OLEH: DINIS GINTING
======================================
Pembuatan kapal, diselamatkannya semua binatang, banjir besar, yang ditulis dalam Al’Quran dan Alkitab Yaitu Kitab Kejadian dianggap mustahil.
Nuh diminta membawa kedalam kapalnya sepasang binatang dari semua spesies.
Para ahli hewan, memperkirakan ada:
1. 10 juta spesies serangga; apa mereka semua masuk kedalam kapal? Benarkah serangga saja tidak menghabiskan tempat kapal?
2. Spesies yang ukurannya lebih besar, seperti reptil ada 5.000 spesies.
3. Burung 9.000 spesies.
4. lalu 4.500 spesis kelas mamalia.
5. Jenis2 binatang menengah ada sekitar 45.000 spesies.
Seberapa besar kapal itu hingga bisa membawa sekitar 45.000 spesies binatang? Masing2 sepasang, jadi ada sekitar 90.000 ekor binatang ukuran sedang, mulai dari ular sampai gajah, burung sampai kuda, kuda nil sampai badak.
Bagaimana bisa Nuh mengumpulkan mereka secepat itu?
Berapa lama dia menunggu dua ekor Sloth yang beringsut secara pelahan dari amazon ketempatnya?
Bagaimana kanguru bisa keluar dari benua australia yang berupa pulau?
Bagaimana beruang kutub tahu lokasi kapalnya nuh?
Para Ahli pengetahuan mempertanyakan maslaha ini: "Adakah kemustahilan yang lebih hebat dari ini?
Mereka juga mengatakan: “Tidak ada bukti geologis yang mengindikasikan pernah terjadi Banjir Besar.
Dan untuk manusia, hanya ada 8 orang Yahudi yang selamat. Tapi sekarang, 2010 ada 3 ras manusia yang kita tahu yaitu,orang bule/eurasia,china/mongolid dan hitam/negroid. Dengan jarak waktu hanya 2500 sebelum masehi ditambah 2010 = 4510 tahun. Mungkinkah 8 orang tersebut bisa menghasilkan 3 Ras utama yang berbeda padahal genetika/ras mereka sama?.
Padahal dalam catatan sejarah, Sejarah Cina adalah salah satu sejarah kebudayaan tertua di dunia. Dari penemuan arkeologi dan antropologi, daerah Cina telah didiami oleh manusia purba sejak 1,7 juta tahun yang lalu.
Lebih hebat lagi ada pendapat lain yang mengatakan Peradaban manusia dibumi ini, bahkan sudah diuji secara ilmiah, ditemukan bahwa usia bumi lebih dari 60,000,000 tahun.
Benarkah demikian? Apa kata Alkitab tentang ini?
Kita mulai dari tanggal mutlak.
Penanggalan mutlak ini kita mulai pada waktu Koresy menumbangkan dinasty raja babel tahun 539 seb. P.U ( diselaraskan dengan tahun-tahun dalam sejarah ). koresy mengeluakan dekritnya yang memerdekakan orang yahudi pada tahun pertama pemerintahannya yaitu sebelum musim semi tahun 537 seb. P. U. Dalam ezra 3:1 ) “Ketika tiba bulan yang ketujuh, setelah orang Israel menetap di kota-kotanya, maka serentak berkumpullah seluruh rakyat di Yerusalem”. dikatakan bahwa Putera2 israel telah berada kembali di Yerusalem menjelang bulan ke tujuh. Bulan ke tujuh di yerusalem ketika itu merupakan permulaan musim rontok. Jadi musim rontok tahun 537 ibadah / penyembahan kepada Allah di Yerusalem telah dipulihkan.
Hal ini merupakan suatu masa nubuatan “masa tujuh puluh tahun” saat negeri perjanjian terlantar. Lihat yeremia 25:11-12 dan 29:10. karena dalam perhitungan tahun dalam istilah sebelum masehi berlaku surut, atau angka nominal semakin naik, contoh tahun 300 terus berjalan tahun 299 – 298 dst hingga tahun satu saat kelahiran Tuhan Yesus, maka bila kita lakukan hitung surut / mundur maka nominal tahun akan semakin besar yaitu mulai dari tahun 1 naik ke 2, 3, 4 dst hingga penciptaan Adam.
Baik, bila sekarang kita bisa simpulkan bahwa setelah tujuh puluh tahun masa nubuatan itu adalah tahun 537 ditambah periode 70 tahun = 607. dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa permulaan nubuatan itu jatuh pada tahun 607 seb P. U
Pemulihan kembali penyembahan kepada Allah pada musim rontok tahun 537 ini, ternyata merupakan tanda dari suatu masa nubuatan yaitu masa yang ” tujuh puluh tahun”, buktinya, ada disebutkan bahwa Negeri Perjanjian mesti menjadi tempat yang terlantar selama tujuh puluh tahun. Bukti ini ada dalam kitab Yeremia. 25 : 11-12 dan 29 : 10.
25:11 Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya.
25:12 Kemudian sesudah genap ketujuh puluh tahun itu, demikianlah firman TUHAN, maka Aku akan melakukan pembalasan kepada raja Babel dan kepada bangsa itu oleh karena kesalahan mereka, juga kepada negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi tempat-tempat yang tandus untuk selama-lamanya.
Dan
29:10 Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini.
Daniel yang tahu betul tentang nubuatan ini, lalu mengambil sikap dan bertindak. Waktu yang tercatat dalam kalender sejarah dunia adalah pada tahun 537 seb PU, saat nubuatan ini akan berakhir. Jika nubuatan itu berakhir pada tahun 537 seb PU maka Nubuatan ini berarti dimuali pada tahun 537 ditambah 70 tahun masa nubuatan yaitu 537 + 70 = 607. Artinya nubuatan tujuh puluh tahun dimulai tahun 607 seb PU. Kita telah mendapatkan tahun 607 sebagai titik awal penelusuran Alkitab. Jika kita selaraskan dengan tahun-tahun kalender dunia, Fakta-fakta nubuatan ini dapat kita lihat lebih jelas karena telah dilukiskan dalam yeremia 52 yaitu kejadian-kejadian bersejarah bagaimana yerusalem dikepung musuh, bagaimana orang2 babel berhasil mendobrak pertahanan mereka hingga penangkapan raja zedekia pada tahun 607. Fakta sejarah ini dan peristiwa-peristiwa Alkitab telah membuktikan keselarasan yang tidak dapat terbantahkan.
Bukti lainnya bisa kita lihat pada yeremia 52:12-27 yang berbunyi “Dalam bulan yang kelima, pada tanggal sepuluh bulan itu, dikatakan selanjutnya babel membakar permulaan Tujuh puluh tahun itu. Masih ada sisa2 kejayaan Yahudi yang terdapat disana dengan adanya gedalya. Kemudian diangkat oleh raja babel sebagai gubernur dari perkampungan2 yang masih ada di pedalaman. “dalam bulan ketujuh Gedalya dan beberapa orang lain di bunuh, sehingga sisa dari orang2 Yahudi lari ketakutan ke Mesir. Barulah pada waktu itu yaitu bulan oktober 607. Negeri yahudi mulai memasuki arti sepenuhnya yaitu “Sunyi senyap” yaitu menggenapi tujuh puluh tahun nubuatan.
Kini kita sudah mendapatkan catatan tentang tahun 607 seb.PU sesuai dengan penghitungan tahun yang berlaku mundur, maka kita akan menghitung dengan perjalanan mundur terhadap peristiwa-peristiwa alkitab kemudian kita selaraskan dengan tahun-tahun sejarah. Ingat !!! kita menghitung mundur.
Apa yang terjadi kemudian?
Jika kita bandingkan masa2 jabatan dari raja2 Israel dan Yehuda dalam buku raja2 yang pertama dan kedua, yaitu pada penghitungan waktu kejatuhan Yerusalem hingga pecahnya kerajaan Israel sesudah kematian Salomo, ternyata lamanya adalah 390 tahun.
Buktinya kita akan lihat saat lamanya nubuatan, sesuai Yehezkiel 4:5 yang dimulai dalam 2 Raja 17:21.
Dikatakan dalam Yehezkiel 4:5 “Beginilah Aku tentukan bagimu: Berapa tahun hukuman kaum Israel, sekian harilah engkau menanggung hukuman mereka, yaitu tiga ratus sembilan puluh hari.”
Hal ini dimulai sesudah kematian salomo hingga tahun 607 seb. PU. Bunyinya dalam 2 Raja2 17:21 “Ketika Ia mengoyakkan Israel dari pada keluarga Daud, maka mereka mengangkat Yerobeam bin Nebat menjadi raja, tetapi Yerobeam membuat orang Israel menyimpang dari pada mengikuti TUHAN dan mengakibatkan mereka melakukan dosa yang besar.”
Maka kalau kita menghitung kebelakang atau mundur dari tahun 607 seb PU, kita melihat kesalahan terjadi di rumah Israel jatuh pada tahun 997 Seb. PU. Yaitu nubuatan sehubungan dengan pengepungan dan penghancuran kota Yerusalem. Yaitu 607 ditambah 390 tahun nubuatan = 997. Pada tahun 997 seb PU sesudah wafatnya Salomo, Yerobeam memutuskan hubungan dengan kluarga Daud dan memisahkan Israel agar supaya tidak lagi mengikuti Allah dan seperti yang dikatakan dalam 2 Raja-raja 17:21, Yerobeam menyebabkan Israel berdosa dengan suatu dosa yang besar.
Hal ini juga selaras dengan tahun-tahun pada sejarah kalender bahwa pada tahun 997 seb PU, Rehabeam menggantikan Salomo. Kerajaan Israel terpecah dua dan Yerobeam mulai memerintah sebagai raja Israel. Sisipkan ucapan Allah kepada daut bahwa kerajaannya akan berakhir dengan terpecah dua.
