua kalinya untuk membawa kita ke sebuah istana yang dibuat khusus di kota surgawi yang jauh lebih mulia dari yang pernah kita mimpikan: Yerusalem Baru. Setelah kita tinggal di sana selama seribu tahun, Yesus hendak membawa rumah surgawi ini turun ke planet bumi. Saat Yerusalem Baru turun, api akan memurnikan seluruh dunia. Planet kita yang baru menjadi rumah tetap bagi yang selamat. (Wahyu 20:7-15, Lebih lanjut mengenai ini ada di Panduan 22). Apa yang Yohanes, yang menulis Kitab Wahyu, gambarkan selanjutnya?
"Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan ynag berdandan untuk suaminya. Lalu aku mendengar suara nyaring dari takhta itu berkata:
"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tegah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka." - Wahyu 21:1-3.
Setelah diubahkan dengan api, siapakah yang Yesus janjikan akan menghuni bumi yang baru?
"Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi." - Matius 5:5 (lihat juga Wahyu 21:7).
Kristus berjanji untuk memulihkan duniaNya yang dulu sempurna kepada keindahan Taman Eden, dan orang yang lemah lembut "akan memiliki bumi.
2. AKANKAH KITA MEMPUNYAI TUBUH YANG NYATA DI SURGA?
Pada saat Yesus memperlihatkan kepada murid-muridNya tubuh yang mulia setelah kebangkitanNya, bagaimanakah Ia melukiskan itu?
"Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku; Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." - Lukas 24:39.
Yesus memiliki tubuh yang nyata; Dia mengundang Tomas untuk menyentuh-Nya (Yohanes 20:27). Di dalam kesempatan ini Yesus berjalan masuk ke rumah yang nyata, berbicara kepada orang-orang yang nyata, dan makan makanan yang nyata (Lukas 24:43). Surga tidak ditempati oleh hantu, tetapi oleh orang nyata yang menikmati kehidupan rohani, dan yang memiliki tubuh yang mulia.
"Karena kewargaan kita adalah di dalam surga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya." - Filipi 3:20-21.
Kita dapat yakin bahwa tubuh surgawi kita akan sepadat dan senyata tubuh Kristus setelah kebangkitanNya. Akankah kita mengenali keluarga dan teman-teman kita di surga?
"Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." - 1 Korintus 13:12.
Di surga kita akan saling mengenal dengan sempurna. Kita akan mengerti dan menghargai satu sama lain lebih mendalam daripada yang pernah kita dapatkan di dunia sekarang ini. Murid-murid Yesus mengenali-Nya di dalam tubuh surgawi-Nya, karena ciri khas yang dikenal (Lukas 24:36-43). Maria mengenal Dia di kuburan karena suara-Nya yang dikenal waktu Yesus memanggil namanya (Yohanes 20:14-16). Dua murid-Nya di Emmaus mengenali Dia karena beberapa gerakan isyarat yang sangat dikenal. Ketika mereka menyadari cara tamu mereka memberkati makanan, mereka mengenali-Nya sebagai Tuhan mereka melalui cara-Nya (Lukas 24:13-35). Orang tebusan pasti akan mengalami peristiwa reuni 'muka dengan muka' yang menggetarkan di surga. Bayangkan kesukaan dari mengenali senyum istimewa dari pasangan anda, atau suara panggilan dari seorang anak yang telah engkau baringkan di tempat peristirahatan dulu, atau sikap-sikap yang membangkitkan rasa sayang dari beberapa teman-teman tercinta. Kita akan mempunyai sebuah keabadian untuk memperdalam ikatan kehidupan kita yang paling berharga dan untuk membangun persahabatan yang akrab dengan pribadi yang paling mengagumkan di jagat raya.
3. APA YANG AKAN KITA LAKUKAN DI SURGA?
Kita akan mempunyai banyak kegiatan yang menantang kita di surga. Bagaimana dengan merancang rumah impian anda sendiri?
"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit dan bumi yang baru... Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku... Dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka." - Yesaya 65:17-22.
Yesus telah mempersiapkan rumah-rumah pribadi untuk kita di dalam Kota Suci, Yerusalem Baru (Yohanes 14:1-3; Wahyu 21). Ayat-ayat ini menyatakan kita juga akan merancang dan membangun rumah-rumah lainnya, mungkin perumahan di luar kota yang indah, menghiasinya dengan beragam tanaman-tanaman surga. Dan siapa yang tahu pengalaman teknologi tinggi apa yang menunggu kita di peradaban Tuhan yang lebih maju? Penemuan ilmiah dan perjalanan ruang angkasa kita sekarang akan kelihatan seperti permainan anak-anak pada saat kita mulai menjelajah di dalam "rumah Bapa kita".
Apakah anda menyukai keindahan dari suara gemuruh air terjun, padang rumput yang hening, hutan belantara yang lebat, dan kuntum bunga yang lunak?
"Sebab TUHAN menghibur Sion, ... Ia membuat padang gurunnya seperti Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring." - Yesaya 51:3.
Allah akan mengubahkan bumi menjadi sebuah Taman Eden di zaman dulu. Tidak ada lagi tumpahan minyak atau asap atau kemarau; danau tetap sejernih kristal, pohon-pohon megah, dan tebing-tebing gunung tanpa kecuraman.
Bukan hanya keindahan dunia, tetapi juga kemampuan kita untuk menikmatinya akan bertambah. Hal itu seperti hari pertama keluar rumah setelah sakit sekian lama. Dan "kenyataan 20 menit" pertama akan berkembang menjadi sebuah keabadian yang ajaib.
Apakah anda suka menikmati pengalaman hal-hal baru? Belajar? Berkreasi?
"Di sana, pemikir-pemikir abadi akan merenungkan kesukaan yang kunjung sirna mengenai kuasa penciptaanyang ajaib, dan misteri kasih yang menebuskan... Setiap bakat akan dikembangkan, setiap kemampuan akan ditambahkan. Penambahan pengetahuan tidak akan meletihkan pikiran atau menghabiskan tenaga. Di sana usaha-usaha yang paling agung dilakukan, aspirasi yang paling tinggi dicapai, cita-cita yang paling tinggi diwujudkan; dan di sana masih akan timbul ketinggian-ketinggian baru untuk diatasi, keajaiban-keajaiban baru untuk dikagumi, kebenaran-kebenaran baru untuk dipahami dan tujuan-tujuan baru yang memerlukan kuasa-kuasa pikiran, badan dan jiwa. Segenap kekayaan alam semesta akan terbuka untuk pelajaran dan penyelidikan umat tebusan Allah." - Ellen G. White, The Great Controversy (Nampa, Idaho; Pacific Publishing Association, 1950), halaman 677.
4. AKANKAH KEJAHATAN AKAN MENGANCAM SURGA LAGI?
"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." - Wahyu 21:27.
Tuhan akan menghapuskan dosa dan akibat-akibat buruknya secara tuntas; hal itu tidak akan muncul lagi. Apabila Kristus menyatakan diri-Nya, "kita akan menjadi sama seperti Dia" (1 Yohanes 3:2). Daripada menahan keinginan-keinginan untuk membunuh, mencuri, berbohong, atau memperkosa, kita akan memperoleh kemurahan-kemurahan surgawi.
"Dan Dia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." - Wahyu 21:4.
Bahkan musuh utama kita, kematian, akan lenyap. Di tanah surga, masa muda abadi untuk yang diselamatkan adalah "tidak dapat binasa" (1 Korintus 15:53); tidak ada penghuni yang akan menderita kerusakan dari umur tua. Surga tidak hanya menghancurkan akibat dosa, juga membalikkannya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada orang yang menderita dengan cacat seumur hidupnya.
"Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai." - Yesaya 35:5, 6.
5. APAKAH YANG PALING MENGGETARAN DI SURGA?
Bayangkan bertemu dengan Tuhan alam semesta muka dengan muka.
"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Dia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka." - Wahyu 21:3.
Tuhan yang Maha Kuasa berjanji akan menjadi teman dan guru kita. Betapa bahagianya duduk di kaki-Nya! Pikirkan apa yang akan diberikan oleh seorang musisi untuk dapat menghabiskan beberapa saat dengan Beethoven atau Mozart. Bayangkan berapa besar penghargaan seorang ahli ilmu fisika akan kesempatan untuk duduk bersama Albert Einstein, atau berapa besar artinya bagi seorang pelukis untuk berbicara dengan Michelangelo atau Rembrandt. Coba pikirkan, orang tebusan akan mempunyai hak istimewa yang lebih besar. Mereka akan berbicara dengan Pencipta dari semua musik, ilmu, dan seni. Mereka akan berada pada jarak yang sangat dekat dengan Pemikir terbesar dan Hati terdalam di alam semesta. Dan hubungan ini akan mengalir menjadi penyembahan.
"Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman Tuhan." - Yesaya 66:23.
Di tengah-tengah kota surgawi berdiri Takhta Tuhan yang putih dan megah. Dikelilingi oleh pelangi seperti jamrud, wajah-Nya bersinar seperti nyala terik matahari. Di bawah kaki-Nya laut yang kaca mengalir ke semua arah. Pada permukaan kristal yang mencerminkan keagungan Allah, umat tebusan berkumpul untuk mengeluarkan puji-pujian penuh sukacita.
"Dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh." - Yesaya 35:10.
Inilah Seseorang yang kebaikan-Nya tidak pernah hilang sedikitpun. Kesetiaan, kesabaran dan perasaan kasih-Nya terus mengalir. Puji nama-Nya yang kudus!
6. KITA HARUS BERADA DI SANA!
Yesus merindukan pertemuan muka dengan muka itu. Karena itulah Dia berkeinginan untuk menyelamatkan anda dari dosa dengan harga yang begitu tinggi. Anda secara pribadi harus mengambil keuntungan dari anugerah ini. Anda harus membuat suatu komitmen kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Anda membutuhkan pengampunan yang ditawarkan dari salib, karena:
"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya [Yerusalem Baru] sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." - Wahyu 21:27.
Yesus membebaskan kita dari dosa, bukan di dalam dosa. Kita harus datang kepada-Nya melalui kuasa-Nya di dalam kita dan dipisahkan dari kenajisan dan ketidaksucian. Yesus adalah kunci kita ke dalam kerajaan-Nya yang akan datang segera.
Dan kerajaan itu dapat dimulai sekarang juga di dalam hatimu. Ketika Kristus membebaskan kita dari dosa, Dia menciptakan surga kecil di dalamnya. Dia dapat membantu kita menghadapi kekuatiran, kemarahan, hawa nafsu, rasa takut, dan rasa bersalah yang melanda kita.
Pengharapan akan surga bukanlah merupakan pelarian dari masalah-masalah kehidupan; melainkan membantu menciptakan surga yang lebih banyak di bumi. Jajak pendapat yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa orang-orang yang percaya pada kehidupan setelah kematian menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan mempercayai orang lain lebih dari mereka yang tidak percaya. Tidak ada hal yang memiliki akibat yang lebih dramatis di dalam hidupmu saat ini dibandingkan sebuah hubungan saling percaya dengan Yesus Kristus. Dengarkanlah bagaimana Petrus menggambarkan hasil dari keyakinan yang hidup:
"Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu BERGEMBIRA KARENA SUKACITA YANG MULIA DAN YANG TIDAK TERKATAKAN, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu." - 1 Petrus 1:8, 9.
Semuanya ini dan surga juga. Pernahkah anda menemukan kebaikan dari hidup yang berlimpah ruah yang Kristus inginkan agar anda mengalaminya? Janganlah menolak undangan-Nya yang murah hati.
"Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma." - Wahyu 22:17.
Yesus bersama anda saat ini, berbicara kepada hatimu pada saat anda membaca baris ini. Dia mengundang anda untuk "Datanglah!" "Datanglah!" "Datanglah!" Dia sangat berhasrat, sangat bersikeras. Jika anda belum melakukannya juga, saat ini, di atas segalanya, adalah kesempatan anda untuk menjelajahi tawaran-Nya. Kenapa anda tidak katakan kepadaNya bahwa anda menerima anugerah-Nya yang dermawan dan ingin menikmati keabadiaan dengan-Nya?
Katakanlah kepadaNya bahwa anda mencintai-Nya. Berterima kasihlah kepada-Nya atas segala yang telah Dia perbuat bagi anda dan semua yang sedang Dia rencanakan untuk anda. Jika ada sesuatu di antara anda dan Tuhan, mintalah kepada-Nya untuk membuat anda mampu menyingkirkannya. Hari ini, sementara anda mendengar suara-Nya, sementara hatimu masih menangggapi, berikanlah diri anda kepada-Nya tanpa syarat. Tundukkanlah kepalamu saat ini dan katakan, "Yesus, Tuhanku, saya datang. Saya serahkan seluruhnya kepada-Mu. Saya akan menjadi milik-Mu selamanya."
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Marco telah berlayar ke kota yang penuh dengan perak dan emas. Dia telah melihat batu hitam yang terbakar, tetapi tidak seorangpun yang pernah mendengar tentang batubara. Dia telah melihat pakaian yang tahan api meskipun dilemparkan ke dalam kobaran api, tetapi tidak seorangpun pernah mendengar tentang asbes. Dia bercerita tentang ular raksasa yang panjangnya 10 kaki dengan rahang yang cukup lebar untuk menelan seorang manusia, kacang-kacangan sebesar kepala manusia dan putih seperti susu di dalamnya, dan suatu bahan memancar keluar dari tanah yang dapat menyalakan lampu. Tetapi tidak seorangpun pernah melihat buaya, kelapa, atau minyak bumi. Mereka hanya tertawa mendengar cerita-cerita itu. Beberapa tahun kemudian, ketika Marco terbaring sekarat, seorang pria yang saleh di samping tempat tidurnya mendesak dia untuk menarik kembali semua dongeng yang telah dia ceritakan. Tetapi Marco menolak: "Semuanya itu benar - setiap kepingan cerita itu. Sebenarnya, saya belum menceritakan setengah dari yang saya lihat."
Penulis-penulis Alkitab yang memberikan kita pandangan sekilas tentang surga kelihatannya mengumandangkan perasaan Marco Polo. Di dalam penglihatan, mereka melihat sebuah tempat yang begitu cemerlang, begitu fantastis sehingga mereka hanya dapat menggambarkan sekeping dari yang mereka lihat. Dan kita menghadapi tantangan yang sama dengan teman-teman Marco Polo. Kita harus berusaha membayangkan "buaya dan buah kelapa" yang tidak pernah kita lihat, karena gambaran yang kita dapat di dalam Alkitab menunjukkan bahwa surga lebih dari hanya duduk di atas awan dan bermain harpa.
1. APAKAH SURGA ITU TEMPAT YANG NYATA?
Yesus sedang mempersiapkan tempat yang sungguh nyata bagi kita saat ini di sebuah surga yang benar-benar nyata.
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab AKU PERGI KE SITU UNTUK MENYEDIAKAN TEMPAT BAGIMU. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, AKU AKAN DATANG KEMBALI dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." - Yohanes 14:1-3.
(Selain disebutkan lain, semua teks Alkitab di dalam Panduan DISCOVER ini berasal dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Yesus datang ke dunia kita untuk kedua kalinya untuk membawa kita ke sebuah istana yang dibuat khusus di kota surgawi yang jauh lebih mulia dari yang pernah kita mimpikan: Yerusalem Baru. Setelah kita tinggal di sana selama seribu tahun, Yesus hendak membawa rumah surgawi ini turun ke planet bumi. Saat Yerusalem Baru turun, api akan memurnikan seluruh dunia. Planet kita yang baru menjadi rumah tetap bagi yang selamat. (Wahyu 20:7-15, Lebih lanjut mengenai ini ada di Panduan 22). Apa yang Yohanes, yang menulis Kitab Wahyu, gambarkan selanjutnya?
"Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan ynag berdandan untuk suaminya. Lalu aku mendengar suara nyaring dari takhta itu berkata:
"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tegah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka." - Wahyu 21:1-3.
Setelah diubahkan dengan api, siapakah yang Yesus janjikan akan menghuni bumi yang baru?
"Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi." - Matius 5:5 (lihat juga Wahyu 21:7).
Kristus berjanji untuk memulihkan duniaNya yang dulu sempurna kepada keindahan Taman Eden, dan orang yang lemah lembut "akan memiliki bumi.
2. AKANKAH KITA MEMPUNYAI TUBUH YANG NYATA DI SURGA?
Pada saat Yesus memperlihatkan kepada murid-muridNya tubuh yang mulia setelah kebangkitanNya, bagaimanakah Ia melukiskan itu?
"Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku; Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." - Lukas 24:39.
Yesus memiliki tubuh yang nyata; Dia mengundang Tomas untuk menyentuh-Nya (Yohanes 20:27). Di dalam kesempatan ini Yesus berjalan masuk ke rumah yang nyata, berbicara kepada orang-orang yang nyata, dan makan makanan yang nyata (Lukas 24:43). Surga tidak ditempati oleh hantu, tetapi oleh orang nyata yang menikmati kehidupan rohani, dan yang memiliki tubuh yang mulia.
"Karena kewargaan kita adalah di dalam surga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya." - Filipi 3:20-21.
Kita dapat yakin bahwa tubuh surgawi kita akan sepadat dan senyata tubuh Kristus setelah kebangkitanNya. Akankah kita mengenali keluarga dan teman-teman kita di surga?
"Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." - 1 Korintus 13:12.
Di surga kita akan saling mengenal dengan sempurna. Kita akan mengerti dan menghargai satu sama lain lebih mendalam daripada yang pernah kita dapatkan di dunia sekarang ini. Murid-murid Yesus mengenali-Nya di dalam tubuh surgawi-Nya, karena ciri khas yang dikenal (Lukas 24:36-43). Maria mengenal Dia di kuburan karena suara-Nya yang dikenal waktu Yesus memanggil namanya (Yohanes 20:14-16). Dua murid-Nya di Emmaus mengenali Dia karena beberapa gerakan isyarat yang sangat dikenal. Ketika mereka menyadari cara tamu mereka memberkati makanan, mereka mengenali-Nya sebagai Tuhan mereka melalui cara-Nya (Lukas 24:13-35). Orang tebusan pasti akan mengalami peristiwa reuni 'muka dengan muka' yang menggetarkan di surga. Bayangkan kesukaan dari mengenali senyum istimewa dari pasangan anda, atau suara panggilan dari seorang anak yang telah engkau baringkan di tempat peristirahatan dulu, atau sikap-sikap yang membangkitkan rasa sayang dari beberapa teman-teman tercinta. Kita akan mempunyai sebuah keabadian untuk memperdalam ikatan kehidupan kita yang paling berharga dan untuk membangun persahabatan yang akrab dengan pribadi yang paling mengagumkan di jagat raya.
3. APA YANG AKAN KITA LAKUKAN DI SURGA?
Kita akan mempunyai banyak kegiatan yang menantang kita di surga. Bagaimana dengan merancang rumah impian anda sendiri?
"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit dan bumi yang baru... Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku... Dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka." - Yesaya 65:17-22.
Yesus telah mempersiapkan rumah-rumah pribadi untuk kita di dalam Kota Suci, Yerusalem Baru (Yohanes 14:1-3; Wahyu 21). Ayat-ayat ini menyatakan kita juga akan merancang dan membangun rumah-rumah lainnya, mungkin perumahan di luar kota yang indah, menghiasinya dengan beragam tanaman-tanaman surga. Dan siapa yang tahu pengalaman teknologi tinggi apa yang menunggu kita di peradaban Tuhan yang lebih maju? Penemuan ilmiah dan perjalanan ruang angkasa kita sekarang akan kelihatan seperti permainan anak-anak pada saat kita mulai menjelajah di dalam "rumah Bapa kita".