Sekarang kita sudah mendapatkan tahun 997 seb PU. Peristiwa apalagi yang terjadi kemudian?
Dikatakan dalam 1 Raja2 11:42 “Lamanya Salomo memerintah di Yerusalem atas seluruh Israel ialah empat puluh tahun.”
Disebutkan dalam ayat ini, Salomo memerintah selama 40 tahun dan kerajaan Salomo berakhir pada musim semi tahun 997 seb. PU. Ini berarti Salomo mulai memerintah pada pada musim semi tahun 997 + 40 = 1037 seb. PU.
Catatan Alkitab mengatakan Salomo mulai membangun rumah Allah di Yerusalem pada bulan ke dua dalam tahun ke empat dari pemerintahannya. Ini berarti Salomo baru memerintah 3 tahun 2 bulan. Kalau kita hitung dengan benar maka maka saat Salomo Mulai membangun rumah Allah jatuh pada tahun 1037-3 tahun = tahun 1034 seb. PU.
Angka tahun 1034 kita simpan.
Kemudian kita baca 1 Raja2 6:1 “Dan terjadilah pada tahun keempat ratus delapan puluh sesudah orang Israel keluar dari tanah Mesir, pada tahun keempat sesudah Salomo menjadi raja atas Israel, dalam bulan Ziw, yakni bulan yang kedua, maka Salomo mulai mendirikan rumah bagi TUHAN.”
Disini kita menemukan sebuah angka yaitu 480 yang menyatakan tahun ke 480 semenjak keluarnya orang2 Israel dari negeri mesir dan dihubungkan dengan kerajaan dibawah pimpinan Salomo. maka angka 480 ini akan kita tarik keluar.
Jika kita bawa ke matematika maka angka 480 adalah angka ordinal. Artinya sama sepeti angka diatas yaitu bulan kedua tahun ke empat. Seolah-olah 4 tahun padahal baru 3 tahun 2 bulan. Demikian pula dengan angka 480 disini sebenarnya adalah tahun 479.
Mengapa demikian? Bagaimana kita membuktikannya?
Dalam buku “The New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge” tahun 1957 dikatakan : “Perhitungan mengenai tahun2 kerajaan dari Raja2, sebelumnya dimulai dengan tahun yang dimulai saat musim rontok sesuai dengan metode Babel karena waktu itu berlaku demikian namun kemudia berubah dengan dimulai saat musim semi sesuai dengan waktu2 dalam Alkitab. Perhitungan ini akan menghilangkan atau menambahkan enam bulan pada salah satu tahun bila kita menghitung waktunya.
Dengan demikian jika kita tarik kata-kata dalam 1 Raja2 6:1 yang mengatakan : “keempat ratus delapan puluh sesudah orang Israel keluar dari tanah Mesir.” Yaitu jika kita tarik kata sesudah kemudian kita berlakukan perubahan perhitungan ke perhitungan Alkitab maka akan hilang enam bulan dan 480 tahun itu menjadi 479 tahun enam bulan. Atau jika dibulatkan berarti 479 tahun.
Maka kalau kita hitung ke belakang dari tahun 1034 kita akan menemukan tahun 1513 yaitu 1034 + 479 = 1513 saat mana bangsa Israel keluar dari tanah mesir. Jadi bagi kita sekarang menjadi jelas bahwa bangsa Israel keluar dari Mesir jatuh pada tahun 1513 seb. PU.
Setelah ini apa lagi yang terjadi? Hitungan mundur atau peristiwa mundur apa lagi yang bias kita identifikasi?
Kita simpan tahun 1513 seb PU saat bangsa Israel keluar dari tanah Mesir.
Bukti ke ( 1 ) tentang tahun 1943 seb. PU. Dalam Keluaran 12: 40-41, Musa menuliskan bahwa “lamanya bangsa Israel diam di Mesir adalah empat ratus tiga puluh tahun.” Dari susunan kalimat diatas jelas bahwa tidak seluruh masa berdiam ini, bangsa Israel ada di Mesir. Jangka waktu ini di mulai saat keberangkatan Abraham dari Haran menuju Kanaan. Tepat waktunya ketika Allah mengikat perjanjian dengan Abraham. Waktu ini adalah dari Zaman Abraham hingga Israel tidak bergantung lagi kepada Mesir atau hingga tahun 1513 seb. PU ketika bangsa Israel keluar dari Mesir.
Jika kita melakukan perhitungan kebelakang atau hitung mundur maka 1513 + 430 = 1943. Sekarang kita mendapatkan angka baru bahwa saat Allah membuat perjanjian dengan Abraham yakni ketika Abraham masuk ke Kanaan pada Tahun 1943 seb. PU.
Bukti lainnya atau ke ( 2 ) terdapat dalam New World Translation Edisi 1953. Yaitu bukti mengenai keluaran 12:40 menunjukkan bahwa Pentateuch Samaria dan Setuaginta, yang berdasarkan naskah2 Ibrani menambahkan perkataan “dan di negeri Kanaan.” Dibelakang kata “Mesir”. Daam Galatia 3:17 juga menyebutkan mengenai 430 tahun itu merupakan jangka waktu saat dibuatnya perjanjian Allah dengan Abraham yakni pada saat Abraham mulai masuk ke Kanaan. Jadi perhitungannya sama dengan bukti pertama yaitu jatuh pada tahun 1513 + 430 Yaitu 1943 seb. PU. Abraham berumur tujuh puluh lima tahun ketika ia mulai masuk ke Kanaan.
Bukti ke ( 3 ) terdapat dalam Kisah Para Rasul 7:6. “Beginilah firman Allah, yaitu bahwa keturunannya akan menjadi pendatang di negeri asing dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya.” dalam ayat ini disebutkan mengenai benih Abraham, bagaimana mereka menderita selama 400 tahun. Karena Allah telah melepaskan mereka pada tahun 1513 seb. PU, maka mulainya masa sengsara itu tentu jatuh pada tahun 1513 + 400 = tahun 1913 seb PU. Mundur 5 tahun saat sesudah kelahiran ishak ketika peristiwa Ismael mengejek Ishak ketika ia mulai di sapih ( lepas susu ) yaitu 1913 + 5 = 1918. Kemudian mundur lagi 25 tahun ketika Abraham masuk ke Kanaan, yaitu Abraham berumur tujuh puluh lima tahun dan Ishak lahir setelah Abraham berumur 100. Jadi 1918 + 25 = 1943 seb PU. Mari kita baca, Kejadian 15:13 dan kejadian 21:8-9.
Ketiga bukti Alkitab ini tidak terbantahkan. Ketiganya sangat cocok waktunya dengan peristiwa-peristiwa yang ada dalam Alkitab.
Kita simpan tahun 1943 seb PU ketika Allah membuat perjanjian dengan Abraham yaitu ketika Abraham masuk ke Kanaan.
Peristiwa berikutnya yang kita identifikasi adalah tahun terjadinya Air Bah. Dan kita akan mengidentifikasi dari tahun 1943 seb. PU ketika Abraham berumur 75 Tahun.
Sekarang mari kita tetapkan tanggal-tanggal menurut peredaran Waktu.
Peristiwanya Lamanya ….. tahun
Dari peristiwa Air Bah sampai lahirnya Arfachsad 2 tahun
Sampai lahirnya Selah 35 tahun
Sampai lahirnya Heber 30 tahun
Sampai lahirnya Peleg 34 tahun
Sampai lahirnya Rehu 30 tahun
Sampai lahirnya Serug 30 tahun
Sampai lahirnya Nahor 32 tahun
Sampai lahirnya Terah 29 tahun
Sampai kematian Terah hingga ketika Abraham berumur 75 tahun 205 tahun
Jumlah: 427 tahun
Hasil identifikasi adalah 427 tahun. jika kita menambahkan 427 tahun kepada 1943 seb PU maka kita akan smpai pada tahun 2370 seb. PU. Hasil identifikasi ini menunjukkan bahwa tahun 2370 seb. PU adalah saat terjadinya Air Bah di zaman Nuh.
Kita simpan tahun 2370 seb PU. Tahun terjadinya Air Bah dalam zaman Nuh.
Bila kita teliti dan identifikasi dengan benar peredaran waktu dalam Alkitab, kita dapat kembali ke zaman dahulu. Bahkan sejauh ini kita telah mengidentifikasi cukup jauh hingga ke zaman Nuh. Kita telah menggunakan jangka waktu yang diberikan dalam Kejadian 11:10 sampai Kejadian 12:4. Perhitungan inilah yang akhirnya berjumlah 427 dan sangat cocok dengan peristiwa sebelumnya yang kemudian jatuh pada tahun 1943 seb PU.
Perhitungan yang sama akan kita lakukan untuk menelusuri peristiwa-peristiwa yang sebelumnya terjadi. Perhitungan ini kita awali dari seluruh jangka waktu Air Bah terus sampai kepada Kejadian 5:3-29 hingga Kejadian 7:11. Perhitungan ini waktunya saya uraikan sebagai berikut:
Peristiwa Lamanya…..tahun
Dari waktu terciptanya Adam sampai lahirnya Set 130 tahun
Lalu sampai lahirnya Enos 105 tahun
Sampai lahirnya Kenan 90 tahun
Sampai lahirnya Mahalalel 70 tahun
Sampai lahirnya Yered 65 tahun
Sampai lahirnya Henokh 162 tahun
Sampai Lahirnya Metusalah 65 tahun
Samai lahirnya Lamekh 187 tahun
Sampai lahirnya Nuh 182 tahun
Sampai Air Bah 600 tahun
Jumlahnya: 1.656 tahun
Bila kita menambahkan 1.656 tahun kepada tahun 2370 seb PU yang telah kita simpan saat Air Bah terjadi, maka kita akan mendapatkan 1.656 + 2370 = 4026 seb PU. Jika kita melihat saat dimulai perhitungan waktu seperti diatas, dari waktu terciptanya Adam maka sekarang kita telah menemukan waktunya saat Adam diciptakan Allah yaitu tahun 4026 seb. PU.
Apa artinya hal ini bagi kita semua sekarang?
Saat ini tahun 2010 tahun sesudah penanggalan umum. Atau sering kita sebut sebagai sesudah masehi. Jika kita menambahkannya ke tahun 4026 sebelum penangglan umum maka umur dunia ini sekarang adalah 4026 + 2010 = 4036 tahun.
Alkitab mengatakan bahwa umur dunia ini enam ribu tahun saja.
Saudara, pada abad kesembilan belas orang-orang skeptis dan para arkeolog menuduh Alkitab membuat pernyataan fiktif ketika menyebutkan bangsa Het karena tak ada satu pun bukti di luar Alkitab tentang bangsa itu.
Tetapi setelah tahun 1906, penggalian di Hattushash – yang terbukti sebagai ibukota bangsa Het – mengubah apa yang semula dianggap mitos sebagai kenyataan sejarah yang akurat.
Ilmuwan semula menuduh catatan Alkitab tentang Belsyazar sebagai catatan yang salah karena tidak ada catatan lain, selain Alkitab yang menyebutkan raja ini.
Akan tetapi, pada tahun 1853 para arkeolog menemukan sebuah prasasti di Ur yang memperkuat catatan Alkitab. Prasasti itu menunjukkan bahwa Belsyazar memerintah dengan ayahnya Nabonides. Arkeologi terus menguatkan catatan Alkitab.
Kalangan akademisi cenderung menganggap cerita Daud sebagai propaganda para imam setelah pembuangan ke Babel untuk mengangkat kembali martabat Israel.
Tetapi, nihilisme terhadap Alkitab runtuh dalam satu malam dengan ditemukannya prasasti Daud di Dan tahun 1993.//
Kitab Keluaran dikatakan hanyalah "cerita rakyat" sebagaimana dinyatakan berbagai penyanggah Alkitab belakangan ini?
Namun dalam Biblical Archaeology Review 2000), dikatakan rincian sejarah dalam Kitab Keluaran menunjukkan bahwa catatan itu merekam dengan tepat informasi tentang zaman yang digambarkannya: Zaman Perunggu Akhir, atau sekitar seribu tahun lebih awal dari naskah Kitab Keluaran tertua yang masih ada atau dari pertengahan abad ketiga Sebelum Masehi.
Ketika dalam perjalanan wisata rohani saya dengan istri saya ke israel, Saya melihat arkeologi telah meneguhkan tempat-tempat berlangsungnya berbagai kejadian yang dicatat dalam Alkitab:
• Kuil Baal di Sikhem
• Kolam Gibeon, Hesybon dan Samaria
• Terowongan air di bawah Yerusalem yang digali Raja Hizkia
• Istana Raja Belsyazar yang megah di Babilonia
• Istana Susan yang megah (dengan kenangan kepada Ester dan Mordekhai)
• Pendirian sinagoga di Kapernaum
Satu lagi saudara yang ingin saya ungkapkan kepada kita semua. Ada tanggapan bahwa Alkitab Bohong dalam Kejadian 22:2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
Bagaimana pendapat saudara? Benarkah Abraham punya anak tunggal? Apakah perkataan Allah itu tidak mengada-ada?
Mari kita lihat Kejadian 21: 10-14 utamanya ayat 14 : (14) Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.
Saudara Alkitab adalah Kebenaran. Jangan pernah ragu, karena Alkitab akan menuntun kita semua kepada Allah. Dan mengajara kita untuk lebih memahami kehidupan yang kita hadapi.
Tuhan memberkati………………
Kamis, 21 Oktober 2010
Jumat, 10 September 2010
DARI PENDOSA YANG BERSALAH MENJADI ORANG KUDUS YANG DIAMPUNI
Tidak ada sidik jari. Tidak ada senjata yang diketemukan. Tidak ada seorangpun yang menyaksikan pembunuh itu memasuki kantor dokter itu. Tidak terdengar suara tembakan. Namun dokter itu ditemukan terkulai di belakang meja kerjanya. Lima peluru menembus kemejanya.
Tampaknya seperti kejahatan yang sempurna. Polisi mula-mula tidak menemukan petunjuk apapun. Namun kemudian mereka memperhatikan kabel kecil tersambungkan ke tempat pensil di meja dokter itu. kabel itu mengarah ke kaset perekam di laci meja. Mereka menyadari, tempat pensil itu sebenarnya adalah mikrofon rahasia yang digunakan dokter itu untuk merekam percakapannya dengan pasien yang sedang berkonsultasi.
Penyidik segera memutar pita rekaman, dan dengan terheran-heran mulai mendengarkan rekaman kejadian kejahatan tersebut. Seseorang bernama Anthony masuk ke kantor dan mulai berdebat dengan dokter itu. lalu terdengar letusan senjata. Pita rekaman itu berakhir dengan erangan dari dokter yang sekarat di karpet. Setiap rincian yang mengerikan telah terekam. Pembunuh itu mengira kejahatannya akan tetap menjadi rahasia. Ia telah sangat berhati-hati untuk tidak meninggalkan jejak. Akan tetapi pita rekaman itu menceritakan segalanya.
Dalam panduan ini kita akan belajar tentang penghakiman Allah yang terakhir ketika umat manusia diadili menurut apa yang telah mereka lakukan seperti yang direkam di dalam kitab kehidupan (Wahyu 20:12). Bagi orang-orang yang belum menerima Kristus sebagai Juruselamat mereka, ini adalah kabar buruk. Namun penghakiman ini adalah kabar yang sangat baik bagi mereka yang telah mendapatkan jaminan di dalam Kristus.
1. BAGAIMANA ANDA DAPAT MENGHADAPI PENGHAKIMAN TANPA RASA TAKUT
Siapakah yang akan menghakimi dunia?
"Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak." - Yohanes 5:22.
Bagaimana salib mempersiapkan Kristus menjadi Hakim kita?
"Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya. MaksudNya ialah untuk menunjukkan keadilanNya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus." - Roma 3:25, 26.
Kematian Kristus sebagai pengganti kita memungkinkan Ia untuk bertindak sebagai Hakim dan Pembela yang murah hati yang dapat mengampuni pendosa yang bertobat. Ketika jagat raya yang menyaksikan hal ini bertanya, "Bagaimana mungkin hakim yang tidak tidak berpihak menyatakan seorang yang bersalah menjadi tidak bersalah?" Kristus dapat menjawab dengan menunjukkan bekas luka di tanganNya. Ia telah menerima hukuman yang adil karena dosa-dosa kita di dalam tubuhNya.
Kitab di surga menyimpan catatan kehidupan setiap orang, dan catatan ini dibuka pada saat penghakiman (Wahyu 20:12). Inilah kabar buruk bagi orang yang membayangkan dosa rahasia dan kejahatan mereka tidak akan pernah menghantui mereka. Namun ada kabar yang sangat baik bagi semua orang yang secara tulus menerima Kristus sebagai Pembela mereka di surga: "Darah Yesus... menyucikan kita dari pada segala dosa" (1 Yohanes 1:7). Apakah yang ditawarkan Yesus sebagai ganti dari kehidupan kita yang penuh dosa?
"Dia yang tidak mengenal dosa dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." - 2 Korintus 5:21.
Kehidupan kita di dalam dosa digantikan dengan kehidupan Kristus yang sempurna dan benar. Karena kehidupan dan kematian Yesus yang tanpa dosa itu, Tuhan dapat mengampuni kita dan memperlakukan kita seolah kita tidak pernah berdosa. apakah yang meluluskan Yesus sebagai Pembela dan Hakim kita?
2. KRISTUS DATANG TEPAT PADA WAKTUNYA
Pada saat baptisanNya, Yesus diurapi oleh Roh Kudus:
"Setelah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasNya. Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan." - Matius 3:16, 17.
Segera setelah diurapi oleh Roh Kudus pada saat dibaptis, pada murid-muridNya mengumumkan:
"Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus.)" - Yohanes 1:41.
Para murid itu mengetahui kata bahasa Ibrani "Mesias" dan kata Yunani "Kristus" keduanya berarti "Yang Diurapi." Lukas, salah satu murid Yesus, mencatat tanggal pembaptisan Yesus sebagai Mesias, yaitu tahun kelima belas dalam pemerintahan Kaisar Tiberius (Lukas 3:1). Bagi kita, ini berarti tahun 27 Masehi. Lebih dari 500 tahun sebelum Yesus datang, nabi Daniel meramalkan bahwa Yesus akan diurapi sebagai Mesias pada tahun 27 Masehi.
"Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa [minggu, Ibrani]; dan enam puluh dua kali tujuh masa." - Daniel 9:25.
Tujuh minggu dan enam puluh dua minggu seluruhnya adalah enam puluh sembilan minggu atau 483 hari (7 x 69 = 483 hari). Dalam nubuatan Alkitab yang menggunakan lambang, satu hari sama dengan satu tahun (Yehezkiel 4:6; Bilangan 14:34), maka 483 hari sama dengan 483 tahun. Daniel meramalkan bahwa satu perintah akan dikeluarkan untuk memulihkan dan membangun Yerusalem kembali, dan tepat 483 tahun setelah perintah ini dikeluarkan, Mesias akan muncul.
Apakah Yesus muncul sebagai Mesias pada waktu yang ditetapkan? Artahsasta mengeluarkan perintah untuk membangun Yerusalem pada tahun 457 SM (Ezra 7:7-26). Masa 483 tahun itu berakhir pada tahun 27 Masehi (457 SM + 27 Masehi = 484). Perintah itu dikeluarkan pada tahun 457 SM dan Kristus diurapi pada tahun 27 Masehi, dengan menghitung tengah tahunnya, maka tahun yang tepat adalah 483 tahun.