Apakah anda menyukai keindahan dari suara gemuruh air terjun, padang rumput yang hening, hutan belantara yang lebat, dan kuntum bunga yang lunak?
"Sebab TUHAN menghibur Sion, ... Ia membuat padang gurunnya seperti Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring." - Yesaya 51:3.
Allah akan mengubahkan bumi menjadi sebuah Taman Eden di zaman dulu. Tidak ada lagi tumpahan minyak atau asap atau kemarau; danau tetap sejernih kristal, pohon-pohon megah, dan tebing-tebing gunung tanpa kecuraman.
Bukan hanya keindahan dunia, tetapi juga kemampuan kita untuk menikmatinya akan bertambah. Hal itu seperti hari pertama keluar rumah setelah sakit sekian lama. Dan "kenyataan 20 menit" pertama akan berkembang menjadi sebuah keabadian yang ajaib.
Apakah anda suka menikmati pengalaman hal-hal baru? Belajar? Berkreasi?
"Di sana, pemikir-pemikir abadi akan merenungkan kesukaan yang kunjung sirna mengenai kuasa penciptaanyang ajaib, dan misteri kasih yang menebuskan... Setiap bakat akan dikembangkan, setiap kemampuan akan ditambahkan. Penambahan pengetahuan tidak akan meletihkan pikiran atau menghabiskan tenaga. Di sana usaha-usaha yang paling agung dilakukan, aspirasi yang paling tinggi dicapai, cita-cita yang paling tinggi diwujudkan; dan di sana masih akan timbul ketinggian-ketinggian baru untuk diatasi, keajaiban-keajaiban baru untuk dikagumi, kebenaran-kebenaran baru untuk dipahami dan tujuan-tujuan baru yang memerlukan kuasa-kuasa pikiran, badan dan jiwa. Segenap kekayaan alam semesta akan terbuka untuk pelajaran dan penyelidikan umat tebusan Allah." - Ellen G. White, The Great Controversy (Nampa, Idaho; Pacific Publishing Association, 1950), halaman 677.
4. AKANKAH KEJAHATAN AKAN MENGANCAM SURGA LAGI?
"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." - Wahyu 21:27.
Tuhan akan menghapuskan dosa dan akibat-akibat buruknya secara tuntas; hal itu tidak akan muncul lagi. Apabila Kristus menyatakan diri-Nya, "kita akan menjadi sama seperti Dia" (1 Yohanes 3:2). Daripada menahan keinginan-keinginan untuk membunuh, mencuri, berbohong, atau memperkosa, kita akan memperoleh kemurahan-kemurahan surgawi.
"Dan Dia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." - Wahyu 21:4.
Bahkan musuh utama kita, kematian, akan lenyap. Di tanah surga, masa muda abadi untuk yang diselamatkan adalah "tidak dapat binasa" (1 Korintus 15:53); tidak ada penghuni yang akan menderita kerusakan dari umur tua. Surga tidak hanya menghancurkan akibat dosa, juga membalikkannya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada orang yang menderita dengan cacat seumur hidupnya.
"Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai." - Yesaya 35:5, 6.
5. APAKAH YANG PALING MENGGETARAN DI SURGA?
Bayangkan bertemu dengan Tuhan alam semesta muka dengan muka.
"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Dia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka." - Wahyu 21:3.
Tuhan yang Maha Kuasa berjanji akan menjadi teman dan guru kita. Betapa bahagianya duduk di kaki-Nya! Pikirkan apa yang akan diberikan oleh seorang musisi untuk dapat menghabiskan beberapa saat dengan Beethoven atau Mozart. Bayangkan berapa besar penghargaan seorang ahli ilmu fisika akan kesempatan untuk duduk bersama Albert Einstein, atau berapa besar artinya bagi seorang pelukis untuk berbicara dengan Michelangelo atau Rembrandt. Coba pikirkan, orang tebusan akan mempunyai hak istimewa yang lebih besar. Mereka akan berbicara dengan Pencipta dari semua musik, ilmu, dan seni. Mereka akan berada pada jarak yang sangat dekat dengan Pemikir terbesar dan Hati terdalam di alam semesta. Dan hubungan ini akan mengalir menjadi penyembahan.
"Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman Tuhan." - Yesaya 66:23.
Di tengah-tengah kota surgawi berdiri Takhta Tuhan yang putih dan megah. Dikelilingi oleh pelangi seperti jamrud, wajah-Nya bersinar seperti nyala terik matahari. Di bawah kaki-Nya laut yang kaca mengalir ke semua arah. Pada permukaan kristal yang mencerminkan keagungan Allah, umat tebusan berkumpul untuk mengeluarkan puji-pujian penuh sukacita.
"Dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh." - Yesaya 35:10.
Inilah Seseorang yang kebaikan-Nya tidak pernah hilang sedikitpun. Kesetiaan, kesabaran dan perasaan kasih-Nya terus mengalir. Puji nama-Nya yang kudus!
6. KITA HARUS BERADA DI SANA!
Yesus merindukan pertemuan muka dengan muka itu. Karena itulah Dia berkeinginan untuk menyelamatkan anda dari dosa dengan harga yang begitu tinggi. Anda secara pribadi harus mengambil keuntungan dari anugerah ini. Anda harus membuat suatu komitmen kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Anda membutuhkan pengampunan yang ditawarkan dari salib, karena:
"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya [Yerusalem Baru] sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." - Wahyu 21:27.
Yesus membebaskan kita dari dosa, bukan di dalam dosa. Kita harus datang kepada-Nya melalui kuasa-Nya di dalam kita dan dipisahkan dari kenajisan dan ketidaksucian. Yesus adalah kunci kita ke dalam kerajaan-Nya yang akan datang segera.
Dan kerajaan itu dapat dimulai sekarang juga di dalam hatimu. Ketika Kristus membebaskan kita dari dosa, Dia menciptakan surga kecil di dalamnya. Dia dapat membantu kita menghadapi kekuatiran, kemarahan, hawa nafsu, rasa takut, dan rasa bersalah yang melanda kita.
Pengharapan akan surga bukanlah merupakan pelarian dari masalah-masalah kehidupan; melainkan membantu menciptakan surga yang lebih banyak di bumi. Jajak pendapat yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa orang-orang yang percaya pada kehidupan setelah kematian menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan mempercayai orang lain lebih dari mereka yang tidak percaya. Tidak ada hal yang memiliki akibat yang lebih dramatis di dalam hidupmu saat ini dibandingkan sebuah hubungan saling percaya dengan Yesus Kristus. Dengarkanlah bagaimana Petrus menggambarkan hasil dari keyakinan yang hidup:
"Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu BERGEMBIRA KARENA SUKACITA YANG MULIA DAN YANG TIDAK TERKATAKAN, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu." - 1 Petrus 1:8, 9.
Semuanya ini dan surga juga. Pernahkah anda menemukan kebaikan dari hidup yang berlimpah ruah yang Kristus inginkan agar anda mengalaminya? Janganlah menolak undangan-Nya yang murah hati.
"Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma." - Wahyu 22:17.
Yesus bersama anda saat ini, berbicara kepada hatimu pada saat anda membaca baris ini. Dia mengundang anda untuk "Datanglah!" "Datanglah!" "Datanglah!" Dia sangat berhasrat, sangat bersikeras. Jika anda belum melakukannya juga, saat ini, di atas segalanya, adalah kesempatan anda untuk menjelajahi tawaran-Nya. Kenapa anda tidak katakan kepadaNya bahwa anda menerima anugerah-Nya yang dermawan dan ingin menikmati keabadiaan dengan-Nya?
Katakanlah kepadaNya bahwa anda mencintai-Nya. Berterima kasihlah kepada-Nya atas segala yang telah Dia perbuat bagi anda dan semua yang sedang Dia rencanakan untuk anda. Jika ada sesuatu di antara anda dan Tuhan, mintalah kepada-Nya untuk membuat anda mampu menyingkirkannya. Hari ini, sementara anda mendengar suara-Nya, sementara hatimu masih menangggapi, berikanlah diri anda kepada-Nya tanpa syarat. Tundukkanlah kepalamu saat ini dan katakan, "Yesus, Tuhanku, saya datang. Saya serahkan seluruhnya kepada-Mu. Saya akan menjadi milik-Mu selamanya."
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Senin, 02 Agustus 2010
SAAT YESUS DATANG BAGIMU
Setelah tahun-tahun mengalami perlakuan buruk, Armando Valladare menjadi seperti suatu bayangan yang timpang dan kurus dari dirinya yang dulu. Dia menjalani hukuman 30 tahun di salah satu penjara Castro karena berdoa di sebuah gereja pada hari Natal. Petugas penjara tidak memberinya makanan, menyiksa, dan mempermalukan dia, tetapi dia menolak untuk menyerahkan keyakinannya.
Sesuatu telah membuat dia tetap bertahan: sebuah janji yang dia buat kepada seorang wanita muda bernama Martha. Mereka bertemu dan jatuh cinta ketika dia berada di penjara. Wanita itu tertarik secara mendalam kepada keyakinannya yang penuh semangat. Segera setelah pasangan itu menikah dalam sebuah upacara sipil di halaman penjara, Martha dipaksa berimigrasi ke Miami.
Perpisahan mereka sangat menyedihkan. Tetapi Armando mengatur untuk menyelundupkan keluar sebuah janji kepada kekasihnya. Pada sebuah lembaran kertas sisa yang kecil dia menulis dengan tergesa-gesa janjinya: "Saya akan datang kepadamu. Bayonet yang melintang di atas punggung saya tidak akan menjadi masalah lagi."
Narapidana ini berketetapan bahwa dia dan Martha akan membuat janji perkawinan mereka di sebuah gereja di depan Tuhan. Suatu hari pertemuan mereka akan terjadi. "Kamu selalu bersama saya," katanya.
Janji Armando membuat dia bertahan melalui tahun-tahun perlakuan yang buruk yang dapat saja menghancurkan semangat kebanyakan pria. Dan hal itu membuat Martha tetap bertahan. Dia bekerja tanpa kenal lelah untuk menarik perhatian umum kepada penderitaan suaminya. Dia tidak pernah menyerah.
1. JANJI
Seringkali kita tergoda untuk meragukan, akankah Kristus benar-benar suatu hari turun dari langit yang biru ini untuk sebuah reuni yang indah? Kita telah dipisahkan sekian lama. Sebuah akhir yang membahagiakan dari sejarah bumi yang lama dan tragis sepertinya terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Tetapi ada satu hal yang dapat menghidupkan keyakinan di dalam hati kita. Dan hal itu semata-mata adalah janji Yesus untuk kembali. Sesaat sebelum meninggalkan pengikutNya menuju surga, Yesus membuat janji ini:
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." - Yohanes 14:1-3.
(Selain disebutkan lain semua teks Alkitab di dalam panduan Penjelajah diambil dari Alkitab keluaran Lembaga Alkitab Indonesia).
Sebelum Yesus naik ke surga, Dia meyakinkan pengikut-pengikutNya, "SAYA AKAN KEMBALI." Dia berjanji untuk kembali dan membawa semua yang percaya kepadaNya ke tempat yang istimewa yang telah Dia persiapkan untuk kita. Alkitab membicarakan kedatangan-Nya yang kedua kali kira-kira 2500 kali. Fakta bahwa Yesus akan datang ke dunia untuk kedua kalinya adalah pasti seperti kenyataan bahwa Dia hidup di bumi ini 2000 tahun yang lalu.
Dulu Allah menjanjikan seorang Juruselamat akan datang, seorang Penyelamat yang mau menanggung kejahatan-kejahatan kita dan menyediakan pengampunan untuk dosa manusia. Janji itu kelihatannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan di zaman dahulu yang penuh kekerasan selama hidupnya. Tetapi Yesus datang dan mati di kayu salib. Janji itu menjadi kenyataan secara lebih agung dibandingkan dengan apa yang dapat dibayangkan manusia. JanjiNya untuk kembali akan menjadi kenyataan juga.
Kita dapat mengandalkan Dia yang mencintai kita, untuk kembali dan mengumpulkan mereka yang telah Dia bayar dengan harga yang tinggi. Melalui masa-masa hidupnya di dalam penjara, Armando terus menyelundupkan puisi-puisi, pesan, dan gambar-gambar kepada Martha. Dan Martha mengusahakan untuk mempublikasikan beberapa tulisannya. Tulisan mereka yang menyentuh menarik perhatian dunia. Pemerintah-pemerintah mulai menekan Castro untuk melepaskan narapidana hati nurani. Presiden Perancis mengintervensi dan akhirnya di bulan Oktober 1982 Aramandi ditempatkan di sebuah pesawat menuju ke Paris. Dia sangat sukar percaya bahwa dia telah bebas bahkan setelah pesawat mendarat.
Tetapi kemudian, setelah dua puluh tahun masa penantian yang panjang dan sengsara dan rindu, Armandi berlari ke dalam pelukan Martha. Beberapa bulan kemudian pasangan yang bahagia ini berdiri di Gereja St. Kieran-Miami dan mengulangi janji perkawinan mereka. Akhirnya pertemuan mereka lengkap. Janji telah dipenuhi: "Saya akan datang menemuimu." Dapatkah anda bayangkan pertemuan indah yang akan terjadi saat kita akhirnya bisa melihat Yesus dari muka ke muka?
Penampilan-Nya yang penuh keagungan akan menelan semua rasa frustrasi dan penderitaan kita, menghapus semua kepahitan yang kita sembunyikan di dalam hati. Kembalinya Yesus akan memenuhi kerinduan kita yang terdalam dan pengharapan yang paling besar. Dan kita akan berangkat menuju sebuah pertemuan intim yang abadi dengan satu pribadi yang paling menakjubkan di alam semesta. Yesus akan datang segera! Apakah anda rindu untuk menemui Dia?
2. BAGAIMANAKAH YESUS AKAN DATANG?
(1) Akankah Yesus datang secara diam-diam?
"Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu. Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya. Sebab SAMA SEPERTI KILAT MEMANCAR dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, DEMIKIAN PULALAH KELAK KEDATANGAN ANAK MANUSIA." - Matius 24:25-27.
Pancaran kilat sangat jelas dari jarak yang jauh, jadi kedatangan Yesus tidak akan menjadi semacam kejadian yang rahasia atau subyektif.
(2) Akankah Yesus datang lagi sebagai pribadi yang nyata?
"Ketika mereka (pengikut Yesus) sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata, "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga." - Kisah Para Rasul 1:10-11.
Pada hari keberangkatanNya dari bumi kita, para malaikat memastikan kepada para murid bahwa Yesus yang sama yang diangkat ke surga- bukan orang lain-akan datang kembali di dalam pribadi sebagai Raja atas segala Raja. Yesus yang sama yang menyembuhkan sakit dan membuka mata yang buta. Yesus yang sama yang berbicara secara lembut kepada wanita yang terlibat dalam percabulan. Yesus yang sama yang menghapus airmata orang yang berduka dan mengundang anak-anak ke dalam pelukan-Nya. Yesus yang sama yang mati di salib Calvari, beristirahat di dalam kuburan, dan bangkit dari kematian pada hari ke-tiga.
(3) Akankah Yesus datang sehingga kita bisa melihat Dia?
"Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan SETIAP MATA AKAN MELIHAT DIA, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, Amin." - Wahyu 1:7.
Semua yang hidup pada saat Yesus datang kembali, baik yang benar dan yang jahat, akan menjadi saksi kedatangan-Nya. Berapa banyak Yesus sendiri katakan yang akan melihat kedatangan-Nya?
"Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan SEMUA BANGSA DI BUMI akan meratap dan MEREKA AKAN MELIHAT Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemulian-Nya." - Matius 24:30.
Setiap orang yang hidup di bumi kita akan melihat Yesus datang kembali.
(4) Siapa yang akan menemani Yesus pada saat Dia datang?
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas Takhta Kemuliaan-Nya." - Matius 25:30.
Bayangkan akan seperti apa saat Yesus kembali dalam seluruh kemuliaan-Nya dikelilingi oleh seluruh malaikat.
(5) Dapatkah kita meramalkan secara tepat waktu kedatangan Yesus?
"Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.... Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." - Matius 24:36, 44.
Setiap orang akan melihat Yesus yang mulia tiba, tetapi banyak yang tidak akan siap untuk itu. Apakah anda pribadi siap untuk Yesus datang?
3. APA YANG AKAN YESUS LAKUKAN SAAT DIA DATANG KEMBALI?
(1) Yesus akan mengumpulkan semua yang selamat (terpilih)
"Dan Dia akan menyuruh keluar malaikat-malaikatNya dengan meniup sangkakala yang dashyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihanNya dari keempat penjuru dunia, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain." - Matius 24:31.
Jika anda telah mengijinkan Yesus menyiapkan anda dalam hidup dan hati, anda akan menyambut Dia dengan sukacita sebagai Juruselamat anda.
(2) Yesus akan membangkitkan orang-orang benar yang mati.
"Sebab pada waktu tanda diberi, yaiitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan MEREKA YANG MATI DALAM KRISTUS AKAN LEBIH DAHULU BANGKIT." - 1 Tesalonika 4:16.
Yesus turun dari sorga dengan sebuah seruan. Suara-Nya yang megah terdengar di seluruh dunia. Suara itu membuka peti mati di setiap kuburan dan membangkitkan jutaan orang yang telah menerima Yesus sepanjang zaman. Betapa itu akan menjadi hari yang menyenangkan!
(3) Yesus akan mengubahkan semua yang benar pada saat kedatanganNya, bukan saja orang benar yang mati, juga orang benar yang hidup.
"Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, AKAN DIANGKAT BERSAMA-SAMA DENGAN MEREKA dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan." - Ayat 17.
Untuk menyiapkan kita kepada keabadiaan, Kristus mengubah tubuh fana yang dapat mati menjadi tubuh abadi yang indah.
"Sesungguhnya Aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi KITA SEMUANYA AKAN DIUBAH, dalam sekejab mata, PADA WAKTU BUNYI NAFIRI YANG TERAKHIR. Sebab nafiri akan berbunyi dan ORANG-ORANG MATI AKAN DIBANGKITKAN DALAM KEADAAN YANG TIDAK DAPAT BINASA dan KITA SEMUA AKAN DIUBAH. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati." - 1 Korintus 15:51-53.
Pada saat Yesus datang, kita semua akan dirubah. Pikirkan saja tidak ada lagi radang sendi, kelumpuhan, atau kanker. Tutup semua rumah sakit dan rumah duka. Kristus telah datang!
(4) Yesus akan membawa semua orang benar ke surga.
Yesus Sendiri membuat janji, "Aku akan datang kembali dan membawa kamu bersama-Ku di dalam rumah Bapa-Ku" (lihat Yohanes 14:1-3). Petrus berbicara tentang warisan bagi orang yang ditebus "yang tersimpan di surga bagi kamu" (1 Petrus 1:4). Kita dapat menanti untuk menjelajahi keajaiban kota Tuhan, Yerusalem Yang Baru, dan mengenal Bapa kita di surga.
(5) Yesus akan mengenyahkan kejahatan dan penderitaan selamanya.
Orang jahat -yang secara terus menerus telah menolak semua tawaran Yesus akan kemurahan- sebenarnya menjatuhkan hukuman pada dirinya sendiri. Saat mereka menatap wajah Yesus yang datang ke arah mereka dari awan-awan, sebuah kesadaran mendadak akan dosa mereka terbukti sangat menyakitkan untuk dipikul, sehingga mereka menangis kepada gunung-gunung dan batu-batu.
"Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas Takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." - Wahyu 6:16.
Mereka memilih menghadapi kematian daripada menghadapi pandangan Yesus yang dapat melihat semuanya. Mereka tahu bahwa suara yang sekarang bergemuruh dari langit pernah secara lembut memohon mereka untuk menerima kuasa kemurahan. Mereka yang menenggelamkan dirinya dalam kegilaan mencari uang atau kesenangan atau posisi sekarang menyadari mereka telah menolak satu-satunya hal yang paling bernilai di dalam hidup ini. Ini sebuah pengungkapan yang menghancurkan.