Pada waktu diurapi di tahun 27 Masehi, Yesus muncul dengan pekabaran: "Waktunya telah genap" (Markus 1:15). Penggenapan yang akurat dari nubuatan Alkitab adalah perjanjian yang mengesankan bahwa Yesus dari Nazaret adalah benar-benar Mesias, Tuhan di dalam raga manusia. Berapa lamakah Yesus membuat perjanjian?
"Raja itu akan membuat perjanjian itu selama satu kali "tujuh masa" [minggu, Ibrani]." - Daniel 9:27, bagian pertama.
Jikalau kita menerapkan prinsip satu hari sama dengan satu tahun, satu "minggu" ini adalah 7 tahun, dari tahun 27 sampai 34 Masehi, Yesus membuat perjanjian, yang telah dibuatNya kepada Adam dan Hawa segera setelah mereka jatuh ke dalam dosa. Tuhan Allah membuat perjanjian, sebuah janji, bahwa Ia akan menyelamatkan umat manusia dari dosa melalui kematian Seseorang yang akan dikirimkanNya untuk mati bagi dosa-dosa kita (Kejadian 3:15). Apakah yang harus terjadi pada pertengahan minggu ketujuh puluh itu?
"Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan." - Daniel 9:27, bagian akhir.
Yesus disalibkan pada tahun 31, di "pertengahan minggu itu". Pada saat Yesus mati, Tuhan Allah merobek "tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah" (Matius 27:51). Persembahan korban yang akan disembelih (perlambang dari Yesus, Domba Allah) terlepas dari tangan imam. Ini adalah tanda bahwa Tuhan Allah tidak lagi menginginkan manusia mempersembahkan korban binatang. Sementara menepati nubuatan secara tepat, Yesus "menghentikan" setiap kebutuhan untuk mempersembahkan korban. Sejak kematian Yesus, orang dapat berhubungan dengan Tuhan tidak lagi melalui korban binatang dan imam manusia, melainkan melalui Mesias, Anak Domba Allah dan Imam Besar kita.
3. JAMINAN PENGAMPUNAN DOSA
Menurut nubuatan Daniel, mengapa Yesus mati?
"Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa." - Daniel 9:26.
Pada saat kematiannya di kayu salib, Yesus "disingkirkan." Dia mati, tetapi bukan bagi diriNya sendiri, bukan untuk menebus akibat dosaNya sendiri, tetapi menebus akibat dosa-dosa seluruh dunia. Bagaimanakah kita dapat mengetahui bahwa Tuhan telah mengampuni semua dosa kita?
"Kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya... KARENA SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA... dan telah DIBENARKAN dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian KARENA IMAN, DALAM DARAHNYA." - Roma 3:22-25.
Kata kunci di dalam ayat-ayat ini adalah: Kita, semua telah berdosa, namun karena kemurahan Tuhan Allah, semua dibenarkan, yang beriman dalam kuasa penyucian dari darah Kristus. Ketika kita dibenarkan, Tuhan Allah menyatakan bahwa kita tidak bersalah, dengan menghapuskan kesalahan dari dosa di masa lalu. Dan Tuhan Allah menyatakan kita dibenarkan: pembenaran datang dari Allah melalui iman kepada Yesus Kristus.
Semua orang yang lelah karena perjuangan untuk menjadi baik, dengan usaha kita sendiri, akan mendapatkan istirahat di dalam penerimaan kepada kemurahan Kristus. Ia berjanji, "Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu" (Matius 11:28). Kita semua yang berbeban karena luka dari masa lalu dan karena perasaan sakit karena malu dan kekurangan, dapat menemukan kedamaian dan keutuhan di dalam Kristus.
4. MASA PENGHAKIMAN DIMULAI
Di dalam kitab Daniel pasal kedelapan, seorang malaikat menunjukkan kepada nabi itu pemandangan masa depan yang besar. Daniel melihat (1) domba jantan, (2) kambing jantan, dan (3) dari salah satu tanduk kambing jantan itu, "muncul suatu tanduk kecil, yang menjadi sangat besar" (Daniel 8:8, 9); yang melambangkan (1) Medi-Persia, (2) Yunani, dan (3) Roma (Daniel 8:1-12, 20-26). Apakah bagian ke-empat dari nubuatan itu?
"'Sampai berapa lama berlaku penglihatan ini, yakni korban sehari-hari...?' Maka ia menjawab: 'Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi [atau hari, Ibrani], lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.'" - Daniel 8:13, 14.
Daniel jatuh tertelungkup sebelum malaikat itu dapat menjelaskan bagian 2,300 hari dari nubuatan itu, dan pasal kedelapan ditutup dengan tanpa penjelasan. Akan tetapi kemudian malaikat itu muncul kembali dan berkata:
"Jadi, camkanlah firman itu dan perhatikanlah penglihatan itu! Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan." - Daniel 9:22-24.
2,300 hari, tentu saja adalah 2,300 tahun, masing-masing hari adalah satu tahun (Yehezkiel 4:6). Tujuh puluh minggu, atau 490 tahun, adalah bagian pertama dari masa panjang 2300 tahun. Kedua masa itu dimulai pada tahun 457 SM, ketika Persia mengeluarkan perintah untuk memulihkan dan membangun kembali Yerusalem. Dengan mengurangi 490 tahun dari 2,300 tahun, tinggallah 1,810. Tambahkan ,1810 tahun kepada tahun 34 M, ketika masa 490 tahun berakhir, kita akan sampai ke tahun 1844.
5. TEMPAT YANG KUDUS DIPULIHKAN, PENGHAKIMAN
Malaikat yang memberitakan kepada Daniel bahwa pada tahun 1844, pada akhir masa 2,300 tahun, "tempat yang kudus itu akan dipulihkan dalam keadaannya yang wajar." (Daniel 8:14). Apakah artinya ini? Sejak tahun 70 ketika bangsa Roma menghancurkan Bait Allah di Yerusalem, umat Allah tidak lagi memiliki tempat kudus di bumi. Maka tempat kudus yang akan dipulihkan itu, yang dimulai tahun 1844, tentunya adalah tempat kudus yang ada di surga, yang tiruannya adalah Kemah Allah di bumi.
Nah, apakah artinya memulihkan tempat kudus di surga dalam keadaannya yang wajar? Bangsa Israel di jaman dulu menyebutkan hari pemulihan tempat kudus di bumi dengan nama Yom Kippur, Hari Pendamaian. Ini sebenarnya adalah hari penghakiman.
Seperti yang disebutkan di dalam Panduan 12, kegiatan Kristus bagi kita di dalam tempat kudus ada dua tahap: (1) persembahan korban sehari-hari berpusat pada pelayanan imam di bilik pertama, Bilik Yang Suci. (2) persembahan korban tahunan berpusatkan kepada pelayanan Imam Besar di bilik kedua, Bilik Yang Maha Suci (Imamat 16).
Di tempat kudus di bumi, ketika orang mengakui dosanya setiap hari, darah dari binatang yang disembelih dipercikkan ke tanduk mezbah, dan kemudian dipindahkan ke Bilik Yang Suci (Imamat 4 dan 6). Maka, secara perlambang, setiap hari, dosa-dosa yang diakui dibawa ke tempat kudus dan tetap tinggal di sana.
Kemudian, setiap tahun, pada Hari Pendamaian, Kemah Suci dibersihkan dari semua dosa yang diakui selama setahun (Imamat 16). Dalam pembersihkan ini, Imam Besar mempersembahkan korban khusus dari kambing yang dipilih. Kemudian ia membawa darahnya ke Tempat Yang Maha Suci dan memercikkan darah penebus ini di depan tirai pendamaian untuk menunjukkan bahwa darah Yesus, Penebus yang akan datang, akan membayar upah dosa. Imam Besar secara perlambang memindahkan dosa-dosa yang diakui dari Kemah Suci ke atas kepada kambing jantan yang lain, kemudian melepaskannya ke padang gurun dan mati di sana (Imamat 16:20-22).
Upacara Hari Pendamaian tahunan ini membersihkan Kemah Suci dari dosa. Orang Israel menganggap hari ini sebagai hari penghakiman karena orang-orang yang menolak mengakui dosa-dosa mereka akan dianggap tidak benar dan "disingkirkan" dari umat Allah (23:29).
Apa yang dilakukan setahun sekali secara simbolis oleh Imam Besar, dilakukan oleh Yesus sekali untuk selamanya sebagai Imam Besar kita (Ibrani 9:6-12). Pada hari penghakiman, Ia menghapuskan dari tempat suci semua dosa-dosa yang telah diakui dari orang-orang yang telah menerima Dia sebagai Juruselamat mereka. Jikalau kita mengakui dosa-dosa kita, Ia akan menghapuskan untuk selama-lamanya semua catatan tentang dosa kita pada saat itu (Kisah 3:19). Pelayanan ini adalah pekerjaan penghakiman yang dimulai Yesus di tahun 1844.
Tahun 1844, ketika saat penghakiman Tuhan Allah mulai di surga, pekabaran tentang saat penghakiman mulai diberitakan ke seluruh dunia (Wahyu 14:6-7). Panduan DISCOVER selanjutnya akan membahas pekabaran ini.
6. MENGHADAPI CATATAN KEHIDUPAN KITA DI SAAT PENGHAKIMAN
Sejak tahun 1844, Kristus, sebagai Hakim, telah memeriksa catatan setiap orang yang pernah hidup untuk menentukan siapa yang akan diselamatkan ketika Yesus datang kembali. Sebagai Hakim kita, Yesus "menghapuskan" semua dosa-dosa orang percaya dari catatan kehidupan mereka di surga (Kisah 3:19).
Ketika nama anda muncul di dalam penghakiman, akan mudah menghadapi catatan kehidupan anda jikalau anda menerima Kristus sebagai Pengganti kita. Dan ketika penghakiman bagi umat percaya telah selesai, Yesus kembali ke bumi untuk membawa upah mereka (Wahyu 22:12, 14).
Apakah anda akan berada di sana ketika Yesus datang? Atau apakah ada sesuatu yang telah anda sembunyikan daripadaNya? Apakah anda memiliki hubungan yang jujur dan terbuka dengan Dia yang menjanjikan:
"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." - 1 Yohanes 1:9.
Pengakuan semata-mata berarti bahwa kita setuju untuk menghadapi dosa-dosa kita, menerima pengampunan dari Tuhan, dan mengakui bahwa kita membutuhkan kuasa dan kemurahanNya.
Ketika mengunjungi sebuah penjara di Potsdam, Raja Frederick William I mendengarkan sejumlah permohonan ampun. Semua orang hukuman di penjara itu bersumpah bahwa hakim yang berprasangka, ahli hukum yang tidak jujur menyebabkan mereka dijebloskan di penjara. Dari satu sel ke sel lainnya, berlangsung kisah yang sama tentang orang yang tidak bersalah namun disalahkan. Tetapi di salah satu sel, orang hukuman itu tidak berkata apa-apa. Dengan heran, Frederick bergurau, "Saya kira kamu juga tidak bersalah." "Tidak Yang Mulia," jawab lelaki itu, "Saya bersalah dan sangat pantas mendapatkan apa yang saya alami sekarang." Raja itu berpaling kepada pengawalnya dan memanggil dengan keras, "Datang kemari dan bebaskan penjahat ini segera, sebelum ia merusak orang-orang yang tak bersalah di sini."
Bagaimanakah persiapan kita dalam penghakiman nanti? Bagaimanakah caranya supaya kita siap menyambut kedatangan Kristus? Hanya dengan pengakuan yang jujur tentang kebenaran: "Saya sangat pantas menanggung hukuman mati karena dosa-dosa saya, tetapi Orang Lain telah menggantikan tempat saya dan memberikan saya pengampunan yang besar.
Buatlah kesediaan sekarang juga bahwa apapun yang akan terjadi, anda akan menjaga hubungan dengan Yesus jujur dari mata-ke-mata, da tulus dari hati-ke-hati.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Tampaknya seperti kejahatan yang sempurna. Polisi mula-mula tidak menemukan petunjuk apapun. Namun kemudian mereka memperhatikan kabel kecil tersambungkan ke tempat pensil di meja dokter itu. kabel itu mengarah ke kaset perekam di laci meja. Mereka menyadari, tempat pensil itu sebenarnya adalah mikrofon rahasia yang digunakan dokter itu untuk merekam percakapannya dengan pasien yang sedang berkonsultasi.
Penyidik segera memutar pita rekaman, dan dengan terheran-heran mulai mendengarkan rekaman kejadian kejahatan tersebut. Seseorang bernama Anthony masuk ke kantor dan mulai berdebat dengan dokter itu. lalu terdengar letusan senjata. Pita rekaman itu berakhir dengan erangan dari dokter yang sekarat di karpet. Setiap rincian yang mengerikan telah terekam. Pembunuh itu mengira kejahatannya akan tetap menjadi rahasia. Ia telah sangat berhati-hati untuk tidak meninggalkan jejak. Akan tetapi pita rekaman itu menceritakan segalanya.
Dalam panduan ini kita akan belajar tentang penghakiman Allah yang terakhir ketika umat manusia diadili menurut apa yang telah mereka lakukan seperti yang direkam di dalam kitab kehidupan (Wahyu 20:12). Bagi orang-orang yang belum menerima Kristus sebagai Juruselamat mereka, ini adalah kabar buruk. Namun penghakiman ini adalah kabar yang sangat baik bagi mereka yang telah mendapatkan jaminan di dalam Kristus.
1. BAGAIMANA ANDA DAPAT MENGHADAPI PENGHAKIMAN TANPA RASA TAKUT
Siapakah yang akan menghakimi dunia?
"Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak." - Yohanes 5:22.
Bagaimana salib mempersiapkan Kristus menjadi Hakim kita?
"Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya. MaksudNya ialah untuk menunjukkan keadilanNya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus." - Roma 3:25, 26.
Kematian Kristus sebagai pengganti kita memungkinkan Ia untuk bertindak sebagai Hakim dan Pembela yang murah hati yang dapat mengampuni pendosa yang bertobat. Ketika jagat raya yang menyaksikan hal ini bertanya, "Bagaimana mungkin hakim yang tidak tidak berpihak menyatakan seorang yang bersalah menjadi tidak bersalah?" Kristus dapat menjawab dengan menunjukkan bekas luka di tanganNya. Ia telah menerima hukuman yang adil karena dosa-dosa kita di dalam tubuhNya.
Kitab di surga menyimpan catatan kehidupan setiap orang, dan catatan ini dibuka pada saat penghakiman (Wahyu 20:12). Inilah kabar buruk bagi orang yang membayangkan dosa rahasia dan kejahatan mereka tidak akan pernah menghantui mereka. Namun ada kabar yang sangat baik bagi semua orang yang secara tulus menerima Kristus sebagai Pembela mereka di surga: "Darah Yesus... menyucikan kita dari pada segala dosa" (1 Yohanes 1:7). Apakah yang ditawarkan Yesus sebagai ganti dari kehidupan kita yang penuh dosa?
"Dia yang tidak mengenal dosa dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." - 2 Korintus 5:21.
Kehidupan kita di dalam dosa digantikan dengan kehidupan Kristus yang sempurna dan benar. Karena kehidupan dan kematian Yesus yang tanpa dosa itu, Tuhan dapat mengampuni kita dan memperlakukan kita seolah kita tidak pernah berdosa. apakah yang meluluskan Yesus sebagai Pembela dan Hakim kita?
2. KRISTUS DATANG TEPAT PADA WAKTUNYA
Pada saat baptisanNya, Yesus diurapi oleh Roh Kudus:
"Setelah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasNya. Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan." - Matius 3:16, 17.
Segera setelah diurapi oleh Roh Kudus pada saat dibaptis, pada murid-muridNya mengumumkan:
"Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus.)" - Yohanes 1:41.
Para murid itu mengetahui kata bahasa Ibrani "Mesias" dan kata Yunani "Kristus" keduanya berarti "Yang Diurapi." Lukas, salah satu murid Yesus, mencatat tanggal pembaptisan Yesus sebagai Mesias, yaitu tahun kelima belas dalam pemerintahan Kaisar Tiberius (Lukas 3:1). Bagi kita, ini berarti tahun 27 Masehi. Lebih dari 500 tahun sebelum Yesus datang, nabi Daniel meramalkan bahwa Yesus akan diurapi sebagai Mesias pada tahun 27 Masehi.
"Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa [minggu, Ibrani]; dan enam puluh dua kali tujuh masa." - Daniel 9:25.
Tujuh minggu dan enam puluh dua minggu seluruhnya adalah enam puluh sembilan minggu atau 483 hari (7 x 69 = 483 hari). Dalam nubuatan Alkitab yang menggunakan lambang, satu hari sama dengan satu tahun (Yehezkiel 4:6; Bilangan 14:34), maka 483 hari sama dengan 483 tahun. Daniel meramalkan bahwa satu perintah akan dikeluarkan untuk memulihkan dan membangun Yerusalem kembali, dan tepat 483 tahun setelah perintah ini dikeluarkan, Mesias akan muncul.
Apakah Yesus muncul sebagai Mesias pada waktu yang ditetapkan? Artahsasta mengeluarkan perintah untuk membangun Yerusalem pada tahun 457 SM (Ezra 7:7-26). Masa 483 tahun itu berakhir pada tahun 27 Masehi (457 SM + 27 Masehi = 484). Perintah itu dikeluarkan pada tahun 457 SM dan Kristus diurapi pada tahun 27 Masehi, dengan menghitung tengah tahunnya, maka tahun yang tepat adalah 483 tahun.
Pada waktu diurapi di tahun 27 Masehi, Yesus muncul dengan pekabaran: "Waktunya telah genap" (Markus 1:15). Penggenapan yang akurat dari nubuatan Alkitab adalah perjanjian yang mengesankan bahwa Yesus dari Nazaret adalah benar-benar Mesias, Tuhan di dalam raga manusia. Berapa lamakah Yesus membuat perjanjian?
"Raja itu akan membuat perjanjian itu selama satu kali "tujuh masa" [minggu, Ibrani]." - Daniel 9:27, bagian pertama.
Jikalau kita menerapkan prinsip satu hari sama dengan satu tahun, satu "minggu" ini adalah 7 tahun, dari tahun 27 sampai 34 Masehi, Yesus membuat perjanjian, yang telah dibuatNya kepada Adam dan Hawa segera setelah mereka jatuh ke dalam dosa. Tuhan Allah membuat perjanjian, sebuah janji, bahwa Ia akan menyelamatkan umat manusia dari dosa melalui kematian Seseorang yang akan dikirimkanNya untuk mati bagi dosa-dosa kita (Kejadian 3:15). Apakah yang harus terjadi pada pertengahan minggu ketujuh puluh itu?
"Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan." - Daniel 9:27, bagian akhir.
Yesus disalibkan pada tahun 31, di "pertengahan minggu itu". Pada saat Yesus mati, Tuhan Allah merobek "tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah" (Matius 27:51). Persembahan korban yang akan disembelih (perlambang dari Yesus, Domba Allah) terlepas dari tangan imam. Ini adalah tanda bahwa Tuhan Allah tidak lagi menginginkan manusia mempersembahkan korban binatang. Sementara menepati nubuatan secara tepat, Yesus "menghentikan" setiap kebutuhan untuk mempersembahkan korban. Sejak kematian Yesus, orang dapat berhubungan dengan Tuhan tidak lagi melalui korban binatang dan imam manusia, melainkan melalui Mesias, Anak Domba Allah dan Imam Besar kita.