Sebenarnya, tidak satupun dari mereka perlu hilang. Tuhan sendiri tidak berkenan kepada kematian orang fasik (Yehezkiel 33:11). "Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat" (2 Petrus 3:9). Yesus memohon kepada kita, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Matius 11:28). Tetapi, sungguh tak dapat dipercaya, sebagian orang menolak undangan-Nya yang dermawan.
4. APAKAH ANDA SUDAH SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN YESUS?
Yesus membayar mahal demi menjamin kita dengan sebuah masa depan yang mulia bersama-Nya "di dalam rumah Bapa-Ku". Yesus membayar dengan nyawa-Nya!
"Demikian pula KRISTUS HANYA SATU KALI SAJA MENGORBANKAN DIRI-NYA untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu IA AKAN MENYATAKAN DIRI-NYA SEKALI LAGI tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia." - Ibrani 9:28.
Juruselamat yang mati di kayu salib untuk menghapuskan dosamu akan muncul lagi "kedua kalinya", dan Dia akan "membawa keselamatan kepada mereka yang menantikan-Nya". Kristus mengorbankan diri-Nya sendiri untuk menawarkan keselamatan kepada kita masing-masing. Tetapi tanpa Kedatangan Kedua, salib itu akan menjadi sebuah kegagalan. Kristus ingin memberikan kita sebuah rumah yang aman dan abadi beersamaNya. Supaya hal itu bisa terjadi, kita harus mengijinkan Yesus untuk berkuasa di dalam hati kita sebagai Juruselamat dan Tuhan sekarang juga.
Di pagi tanggal 16 Agustus 1945, seorang anak lelaki berlari melalui markas Shantung di China Utara berteriak bahwa dia melihat sebuah pesawat di angkasa. Semua tawanan yang dapat berjalan berlari keluar dan melihat ke atas. Para pria dan wanita ini telah lama menderita selama bertahun-tahun oleh pengucilan, kekurangan, dan kecemasan, dipenjara oleh tentara Jepang karena warga negara musuh. Bagi banyak orang, hanya satu hal yang membuat mereka tetap hidup secara rohani: harapan bahwa suatu hari perang akan berakhir.
Sebuah cahaya menyorot ke arah 1500 tawanan yang hidup saat mereka menyadari pesawat ini mungkin datang untuk MEREKA. Pada saat dengungan pesawat semakin keras, seseorang berteriak, "Lihat, ada BENDERA AMERIKA dicat di samping pesawat!" Dan dalam pandangan ketidakpercayaan, suara-suara berteriak keluar, "Lihat, mereka MELAMBAI kepada kita! Mereka tahu siapa kita. Mereka datang untuk membawa kita."
Pada saat ini luapan kegembiraan melebihi rasa terkoyak, cemas, rindu rumah yang dapat mereka tanggungkan. Neraka telah hilang. Orang-orang berlari dalam lingkaran-lingkaran, berteriak sekuat mereka, melambaikan tangan mereka dan menangis.
Tiba-tiba kerumunan itu tersentak dan menatap dalam keheningan. Bagian bawah dari pesawat terbuka dan para pria mulai meluncur keluar dalam parasut. Penyelamat mereka bukan datang suatu hari nanti, mereka datang hari ini, SEKARANG di tengah-tengah mereka! Massa mendesak menuju pintu gerbang markas.
Tidak ada yang sempat berpikir akan senapan yang diarahkan ke bawah dari menara penjaga. Setelah bertahun-tahun frustasi dan kesepian, mereka menghancurkan gerbang dan bergegas berlari ke arah di mana para penerjun mendarat.
Segera aliran manusia ini berbalik dan mengalir kembali ke camp dengan para tentara di pundak mereka. Komandan camp menyerah tanpa perlawanan. Perang benar-benar telah berakhir. Kebebasan telah datang. Dunia menjadi baru lagi. Segera Tuhan kita, Juruselamat kita, akan turun dari awan-awan untuk menyelamatkan kita. Kisah mengerikan yang panjang dari sejarah kekejaman manusia akan berhenti.
Akan ada sorak kegembiraan pada hari itu, teriakan kesukaan pada saat kita akhirnya mengerti: "Kedatangan-Nya dekat sekali; saya dapat melihat para malaikat meniup terompet mereka." Suaranya semakin keras, awan-awan kemuliaan semakin cerah, sampai kita sulit untuk menahannya. Tetapi kita tidak dapat berhenti menatapnya saat kita menyadari: "Dia melihat saya. Dia tahu siapa saya." Kita akan tahu dengan kesukaan yang luar biasa: "Inilah Tuhanku. Dia datang untuk saya, bukan suatu hari nanti, tetapi hari ini, saat ini." Apakah anda siap untuk menyambut Raja dalam segala kemuliaan-Nya?
Jika tidak, undanglah Yesus secara pribadi ke dalam hidupmu sekarang juga. Bahkan sebagaimana kedatangan Yesus ke dunia kita akan memecahkan masalah dunia, kedatangan-Nya ke dalam hati anda akan membantu anda menghadapi masalah sehari-hari anda. Pemecah Masalah yang besar dapat mengangkat anda dari rasa bersalah dan beban dosa dan memberikan anda hidup yang abadi.
Kedatangan Yesus ke dalam sebuah kehidupan dapat selamanya merubahnya sedramatis kedatangan Yesus ke dunia untuk merubahnya. Anda dapat bersandar kepada Yesus. Dia akan mempersiapkan anda untuk kedatangan-Nya dan memberikan anda kepastian yang indah akan sebuah kehidupan yang bahagia selamanya.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Sesuatu telah membuat dia tetap bertahan: sebuah janji yang dia buat kepada seorang wanita muda bernama Martha. Mereka bertemu dan jatuh cinta ketika dia berada di penjara. Wanita itu tertarik secara mendalam kepada keyakinannya yang penuh semangat. Segera setelah pasangan itu menikah dalam sebuah upacara sipil di halaman penjara, Martha dipaksa berimigrasi ke Miami.
Perpisahan mereka sangat menyedihkan. Tetapi Armando mengatur untuk menyelundupkan keluar sebuah janji kepada kekasihnya. Pada sebuah lembaran kertas sisa yang kecil dia menulis dengan tergesa-gesa janjinya: "Saya akan datang kepadamu. Bayonet yang melintang di atas punggung saya tidak akan menjadi masalah lagi."
Narapidana ini berketetapan bahwa dia dan Martha akan membuat janji perkawinan mereka di sebuah gereja di depan Tuhan. Suatu hari pertemuan mereka akan terjadi. "Kamu selalu bersama saya," katanya.
Janji Armando membuat dia bertahan melalui tahun-tahun perlakuan yang buruk yang dapat saja menghancurkan semangat kebanyakan pria. Dan hal itu membuat Martha tetap bertahan. Dia bekerja tanpa kenal lelah untuk menarik perhatian umum kepada penderitaan suaminya. Dia tidak pernah menyerah.
1. JANJI
Seringkali kita tergoda untuk meragukan, akankah Kristus benar-benar suatu hari turun dari langit yang biru ini untuk sebuah reuni yang indah? Kita telah dipisahkan sekian lama. Sebuah akhir yang membahagiakan dari sejarah bumi yang lama dan tragis sepertinya terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Tetapi ada satu hal yang dapat menghidupkan keyakinan di dalam hati kita. Dan hal itu semata-mata adalah janji Yesus untuk kembali. Sesaat sebelum meninggalkan pengikutNya menuju surga, Yesus membuat janji ini:
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." - Yohanes 14:1-3.
(Selain disebutkan lain semua teks Alkitab di dalam panduan Penjelajah diambil dari Alkitab keluaran Lembaga Alkitab Indonesia).
Sebelum Yesus naik ke surga, Dia meyakinkan pengikut-pengikutNya, "SAYA AKAN KEMBALI." Dia berjanji untuk kembali dan membawa semua yang percaya kepadaNya ke tempat yang istimewa yang telah Dia persiapkan untuk kita. Alkitab membicarakan kedatangan-Nya yang kedua kali kira-kira 2500 kali. Fakta bahwa Yesus akan datang ke dunia untuk kedua kalinya adalah pasti seperti kenyataan bahwa Dia hidup di bumi ini 2000 tahun yang lalu.
Dulu Allah menjanjikan seorang Juruselamat akan datang, seorang Penyelamat yang mau menanggung kejahatan-kejahatan kita dan menyediakan pengampunan untuk dosa manusia. Janji itu kelihatannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan di zaman dahulu yang penuh kekerasan selama hidupnya. Tetapi Yesus datang dan mati di kayu salib. Janji itu menjadi kenyataan secara lebih agung dibandingkan dengan apa yang dapat dibayangkan manusia. JanjiNya untuk kembali akan menjadi kenyataan juga.
Kita dapat mengandalkan Dia yang mencintai kita, untuk kembali dan mengumpulkan mereka yang telah Dia bayar dengan harga yang tinggi. Melalui masa-masa hidupnya di dalam penjara, Armando terus menyelundupkan puisi-puisi, pesan, dan gambar-gambar kepada Martha. Dan Martha mengusahakan untuk mempublikasikan beberapa tulisannya. Tulisan mereka yang menyentuh menarik perhatian dunia. Pemerintah-pemerintah mulai menekan Castro untuk melepaskan narapidana hati nurani. Presiden Perancis mengintervensi dan akhirnya di bulan Oktober 1982 Aramandi ditempatkan di sebuah pesawat menuju ke Paris. Dia sangat sukar percaya bahwa dia telah bebas bahkan setelah pesawat mendarat.
Tetapi kemudian, setelah dua puluh tahun masa penantian yang panjang dan sengsara dan rindu, Armandi berlari ke dalam pelukan Martha. Beberapa bulan kemudian pasangan yang bahagia ini berdiri di Gereja St. Kieran-Miami dan mengulangi janji perkawinan mereka. Akhirnya pertemuan mereka lengkap. Janji telah dipenuhi: "Saya akan datang menemuimu." Dapatkah anda bayangkan pertemuan indah yang akan terjadi saat kita akhirnya bisa melihat Yesus dari muka ke muka?
Penampilan-Nya yang penuh keagungan akan menelan semua rasa frustrasi dan penderitaan kita, menghapus semua kepahitan yang kita sembunyikan di dalam hati. Kembalinya Yesus akan memenuhi kerinduan kita yang terdalam dan pengharapan yang paling besar. Dan kita akan berangkat menuju sebuah pertemuan intim yang abadi dengan satu pribadi yang paling menakjubkan di alam semesta. Yesus akan datang segera! Apakah anda rindu untuk menemui Dia?
2. BAGAIMANAKAH YESUS AKAN DATANG?
(1) Akankah Yesus datang secara diam-diam?
"Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu. Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya. Sebab SAMA SEPERTI KILAT MEMANCAR dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, DEMIKIAN PULALAH KELAK KEDATANGAN ANAK MANUSIA." - Matius 24:25-27.
Pancaran kilat sangat jelas dari jarak yang jauh, jadi kedatangan Yesus tidak akan menjadi semacam kejadian yang rahasia atau subyektif.
(2) Akankah Yesus datang lagi sebagai pribadi yang nyata?
"Ketika mereka (pengikut Yesus) sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata, "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga." - Kisah Para Rasul 1:10-11.
Pada hari keberangkatanNya dari bumi kita, para malaikat memastikan kepada para murid bahwa Yesus yang sama yang diangkat ke surga- bukan orang lain-akan datang kembali di dalam pribadi sebagai Raja atas segala Raja. Yesus yang sama yang menyembuhkan sakit dan membuka mata yang buta. Yesus yang sama yang berbicara secara lembut kepada wanita yang terlibat dalam percabulan. Yesus yang sama yang menghapus airmata orang yang berduka dan mengundang anak-anak ke dalam pelukan-Nya. Yesus yang sama yang mati di salib Calvari, beristirahat di dalam kuburan, dan bangkit dari kematian pada hari ke-tiga.
(3) Akankah Yesus datang sehingga kita bisa melihat Dia?
"Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan SETIAP MATA AKAN MELIHAT DIA, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, Amin." - Wahyu 1:7.
Semua yang hidup pada saat Yesus datang kembali, baik yang benar dan yang jahat, akan menjadi saksi kedatangan-Nya. Berapa banyak Yesus sendiri katakan yang akan melihat kedatangan-Nya?
"Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan SEMUA BANGSA DI BUMI akan meratap dan MEREKA AKAN MELIHAT Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemulian-Nya." - Matius 24:30.
Setiap orang yang hidup di bumi kita akan melihat Yesus datang kembali.
(4) Siapa yang akan menemani Yesus pada saat Dia datang?
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas Takhta Kemuliaan-Nya." - Matius 25:30.
Bayangkan akan seperti apa saat Yesus kembali dalam seluruh kemuliaan-Nya dikelilingi oleh seluruh malaikat.
(5) Dapatkah kita meramalkan secara tepat waktu kedatangan Yesus?
"Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.... Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." - Matius 24:36, 44.
Setiap orang akan melihat Yesus yang mulia tiba, tetapi banyak yang tidak akan siap untuk itu. Apakah anda pribadi siap untuk Yesus datang?
3. APA YANG AKAN YESUS LAKUKAN SAAT DIA DATANG KEMBALI?
(1) Yesus akan mengumpulkan semua yang selamat (terpilih)
"Dan Dia akan menyuruh keluar malaikat-malaikatNya dengan meniup sangkakala yang dashyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihanNya dari keempat penjuru dunia, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain." - Matius 24:31.
Jika anda telah mengijinkan Yesus menyiapkan anda dalam hidup dan hati, anda akan menyambut Dia dengan sukacita sebagai Juruselamat anda.
(2) Yesus akan membangkitkan orang-orang benar yang mati.
"Sebab pada waktu tanda diberi, yaiitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan MEREKA YANG MATI DALAM KRISTUS AKAN LEBIH DAHULU BANGKIT." - 1 Tesalonika 4:16.
Yesus turun dari sorga dengan sebuah seruan. Suara-Nya yang megah terdengar di seluruh dunia. Suara itu membuka peti mati di setiap kuburan dan membangkitkan jutaan orang yang telah menerima Yesus sepanjang zaman. Betapa itu akan menjadi hari yang menyenangkan!
(3) Yesus akan mengubahkan semua yang benar pada saat kedatanganNya, bukan saja orang benar yang mati, juga orang benar yang hidup.
"Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, AKAN DIANGKAT BERSAMA-SAMA DENGAN MEREKA dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan." - Ayat 17.
Untuk menyiapkan kita kepada keabadiaan, Kristus mengubah tubuh fana yang dapat mati menjadi tubuh abadi yang indah.
"Sesungguhnya Aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi KITA SEMUANYA AKAN DIUBAH, dalam sekejab mata, PADA WAKTU BUNYI NAFIRI YANG TERAKHIR. Sebab nafiri akan berbunyi dan ORANG-ORANG MATI AKAN DIBANGKITKAN DALAM KEADAAN YANG TIDAK DAPAT BINASA dan KITA SEMUA AKAN DIUBAH. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati." - 1 Korintus 15:51-53.
Pada saat Yesus datang, kita semua akan dirubah. Pikirkan saja tidak ada lagi radang sendi, kelumpuhan, atau kanker. Tutup semua rumah sakit dan rumah duka. Kristus telah datang!
(4) Yesus akan membawa semua orang benar ke surga.
Yesus Sendiri membuat janji, "Aku akan datang kembali dan membawa kamu bersama-Ku di dalam rumah Bapa-Ku" (lihat Yohanes 14:1-3). Petrus berbicara tentang warisan bagi orang yang ditebus "yang tersimpan di surga bagi kamu" (1 Petrus 1:4). Kita dapat menanti untuk menjelajahi keajaiban kota Tuhan, Yerusalem Yang Baru, dan mengenal Bapa kita di surga.
(5) Yesus akan mengenyahkan kejahatan dan penderitaan selamanya.
Orang jahat -yang secara terus menerus telah menolak semua tawaran Yesus akan kemurahan- sebenarnya menjatuhkan hukuman pada dirinya sendiri. Saat mereka menatap wajah Yesus yang datang ke arah mereka dari awan-awan, sebuah kesadaran mendadak akan dosa mereka terbukti sangat menyakitkan untuk dipikul, sehingga mereka menangis kepada gunung-gunung dan batu-batu.
"Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas Takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." - Wahyu 6:16.
Mereka memilih menghadapi kematian daripada menghadapi pandangan Yesus yang dapat melihat semuanya. Mereka tahu bahwa suara yang sekarang bergemuruh dari langit pernah secara lembut memohon mereka untuk menerima kuasa kemurahan. Mereka yang menenggelamkan dirinya dalam kegilaan mencari uang atau kesenangan atau posisi sekarang menyadari mereka telah menolak satu-satunya hal yang paling bernilai di dalam hidup ini. Ini sebuah pengungkapan yang menghancurkan.
Sebenarnya, tidak satupun dari mereka perlu hilang. Tuhan sendiri tidak berkenan kepada kematian orang fasik (Yehezkiel 33:11). "Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat" (2 Petrus 3:9). Yesus memohon kepada kita, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Matius 11:28). Tetapi, sungguh tak dapat dipercaya, sebagian orang menolak undangan-Nya yang dermawan.
4. APAKAH ANDA SUDAH SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN YESUS?
Yesus membayar mahal demi menjamin kita dengan sebuah masa depan yang mulia bersama-Nya "di dalam rumah Bapa-Ku". Yesus membayar dengan nyawa-Nya!
"Demikian pula KRISTUS HANYA SATU KALI SAJA MENGORBANKAN DIRI-NYA untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu IA AKAN MENYATAKAN DIRI-NYA SEKALI LAGI tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia." - Ibrani 9:28.
Juruselamat yang mati di kayu salib untuk menghapuskan dosamu akan muncul lagi "kedua kalinya", dan Dia akan "membawa keselamatan kepada mereka yang menantikan-Nya". Kristus mengorbankan diri-Nya sendiri untuk menawarkan keselamatan kepada kita masing-masing. Tetapi tanpa Kedatangan Kedua, salib itu akan menjadi sebuah kegagalan. Kristus ingin memberikan kita sebuah rumah yang aman dan abadi beersamaNya. Supaya hal itu bisa terjadi, kita harus mengijinkan Yesus untuk berkuasa di dalam hati kita sebagai Juruselamat dan Tuhan sekarang juga.
Di pagi tanggal 16 Agustus 1945, seorang anak lelaki berlari melalui markas Shantung di China Utara berteriak bahwa dia melihat sebuah pesawat di angkasa. Semua tawanan yang dapat berjalan berlari keluar dan melihat ke atas. Para pria dan wanita ini telah lama menderita selama bertahun-tahun oleh pengucilan, kekurangan, dan kecemasan, dipenjara oleh tentara Jepang karena warga negara musuh. Bagi banyak orang, hanya satu hal yang membuat mereka tetap hidup secara rohani: harapan bahwa suatu hari perang akan berakhir.
Sebuah cahaya menyorot ke arah 1500 tawanan yang hidup saat mereka menyadari pesawat ini mungkin datang untuk MEREKA. Pada saat dengungan pesawat semakin keras, seseorang berteriak, "Lihat, ada BENDERA AMERIKA dicat di samping pesawat!" Dan dalam pandangan ketidakpercayaan, suara-suara berteriak keluar, "Lihat, mereka MELAMBAI kepada kita! Mereka tahu siapa kita. Mereka datang untuk membawa kita."