3. JAMINAN PENGAMPUNAN DOSA
Menurut nubuatan Daniel, mengapa Yesus mati?
"Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa." - Daniel 9:26.
Pada saat kematiannya di kayu salib, Yesus "disingkirkan." Dia mati, tetapi bukan bagi diriNya sendiri, bukan untuk menebus akibat dosaNya sendiri, tetapi menebus akibat dosa-dosa seluruh dunia. Bagaimanakah kita dapat mengetahui bahwa Tuhan telah mengampuni semua dosa kita?
"Kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya... KARENA SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA... dan telah DIBENARKAN dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian KARENA IMAN, DALAM DARAHNYA." - Roma 3:22-25.
Kata kunci di dalam ayat-ayat ini adalah: Kita, semua telah berdosa, namun karena kemurahan Tuhan Allah, semua dibenarkan, yang beriman dalam kuasa penyucian dari darah Kristus. Ketika kita dibenarkan, Tuhan Allah menyatakan bahwa kita tidak bersalah, dengan menghapuskan kesalahan dari dosa di masa lalu. Dan Tuhan Allah menyatakan kita dibenarkan: pembenaran datang dari Allah melalui iman kepada Yesus Kristus.
Semua orang yang lelah karena perjuangan untuk menjadi baik, dengan usaha kita sendiri, akan mendapatkan istirahat di dalam penerimaan kepada kemurahan Kristus. Ia berjanji, "Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu" (Matius 11:28). Kita semua yang berbeban karena luka dari masa lalu dan karena perasaan sakit karena malu dan kekurangan, dapat menemukan kedamaian dan keutuhan di dalam Kristus.
4. MASA PENGHAKIMAN DIMULAI
Di dalam kitab Daniel pasal kedelapan, seorang malaikat menunjukkan kepada nabi itu pemandangan masa depan yang besar. Daniel melihat (1) domba jantan, (2) kambing jantan, dan (3) dari salah satu tanduk kambing jantan itu, "muncul suatu tanduk kecil, yang menjadi sangat besar" (Daniel 8:8, 9); yang melambangkan (1) Medi-Persia, (2) Yunani, dan (3) Roma (Daniel 8:1-12, 20-26). Apakah bagian ke-empat dari nubuatan itu?
"'Sampai berapa lama berlaku penglihatan ini, yakni korban sehari-hari...?' Maka ia menjawab: 'Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi [atau hari, Ibrani], lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.'" - Daniel 8:13, 14.
Daniel jatuh tertelungkup sebelum malaikat itu dapat menjelaskan bagian 2,300 hari dari nubuatan itu, dan pasal kedelapan ditutup dengan tanpa penjelasan. Akan tetapi kemudian malaikat itu muncul kembali dan berkata:
"Jadi, camkanlah firman itu dan perhatikanlah penglihatan itu! Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan." - Daniel 9:22-24.
2,300 hari, tentu saja adalah 2,300 tahun, masing-masing hari adalah satu tahun (Yehezkiel 4:6). Tujuh puluh minggu, atau 490 tahun, adalah bagian pertama dari masa panjang 2300 tahun. Kedua masa itu dimulai pada tahun 457 SM, ketika Persia mengeluarkan perintah untuk memulihkan dan membangun kembali Yerusalem. Dengan mengurangi 490 tahun dari 2,300 tahun, tinggallah 1,810. Tambahkan ,1810 tahun kepada tahun 34 M, ketika masa 490 tahun berakhir, kita akan sampai ke tahun 1844.
5. TEMPAT YANG KUDUS DIPULIHKAN, PENGHAKIMAN
Malaikat yang memberitakan kepada Daniel bahwa pada tahun 1844, pada akhir masa 2,300 tahun, "tempat yang kudus itu akan dipulihkan dalam keadaannya yang wajar." (Daniel 8:14). Apakah artinya ini? Sejak tahun 70 ketika bangsa Roma menghancurkan Bait Allah di Yerusalem, umat Allah tidak lagi memiliki tempat kudus di bumi. Maka tempat kudus yang akan dipulihkan itu, yang dimulai tahun 1844, tentunya adalah tempat kudus yang ada di surga, yang tiruannya adalah Kemah Allah di bumi.
Nah, apakah artinya memulihkan tempat kudus di surga dalam keadaannya yang wajar? Bangsa Israel di jaman dulu menyebutkan hari pemulihan tempat kudus di bumi dengan nama Yom Kippur, Hari Pendamaian. Ini sebenarnya adalah hari penghakiman.
Seperti yang disebutkan di dalam Panduan 12, kegiatan Kristus bagi kita di dalam tempat kudus ada dua tahap: (1) persembahan korban sehari-hari berpusat pada pelayanan imam di bilik pertama, Bilik Yang Suci. (2) persembahan korban tahunan berpusatkan kepada pelayanan Imam Besar di bilik kedua, Bilik Yang Maha Suci (Imamat 16).
Di tempat kudus di bumi, ketika orang mengakui dosanya setiap hari, darah dari binatang yang disembelih dipercikkan ke tanduk mezbah, dan kemudian dipindahkan ke Bilik Yang Suci (Imamat 4 dan 6). Maka, secara perlambang, setiap hari, dosa-dosa yang diakui dibawa ke tempat kudus dan tetap tinggal di sana.
Kemudian, setiap tahun, pada Hari Pendamaian, Kemah Suci dibersihkan dari semua dosa yang diakui selama setahun (Imamat 16). Dalam pembersihkan ini, Imam Besar mempersembahkan korban khusus dari kambing yang dipilih. Kemudian ia membawa darahnya ke Tempat Yang Maha Suci dan memercikkan darah penebus ini di depan tirai pendamaian untuk menunjukkan bahwa darah Yesus, Penebus yang akan datang, akan membayar upah dosa. Imam Besar secara perlambang memindahkan dosa-dosa yang diakui dari Kemah Suci ke atas kepada kambing jantan yang lain, kemudian melepaskannya ke padang gurun dan mati di sana (Imamat 16:20-22).
Upacara Hari Pendamaian tahunan ini membersihkan Kemah Suci dari dosa. Orang Israel menganggap hari ini sebagai hari penghakiman karena orang-orang yang menolak mengakui dosa-dosa mereka akan dianggap tidak benar dan "disingkirkan" dari umat Allah (23:29).
Apa yang dilakukan setahun sekali secara simbolis oleh Imam Besar, dilakukan oleh Yesus sekali untuk selamanya sebagai Imam Besar kita (Ibrani 9:6-12). Pada hari penghakiman, Ia menghapuskan dari tempat suci semua dosa-dosa yang telah diakui dari orang-orang yang telah menerima Dia sebagai Juruselamat mereka. Jikalau kita mengakui dosa-dosa kita, Ia akan menghapuskan untuk selama-lamanya semua catatan tentang dosa kita pada saat itu (Kisah 3:19). Pelayanan ini adalah pekerjaan penghakiman yang dimulai Yesus di tahun 1844.
Tahun 1844, ketika saat penghakiman Tuhan Allah mulai di surga, pekabaran tentang saat penghakiman mulai diberitakan ke seluruh dunia (Wahyu 14:6-7). Panduan DISCOVER selanjutnya akan membahas pekabaran ini.
6. MENGHADAPI CATATAN KEHIDUPAN KITA DI SAAT PENGHAKIMAN
Sejak tahun 1844, Kristus, sebagai Hakim, telah memeriksa catatan setiap orang yang pernah hidup untuk menentukan siapa yang akan diselamatkan ketika Yesus datang kembali. Sebagai Hakim kita, Yesus "menghapuskan" semua dosa-dosa orang percaya dari catatan kehidupan mereka di surga (Kisah 3:19).
Ketika nama anda muncul di dalam penghakiman, akan mudah menghadapi catatan kehidupan anda jikalau anda menerima Kristus sebagai Pengganti kita. Dan ketika penghakiman bagi umat percaya telah selesai, Yesus kembali ke bumi untuk membawa upah mereka (Wahyu 22:12, 14).
Apakah anda akan berada di sana ketika Yesus datang? Atau apakah ada sesuatu yang telah anda sembunyikan daripadaNya? Apakah anda memiliki hubungan yang jujur dan terbuka dengan Dia yang menjanjikan:
"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." - 1 Yohanes 1:9.
Pengakuan semata-mata berarti bahwa kita setuju untuk menghadapi dosa-dosa kita, menerima pengampunan dari Tuhan, dan mengakui bahwa kita membutuhkan kuasa dan kemurahanNya.
Ketika mengunjungi sebuah penjara di Potsdam, Raja Frederick William I mendengarkan sejumlah permohonan ampun. Semua orang hukuman di penjara itu bersumpah bahwa hakim yang berprasangka, ahli hukum yang tidak jujur menyebabkan mereka dijebloskan di penjara. Dari satu sel ke sel lainnya, berlangsung kisah yang sama tentang orang yang tidak bersalah namun disalahkan. Tetapi di salah satu sel, orang hukuman itu tidak berkata apa-apa. Dengan heran, Frederick bergurau, "Saya kira kamu juga tidak bersalah." "Tidak Yang Mulia," jawab lelaki itu, "Saya bersalah dan sangat pantas mendapatkan apa yang saya alami sekarang." Raja itu berpaling kepada pengawalnya dan memanggil dengan keras, "Datang kemari dan bebaskan penjahat ini segera, sebelum ia merusak orang-orang yang tak bersalah di sini."