Pada saat ini luapan kegembiraan melebihi rasa terkoyak, cemas, rindu rumah yang dapat mereka tanggungkan. Neraka telah hilang. Orang-orang berlari dalam lingkaran-lingkaran, berteriak sekuat mereka, melambaikan tangan mereka dan menangis.
Tiba-tiba kerumunan itu tersentak dan menatap dalam keheningan. Bagian bawah dari pesawat terbuka dan para pria mulai meluncur keluar dalam parasut. Penyelamat mereka bukan datang suatu hari nanti, mereka datang hari ini, SEKARANG di tengah-tengah mereka! Massa mendesak menuju pintu gerbang markas.
Tidak ada yang sempat berpikir akan senapan yang diarahkan ke bawah dari menara penjaga. Setelah bertahun-tahun frustasi dan kesepian, mereka menghancurkan gerbang dan bergegas berlari ke arah di mana para penerjun mendarat.
Segera aliran manusia ini berbalik dan mengalir kembali ke camp dengan para tentara di pundak mereka. Komandan camp menyerah tanpa perlawanan. Perang benar-benar telah berakhir. Kebebasan telah datang. Dunia menjadi baru lagi. Segera Tuhan kita, Juruselamat kita, akan turun dari awan-awan untuk menyelamatkan kita. Kisah mengerikan yang panjang dari sejarah kekejaman manusia akan berhenti.
Akan ada sorak kegembiraan pada hari itu, teriakan kesukaan pada saat kita akhirnya mengerti: "Kedatangan-Nya dekat sekali; saya dapat melihat para malaikat meniup terompet mereka." Suaranya semakin keras, awan-awan kemuliaan semakin cerah, sampai kita sulit untuk menahannya. Tetapi kita tidak dapat berhenti menatapnya saat kita menyadari: "Dia melihat saya. Dia tahu siapa saya." Kita akan tahu dengan kesukaan yang luar biasa: "Inilah Tuhanku. Dia datang untuk saya, bukan suatu hari nanti, tetapi hari ini, saat ini." Apakah anda siap untuk menyambut Raja dalam segala kemuliaan-Nya?
Jika tidak, undanglah Yesus secara pribadi ke dalam hidupmu sekarang juga. Bahkan sebagaimana kedatangan Yesus ke dunia kita akan memecahkan masalah dunia, kedatangan-Nya ke dalam hati anda akan membantu anda menghadapi masalah sehari-hari anda. Pemecah Masalah yang besar dapat mengangkat anda dari rasa bersalah dan beban dosa dan memberikan anda hidup yang abadi.
Kedatangan Yesus ke dalam sebuah kehidupan dapat selamanya merubahnya sedramatis kedatangan Yesus ke dunia untuk merubahnya. Anda dapat bersandar kepada Yesus. Dia akan mempersiapkan anda untuk kedatangan-Nya dan memberikan anda kepastian yang indah akan sebuah kehidupan yang bahagia selamanya.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Senin, 26 Juli 2010
MASA DEPANMU DAN MASA DEPANKU
Pasangan dokter, Patricia dan David Mrazek menyaksikan banyak kekecewaan hati di tempat kerja mereka. Sebagai spesialis pediatrik mereka menangani banyak anak-anak yang menderita.Tetapi mereka terkejut oleh kenyataan bahwa beberapa anak dapat mengatasi bencana sedangkan yang lainnya hancur di dalamnya.Kenapa? Mengapa, misalnya, seorang anak harus menggunakan obat-obatan sedangkan yang lainnya pergi ke kampus?
Mengapa beberapa anak korban dari penyiksaan tumbuh menjadi penyiksa sedangkan yang lainnya tumbuh menjadi orang tua yang baik? Kedua dokter Mrazek melakukan survei intensif untuk menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini.
Di dalam penelitian mereka, suatu sifat penolakan terus muncul di antara anak-anak yang selamat dari trauma dan terus maju untuk membangun hidup yang sehat. Rahasianya? Sebuah dasar pandangan hidup yang optimis dan penuh harapan. Harapan membuat perbedaan. Harapan, melebihi segalanya, membantu kita melawan rintangan ketika mereka bertumpuk melawan kita. Umat manusia sangat memerlukan pertolongan. Tetapi bagaimana kita mendapatkannya? Harapan susah dicari di dalam dunia kita, SAMPAI kita melihatnya dari sisi nubuatan Alkitab. Panduan DISCOVER ini menyelidiki ramalan yang luar biasa yang telah mengilhami pribadi-pribadi yang tak terhitung jumlahnya dengan harapan yang penuh semangat.
1. SEBUAH RAMALAN ALKITAB YANG MENGAGUMKAN
Sekitar lima ratus tahun yang lalu sebelum kelahiran Kristus, Tuhan memberikan sebuah penglihatan yang menakjubkan tentang masa depan melalui nabi Daniel. Tuhan menampakkan garis besar dari sejarah dunia dalam masa 2,500 tahun, dari masa Daniel sampai dunia kita sekarang. Ramalan ini berasal dari mimpi yang Tuhan berikan kepada Nebuchadnezzar, raja dari Babel, sekitar 2,500 tahun yang lalu. Mimpi itu sungguh meresahkan sang raja, akan tetapi dia tidak dapat mengingat mimpi itu setelah dia bangun. Setelah semua orang-orang Babel yang bijaksana gagal menolong sang raja untuk mengingat atau mengartikan mimpinya, seorang pemuda Yahudi yang bernama Daniel tiba di tempat kejadian, menyatakan bahwa Tuhan Penguasa Surga dapat mengungkapkan semua misteri.
Berdiri di depan sang raja, Daniel dengan berani menyatakan:
"Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan. Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, sedang pahanya dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk. Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi." - Daniel 2: 31-35.
(Kecuali disebutkan, semua ayat Alkitab dalam Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Patung ini, secara sekilas, sepertinya tidak berhubungan dengan menemukan harapan di masa kini, tetapi tunggu dulu.
2. RAMALAN DIINTERPRETASIKAN
Setelah memberitahukan secar tepat kepada Nebukadnezzar yang terpesona tentang apa dilihatnya di dalam penglihatannya, nabi Daniel menjelaskan:
"Itulah mimpi tuanku, dan sekarang maknanya akan kami katakan kepada tuanku raja." - Daniel 2:36.
KEPALA DARI EMAS: Apa kekuatan dunia yang Daniel beritahukan kepada raja yang disimbolkan oleh kepala dari emas?
"Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta alam telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan.... TUANKULAH KEPALA YANG DARI EMAS ITU." - ayat 37, 38
Daniel mengatakan kepada penguasa kekaisaran dunia yang terbesar: Nebukadnezzar: "Tuhan menyatakan bahwa kerajaan tuanku, Babel, diwakili oleh patung kepala emas."
DADA DAN TANGAN DARI PERAK: Dari persepsi manusia, Babel kelihatan seperti sebuah kerajaan yang akan abadi selamanya. Tetapi apa yang dikatakan dalam nubuatan akan terjadi kemudian?
"Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku." - ayat 39.
Dalam penggenapan nubuatan Tuhan, kerajaan Nebukadnezzar hancur menjadi puing-puing pada saat Cyrus, jenderal dari Persia, menumbangkan kerajaan Babel di tahun 539 SM. Jadi dada dan tangan dari perak menggambarkan Medo-Persia, kerajaan besar lainnya.
PERUT DAN PINGGANG DARI TEMBAGA: Apa yang diwakilkan oleh bagian patung dari logam yang besar ini?
"Kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi." - ayat 39.
Perut dan pinggang dari tembaga melambangkan kerajaan Yunani. Alexander Yang Agung menaklukkan Mede dan Persia, mengubah Yunani menjadi kerajaan besar ketiga di dunia. Dia memerintah dari tahun 331 sampai 168 SM.
PAHA DARI BESI: "Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat [kata Nabi itu], yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu, dan seperti besi yang menghancurluluhkan semuanya." - ayat 40.
Setelah kematian Alexander, kerajaannya menjadi lemah dan terpecah menjadi bagian yang saling bermusuhan hingga akhirnya pada tahun 168 SM, pada peperangan di Pydna, Kerajaan Besi -Romawi- menghancurkan Yunani.
Kaisar Augustus memerintah Kekaisaran Romawi pada saat Yesus lahir sekitar 2000 tahun yang lalu (Lukas 2:1). Kristus dan para muridNya hidup selama periode yang digambarkan oleh kaki dari besi. Gibbon, sejarawan pada abad ke 18, tidak memiliki keraguan dalam pikirannya mengenai ramalan Daniel ketika ia menulis: "Patung dari emas, atau perak, atau kuningan, yang mewakili negara dan raja, secara telah dihancurkan secara berurutan oleh kerajaan besi Romawi". Edward Gibbon, The History of the Decline and Fall of the Roman Empire (John D. Morris and Company), volume 4, hlm. 89.
Pikirkan sejenak mengenai ramalan ini dari sudut pandang manusia. Bagaimana mungkin Daniel, yang hidup di jaman Babel, mempunyai gagasan berapa banyak kerajaan yang akan mewarisi satu sama lain dalam jangka waktu ratusan tahun ke depan? Kita pun kesulitan memperkirakan apa yang akan terjadi dengan pasar saham minggu depan! Dan bahkan Babel, Medo-Persia, Yunani dan Romawi muncul berurutan persis seperti yang diramalkan, seperti anak sekolah yang patuh dalam barisan.
Apakah Tuhan mengatur masa depan? Ya! Dapatkah kita memiliki pengharapan berdasarkan rencana besarNya? Jawabannya adalah sama, Ya!
TELAPAK DAN JARI KAKI DARI BESI YANG BERCAMPUR TANAH LIAT: Akankah kekuatan dunia ke-lima mengalahkan Romawi?
"Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, BAHWA KERAJAAN ITU TERBAGI; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat. Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian." - Daniel 2: 41, 42.
Nabi itu meramalkan, bukan kerajaan dunia ke-lima, tetapi pembagian dari kerajaan besi Romawi. Romawi akan terpecah menjadi 10 kerajaan, seperti dilambangkan oleh bagian kaki dan jari-jari kaki patung itu.
Apakah ini benar-benar terjadi? Tentu saja terjadi. Selama abad ke 4 dan 5 Masehi, penjajah yang kejam dari utara datang terus menerus menghancurkan kerajaan Romawi, menghasilkan kekalahan demi kekalahan. Akhirnya sepuluh suku bangsa mendapatkan sebagian besar kerajaan Romawi Barat, dan 10 negara wilayah yang merdeka berdiri sendiri di dalam wilayah Eropa. Demikianlah jari-jari kaki itu melambangkan negara modern dari Eropa saat ini.
3. JAMAN KITA DI DALAM RAMALAN ALKITAB
Apakah Daniel meramalkan usaha-usaha yang akan dilakukan untuk menyatukan negara-negara Eropa di bawah satu pemimpin?
"Seperti tuanku lihat besi bercampur tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak bisa bercampur dengan tanah liat." - Daniel 2:43.
Berulang-ulang orang-orang yang berkuasa telah mencoba menyatukan Eropa, tetapi setiap kali mereka gagal mencapai tujuannya. Napoleon merupakan yang paling dekat kepada keberhasilan dibandingkan dengan yang lain dalam usahanya menyatukan Eropa, tetapi mungkin karena memikirkan ramalan ini, saat dia melarikan diri setelah dikalahkan dari peperangan Waterloo, dia berseru, "Kekuatan Tuhan terlalu besar untuk saya!"
Kaisar Wilhelm II dan Adolf Hitler menciptakan pasukan terkuat di dunia di masa mereka. Tetapi satu demi satu gagal dalam menyatukan Eropa di bawah pengawasan mereka. Mengapa? Karena Firman Tuhan adalah pancangnya: "Orang-orang akan bercampur dalam perkawinan, tetapi tidak akan menjadi satu kesatuan." Akibat dari dua Perang Dunia membuktikan bahwa Tuhan memegang masa depan di dalam tanganNya; Dia mengatur sepenuhnya. Hal itu tentu cukup untuk memberikan kita pengharapan, ketenangan pikiran, dan keyakinan tentang rencanaNya untuk hidup kita.
4. SEBUAH PANDANGAN KE MASA DEPAN
Hanya satu bagian dari ramalan Daniel yang belum dipenuhi. Apakah arti dari batu yang menimpa patung pada kakinya, menghancurkannya menjadi debu, dan menjadi kerajaan besar yang menguasai seluruh dunia?
"TETAPI PADA ZAMAN RAJA-RAJA (negara-negara modern Eropa), ALLAH SEMESTA LANGIT akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi KERAJAAN ITU SENDIRI AKAN TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA." - Daniel 2:44.
"Raja-raja itu" mungkin hanya mengacu kepada raja-raja yang dilambangkan oleh kaki dan jari-jari dari patung tersebut, penguasa dari Eropa modern, menunjuk ke masa kita. Batu yang terungkit lepas tanpa perbuatan tangan manusia menimpa patung itu dan menghancurkannya menjadi pecahan-pecahan, dan akan memenuhi seluruh bumi (ayat 34, 35, 45). Segera Yesus akan turun dari surga untuk "memdirikan suatu kerajaan", Kerajaan kebahagiaan dan kedamaian. Kemudian Kristus, Batu Zaman dan Raja atas segala Raja, akan memerintah dunia selamanya!
Semua di dalam ramalan Daniel pasal 2 telah tercapai kecuali peristiwa yang terakhir, hancurnya patung itu oleh batu. Menurut waktu Allah, kita sekarang telah mendekati titik klimaks, kedatangan Kristus ke dunia kita. Yesus Kristus, Anak Allah, segera akan mengakhiri pertarungan berdarah yang panjang dalam sejarah manusia dan membentuk kerajaan abadiNya yang penuh kasih dan kemurahan.
5. MIMPI RAJA DAN ANDA
Ramalan ini menunjukkan kendali tangan Tuhan dalam kejayaan dan kejatuhan bangsa-bangsa. Tuhan tahu masa lampau, dan ramalan Alkitab ini secara jelas menunjukkan masa depan juga. Jika Tuhan mengatur pergerakan bangsa-bangsa dengan sedemikian tepatnya, tentu Dia akan mengatur kehidupan setiap orang.
Yesus meyakinkan kita: "Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit." (Matius 10:30-31). Keyakinan iman akan anugerah Allah dapat menjadi penawar dari semua ketakutan dan kekuatiran kita." Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita" (Ibrani 6:19).
Ilmuwan abad 16, Erasmus menghubungkan kecelakaan yang terjadi sewaktu pelayaran laut yang tidak dapat dilupakannya selama sisa hidupnya. Kapal layarnya kandas di dalam badai. Saat ombak yang ganas menghantam kapal dan kapal itu mulai pecah, bahkan para pelayarpun panik. Para penumpang hampir histeris. Sebagian besar berteriak minta tolong kepada santa pelindung mereka, menyanyikan lagu-lagu pujian, atau memohon keras dalam doa.
Erasmus mendapatkan satu penumpang yang bereaksi sangat berbeda. "Dari kami semua," Erasmus menulis, "satu-satunya yang paling tenang adalah wanita muda yang menggendong seorang bayi yang sedang dijaganya. Dia adalah satu-satunya yang tidak berteriak, menangis, atau menawar dengan Surga. Dia tidak melakukan apapun kecuali berdoa secara diam-diam sementara mendekapkan bayinya erat ke dalam pelukannya."
Doa ini, Erasmus menyadari, hanya merupakan kelanjutan dari kebiasaan hidupnya yang penuh doa. Dia kelihatannya mempercayakan dirinya kepada Allah. Pada saat kapal mulai tenggelam, wanita muda ini ditempatkan di atas sebuah papan, diberikan tiang kapal untuk dipakai sebagai dayung, dan dilepaskan ke dalam ombak.
Dia harus menggendong bayinya dengan satu tangan dan berusaha mendayung dengan yang lain. Hanya sedikit yang berpikir dia akan selamat dalam ombak yang keras. Tetapi keyakinan dan ketenangannya membuat dia tetap tegar. Wanita muda dan bayinya adalah yang pertama yang mencapai pantai. Pengharapan kepada Tuhan yang bisa dipercaya dapat membuat semuanya berbeda, bahkan pada saat seluruh dunia kelihatan runtuh di sekitar kita. Kita tidak berada di luar mengayuh sendirian. Sebuah tangan yang lebih kuat memandu dan menggendong kita.
Jika anda mau datang kepada Kristus dengan penuh penyerahan, Dia akan memberikan anda sebuah keyakinan yang akan membawa anda melalui semua badai. Temukan kedamaian adikodrati yang Yesus janjikan:
"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." - Yohanes 14:27.
Apakah anda mempunyai kedamaian yang seperti itu? Jika anda memilikinya, berterimakasihlah kepada Yesus, Juruselamatmu. Jika tidak, kenapa anda tidak mengundang Dia masuk ke dalam hidupmu hari ini?
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Mengapa beberapa anak korban dari penyiksaan tumbuh menjadi penyiksa sedangkan yang lainnya tumbuh menjadi orang tua yang baik? Kedua dokter Mrazek melakukan survei intensif untuk menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini.
Di dalam penelitian mereka, suatu sifat penolakan terus muncul di antara anak-anak yang selamat dari trauma dan terus maju untuk membangun hidup yang sehat. Rahasianya? Sebuah dasar pandangan hidup yang optimis dan penuh harapan. Harapan membuat perbedaan. Harapan, melebihi segalanya, membantu kita melawan rintangan ketika mereka bertumpuk melawan kita. Umat manusia sangat memerlukan pertolongan. Tetapi bagaimana kita mendapatkannya? Harapan susah dicari di dalam dunia kita, SAMPAI kita melihatnya dari sisi nubuatan Alkitab. Panduan DISCOVER ini menyelidiki ramalan yang luar biasa yang telah mengilhami pribadi-pribadi yang tak terhitung jumlahnya dengan harapan yang penuh semangat.
1. SEBUAH RAMALAN ALKITAB YANG MENGAGUMKAN
Sekitar lima ratus tahun yang lalu sebelum kelahiran Kristus, Tuhan memberikan sebuah penglihatan yang menakjubkan tentang masa depan melalui nabi Daniel. Tuhan menampakkan garis besar dari sejarah dunia dalam masa 2,500 tahun, dari masa Daniel sampai dunia kita sekarang. Ramalan ini berasal dari mimpi yang Tuhan berikan kepada Nebuchadnezzar, raja dari Babel, sekitar 2,500 tahun yang lalu. Mimpi itu sungguh meresahkan sang raja, akan tetapi dia tidak dapat mengingat mimpi itu setelah dia bangun. Setelah semua orang-orang Babel yang bijaksana gagal menolong sang raja untuk mengingat atau mengartikan mimpinya, seorang pemuda Yahudi yang bernama Daniel tiba di tempat kejadian, menyatakan bahwa Tuhan Penguasa Surga dapat mengungkapkan semua misteri.
Berdiri di depan sang raja, Daniel dengan berani menyatakan:
"Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan. Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, sedang pahanya dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk. Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi." - Daniel 2: 31-35.
(Kecuali disebutkan, semua ayat Alkitab dalam Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Patung ini, secara sekilas, sepertinya tidak berhubungan dengan menemukan harapan di masa kini, tetapi tunggu dulu.
2. RAMALAN DIINTERPRETASIKAN
Setelah memberitahukan secar tepat kepada Nebukadnezzar yang terpesona tentang apa dilihatnya di dalam penglihatannya, nabi Daniel menjelaskan:
"Itulah mimpi tuanku, dan sekarang maknanya akan kami katakan kepada tuanku raja." - Daniel 2:36.
KEPALA DARI EMAS: Apa kekuatan dunia yang Daniel beritahukan kepada raja yang disimbolkan oleh kepala dari emas?
"Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta alam telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan.... TUANKULAH KEPALA YANG DARI EMAS ITU." - ayat 37, 38
Daniel mengatakan kepada penguasa kekaisaran dunia yang terbesar: Nebukadnezzar: "Tuhan menyatakan bahwa kerajaan tuanku, Babel, diwakili oleh patung kepala emas."
DADA DAN TANGAN DARI PERAK: Dari persepsi manusia, Babel kelihatan seperti sebuah kerajaan yang akan abadi selamanya. Tetapi apa yang dikatakan dalam nubuatan akan terjadi kemudian?
"Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku." - ayat 39.
Dalam penggenapan nubuatan Tuhan, kerajaan Nebukadnezzar hancur menjadi puing-puing pada saat Cyrus, jenderal dari Persia, menumbangkan kerajaan Babel di tahun 539 SM. Jadi dada dan tangan dari perak menggambarkan Medo-Persia, kerajaan besar lainnya.
PERUT DAN PINGGANG DARI TEMBAGA: Apa yang diwakilkan oleh bagian patung dari logam yang besar ini?
"Kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi." - ayat 39.
Perut dan pinggang dari tembaga melambangkan kerajaan Yunani. Alexander Yang Agung menaklukkan Mede dan Persia, mengubah Yunani menjadi kerajaan besar ketiga di dunia. Dia memerintah dari tahun 331 sampai 168 SM.
PAHA DARI BESI: "Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat [kata Nabi itu], yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu, dan seperti besi yang menghancurluluhkan semuanya." - ayat 40.
Setelah kematian Alexander, kerajaannya menjadi lemah dan terpecah menjadi bagian yang saling bermusuhan hingga akhirnya pada tahun 168 SM, pada peperangan di Pydna, Kerajaan Besi -Romawi- menghancurkan Yunani.
Kaisar Augustus memerintah Kekaisaran Romawi pada saat Yesus lahir sekitar 2000 tahun yang lalu (Lukas 2:1). Kristus dan para muridNya hidup selama periode yang digambarkan oleh kaki dari besi. Gibbon, sejarawan pada abad ke 18, tidak memiliki keraguan dalam pikirannya mengenai ramalan Daniel ketika ia menulis: "Patung dari emas, atau perak, atau kuningan, yang mewakili negara dan raja, secara telah dihancurkan secara berurutan oleh kerajaan besi Romawi". Edward Gibbon, The History of the Decline and Fall of the Roman Empire (John D. Morris and Company), volume 4, hlm. 89.
Pikirkan sejenak mengenai ramalan ini dari sudut pandang manusia. Bagaimana mungkin Daniel, yang hidup di jaman Babel, mempunyai gagasan berapa banyak kerajaan yang akan mewarisi satu sama lain dalam jangka waktu ratusan tahun ke depan? Kita pun kesulitan memperkirakan apa yang akan terjadi dengan pasar saham minggu depan! Dan bahkan Babel, Medo-Persia, Yunani dan Romawi muncul berurutan persis seperti yang diramalkan, seperti anak sekolah yang patuh dalam barisan.
Apakah Tuhan mengatur masa depan? Ya! Dapatkah kita memiliki pengharapan berdasarkan rencana besarNya? Jawabannya adalah sama, Ya!
TELAPAK DAN JARI KAKI DARI BESI YANG BERCAMPUR TANAH LIAT: Akankah kekuatan dunia ke-lima mengalahkan Romawi?
"Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, BAHWA KERAJAAN ITU TERBAGI; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat. Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian." - Daniel 2: 41, 42.
Nabi itu meramalkan, bukan kerajaan dunia ke-lima, tetapi pembagian dari kerajaan besi Romawi. Romawi akan terpecah menjadi 10 kerajaan, seperti dilambangkan oleh bagian kaki dan jari-jari kaki patung itu.
Apakah ini benar-benar terjadi? Tentu saja terjadi. Selama abad ke 4 dan 5 Masehi, penjajah yang kejam dari utara datang terus menerus menghancurkan kerajaan Romawi, menghasilkan kekalahan demi kekalahan. Akhirnya sepuluh suku bangsa mendapatkan sebagian besar kerajaan Romawi Barat, dan 10 negara wilayah yang merdeka berdiri sendiri di dalam wilayah Eropa. Demikianlah jari-jari kaki itu melambangkan negara modern dari Eropa saat ini.
3. JAMAN KITA DI DALAM RAMALAN ALKITAB
Apakah Daniel meramalkan usaha-usaha yang akan dilakukan untuk menyatukan negara-negara Eropa di bawah satu pemimpin?
"Seperti tuanku lihat besi bercampur tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak bisa bercampur dengan tanah liat." - Daniel 2:43.
Berulang-ulang orang-orang yang berkuasa telah mencoba menyatukan Eropa, tetapi setiap kali mereka gagal mencapai tujuannya. Napoleon merupakan yang paling dekat kepada keberhasilan dibandingkan dengan yang lain dalam usahanya menyatukan Eropa, tetapi mungkin karena memikirkan ramalan ini, saat dia melarikan diri setelah dikalahkan dari peperangan Waterloo, dia berseru, "Kekuatan Tuhan terlalu besar untuk saya!"
Kaisar Wilhelm II dan Adolf Hitler menciptakan pasukan terkuat di dunia di masa mereka. Tetapi satu demi satu gagal dalam menyatukan Eropa di bawah pengawasan mereka. Mengapa? Karena Firman Tuhan adalah pancangnya: "Orang-orang akan bercampur dalam perkawinan, tetapi tidak akan menjadi satu kesatuan." Akibat dari dua Perang Dunia membuktikan bahwa Tuhan memegang masa depan di dalam tanganNya; Dia mengatur sepenuhnya. Hal itu tentu cukup untuk memberikan kita pengharapan, ketenangan pikiran, dan keyakinan tentang rencanaNya untuk hidup kita.
4. SEBUAH PANDANGAN KE MASA DEPAN
Hanya satu bagian dari ramalan Daniel yang belum dipenuhi. Apakah arti dari batu yang menimpa patung pada kakinya, menghancurkannya menjadi debu, dan menjadi kerajaan besar yang menguasai seluruh dunia?
"TETAPI PADA ZAMAN RAJA-RAJA (negara-negara modern Eropa), ALLAH SEMESTA LANGIT akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi KERAJAAN ITU SENDIRI AKAN TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA." - Daniel 2:44.
"Raja-raja itu" mungkin hanya mengacu kepada raja-raja yang dilambangkan oleh kaki dan jari-jari dari patung tersebut, penguasa dari Eropa modern, menunjuk ke masa kita. Batu yang terungkit lepas tanpa perbuatan tangan manusia menimpa patung itu dan menghancurkannya menjadi pecahan-pecahan, dan akan memenuhi seluruh bumi (ayat 34, 35, 45). Segera Yesus akan turun dari surga untuk "memdirikan suatu kerajaan", Kerajaan kebahagiaan dan kedamaian. Kemudian Kristus, Batu Zaman dan Raja atas segala Raja, akan memerintah dunia selamanya!
Semua di dalam ramalan Daniel pasal 2 telah tercapai kecuali peristiwa yang terakhir, hancurnya patung itu oleh batu. Menurut waktu Allah, kita sekarang telah mendekati titik klimaks, kedatangan Kristus ke dunia kita. Yesus Kristus, Anak Allah, segera akan mengakhiri pertarungan berdarah yang panjang dalam sejarah manusia dan membentuk kerajaan abadiNya yang penuh kasih dan kemurahan.
5. MIMPI RAJA DAN ANDA
Ramalan ini menunjukkan kendali tangan Tuhan dalam kejayaan dan kejatuhan bangsa-bangsa. Tuhan tahu masa lampau, dan ramalan Alkitab ini secara jelas menunjukkan masa depan juga. Jika Tuhan mengatur pergerakan bangsa-bangsa dengan sedemikian tepatnya, tentu Dia akan mengatur kehidupan setiap orang.
Yesus meyakinkan kita: "Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit." (Matius 10:30-31). Keyakinan iman akan anugerah Allah dapat menjadi penawar dari semua ketakutan dan kekuatiran kita." Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita" (Ibrani 6:19).
Ilmuwan abad 16, Erasmus menghubungkan kecelakaan yang terjadi sewaktu pelayaran laut yang tidak dapat dilupakannya selama sisa hidupnya. Kapal layarnya kandas di dalam badai. Saat ombak yang ganas menghantam kapal dan kapal itu mulai pecah, bahkan para pelayarpun panik. Para penumpang hampir histeris. Sebagian besar berteriak minta tolong kepada santa pelindung mereka, menyanyikan lagu-lagu pujian, atau memohon keras dalam doa.
Erasmus mendapatkan satu penumpang yang bereaksi sangat berbeda. "Dari kami semua," Erasmus menulis, "satu-satunya yang paling tenang adalah wanita muda yang menggendong seorang bayi yang sedang dijaganya. Dia adalah satu-satunya yang tidak berteriak, menangis, atau menawar dengan Surga. Dia tidak melakukan apapun kecuali berdoa secara diam-diam sementara mendekapkan bayinya erat ke dalam pelukannya."
Doa ini, Erasmus menyadari, hanya merupakan kelanjutan dari kebiasaan hidupnya yang penuh doa. Dia kelihatannya mempercayakan dirinya kepada Allah. Pada saat kapal mulai tenggelam, wanita muda ini ditempatkan di atas sebuah papan, diberikan tiang kapal untuk dipakai sebagai dayung, dan dilepaskan ke dalam ombak.
Dia harus menggendong bayinya dengan satu tangan dan berusaha mendayung dengan yang lain. Hanya sedikit yang berpikir dia akan selamat dalam ombak yang keras. Tetapi keyakinan dan ketenangannya membuat dia tetap tegar. Wanita muda dan bayinya adalah yang pertama yang mencapai pantai. Pengharapan kepada Tuhan yang bisa dipercaya dapat membuat semuanya berbeda, bahkan pada saat seluruh dunia kelihatan runtuh di sekitar kita. Kita tidak berada di luar mengayuh sendirian. Sebuah tangan yang lebih kuat memandu dan menggendong kita.
Jika anda mau datang kepada Kristus dengan penuh penyerahan, Dia akan memberikan anda sebuah keyakinan yang akan membawa anda melalui semua badai. Temukan kedamaian adikodrati yang Yesus janjikan:
"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." - Yohanes 14:27.
Apakah anda mempunyai kedamaian yang seperti itu? Jika anda memilikinya, berterimakasihlah kepada Yesus, Juruselamatmu. Jika tidak, kenapa anda tidak mengundang Dia masuk ke dalam hidupmu hari ini?
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Minggu, 25 Juli 2010
KESEMPATAN KEDUA DALAM HIDUP
Setelah menjalani sebagian besar hidupnya sebagai seorang penganut agama Buddha, seorang pria tua di Singapore yang telah menjadi seorang Kristen ditanya, ’Mr. Lim, apakah perbedaan yang anda temukan antara menjadi seorang Buddha dengan Kristen?’ ‘Oh, itu sangat mudah,’ jawabnya. ‘Sejak saya menemukan Yesus sebagai Juruselamatku, saya menemukan kedamaian di dalam hati saya.’ Itulah yang terjadi bila kita memfokuskan hidup kita pada Kristus.
"Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." - Yesaya 26:3. (Semua ayat Alkitab di dalam buku panduan DISCOVER diambil dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), kecuali jika ada catatan khusus).
Menjalani kehidupan Kristiani menghasilkan kedamaian sempurna--rasa aman dan sejahtera yang sempurna. Mereka yang telah mendapatkan temuan ini telah menemukan jalan satu-satunya menuju kesempatan kedua dalam hidup-yakni Yesus.
1. APAKAH ARTINYA KESELAMATAN BAGI YANG SESAT
Seseorang yang secara fisik masih hidup mungkin saja memiliki apa yang disebut masa yang bahagia, namun tetap mati--yakni mati secara rohani.
"KAMU DAHULU SUDAH MATI KARENA PELANGGARAN-PELANGGARAN DAN DOSA-DOSAMU. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu ROH YANG SEKARANG SEDANG BEKERJA di antara orang-orang durhaka." - Efesus 2: 2, 3.
Setan menuntun seseorang yang mati secara rohani menuruni lingkaran dosa dan ketidaktaatan. Tetapi suatu kebenaran yang indah daripada Injil ialah bahwa Tuhan mengasihi orang-orang yang terkutuk itu. Ia mengasihi mereka ketika mereka mati di dalam dosa, dan menawarkan kepada mereka pembebasan penuh dari keadaan mereka yang sulit.
"Tetapi karena kasihNya yang besar, Allah, yang kaya dengan rahmat, TELAH MENGHIDUPKAN KITA BERSAMA-SAMA DENGAN KRISTUS, SEKALIPUN KITA TELAH MATI OLEH KESALAHAN-KESALAHAN KITA … untuk menunjukkan kekayaan kasih karuniaNya yang berlimpah sesuai dengan kebaikanNya terhadap kita dalam Kristus Yesus." - Efesus 2:4-7.
Tuhan mengasihi kita pada saat tidak ada sesuatupun di dalam diri kita yang layak untuk dicintai. KemurahanNya menciptakan kehidupan baru di dalam diri kita di dalam Kristus. Kita tidak dapat mengubah diri kita, tetapi Tuhan dapat. Ketika kita datang kepadaNya dengan penuh iman dan penyerahan, Dia akan memberi kita kesempatan kedua dalam hidup sebagai hadiah cuma-cuma.
2. DARI APAKAH KITA PERLU DISELAMATKAN?
(1) Kita perlu diselamatkan dari dosa.
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." - Roma 3:23.
Untuk menggambarkannya secara gamblang, kita tidak menjalani apa yang kita tahu benar. Orangtua yang sedang stress mungkin menghancurkan dan melukai seorang anak secara emosional. Seseorang mungkin menjadi marah karena pengemudi yang lain dan hampir menyebabkan kecelakaan. Seorang murid mungkin tumbuh dalam kebencian dan membicarakan hal-hal yang buruk tentang murid lain. Seorang pengusaha mungkin merencanakan untuk melupakan tentang sumber penghasilan tertentu saat dikenai pajak. Semua telah berdosa, itulah kondisi manusia. Bagaimana Injil mengartikan dosa?
"Semua kejahatan adalah dosa." - 1 Yohanes 5:17.
Kita perlu diselamatkan dari segala kebiasaan dan paksaan yang tidak sehat: kebohongan, kemarahan yang menyiksa, nafsu, kebencian, sebagai contoh.
"Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah." - 1 Yohanes 3:4.
Jadi kita perlu diselamatkan dari dosa, yaitu pelanggaran akan perintah Tuhan.
(2) Kita perlu diselamatkan dari putusnya hubungan dengan Tuhan.
"Perbuatan salahmu telah memisahkanmu dari Tuhan; dosamu telah menyembunyikan wajahNya darimu." - Yesaya 59:2.
Dosa yang tak dapat dimaafkan memutuskan hubunganmu dengan Tuhan. Kristus datang untuk mengembalikan kepercayaan kepada Tuhan, yang telah dirusakkan oleh setan.
(3) Kita perlu diselamatkan dari kematian abadi, hukuman dosa.
"Dosa masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua telah berbuat dosa." - Roma 5:12 .
(4) Kita perlu diselamatkan dari kehidupan yang kosong, tidak bahagia, dan penuh dosa.
Bagi para pendosa, hidup adalah sebuah jalan buntu.
(5) Kita perlu diselamatkan dari dunia yang penuh dengan dosa.
Kita perlu diselamatkan dari dunia yang penuh dengan dosa dan akibat dari dosa itu sendiri; penderitaan, sakit hati, kesepian, perang, sakit, dan kematian!
3. SIAPAKAH YANG DAPAT MENYELAMATKAN KITA?
Hanya Yesus yang dapat menyelamatkan kita.
(1) Yesus dapat menyelamatkan kita dari dosa.
"Engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." - Matius 1:21.
Seorang Hindu berkata kepada seorang teman Kristennya, saya menemukan banyak hal di dalam agama Hindu yang tidak saya temukan di dalam agama Kristen, tetapi ada satu hal yang dimiliki oleh orang Kristen tetapi tidak dimiliki oleh orang Hindu, yaitu Juruselamat. Kristen adalah satu-satunya agama di dunia ini yang menawarkan seorang Juruselamat kepada manusia.
(2) Yesus dapat menyelamatkan hubungan kita yang telah terputus dengan Tuhan.
"Kau telah terpisah dengan Kristus... tanpa harapan dan tanpa Tuhan di dunia. Tapi sekarang di dalam Yesus Kristus, engkau yang dahulu sangat jauh telah didekatkan melalui darah Kristus." - Efesus 2:12, 13.
Yesus adalah sahabat yang sempurna jikalau kita ingin menikmati persahabatan. Dia senang mendorong agar kita berbuat yang terbaik. Melalui darah Kristus, kehidupan terdahulu kita yang penuh dosa telah diampuni, dan hari demi hari, Dia memberi kita penerimaanNya, kekuatan untuk mengalahkan dosa, dan hidupNya yang sempurna. Kita tahu Dia akan ada di sana untuk mengangkat kita setiap saat kita jatuh. Cinta kita kepadaNya akan menimbulkan suatu kerinduan untuk hidup di jalan yang menyenangkan Dia.
(3) Yesus dapat menyelamatkan kita dari kematian abadi, hukuman dosa.
"Sebab upah dosa adalah maut [kekal]; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." - Roma 6:23.
Kita adalah pelanggar hukum yang dijatuhi hukuman mati. Hukuman untuk dosa adalah kematian. Yesus menyelamatkan kita dari kematian abadi dan memberikan kita kehidupan abadi.
"Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa." - Roma 5:8.
Karena kasihnya yang tak ada habis-habisnya, Yesus mati untuk kita. Dan karena Dia mati untuk kita dan menderita akibat dari dosa, Allah sekarang dapat memaafkan dan menerima pendosa tanpa menyepelekan dosa.
(4) Yesus dapat menyelamatkan kita dari kehidupan yang tidak bahagia dan penuh dosa.
"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." - 2 Korintus 5:17.
Kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri dari dosa atau mengubah kodrat kita sendiri seperti halnya seekor singa tidak dapat memutuskan untuk menjadi seekor domba (Roma 7:18). Dosa lebih kuat dari kekuatan kemauan kita.Tetapi Kristus mampu untuk menguatkanmu dengan kekuatan melalui RohNya di dalam batinmu (Efesus 3:16). Dia bekerja untuk menggantikan kebiasaan merusak kita dengan kualitasNya yang sehat: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. (Galatia 5:22, 23).
Kristus menjalani hidupNya melalui kita, dan kita menerima penyembuhan rohani, pemulihan, dan hidup yang baru. Harold Hughes telah putus harapan dalam usaha untuk berubah. Dia telah berusaha sekuat tenaga untuk berhenti minum alkohol berkali-kali. Dia mengetahui dengan baik bahwa pergulatannya dengan botol minuman telah menyebabkan istrinya dan dua putrinya menjalani 10 tahun kehidupan seperti di neraka. Maka dia menginjakkan kakinya ke dalam bak mandi pada suatu pagi yang dingin dan mengacungkan sebuah pistol ke dalam mulutnya. Sebelum menarik pelatuknya, dia memutuskan bahwa dia lebih baik menjelaskan segala sesuatunya kepada Tuhan. Doa itu berubah menjadi isak tangis permintaan tolong yang panjang. Dan Tuhan pun datang.
Harold Hughes membuat sebuah keputusan kepada Kristus dan menemukan kekuatan rohani untuk bertahan. Dia berhenti minum untuk selamanya, menjadi seorang yang penyayang, suami dan ayah yang dapat diandalkan, dan mendapatkan posisi dalam Dewan Senat Amerika. Harold Hughes menemukan kekuatan pengubah yang terhebat, yakni Yesus.
(5) Yesus dapat menyelamatkan kita dari dunia yang berdosa.
Keempat panduan Discover berikutnya akan menjelaskan bagaimana caranya.
4. KITA DISELAMATKAN DENGAN MENGAMBIL TIGA LANGKAH SEDERHANA
Langkah 1. Minta kepada Kristus untuk mengatasi dosa di dalam hidup anda.
Apa tugas kita untuk keluar dari hidup yang penuh dosa ini?
BERTOBAT, kemudian, berbalik kepada Tuhan, supaya dosamu akan dibersihkan (Kisah Para Rasul 3:19). Apa yang menggiring seseorang kepada pertobatan?
"KEMURAHAN ALLAH MENUNTUN ENGKAU KEPADA PERTOBATAN" - Roma 2:4.
"PENDERITAANMU MEMBAWA KAMU KE PERTOBATAN" - 2 Kor 7:9.
Pertobatan adalah mengaku salah untuk kehidupan lalu kita yang penuh dosa, dan kemudian berpaling dari dosa kita, memutuskan hubungan dengan kebiasaan, tindakan, dan perilaku yang lama. Bukanlah suatu pertobatan jikalau kita hanya takut terhadap penghukuman, tetapi respon terhadap kebaikan Allah yang membawa Yesus kepada kematian untuk menggantikan tempat kita karena dosa-dosa kita. Kita menolak dosa karena hal itu menyakiti Allah. Pada saat kita mengalami hidup baru di dalam Kristus, kita harus sejauh mungkin membuat masa lalu kita yang salah menjadi benar. (Yehezkiel 33:14-16). Apa peran Allah dalam menghapuskan hidup lama kita yang berdosa? Pertobatan dan pengampunan, keduanya merupakan hadiah untuk kita dari Allah.
"Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kananNya menjadi Pemimpin dan JURUSELAMAT, supaya Dia dapat memberikan PERTOBATAN dan PENGAMPUNAN ATAS DOSA." - Kisah Para Rasul 5:31.
Dan pada saat kita bertobat, Juruselamat kita yang penuh kasih mengampuni dosa kita, membersihkan kita dari dosa, dan membuangnya ke dalam kedalaman lautan.
"JIKA KITA MENGAKU dosa kita, MAKA IA ADALAH SETIA dan adil, SEHINGGA IA AKAN MENGAMPUNI segala dosa kita dan MENYUCIKAN KITA DARI segala kejahatan." - 1 Yohanes 1:9 (lihat juga Mikha 7:18, 19)
Tidak ada dosa yang begitu buruk yang tidak dapat diampuni oleh Juruselamat kita yang mati untuk dosa kita di salib Kalvari. Seseorang yang percaya kepada Yesus hanya perlu meminta pengampunannya. Kristus yang mati untuk kita tidak dapat mengampuni kita kecuali kita meminta untuk diampuni. Ini adalah fakta yang menenangkan bahwa dosa kita dibantu melalui paku-paku yang menusuk tangan dan kaki Kristus. Dan bahkan Yesus lebih berhasrat dari yang dapat kita bayangkan untuk menerima hadiahNya berupa pengampunan dan perbaikan hubungan.
Kabar tentang ibunya yang sekarat sampai kepada seorang lelaki muda yang kabur dari rumah. Berita itu menyebabkan dia penuh dengan penyesalan yang mendalam atas hubungan mereka yang terputus. Tergesa-gesa pulang ke rumah, dia bergegas masuk ke dalam kamar dan melemparkan dirinya ke pada ibunya. Dengan berlinang airmata dia memohon ibunya untuk mengampuninya.
Ibunya menariknya dekat dan berbisik, 'Anakku, saya sudah memaafkanmu sejak dari dulu jika engkau minta.' Jika anda telah menyimpang dari Allah, atau belum mengenal Dia, tolong pikirkan betapa berhasratnya Bapamu di surga yang penuh kasih menyambutmu di rumah. Dia menginginkan dengan sangat melebih segala-galanya agar engkau mau menerima tawaran pengampunanNya. Yesus mencintai engkau. Dia mati demi engkau. Dia selalu bersedia memaafkan engkau. Jadi tanggapilah undanganNya yang indah untuk bertobat. Akui dosa-dosamu. Percayalah bahwa Tuhan memaafkanmu, dan dia memang memafkan. Percayalah kepadaNya! Percayalah akan janji-janjiNya!
Langkah 2. Menerima hidup baru dari Yesus.
Peranmu dalam menerima hidup baru dari Yesus adalah dengan mempercayai bahwa Yesus benar-benar telah menyelamatkanmu. Terimalah tanpa bertanya tentang kenyataan bahwa Dia telah mengampuni dan membersihkan engkau, menghapuskan kehidupan lamamu yang berdosa, dan memberimu kehidupan yang sepenuhnya baru dan hidup yang berubah.
"Semua yang percaya dalam namaNya, Dia memberikan kuasa [kekuatan, wewenang, hak khusus] untuk menjadi anak-anak Allah." - Yohanes 1:12.
Sebagai anak Allah, engkau mempunyai "hak" untuk menerima hidup baru dari Yesus. Seperti yang telah kami katakan, engkau tidak dapat mengusahakannya sendiri, itu adalah hadiah dari Bapamu yang ada di surga! Yesus memberikan janji yang pasti untuk menyingkirkan rasa waswas dan keraguan kita. Apakah peran Tuhan dalam memberikan kita hidup yang baru?
"Yesus menjawab, kataNya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." - Yohanes 3:3.
Menurut Yesus, seorang pendosa yang bertobat dan percaya sebenarnya dilahirkan kembali ke dalam kehidupan baru. Itu adalah suatu mukzizat yang hanya dapat dilakukan oleh Allah. Dia berjanji: "Kamu akan Kuberikan HATI YANG BARU, dan ROH YANG BARU di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat (Yehezkiel 36:26).
Yesus mengubah hati kita, perasaan dan perilaku kita, dan tinggal di dalam kita (Kolose 1:27). Kehidupan baru ini bukan saja suatu gagasan rohani yang menyenangkan, ini adalah suatu fakta yang kuat dan kokoh, kebangkitan dari kematian spiritual menuju kehidupan dan keberadaan baru sepenuhnya.
Langkah 3. Hidup untuk Yesus setiap hari.
Kehidupan Kristen termasuk penolakan setiap hari terhadap rasa mementingkan diri sendiri, melainkan mengadakan ikatan dengan Yesus sebagai SAHABAT kita yang penuh kasih. Kita tumbuh di dalam hidup baru ini dengan menguatkan hubungan kita dengan Yesus. Ini berarti menyediakan waktu yang berkualitas denganNya, membangun komunikasi yang jujur dan terbuka. Tuhan telah memberikan kita lima sarana pertolongan ilahi demi perkembangan rohani. Belajar Alkitab, berdoa, meditasi, persahabatan dengan Kristen yang lain, dan berbagi pengalaman kita dengan yang lain.
Hidup di dalam Kristus tidak berarti bahwa kita tidak membuat kesalahan. Tetapi ketika kita tersandung dan berdosa, kita meminta pengampunan Kristus, dan terus berjalan. Kita menuju ke arah yang pasti, dan kita tahu bahwa Kristus tetap hadir dan hidup di dalam hati kita.
5. KEBAHAGIAAN DARI KESEMPATAN KEDUA
Harold Hughes menerima banyak kehormatan selama karirnya yang masyhur sebagai Senator Amerika Serikat, tetapi satu hal yang paling berarti baginya datang tak lama setelah komitmennya kepada Kristus.
Harold ketika itu sedang belajar Alkitab sendirian di dalam kamarnya pada suatu sore, ketika dia merasakan sentuhan pada sikutnya. Dia melihat ke atas. Dua putrinya, berdiri diam dalam pakaian tidur. Dia memandang mereka sejenak, mereka telah berubah banyak, dan dia telah sangat kehilangan mereka selama pergulatannya yang berat dengan botol alkohol.
Kemudian Carol, putrinya yang lebih muda berkata, "Ayah, kami datang untuk memberimu kecupan selamat tidur." Mata sang ayah menjadi berkaca-kaca. Sudah lama sekali sejak anak-anaknya terakhir datang ke dalam pelukannya. Sekarang mata jernih mereka yang indah tidak mengandung rasa takut.
Ayah akhirnya telah pulang. Yesus benar-benar memberi setiap orang kesempatan kedua. Dia menangani kasus yang paling tanpa harapan dan menciptakan permulaan baru. Sang Juruselamat merindukan setiap dari kita pulang ke rumah. Sudahkah engkau menerima undangan kasih Kristus? Menerima pengampunan Tuhan dan pembersihan adalah semudah membuka lenganmu untuk pelukan seorang anak.
Jika kamu belum percaya dalam Kristus sebagai Juruselamat pribadimu, engkau dapat melakukannya sekarang dengan berdoa seperti ini, "Bapa, aku minta maaf atas hidup lamaku yang berdosa. Terima kasih karena telah mengirimkan anakMu ke dunia untuk mati di tempatku. Yesus, maafkanlah dosa-dosaku dan datanglah ke dalam hidupku dan selamatkanlah aku. Aku ingin mendapatkan kesempatan kedua--aku ingin dilahirkan kembali. Terlebih lagi, aku ingin mewujudkan hubungan denganMu hari demi hari. Terima kasih karena telah menunjukkan keajaiban di dalam diriku. Di dalam nama Yesus, Amin". Jadikanlah ini sebuah temuan yang indah: Ketika kita menerima panggilan, Yesus melakukan penyelamatan.
BAGAIMANA KITA MENERIMA KEHIDUPAN BARU DARI KRISTUS
1. Kita percaya kepadaNya dan menerimaNya sebagai Juruselamat dan Raja.
2. Kita membangun hubungan denganNya. (berdoa dan belajar Injil secara rutin adalah penting)
3. Kristus bekerja melalui RohNya untuk menggantikan kebiasaan buruk kita dengan kebaikanNya.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
"Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." - Yesaya 26:3. (Semua ayat Alkitab di dalam buku panduan DISCOVER diambil dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), kecuali jika ada catatan khusus).
Menjalani kehidupan Kristiani menghasilkan kedamaian sempurna--rasa aman dan sejahtera yang sempurna. Mereka yang telah mendapatkan temuan ini telah menemukan jalan satu-satunya menuju kesempatan kedua dalam hidup-yakni Yesus.
1. APAKAH ARTINYA KESELAMATAN BAGI YANG SESAT
Seseorang yang secara fisik masih hidup mungkin saja memiliki apa yang disebut masa yang bahagia, namun tetap mati--yakni mati secara rohani.
"KAMU DAHULU SUDAH MATI KARENA PELANGGARAN-PELANGGARAN DAN DOSA-DOSAMU. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu ROH YANG SEKARANG SEDANG BEKERJA di antara orang-orang durhaka." - Efesus 2: 2, 3.
Setan menuntun seseorang yang mati secara rohani menuruni lingkaran dosa dan ketidaktaatan. Tetapi suatu kebenaran yang indah daripada Injil ialah bahwa Tuhan mengasihi orang-orang yang terkutuk itu. Ia mengasihi mereka ketika mereka mati di dalam dosa, dan menawarkan kepada mereka pembebasan penuh dari keadaan mereka yang sulit.
"Tetapi karena kasihNya yang besar, Allah, yang kaya dengan rahmat, TELAH MENGHIDUPKAN KITA BERSAMA-SAMA DENGAN KRISTUS, SEKALIPUN KITA TELAH MATI OLEH KESALAHAN-KESALAHAN KITA … untuk menunjukkan kekayaan kasih karuniaNya yang berlimpah sesuai dengan kebaikanNya terhadap kita dalam Kristus Yesus." - Efesus 2:4-7.
Tuhan mengasihi kita pada saat tidak ada sesuatupun di dalam diri kita yang layak untuk dicintai. KemurahanNya menciptakan kehidupan baru di dalam diri kita di dalam Kristus. Kita tidak dapat mengubah diri kita, tetapi Tuhan dapat. Ketika kita datang kepadaNya dengan penuh iman dan penyerahan, Dia akan memberi kita kesempatan kedua dalam hidup sebagai hadiah cuma-cuma.
2. DARI APAKAH KITA PERLU DISELAMATKAN?
(1) Kita perlu diselamatkan dari dosa.
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." - Roma 3:23.
Untuk menggambarkannya secara gamblang, kita tidak menjalani apa yang kita tahu benar. Orangtua yang sedang stress mungkin menghancurkan dan melukai seorang anak secara emosional. Seseorang mungkin menjadi marah karena pengemudi yang lain dan hampir menyebabkan kecelakaan. Seorang murid mungkin tumbuh dalam kebencian dan membicarakan hal-hal yang buruk tentang murid lain. Seorang pengusaha mungkin merencanakan untuk melupakan tentang sumber penghasilan tertentu saat dikenai pajak. Semua telah berdosa, itulah kondisi manusia. Bagaimana Injil mengartikan dosa?
"Semua kejahatan adalah dosa." - 1 Yohanes 5:17.
Kita perlu diselamatkan dari segala kebiasaan dan paksaan yang tidak sehat: kebohongan, kemarahan yang menyiksa, nafsu, kebencian, sebagai contoh.
"Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah." - 1 Yohanes 3:4.
Jadi kita perlu diselamatkan dari dosa, yaitu pelanggaran akan perintah Tuhan.
(2) Kita perlu diselamatkan dari putusnya hubungan dengan Tuhan.
"Perbuatan salahmu telah memisahkanmu dari Tuhan; dosamu telah menyembunyikan wajahNya darimu." - Yesaya 59:2.
Dosa yang tak dapat dimaafkan memutuskan hubunganmu dengan Tuhan. Kristus datang untuk mengembalikan kepercayaan kepada Tuhan, yang telah dirusakkan oleh setan.
(3) Kita perlu diselamatkan dari kematian abadi, hukuman dosa.
"Dosa masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua telah berbuat dosa." - Roma 5:12 .
(4) Kita perlu diselamatkan dari kehidupan yang kosong, tidak bahagia, dan penuh dosa.
Bagi para pendosa, hidup adalah sebuah jalan buntu.
(5) Kita perlu diselamatkan dari dunia yang penuh dengan dosa.
Kita perlu diselamatkan dari dunia yang penuh dengan dosa dan akibat dari dosa itu sendiri; penderitaan, sakit hati, kesepian, perang, sakit, dan kematian!
3. SIAPAKAH YANG DAPAT MENYELAMATKAN KITA?
Hanya Yesus yang dapat menyelamatkan kita.
(1) Yesus dapat menyelamatkan kita dari dosa.
"Engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." - Matius 1:21.
Seorang Hindu berkata kepada seorang teman Kristennya, saya menemukan banyak hal di dalam agama Hindu yang tidak saya temukan di dalam agama Kristen, tetapi ada satu hal yang dimiliki oleh orang Kristen tetapi tidak dimiliki oleh orang Hindu, yaitu Juruselamat. Kristen adalah satu-satunya agama di dunia ini yang menawarkan seorang Juruselamat kepada manusia.
(2) Yesus dapat menyelamatkan hubungan kita yang telah terputus dengan Tuhan.
"Kau telah terpisah dengan Kristus... tanpa harapan dan tanpa Tuhan di dunia. Tapi sekarang di dalam Yesus Kristus, engkau yang dahulu sangat jauh telah didekatkan melalui darah Kristus." - Efesus 2:12, 13.
Yesus adalah sahabat yang sempurna jikalau kita ingin menikmati persahabatan. Dia senang mendorong agar kita berbuat yang terbaik. Melalui darah Kristus, kehidupan terdahulu kita yang penuh dosa telah diampuni, dan hari demi hari, Dia memberi kita penerimaanNya, kekuatan untuk mengalahkan dosa, dan hidupNya yang sempurna. Kita tahu Dia akan ada di sana untuk mengangkat kita setiap saat kita jatuh. Cinta kita kepadaNya akan menimbulkan suatu kerinduan untuk hidup di jalan yang menyenangkan Dia.
(3) Yesus dapat menyelamatkan kita dari kematian abadi, hukuman dosa.
"Sebab upah dosa adalah maut [kekal]; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." - Roma 6:23.
Kita adalah pelanggar hukum yang dijatuhi hukuman mati. Hukuman untuk dosa adalah kematian. Yesus menyelamatkan kita dari kematian abadi dan memberikan kita kehidupan abadi.
"Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa." - Roma 5:8.
Karena kasihnya yang tak ada habis-habisnya, Yesus mati untuk kita. Dan karena Dia mati untuk kita dan menderita akibat dari dosa, Allah sekarang dapat memaafkan dan menerima pendosa tanpa menyepelekan dosa.
(4) Yesus dapat menyelamatkan kita dari kehidupan yang tidak bahagia dan penuh dosa.
"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." - 2 Korintus 5:17.
Kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri dari dosa atau mengubah kodrat kita sendiri seperti halnya seekor singa tidak dapat memutuskan untuk menjadi seekor domba (Roma 7:18). Dosa lebih kuat dari kekuatan kemauan kita.Tetapi Kristus mampu untuk menguatkanmu dengan kekuatan melalui RohNya di dalam batinmu (Efesus 3:16). Dia bekerja untuk menggantikan kebiasaan merusak kita dengan kualitasNya yang sehat: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. (Galatia 5:22, 23).
Kristus menjalani hidupNya melalui kita, dan kita menerima penyembuhan rohani, pemulihan, dan hidup yang baru. Harold Hughes telah putus harapan dalam usaha untuk berubah. Dia telah berusaha sekuat tenaga untuk berhenti minum alkohol berkali-kali. Dia mengetahui dengan baik bahwa pergulatannya dengan botol minuman telah menyebabkan istrinya dan dua putrinya menjalani 10 tahun kehidupan seperti di neraka. Maka dia menginjakkan kakinya ke dalam bak mandi pada suatu pagi yang dingin dan mengacungkan sebuah pistol ke dalam mulutnya. Sebelum menarik pelatuknya, dia memutuskan bahwa dia lebih baik menjelaskan segala sesuatunya kepada Tuhan. Doa itu berubah menjadi isak tangis permintaan tolong yang panjang. Dan Tuhan pun datang.
Harold Hughes membuat sebuah keputusan kepada Kristus dan menemukan kekuatan rohani untuk bertahan. Dia berhenti minum untuk selamanya, menjadi seorang yang penyayang, suami dan ayah yang dapat diandalkan, dan mendapatkan posisi dalam Dewan Senat Amerika. Harold Hughes menemukan kekuatan pengubah yang terhebat, yakni Yesus.
(5) Yesus dapat menyelamatkan kita dari dunia yang berdosa.
Keempat panduan Discover berikutnya akan menjelaskan bagaimana caranya.
4. KITA DISELAMATKAN DENGAN MENGAMBIL TIGA LANGKAH SEDERHANA
Langkah 1. Minta kepada Kristus untuk mengatasi dosa di dalam hidup anda.
Apa tugas kita untuk keluar dari hidup yang penuh dosa ini?
BERTOBAT, kemudian, berbalik kepada Tuhan, supaya dosamu akan dibersihkan (Kisah Para Rasul 3:19). Apa yang menggiring seseorang kepada pertobatan?
"KEMURAHAN ALLAH MENUNTUN ENGKAU KEPADA PERTOBATAN" - Roma 2:4.
"PENDERITAANMU MEMBAWA KAMU KE PERTOBATAN" - 2 Kor 7:9.