Bagaimanakah persiapan kita dalam penghakiman nanti? Bagaimanakah caranya supaya kita siap menyambut kedatangan Kristus? Hanya dengan pengakuan yang jujur tentang kebenaran: "Saya sangat pantas menanggung hukuman mati karena dosa-dosa saya, tetapi Orang Lain telah menggantikan tempat saya dan memberikan saya pengampunan yang besar.
Buatlah kesediaan sekarang juga bahwa apapun yang akan terjadi, anda akan menjaga hubungan dengan Yesus jujur dari mata-ke-mata, da tulus dari hati-ke-hati.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Rabu, 01 September 2010
JURUSELAMAT YANG SELALU HADIR
Saat seorang Skotlandia bernama Peter tersesat di padang rumput tempat pembuangan sampah pada suatu malam yang gelap, Tuhan memanggil namanya: " Peter!" Saat suara dari surga memanggilnya kembali, Peter berhenti berjalan, melihat ke bawah, dan ia menemukan bahwa ia hanya tinggal selangkah lagi akan jatuh ke tambang batu kapur yang sudah terbengkalai.
Bukankah itu akan sangat indah jika kita masing-masing dapat mendengarkan Tuhan memanggil nama kita? Bukankah itu hal yang akan menggembirakan jika Dia bisa sebegitu dekatnya dengan kita dan kita bisa duduk bersama-sama denganNya dan bercakap-cakap mengenai pergumulan hidup dan harapan kita?
1. HUBUNGAN TANPA BATAS DENGAN YESUS
Percaya atau tidak, kita dapat datang lebih dekat kepada Yesus sekarang dari pada saat jika Ia tinggal bersama-sama dengan kita sebagai seseorang yang dapat terlihat. Memiliki Yesus secara nyata dalam daging di kota kita akan merupakan suatu yang sangat bagus tentunya, tetapi pikirkan kerumunan orang yang berdesak-desakkan untuk dapat melihat lebih dekat. Pikirkanlah keinginan pada zamanNya. Kita mau melakukan sesuatu dengan baik agar dapat berbicara langsung denganNya untuk beberapa menit saja di dalam hidup kita.
Harapan Kristus adalah untuk mengolah hubungan pribadi dengan kita masing-masing. Itulah salah satu alasan mengapa Ia meninggalkan bumi ini untuk melakukan pelayanan khusus di Surga yang memungkinkan Dia untuk datang dekat kepada maing-masing dari kita setiap hari. Karena Yesus tidak terbatas berada hanya di satu tempat saja sama seperti waktu Ia berada di dunia ini, melalui Roh Kudus Dia sekarang dekat untuk menuntun kehidupan dari setiap orang yang menginginkannya secara pribadi. Janji yang menguatkan apakah yang Yesus berikan saat sebelum Ia naik ke Surga?
"AKU MENYERTAI KAMU SENANTIASA, sampai kepada akhir zaman." - Matius 28:20.
Apakah yang Kristus lakukan di Surga yang memungkinkan Dia untuk " selalu bersama dengan kita"?
"Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punyai, bukanlah Imam Besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri tahta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapatkan pertolongan kita pada waktunya." - Ibrani 4:14-16.
Catat jaminan yang kita peroleh bila kita memiliki Yesus sebagai pengantara pribadi kita di Surga: "Dicobai dalam segala hal, sama seperti kita juga dicobai." "Bersimpati dengan kelemahan kita." "Menolong kita pada saat kita membutuhkan pertolongan." Bersama dengan Yesus sebagai Imam Besar kita, kita tidak lagi terpisahkan oleh jarak kita dengan Surga; Kristus dapat menuntun kita ke hadirat Allah. Tidak heran jika kita diminta untuk "meraih tahta anugerah dengan penuh keyakinan." Kedudukan apakah yang Yesus tempati di Surga?
"Tetapi Ia (Yesus), setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya DI SEBELAH KANAN ALLAH." - Ibrani 10:12.
Kristus yang hidup, "seorang yang dapat mengerti" adalah perantara pribadi kita pada tahta "sebelah kanan Allah." Bagaimanakah kehidupan Yesus menyiapkan Dia untuk menjadi Imam kita?
"Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan SAUDARA-SAUDARANYA, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pecobaan, maka IA DAPAT MENOLONG mereka yang dicobai." - Ibrani 2:17, 18.
"Saudara" kita yang ikut merasakan kemanusiaan kita, "dicobai" seperti kita dicobai, sekarang adalah Imam Besar kita disebelah kanan Bapa. "Dijadikan seperti" kita, Ia mengetaui apa yang kita sedang alami. Ia pernah merasa lapar, haus, dicobai, dan kehabisan tenaga. Ia dapat merasakan kebutuhan kita akan rasa simpati dan pengertian. Tetapi di atas segalanya, Yesus dapat menjadi Imam Besar kita karena Ia telah mati untuk menebus dosa kita. Dia membayar hutang dosa kita dengan mati menggantikan kita. Ini adalah Ajaran, Kabar Baik bagi semua orang dimana saja dan setiap waktu.
Salah seorang dari direktur Sekolah Alkitab membagikan pengalamannya: "Ketika anak perempuan paling kecil kami masih berumur tiga tahun, tangannya terjepit kursi lipat, yang menyebabkan tulangnya hancur. Saat kami terburu-buru membawa dia kedokter, tangisannya yang kencang karena kesakitan sangat meyakitkan hati kami. Dan anak kami yang berusia lima tahun juga sangat sangat tersentuh. Saya tidak akan pernah melupakan kata-katanya setelah dokter telah mengobati luka adiknya. Dia terisak, "Oh, Ayah, saya berharap itu terjadi pada jari saya!""
Saat semua manusia telah jatuh ke dalam dosa dan diputuskan untuk mati selamanya, Yesus berkata, "Oh, Bapa, Saya berharap itu adalah Saya." Dan Allah mengabulkan permintaan Yesus di kayu salib. Juru Selamat kita telah mengalami segala penderitaan yang telah kita alami bahkan lebih dari itu.
2. KABAR BAIK DI DALAM PERJANJIAN LAMA
Saat bangsa Israel berkemah di kaki gunung Sinai, Allah memerintahkan Musa untuk mendirikan kaabah yang dapat dipindahkan untuk berbakti "Sesuai dengan pola yang ditunjukkan kepadamu (Musa) di atas gunung." (Keluaran 25:40). Hampir 500 tahun kemudian, kaabah batu besar Raja Salomo menggantikan kaabah yang dapat dipindahkan tersebut. Dan kaabah itu didirikan sama persis dengan kaabah yang dapat dipindah-pindahkan pada zaman Musa. Saat Allah memberikan kepada Musa petunjuk untuk mendirikan kaabah, tujuan khusus apakah yang ada dalam rencana Allah?
"Dan mereka harus membuat tempat kudus bagiKu, supaya AKU AKAN DIAM DI TENGAH-TENGAH MEREKA." - Keluaran 25:8.
Dosa menyebabkan perpisahan yang tragis antara manusia dan penciptanya. Kaabah adalah cara Allah untuk menunjukkan kepada mereka bahwa Ia dapat tinggal di tengah-tengah mereka kembali. Kaabah, menjadi pusat dari kehidupan keagamaan dan perbaktian pada zaman perjanjian lama. Setiap pagi dan petang orang-orang dapat berkumpul di sekeliling kaabah dan mengadakan hubungan dengan Allah melalui doa (Lukas 1:9, 10), menuntut akan janji Allah: "Aku akan bertemu dengan engkau." (Keluaran 30:6).
Perjanjian Lama mengajarkan ajaran yang sama mengenai keselamatan seperti yang ada di dalam Perjanjian Baru. Keduanya menggambarkan kematian Yesus untuk kita dan melayani kita sebagai Imam Besar kita dalam kaabah surgawi.
3. PELAYANAN YESUS KEPADA KITA DIUNGKAPKAN DI DALAM KAABAH
Kaabah dan pelayanan-pelayanan menjelaskan apa yang Yesus kerjakan sekarang di kerajaan surga, dan apa yang Yesus kerjakan sekarang di dunia untuk memperkuat dan memberikan petunjuk satu persatu kepada kita dalam kehidupan sehari-hari.
Saat Kaabah dunia telah ditetapkan menurut kaabah di surga, ini mencerminkan kaabah surga di mana Yesus mengadakan pelayanan sekarang. Keluaran 25-40 menjelaskan pelayanan-pelayanan dan upacara-upacara kaabah di padang gurun dengan cukup jelas. Rangkuman singkat dari perabotan kaabah muncul di Perjanjian Baru: "sekarang perjanjian pertama tentang peraturan untuk perbaktian dan juga kaabah di dunia.... Di ruang yang pertama terdapat tempat kaki dian, meja dan roti sajian perjamuan, tempat ini disebut Bilik Suci. Di belakang tirai kedua terdapat ruangan yang disebut Bilik yang Maha suci, di mana terdapat mesbah ukupan dari emas dan tabut perjanjian yang seluruhnya berlapis emas. Di dalam tabut perjanjian berisi dua loh batu yang bertuliskan perjanjian [di mana Tuhan menuliskan sepuluh perintah Allah (Ulangan 10:1-5)]. Di atas dari tabut perjanjian terdapat dua kerub kemuliaan yang menaungi tutp pendamaian. (Ibrani 9:1-5).
Kaabah mempunyai dua ruangan, bilik yang suci dan bilik yang maha suci. Terdapat halaman yang terbentang di muka kaabah. Di halaman tersebut berdiri mesbah tembaga tempat imam mengadakan korban bakaran dan sebuah cawan yang dipakai untuk mencuci. Korban bakaran yang diberikan di mezbah tembaga tersebut melambangkan Yesus yang melalui kematiannya di kayu salib menjadi Anak domba Allah, yang menghapuskan dosa dunia (Yohanes 1:29). Ketika orang berdosa datang ke altar untuk meminta ampunan dengan membawa korban dan mengakui dosanya, dia menerima pengampunan dan pembersihan. Dengan jalan yang sama orang yang berdosa sekarang meminta pengampunan dan pembersihan melalui darah Yesus (1 Yohanes 1:9).