Pertobatan adalah mengaku salah untuk kehidupan lalu kita yang penuh dosa, dan kemudian berpaling dari dosa kita, memutuskan hubungan dengan kebiasaan, tindakan, dan perilaku yang lama. Bukanlah suatu pertobatan jikalau kita hanya takut terhadap penghukuman, tetapi respon terhadap kebaikan Allah yang membawa Yesus kepada kematian untuk menggantikan tempat kita karena dosa-dosa kita. Kita menolak dosa karena hal itu menyakiti Allah. Pada saat kita mengalami hidup baru di dalam Kristus, kita harus sejauh mungkin membuat masa lalu kita yang salah menjadi benar. (Yehezkiel 33:14-16). Apa peran Allah dalam menghapuskan hidup lama kita yang berdosa? Pertobatan dan pengampunan, keduanya merupakan hadiah untuk kita dari Allah.
"Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kananNya menjadi Pemimpin dan JURUSELAMAT, supaya Dia dapat memberikan PERTOBATAN dan PENGAMPUNAN ATAS DOSA." - Kisah Para Rasul 5:31.
Dan pada saat kita bertobat, Juruselamat kita yang penuh kasih mengampuni dosa kita, membersihkan kita dari dosa, dan membuangnya ke dalam kedalaman lautan.
"JIKA KITA MENGAKU dosa kita, MAKA IA ADALAH SETIA dan adil, SEHINGGA IA AKAN MENGAMPUNI segala dosa kita dan MENYUCIKAN KITA DARI segala kejahatan." - 1 Yohanes 1:9 (lihat juga Mikha 7:18, 19)
Tidak ada dosa yang begitu buruk yang tidak dapat diampuni oleh Juruselamat kita yang mati untuk dosa kita di salib Kalvari. Seseorang yang percaya kepada Yesus hanya perlu meminta pengampunannya. Kristus yang mati untuk kita tidak dapat mengampuni kita kecuali kita meminta untuk diampuni. Ini adalah fakta yang menenangkan bahwa dosa kita dibantu melalui paku-paku yang menusuk tangan dan kaki Kristus. Dan bahkan Yesus lebih berhasrat dari yang dapat kita bayangkan untuk menerima hadiahNya berupa pengampunan dan perbaikan hubungan.
Kabar tentang ibunya yang sekarat sampai kepada seorang lelaki muda yang kabur dari rumah. Berita itu menyebabkan dia penuh dengan penyesalan yang mendalam atas hubungan mereka yang terputus. Tergesa-gesa pulang ke rumah, dia bergegas masuk ke dalam kamar dan melemparkan dirinya ke pada ibunya. Dengan berlinang airmata dia memohon ibunya untuk mengampuninya.
Ibunya menariknya dekat dan berbisik, 'Anakku, saya sudah memaafkanmu sejak dari dulu jika engkau minta.' Jika anda telah menyimpang dari Allah, atau belum mengenal Dia, tolong pikirkan betapa berhasratnya Bapamu di surga yang penuh kasih menyambutmu di rumah. Dia menginginkan dengan sangat melebih segala-galanya agar engkau mau menerima tawaran pengampunanNya. Yesus mencintai engkau. Dia mati demi engkau. Dia selalu bersedia memaafkan engkau. Jadi tanggapilah undanganNya yang indah untuk bertobat. Akui dosa-dosamu. Percayalah bahwa Tuhan memaafkanmu, dan dia memang memafkan. Percayalah kepadaNya! Percayalah akan janji-janjiNya!
Langkah 2. Menerima hidup baru dari Yesus.
Peranmu dalam menerima hidup baru dari Yesus adalah dengan mempercayai bahwa Yesus benar-benar telah menyelamatkanmu. Terimalah tanpa bertanya tentang kenyataan bahwa Dia telah mengampuni dan membersihkan engkau, menghapuskan kehidupan lamamu yang berdosa, dan memberimu kehidupan yang sepenuhnya baru dan hidup yang berubah.
"Semua yang percaya dalam namaNya, Dia memberikan kuasa [kekuatan, wewenang, hak khusus] untuk menjadi anak-anak Allah." - Yohanes 1:12.
Sebagai anak Allah, engkau mempunyai "hak" untuk menerima hidup baru dari Yesus. Seperti yang telah kami katakan, engkau tidak dapat mengusahakannya sendiri, itu adalah hadiah dari Bapamu yang ada di surga! Yesus memberikan janji yang pasti untuk menyingkirkan rasa waswas dan keraguan kita. Apakah peran Tuhan dalam memberikan kita hidup yang baru?
"Yesus menjawab, kataNya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." - Yohanes 3:3.
Menurut Yesus, seorang pendosa yang bertobat dan percaya sebenarnya dilahirkan kembali ke dalam kehidupan baru. Itu adalah suatu mukzizat yang hanya dapat dilakukan oleh Allah. Dia berjanji: "Kamu akan Kuberikan HATI YANG BARU, dan ROH YANG BARU di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat (Yehezkiel 36:26).
Yesus mengubah hati kita, perasaan dan perilaku kita, dan tinggal di dalam kita (Kolose 1:27). Kehidupan baru ini bukan saja suatu gagasan rohani yang menyenangkan, ini adalah suatu fakta yang kuat dan kokoh, kebangkitan dari kematian spiritual menuju kehidupan dan keberadaan baru sepenuhnya.
Langkah 3. Hidup untuk Yesus setiap hari.
Kehidupan Kristen termasuk penolakan setiap hari terhadap rasa mementingkan diri sendiri, melainkan mengadakan ikatan dengan Yesus sebagai SAHABAT kita yang penuh kasih. Kita tumbuh di dalam hidup baru ini dengan menguatkan hubungan kita dengan Yesus. Ini berarti menyediakan waktu yang berkualitas denganNya, membangun komunikasi yang jujur dan terbuka. Tuhan telah memberikan kita lima sarana pertolongan ilahi demi perkembangan rohani. Belajar Alkitab, berdoa, meditasi, persahabatan dengan Kristen yang lain, dan berbagi pengalaman kita dengan yang lain.
Hidup di dalam Kristus tidak berarti bahwa kita tidak membuat kesalahan. Tetapi ketika kita tersandung dan berdosa, kita meminta pengampunan Kristus, dan terus berjalan. Kita menuju ke arah yang pasti, dan kita tahu bahwa Kristus tetap hadir dan hidup di dalam hati kita.
5. KEBAHAGIAAN DARI KESEMPATAN KEDUA
Harold Hughes menerima banyak kehormatan selama karirnya yang masyhur sebagai Senator Amerika Serikat, tetapi satu hal yang paling berarti baginya datang tak lama setelah komitmennya kepada Kristus.
Harold ketika itu sedang belajar Alkitab sendirian di dalam kamarnya pada suatu sore, ketika dia merasakan sentuhan pada sikutnya. Dia melihat ke atas. Dua putrinya, berdiri diam dalam pakaian tidur. Dia memandang mereka sejenak, mereka telah berubah banyak, dan dia telah sangat kehilangan mereka selama pergulatannya yang berat dengan botol alkohol.
Kemudian Carol, putrinya yang lebih muda berkata, "Ayah, kami datang untuk memberimu kecupan selamat tidur." Mata sang ayah menjadi berkaca-kaca. Sudah lama sekali sejak anak-anaknya terakhir datang ke dalam pelukannya. Sekarang mata jernih mereka yang indah tidak mengandung rasa takut.
Ayah akhirnya telah pulang. Yesus benar-benar memberi setiap orang kesempatan kedua. Dia menangani kasus yang paling tanpa harapan dan menciptakan permulaan baru. Sang Juruselamat merindukan setiap dari kita pulang ke rumah. Sudahkah engkau menerima undangan kasih Kristus? Menerima pengampunan Tuhan dan pembersihan adalah semudah membuka lenganmu untuk pelukan seorang anak.
Jika kamu belum percaya dalam Kristus sebagai Juruselamat pribadimu, engkau dapat melakukannya sekarang dengan berdoa seperti ini, "Bapa, aku minta maaf atas hidup lamaku yang berdosa. Terima kasih karena telah mengirimkan anakMu ke dunia untuk mati di tempatku. Yesus, maafkanlah dosa-dosaku dan datanglah ke dalam hidupku dan selamatkanlah aku. Aku ingin mendapatkan kesempatan kedua--aku ingin dilahirkan kembali. Terlebih lagi, aku ingin mewujudkan hubungan denganMu hari demi hari. Terima kasih karena telah menunjukkan keajaiban di dalam diriku. Di dalam nama Yesus, Amin". Jadikanlah ini sebuah temuan yang indah: Ketika kita menerima panggilan, Yesus melakukan penyelamatan.
BAGAIMANA KITA MENERIMA KEHIDUPAN BARU DARI KRISTUS
1. Kita percaya kepadaNya dan menerimaNya sebagai Juruselamat dan Raja.
2. Kita membangun hubungan denganNya. (berdoa dan belajar Injil secara rutin adalah penting)
3. Kristus bekerja melalui RohNya untuk menggantikan kebiasaan buruk kita dengan kebaikanNya.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Minggu, 04 Juli 2010
JEMBATAN MENUJU KEHIDUPAN YANG MEMUASKAN
Mereka menemukan tulang belulangnya di sisi tempat perlindungan di sebuah pulau terpencil di Atlantik tengah. Seorang pelaut yang tidak dikenal membuat buku harian yang rinci selama 4 bulan. Ia berangkat dari Pulau Ascencion dengan kapal Belanda pada tahun 1725 karena kejahatan yang tidak diungkapkan. Segera ia harus minum darah penyu hanya untuk menghilangkan rasa haus yang mendesak. Penderitaan tubuh lelaki ini sangat berat, tetapi penderitaan yang lebih besar yang tertulis di dalam buku hariannya adalah: perasaan bersalah yang menguasainya.
Ia menuliskan kata-kata seperti: "Taring apakah yang dirasakan manusia fana yang meninggalkan jalan kebenaran, dengan suka hati menambahkan jumlah orang yang terkutuk." Keterasingan pelaut ini di pulau yang sepi disebabkan karena perpisahannya dengan Tuhan. Inilah yang ternyata tidak tertahankan pada akhirnya.
Manusia telah bergumul dengan keterasingan di dalam hatinya sejak Adam dan Hawa "bersembunyi terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman" setelah memakan buah terlarang (Kejadian 3:8). Perasaan aneh yang baru karena malu, bersalah, dan takut memaksa pasangan manusia pertama ini melarikan diri ketika Tuhan datang dan memanggil mereka. Sayangnya, perasaan tersebut adalah sangat kita kenal. Apakah yang menyebabkan perpisahan antara kita dengan Tuhan?
"Yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu adalah kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu." - Yesaya 59:2. (Kecuali disebutkan khusus, semua ayat Alkitab di dalam Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab berbahasa Indonesia terjemahan baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia.)
Jurang besar yang memisahkan umat berdosa dengan Tuhan bukanlah pekerjaanNya. Tuhan tidak lari dari Adam dan hawa, mereka yang lari daripadaNya.
1. MEMENUHI RASA HAUS KITA YANG TERSEMBUNYI
Sebelum dosa menodai, Adam dan Hawa menikmati keakraban bersama Penciptanya di Taman Eden yang indah. Tragisnya, mereka membeli dusta setan untuk menjadi bijaksana seperti Tuhan dan mematahkan ikatan kepercayaan dengan Penciptaya (Kejadian 3). Setelah diusir dari Taman Eden, Adam dan Hawa mendapatkan kehidupan lebih sulit di luar. Melahirkan anak dan mengerjakan tanah sekarang penuh dengan darah, keringat dan air mata. Ikatan erat dengan Tuhan telah patah, mereka menemukan diri mereka rentan terhadap keinginan yang tidak terpuaskan dan pengharapan yang menyakitkan--kesepian akibat dosa. Sejak pemberontakan pertama oleh Adam dan Hawa, semua (seluruh umat manusia) telah jatuh ke dalam pola dosa dan menjadi fana--akibat dosa.
"Demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa." - Roma 5:12.
Kita semua mengalami kehausan yang besar di dalam hati kita akibat kehilangan, kerinduan untuk mendapatkan jaminan yang hanya Tuhan dapat memberikannya. Kita sering mencoba memuaskan kehausan itu dengan belanja, atau perlombaan mendapatkan promosi di tempat kerja, atau dengan menenggelamkan diri di dalam alkohol, obat-obatan, dan perilaku seksual yang tidak pantas. Namun semua kerinduan kita adalah gejala kesepian karena tidak bersama Tuhan. Dan tidak ada obat selain mengalami kasihnya di dalam kehidupan kita.
"Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tanganMu ada nikmat senantiasa." - Mazmur 16:11.
Kepuasaan yang sebenarnya hanya akan datang ketika jurang antara kita dan Tuhan dijembatani dan kita dapat berjalan ke hadapanNya.
2. MENJEMBATANI JURANG KARENA DOSA DAN KEMATIAN
Bukan hanya manusia yang menjadi kesepian karena dosa. Hati Tuhan juga sakit pada hari Adam dan Hawa membalikkan punggung mereka daripadaNya. Dan Ia masih berduka karena penderitaan dan tragedi manusia. Tuhan sangat ingin untuk memuaskan kerinduan kita yang tersembunyi dan menyembuhkan luka perasaan kita. Ia tidak puas hanya melihat dengan simpati kepada jurang yang memisahkan kita denganNya. Tuhan memutuskan untuk menjadi jembatan penyeberangan dosa dan kematian.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus AnakNya ke dalam dunia ini bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia." - Yohanes 3:16, 17.
Tuhan memberikan AnakNya, dan Yesus memberikan hidupNya sebagai korban bagi dosa, membayar hukuman mati dengan diriNya sendiri. Kehidupan, kematian dan kebangkitanNya memungkinkan untuk mengampuni dan menyelamatkan pendosa tanpa meremehkan dosa, dan menunjukkan kepada jagat raya tentang watak yang sesungguhnya dari Kristus dan Setan. Jembatan dari tubuh Kristus yang berdarah dan patah menarik orang kembali dari perangkap dosa. Kasih menjembatani jurang, memungkinkan semua yang beriman kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat berjalan menuju kehidupan kekal.
3. TUJUH FAKTA MENDASAR YANG HARUS ANDA KETAHUI TENTANG YESUS
Tujuh fakta berikut tentang Yesus adalah tidak terjadi pada setiap orang lain yang pernah hidup di dunia:
(1) Yesus Datang Dari Surga ke Dunia
"Sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." - Yohanes 8:58.
Yesus mengumumkan kepada dunia: "Aku telah ada" Aku telah ada dan selalu akan ada. Meskipun Yesus dilahirkan dari seorang ibu manusia (Matius 1:22, 23). Ia adalah Allah--Allah di dalam tubuh manusia. Dwight L. Moody, Billy Graham di abad 19, pernah berkata tentang inkarnasi Yesus, "Adalah pengorbanan besar bagi Yesus untuk datang dan diayun di dalam ayunan perak, dirawat oleh malaikat, dan diberi makan dengan sendok emas. Namun Sang Pencipta langit dan bumi datang dan menjadi manusia, dan dilahirkan di kandang oleh orangtua yang miskin di dalam kondisi yang paling buruk."
Malaikat memberitahukan kepada Yusuf tentang kelahiran Yesus:
"Ia [Maria] akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau akan menamakan dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." - Matius 1:21.
Yesus, Sang Pencipta jagat raya (Yohanes 1:1-3, 14), rela datang ke dunia untuk menyelamatkan kita dari dosa dan kematian.
(2) Yesus menjalani Kehidupan tanpa dosa
"Yesus, Anak Allah,... telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa." - Ibrani 4:14, 15.
Tuhan melakukan lebih dari hanya mengatakan kepada kita untuk keluar dari kehidupan penuh dosa dan menjalani kehidupan yang lebih memuaskan. Dengan menjalani kehidupan sebagai Manusia, Yesus menjadikan kehidupan yang bebas dari dosa jauh lebih menarik daripada khotbah apapun yang pernah ada.
Setan, musuh Kristus, berkomplot sepanjang kehidupan Yesus di dunia untuk menarik dia ke dalam dosa. Di pdang belantara iblis melancarkan tuduhan terkeji terhadap integritasNya (Matius 4:1-11). Di taman Getsemani sebelum penyalibanNya, tekanan pencobaan mencapai puncaknya, sehingga Yesus berkeringat darah (Lukas 22:44).
Namun Krustus tetap teguh melawan apapun yang dilontarkan Iblis kepadaNya, namun tanpa berbuat dosa. Karena Yesus mengalami seluruh macam masalah dan pencobaan manusia, Ia mengerti pergumulan kita. Ia mampu bersimpati dengan kelemahan kita (Ibrani 4:15). Mengapa Yesus perlu hidup tanpa dosa?
"Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." - 2 Korintus 5:21.
Yesus mengatasi pencobaan dan menjalani kehidupan tanpa berdosa sehingga Ia dapat meneruskannya kepada kita bagi kehidupan lama kita yang penuh dosa.
(3) Yesus Mati Untuk Menghapuskan Dosa
Berapa banyak orang berdosa?
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." - Roma 3:23.
Apakah hukuman dosa?
"Sebab upah dosa adalah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus Tuhan kita." - Roma 6:23.
Mengapa Yesus mati?
"Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!" (Yohanes 1:29). Semua orang telah berdosa dan kena hukuman mati kekal, namun Yesus mati menggantikan kita. Ia menjadi "berdosa bagi kita." Ia membayar hukuman mati bagi kita. KematianNya adalah karunia, dan
"karunia hidup kekal di dalam Kristus Yesus Tuhan ktia." - Roma 6:23.
Yesus menjalani kehidupan yang benar dan sempurna sebagai karunia kasih kepada kita. Kasih seperti itu hampir di luar batas kemampuan pemahaman manusia. Dan karena kematianNya, "kita hidup sejahtera dengan Allah" (Roma 5:1).
(4) Yesus Bangkit dari Antara Orang Mati
"Kematian Yesus di kayu salib bukanlah akhir dari kisahNya yang menakjubkan. Ia tidak dapat tetap mati dan menjadi Juruselamat kita. Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus." - 1 Korintus 15:17, 18.
Muhammad atau Budha telah menyodorkan kepada dunia beberapa falsafah kebenaran yang besar. Mereka mengilhami kehidupan jutaan orang, tetapi mereka tidak memiliki kekuatan adikodrati untuk memberi kehidupan karena mereka tetap berada di dalam kubur.
Karena Yesus bangkit dari kubur pada hari ketiga sejak kematianNya, apakah janji yang dapat Ia berikan kepada kita?
"Sebab Aku hidup, kamupun akan hidup." - Yohanes 14:19.
Yesus hidup!
Karena Ia memiliki kuasa atas kematian, Ia dapat menyelamatkan kita dari kematian dan memberi kita kehidupan yang berlimpah dan kekal. Ia akan hidup di dalam hati kita jikalau kita mengundangNya. Kristus yang telah bangkit ada untuk memenuhi kebutuhan kita hari ini.
"Dan ketahuilah, Aku menyertaimu senantiasa sampai ke akhir zaman." - Matius 28:20.
Pria dan wanita di seluruh dunia menceritakan kisah bagaimana Kristus telah menyelamatkan mereka dari ketergantungan yang terburuk dan trauma emosional yang terdalam. Salah satu bekas murid kami menulis kata-kata ucapan terima kasih di dalam salah satu lembar jawabannya: "Saya dulu adalah pencandu alkohol, suatu hari ketika saya mabuk, saya melihat sebuah kartu di selokan yang mengiklankan kursus Alkitab anda. Saya ambil kartu itu, mengisinya, dan menerima pengetahuan pertama yang benar tentang Kristus. Segera setelah mengikuti kursus, saya menyerahkan hati saya kepada Tuhan dan saya kehilangan selera terhadap whiski. Ketika Yesus menguasai kehidupan pria ini, sebuah kuasa baru memberinya kemampuan untuk mengalahkan ketergantungannya. Karena Kristus adalah Juruselamat yang telah bangkit, Ia dapat menyelamatkan semua yang datang meminta pertolongan kepadaNya.
(5) Yesus Naik ke Surga
Sebelum Yesus kembali kepada Bapa setelah kebangkitanNya (Kisah 1:9), Ia berjanji kepada para muridNya:
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu ada banyak tempat tinggal... Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu... di tempat di mana Aku berada." - Yohanes 14:1-3.
(6) Yesus Melayani sebagai Iman Surgawi
Yesus secara terus menerus menyiapkan tempat bagi kita di surga.
"Itulah sebabnya maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudaraNya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai." - Ibrani 2:17-18.
Yesus datang ke dalam dunia untuk membayar dosa manusia, dan menyelamatkan ktia dari penderitaan akibat perbudakan dosa. Ia mati untuk menyelamatkan kita sehingga akhirnya Ia dapat menghapuskan sebab dosa, penderitaan, dan kematian dengan cara menghancurkan iblis. Yesus sebagai Imam Besar kita "disamakan dengan saudara-saudaraNya". Dan Ia sekarang hadir di hadapan Bapa demi kita sebagai Perantara. Yesus yang sama yang memberkati anak-anak, mengembalikan nama perempuan yang tertangkap berzinah, dan mengampuni pencuri yang sekarat di kayu salib, sekarang sedang bekerja di surga untuk melayani kebutuhan kita, untuk "menolong mereka yang dicobai."
(7) Yesus Akan Kembali
Sebelum kembali ke surga, apakah janji yang dibuat Yesus?
"Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat di mana AKu berada, kamupun berada." - Yohanes 14:3.
Ketika Yesus kembali, Ia akan menyelamatkan kita dari dosa, kesakitan, tragedi, dan kematian yang melanda planet ini. dan Ia akan menyambut kita ke dalam dunia baru dengan kebahagiaan kekal dan kehidupan abadi.
4. KASIH TAK BERKESUDAHAN
Kisah ini adalah tentang perkawinan yang diatur di Taiwan antara U Long dan seorang wanita muda bernama Golden Flower. Ketika U Long mengangkat tirai penutup wajah pengantin setelah upacara pernikahan, ia terkejut dan jijik. Wajahnya bopeng bekas cacar. Setelah itu, U Long tidak mau tahu lagi tentang istrinya. Istrinya berusaha keras membuatnya senang; dia bekerja keras di rumah, berharap agar suaminya akan menerima dia pada akhirnya. Namun sang suami tetap tidak acuh dan dingin terhadap semua ungkapan perhatiannya.
Setelah 12 tahun dalam pernikahan ini, U Long mulai kehilangan penglihatan di kedua matanya. Dokter mengatakan ia akan buta total jika ia tidak melakukan transplantasi kornea. Akan tetapi operasi ini mahal dan ada daftar tunggu yang panjang. Golden Flower mulai bekerja lembur pada malam hari membuat topi jerami untuk mendapatkan uang tambahan.
Suatu hari, U Long diberitahu bahwa ada kornea seseorang yang tersedia setelah kecelakaan. Ia segera ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Setelah sembuh, ia dengan segan memutuskan kembali untuk menemui istrinya sehingga ia dapat berterima kasih karena telah mengumpulkan uang. Ketika ia mengangkat wajah istrinya yang tertunduk supaya ia dapat memandangnya, U Long jatuh di kakinya dan menangis.
Inilah untuk pertama kali ia membisikkan namanya: Golden Flower. Yesus merindukan hubungan dengan orang-orang yang telah acuh kepadaNya sejak lama. Ia ingin agar kita membisikkan namaNya sebagai Juruselamat kita. Ia rela mengorbankan bukan saja mataNya melainkan seluruh tubuhNya untuk menunjukkan kasihNya yang tak berkesudahan. KasihNya sedemikian kuat sehingga Kristus "datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa" (1 Timotius 1:15).
Pengorbanan Kristus yang besar telah menciptakan jembatan yang menghubungkan keacuhan kita, yang menutupi keterasingan kita. Pernahkah anda secara pribadi menemukan bahwa Ia ingin menarik anda dari jurang menuju ke lenganNya? Maukah anda menanggapi dan berdoa, "Yesus, saya mengasihi Engkau. Terima kasih atas pengorbananMu yang besar. Masuklah ke dalam hatiku dan selamatkan saya sekarang, selamatkan saya sepenuhnya, selamatkan saya, sepenuhnya, selamanya"?
YESUS
DATANG sebagai Tuhan dalam tubuh manusia
HIDUP dalam kehidupan tanpa dosa sebagai ganti kita
MATI demi dosa-dosa kita
BANGKIT untuk menyelamatkan ktia dari kematian
NAIK ke surga untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita di surga
MELAYANI setiap hari sebagai iman besar kita
AKAN DATANG SEGERA untuk membawa kita bersamaNya selama-lamanya
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Ia menuliskan kata-kata seperti: "Taring apakah yang dirasakan manusia fana yang meninggalkan jalan kebenaran, dengan suka hati menambahkan jumlah orang yang terkutuk." Keterasingan pelaut ini di pulau yang sepi disebabkan karena perpisahannya dengan Tuhan. Inilah yang ternyata tidak tertahankan pada akhirnya.
Manusia telah bergumul dengan keterasingan di dalam hatinya sejak Adam dan Hawa "bersembunyi terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman" setelah memakan buah terlarang (Kejadian 3:8). Perasaan aneh yang baru karena malu, bersalah, dan takut memaksa pasangan manusia pertama ini melarikan diri ketika Tuhan datang dan memanggil mereka. Sayangnya, perasaan tersebut adalah sangat kita kenal. Apakah yang menyebabkan perpisahan antara kita dengan Tuhan?
"Yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu adalah kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu." - Yesaya 59:2. (Kecuali disebutkan khusus, semua ayat Alkitab di dalam Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab berbahasa Indonesia terjemahan baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia.)
Jurang besar yang memisahkan umat berdosa dengan Tuhan bukanlah pekerjaanNya. Tuhan tidak lari dari Adam dan hawa, mereka yang lari daripadaNya.
1. MEMENUHI RASA HAUS KITA YANG TERSEMBUNYI
Sebelum dosa menodai, Adam dan Hawa menikmati keakraban bersama Penciptanya di Taman Eden yang indah. Tragisnya, mereka membeli dusta setan untuk menjadi bijaksana seperti Tuhan dan mematahkan ikatan kepercayaan dengan Penciptaya (Kejadian 3). Setelah diusir dari Taman Eden, Adam dan Hawa mendapatkan kehidupan lebih sulit di luar. Melahirkan anak dan mengerjakan tanah sekarang penuh dengan darah, keringat dan air mata. Ikatan erat dengan Tuhan telah patah, mereka menemukan diri mereka rentan terhadap keinginan yang tidak terpuaskan dan pengharapan yang menyakitkan--kesepian akibat dosa. Sejak pemberontakan pertama oleh Adam dan Hawa, semua (seluruh umat manusia) telah jatuh ke dalam pola dosa dan menjadi fana--akibat dosa.
"Demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa." - Roma 5:12.
Kita semua mengalami kehausan yang besar di dalam hati kita akibat kehilangan, kerinduan untuk mendapatkan jaminan yang hanya Tuhan dapat memberikannya. Kita sering mencoba memuaskan kehausan itu dengan belanja, atau perlombaan mendapatkan promosi di tempat kerja, atau dengan menenggelamkan diri di dalam alkohol, obat-obatan, dan perilaku seksual yang tidak pantas. Namun semua kerinduan kita adalah gejala kesepian karena tidak bersama Tuhan. Dan tidak ada obat selain mengalami kasihnya di dalam kehidupan kita.
"Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tanganMu ada nikmat senantiasa." - Mazmur 16:11.
Kepuasaan yang sebenarnya hanya akan datang ketika jurang antara kita dan Tuhan dijembatani dan kita dapat berjalan ke hadapanNya.
2. MENJEMBATANI JURANG KARENA DOSA DAN KEMATIAN
Bukan hanya manusia yang menjadi kesepian karena dosa. Hati Tuhan juga sakit pada hari Adam dan Hawa membalikkan punggung mereka daripadaNya. Dan Ia masih berduka karena penderitaan dan tragedi manusia. Tuhan sangat ingin untuk memuaskan kerinduan kita yang tersembunyi dan menyembuhkan luka perasaan kita. Ia tidak puas hanya melihat dengan simpati kepada jurang yang memisahkan kita denganNya. Tuhan memutuskan untuk menjadi jembatan penyeberangan dosa dan kematian.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus AnakNya ke dalam dunia ini bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia." - Yohanes 3:16, 17.
Tuhan memberikan AnakNya, dan Yesus memberikan hidupNya sebagai korban bagi dosa, membayar hukuman mati dengan diriNya sendiri. Kehidupan, kematian dan kebangkitanNya memungkinkan untuk mengampuni dan menyelamatkan pendosa tanpa meremehkan dosa, dan menunjukkan kepada jagat raya tentang watak yang sesungguhnya dari Kristus dan Setan. Jembatan dari tubuh Kristus yang berdarah dan patah menarik orang kembali dari perangkap dosa. Kasih menjembatani jurang, memungkinkan semua yang beriman kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat berjalan menuju kehidupan kekal.
3. TUJUH FAKTA MENDASAR YANG HARUS ANDA KETAHUI TENTANG YESUS
Tujuh fakta berikut tentang Yesus adalah tidak terjadi pada setiap orang lain yang pernah hidup di dunia:
(1) Yesus Datang Dari Surga ke Dunia
"Sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." - Yohanes 8:58.
Yesus mengumumkan kepada dunia: "Aku telah ada" Aku telah ada dan selalu akan ada. Meskipun Yesus dilahirkan dari seorang ibu manusia (Matius 1:22, 23). Ia adalah Allah--Allah di dalam tubuh manusia. Dwight L. Moody, Billy Graham di abad 19, pernah berkata tentang inkarnasi Yesus, "Adalah pengorbanan besar bagi Yesus untuk datang dan diayun di dalam ayunan perak, dirawat oleh malaikat, dan diberi makan dengan sendok emas. Namun Sang Pencipta langit dan bumi datang dan menjadi manusia, dan dilahirkan di kandang oleh orangtua yang miskin di dalam kondisi yang paling buruk."
Malaikat memberitahukan kepada Yusuf tentang kelahiran Yesus:
"Ia [Maria] akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau akan menamakan dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." - Matius 1:21.
Yesus, Sang Pencipta jagat raya (Yohanes 1:1-3, 14), rela datang ke dunia untuk menyelamatkan kita dari dosa dan kematian.
(2) Yesus menjalani Kehidupan tanpa dosa
"Yesus, Anak Allah,... telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa." - Ibrani 4:14, 15.
Tuhan melakukan lebih dari hanya mengatakan kepada kita untuk keluar dari kehidupan penuh dosa dan menjalani kehidupan yang lebih memuaskan. Dengan menjalani kehidupan sebagai Manusia, Yesus menjadikan kehidupan yang bebas dari dosa jauh lebih menarik daripada khotbah apapun yang pernah ada.
Setan, musuh Kristus, berkomplot sepanjang kehidupan Yesus di dunia untuk menarik dia ke dalam dosa. Di pdang belantara iblis melancarkan tuduhan terkeji terhadap integritasNya (Matius 4:1-11). Di taman Getsemani sebelum penyalibanNya, tekanan pencobaan mencapai puncaknya, sehingga Yesus berkeringat darah (Lukas 22:44).
Namun Krustus tetap teguh melawan apapun yang dilontarkan Iblis kepadaNya, namun tanpa berbuat dosa. Karena Yesus mengalami seluruh macam masalah dan pencobaan manusia, Ia mengerti pergumulan kita. Ia mampu bersimpati dengan kelemahan kita (Ibrani 4:15). Mengapa Yesus perlu hidup tanpa dosa?
"Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." - 2 Korintus 5:21.
Yesus mengatasi pencobaan dan menjalani kehidupan tanpa berdosa sehingga Ia dapat meneruskannya kepada kita bagi kehidupan lama kita yang penuh dosa.
(3) Yesus Mati Untuk Menghapuskan Dosa
Berapa banyak orang berdosa?
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." - Roma 3:23.
Apakah hukuman dosa?
"Sebab upah dosa adalah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus Tuhan kita." - Roma 6:23.
Mengapa Yesus mati?
"Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!" (Yohanes 1:29). Semua orang telah berdosa dan kena hukuman mati kekal, namun Yesus mati menggantikan kita. Ia menjadi "berdosa bagi kita." Ia membayar hukuman mati bagi kita. KematianNya adalah karunia, dan
"karunia hidup kekal di dalam Kristus Yesus Tuhan ktia." - Roma 6:23.
Yesus menjalani kehidupan yang benar dan sempurna sebagai karunia kasih kepada kita. Kasih seperti itu hampir di luar batas kemampuan pemahaman manusia. Dan karena kematianNya, "kita hidup sejahtera dengan Allah" (Roma 5:1).
(4) Yesus Bangkit dari Antara Orang Mati
"Kematian Yesus di kayu salib bukanlah akhir dari kisahNya yang menakjubkan. Ia tidak dapat tetap mati dan menjadi Juruselamat kita. Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus." - 1 Korintus 15:17, 18.
Muhammad atau Budha telah menyodorkan kepada dunia beberapa falsafah kebenaran yang besar. Mereka mengilhami kehidupan jutaan orang, tetapi mereka tidak memiliki kekuatan adikodrati untuk memberi kehidupan karena mereka tetap berada di dalam kubur.
Karena Yesus bangkit dari kubur pada hari ketiga sejak kematianNya, apakah janji yang dapat Ia berikan kepada kita?
"Sebab Aku hidup, kamupun akan hidup." - Yohanes 14:19.
Yesus hidup!
Karena Ia memiliki kuasa atas kematian, Ia dapat menyelamatkan kita dari kematian dan memberi kita kehidupan yang berlimpah dan kekal. Ia akan hidup di dalam hati kita jikalau kita mengundangNya. Kristus yang telah bangkit ada untuk memenuhi kebutuhan kita hari ini.
"Dan ketahuilah, Aku menyertaimu senantiasa sampai ke akhir zaman." - Matius 28:20.
Pria dan wanita di seluruh dunia menceritakan kisah bagaimana Kristus telah menyelamatkan mereka dari ketergantungan yang terburuk dan trauma emosional yang terdalam. Salah satu bekas murid kami menulis kata-kata ucapan terima kasih di dalam salah satu lembar jawabannya: "Saya dulu adalah pencandu alkohol, suatu hari ketika saya mabuk, saya melihat sebuah kartu di selokan yang mengiklankan kursus Alkitab anda. Saya ambil kartu itu, mengisinya, dan menerima pengetahuan pertama yang benar tentang Kristus. Segera setelah mengikuti kursus, saya menyerahkan hati saya kepada Tuhan dan saya kehilangan selera terhadap whiski. Ketika Yesus menguasai kehidupan pria ini, sebuah kuasa baru memberinya kemampuan untuk mengalahkan ketergantungannya. Karena Kristus adalah Juruselamat yang telah bangkit, Ia dapat menyelamatkan semua yang datang meminta pertolongan kepadaNya.
(5) Yesus Naik ke Surga
Sebelum Yesus kembali kepada Bapa setelah kebangkitanNya (Kisah 1:9), Ia berjanji kepada para muridNya:
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu ada banyak tempat tinggal... Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu... di tempat di mana Aku berada." - Yohanes 14:1-3.
(6) Yesus Melayani sebagai Iman Surgawi
Yesus secara terus menerus menyiapkan tempat bagi kita di surga.
"Itulah sebabnya maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudaraNya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai." - Ibrani 2:17-18.
Yesus datang ke dalam dunia untuk membayar dosa manusia, dan menyelamatkan ktia dari penderitaan akibat perbudakan dosa. Ia mati untuk menyelamatkan kita sehingga akhirnya Ia dapat menghapuskan sebab dosa, penderitaan, dan kematian dengan cara menghancurkan iblis. Yesus sebagai Imam Besar kita "disamakan dengan saudara-saudaraNya". Dan Ia sekarang hadir di hadapan Bapa demi kita sebagai Perantara. Yesus yang sama yang memberkati anak-anak, mengembalikan nama perempuan yang tertangkap berzinah, dan mengampuni pencuri yang sekarat di kayu salib, sekarang sedang bekerja di surga untuk melayani kebutuhan kita, untuk "menolong mereka yang dicobai."
(7) Yesus Akan Kembali
Sebelum kembali ke surga, apakah janji yang dibuat Yesus?
"Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat di mana AKu berada, kamupun berada." - Yohanes 14:3.
Ketika Yesus kembali, Ia akan menyelamatkan kita dari dosa, kesakitan, tragedi, dan kematian yang melanda planet ini. dan Ia akan menyambut kita ke dalam dunia baru dengan kebahagiaan kekal dan kehidupan abadi.
4. KASIH TAK BERKESUDAHAN
Kisah ini adalah tentang perkawinan yang diatur di Taiwan antara U Long dan seorang wanita muda bernama Golden Flower. Ketika U Long mengangkat tirai penutup wajah pengantin setelah upacara pernikahan, ia terkejut dan jijik. Wajahnya bopeng bekas cacar. Setelah itu, U Long tidak mau tahu lagi tentang istrinya. Istrinya berusaha keras membuatnya senang; dia bekerja keras di rumah, berharap agar suaminya akan menerima dia pada akhirnya. Namun sang suami tetap tidak acuh dan dingin terhadap semua ungkapan perhatiannya.
Setelah 12 tahun dalam pernikahan ini, U Long mulai kehilangan penglihatan di kedua matanya. Dokter mengatakan ia akan buta total jika ia tidak melakukan transplantasi kornea. Akan tetapi operasi ini mahal dan ada daftar tunggu yang panjang. Golden Flower mulai bekerja lembur pada malam hari membuat topi jerami untuk mendapatkan uang tambahan.
Suatu hari, U Long diberitahu bahwa ada kornea seseorang yang tersedia setelah kecelakaan. Ia segera ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Setelah sembuh, ia dengan segan memutuskan kembali untuk menemui istrinya sehingga ia dapat berterima kasih karena telah mengumpulkan uang. Ketika ia mengangkat wajah istrinya yang tertunduk supaya ia dapat memandangnya, U Long jatuh di kakinya dan menangis.
Inilah untuk pertama kali ia membisikkan namanya: Golden Flower. Yesus merindukan hubungan dengan orang-orang yang telah acuh kepadaNya sejak lama. Ia ingin agar kita membisikkan namaNya sebagai Juruselamat kita. Ia rela mengorbankan bukan saja mataNya melainkan seluruh tubuhNya untuk menunjukkan kasihNya yang tak berkesudahan. KasihNya sedemikian kuat sehingga Kristus "datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa" (1 Timotius 1:15).
Pengorbanan Kristus yang besar telah menciptakan jembatan yang menghubungkan keacuhan kita, yang menutupi keterasingan kita. Pernahkah anda secara pribadi menemukan bahwa Ia ingin menarik anda dari jurang menuju ke lenganNya? Maukah anda menanggapi dan berdoa, "Yesus, saya mengasihi Engkau. Terima kasih atas pengorbananMu yang besar. Masuklah ke dalam hatiku dan selamatkan saya sekarang, selamatkan saya sepenuhnya, selamatkan saya, sepenuhnya, selamanya"?
YESUS
DATANG sebagai Tuhan dalam tubuh manusia
HIDUP dalam kehidupan tanpa dosa sebagai ganti kita
MATI demi dosa-dosa kita
BANGKIT untuk menyelamatkan ktia dari kematian
NAIK ke surga untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita di surga
MELAYANI setiap hari sebagai iman besar kita
AKAN DATANG SEGERA untuk membawa kita bersamaNya selama-lamanya
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Langganan:
Postingan (Atom)