Di ruang yang pertama atau bilik suci, tujuh kaki dian yang terus menerus menyala, melambangkan Yesus yang tidak pernah gagal menerangi dunia (Yohanes 8:12). Meja dan roti sajian melambangkan pemenuhan akan kebutuhan fisik dan spiritual kita yang dipuaskan oleh roti hidup (Yohanes 6:35). Mesbah pendupa emas melambangkan Yesus yang melayani doa kita kehadapan Allah (Wahyu 8:3, 4).
Ruang yang ke dua, Bilik yang maha suci terdiri dari tabut perjanjian yang berlapis emas melambangkan tahta Allah. Tirai Pembenaran, atau takhta kemurahan melambangkan Kristus iman besar perantara kita yang menjelma mewakili kita umat yang berdosa yang telah melanggar hukum moral Allah. Dua loh batu tempat Tuhan menulis sepuluh perintah Allah tersimpan di bawah takhta kemurahan. Kerub emas kemuliaan terangkat melewati tempat duduk anugerah pada setiap ujung dari tabut perjanjian. Cahaya kemuliaan tersinar diantara dua kerub melambangkan kehadiran Allah sendiri.
Sebuah tirai menutupi bilik suci dari pandangan orang tempat para imam melayani mereka di halaman. Tirai yang kedua di depan bilik yang maha suci memisahkan ruang bagian dalam dari para imam yang memasuki ruang pertama kaabah. Ketika Yesus mati di kayu salib apa yang terjadi dengan tirai tersebut?
"Pada saat itu tirai di kaabah terbelah menjadi dua dari atas ke bawah." - Matius 27:51.
Bilik yang maha suci dapat dilihat ketika Yesus mati. Setelah Yesus mati tidak ada tirai yang dapat memisahkan Allah yang Suci dengan orang-orang saleh, Yesus, Imam besar kita, mengantar kita ke hadirat Tuhan (Ibrani 10:19-22). Kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala rumah Allah karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus iklas dan iman yang teguh oleh karena hati kita telah dibersihan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.
4. SEBUAH WAHYU TENTANG KEMATIAN YESUS UNTUK MENYELAMATKAN KITA
Sama seperti kaabah di bumi dibuat sebagai tiruan yang kecil dari kaabah di surga tampat Yesus sedang melayani kita sekarang, pelayanan yang dilaksanakan pada kaabah yang ada di bumi adalah "gambaran dan bayangan dari apa yang ada di surga" (Ibrani 8:5). Tetapi ada perbedaan: para imam yang melayani di kaabah bumi tidak dapat mengampuni dosa, tetapi di kayu salib Yesus "hanya satu kali saja menyatakan dirinya, pada jaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh pengkorbananNya". (Ibrani 9:26).
Dalam Perjanjian Lama pada buku Imamat dijelaskan secara terperinci pelayanan-pelayanan yang ada dalam kaabah. Upacara-upacara dibagi menjadi dua bagian: pelayanan harian dan pelayanan tahunan (Pelajaran 13 menjelaskan tentang pelayanan tahunan).
Di dalam pelayanan harian para imam memberikan korban perorangan dan untuk seluruh umat. Ketika seseorang berbuat dosa, dia harus membawa binatang yang tidak bercacat sebagai korban persembahan, "meletakkan tangannya ke atas korban penghapus dosa dan menyembelih korban itu di tempat korban bakaran" (Imamat 4:29). Kesalahan dari orang yang berdosa harus dipindahkan kepada korban bakaran dengan cara mengakui dosanya dan menaruh tangannya di atas kepala korban tersebut. Ini melambangkan Kristus menebus dosa kita di bukit Golgota; seorang yang tidak berdosa menjadi "berdosa untuk kita" (2 Korintus 5:21). Korban bakaran harus dibunuh dan darahnya tertumpah karena korban bakaran tersebut menunjuk langsung kepada hukuman yang maha tinggi bahwa Kristus menderita di kayu salib.
5. KENAPA DARAH?
Tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan. (Ibrani 9:22). Apa yang terjadi di kaabah dalam Perjanjian Lama menggambarkan langsung suatu perbuatan penyelamatan yang besar dari Kristus. Mati untuk dosa kita, Dia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya kedalam tempat yang kudus dengan membawa darahNya sendiri, dan dengan itu Dia telah mendapat kelepasan yang kekal" (ayat 12). Saat darah Yesus tertumpah di kayu salib untuk dosa kita, "tabir bait suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah" (Matius 27:51). Karena pengorbanan Yesus di kayu salib, binatang korban sudah tidak lagi dibutuhkan.
Saat Yesus menumpahkan darahNya dari kayu salib, Ia menawarkan hidup ketaatanNya yang sempurna sebagai ganti dari kegagalan kita. Saat Bapa dan Anak terpisah di Bukit Golgota, Allah Bapa berbalik dengan kesedihan yang mendalam dan Anak mati dengan hati yang hancur. Allah Anak menempatkan diriNya di dalam sejarah untuk mengambil bagi dirinya sendiri hasil sepenuhnya dari dosa dan untuk menunjukan bagaimana tragisnya perbuatan yang salah itu sebenarnya. Dia lalu dapat mengampuni orang yang berdosa tanpa menyepelekan dosa. Kristus membuat "perdamaian oleh darahNya, yang tertumpah di kayu salib" (Kolose1:20).
6. SEBUAH WAHYU TENTANG KEHIDUPAN YESUS UNTUK MENYELAMATKAN KITA
Apa yang Yesus "setiap hari lakukan di kaabah dalam surga?
"Karena itu Iapun sanggup untuk menyelamatkan secara sempurna semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, karena DIA SELALU HIDUP UNTUK MENJADI PENGANTARA bagi mereka." - Ibrani 7:25.
Yesus sekarang "hidup" untuk memberikan darahNya, pengorbananNya, mewakili kita. Dia sekarang bekerja keras untuk menyelamatkan setiap orang dari tragedi dosa. Beberapa orang secara salah menilai bahwa, sebagai perantara kita, Yesus di Surga memohon kepada Allah yang enggan memaafkan kita untuk mengampuni kita. Pada kenyataannya, Allah-lah yang secara senang menerima pengorbanan AnakNya yang mewakili kita.
Sebagai Imam Besar kita di Surga, Kristus juga memohon dengan kemanusiaanNya. Dia berusaha menolong orang yang acuh-tak-acuh untuk melihat sekali lagi kepada anugerah, untuk menolong orang yang berdosa yang berputus asa meraih kembali harapan dalam kabar kesukaan, dan untuk menolong orang-orang percaya menemukan lebih banyak kekayaan dari firman Allah dan lebih banyak kekuatan dari doa. Yesus membentuk kehidupan kita sejalan dengan perintah-perintah Allah dan menolong kita membangun karakter-karakter yang akan tetap teguh pada pencobaan waktu.
Allah menyerahkan hidupNya bagi setiap orang yang pernah hidup di dunia ini. Dan sekarang, sebagai Imam Besar dan pengantara kita, "Dia selalu hidup" untuk menuntun orang-orang menerima kematianNya bagi dosa mereka. Meskipun Dia mendamaikan seluruh kejatuhan bumi ini kepada dirinya di atas kayu salib, Dia tetap tidak dapat menyelamatkan kita kalau kita tidak menerima anugerahNya. Orang-orang tidak akan hilang karena mereka adalah orang yang berdosa, tetapi karena mereka menolak untuk menerima pengampunan yang Yesus tawarkan.
Dosa menghancurkan hubungan dekat Adam dan Hawa yang pernah dinikmati bersama dengan Allah. Tetapi Yesus, sebagai Anak Domba Allah, mati untuk membebaskan semua manusia dari dosa dan memperbaharui persahabatan yang hilang ini. Sudahkah anda menemukan Dia sebagai Imam Besarmu, yang pernah hidup untuk menjaga hubungan yang dekat dan bersemangat itu?
Kematian Yesus adalah sesuatu yang sama sekali unik. Pelayanan surgawi Kristus tidak dapat diperbandingkan. Hanyalah Kristus yang membawa Allah dekat di samping kita. Hanya Kristus yang membuat semuanya mungkin agar Roh Allah dapat berdiam di dalam hati kita. Dia mengosongkan diriNya dengan maksud agar kita dapat dipenuhi. Dia berhak mendapatkan pengakuan yang sama dari kita. Marilah kita menerima Dia sepenuhnya sebagai Juruselamat dan Penuntun hidup kita.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Bukankah itu akan sangat indah jika kita masing-masing dapat mendengarkan Tuhan memanggil nama kita? Bukankah itu hal yang akan menggembirakan jika Dia bisa sebegitu dekatnya dengan kita dan kita bisa duduk bersama-sama denganNya dan bercakap-cakap mengenai pergumulan hidup dan harapan kita?
1. HUBUNGAN TANPA BATAS DENGAN YESUS
Percaya atau tidak, kita dapat datang lebih dekat kepada Yesus sekarang dari pada saat jika Ia tinggal bersama-sama dengan kita sebagai seseorang yang dapat terlihat. Memiliki Yesus secara nyata dalam daging di kota kita akan merupakan suatu yang sangat bagus tentunya, tetapi pikirkan kerumunan orang yang berdesak-desakkan untuk dapat melihat lebih dekat. Pikirkanlah keinginan pada zamanNya. Kita mau melakukan sesuatu dengan baik agar dapat berbicara langsung denganNya untuk beberapa menit saja di dalam hidup kita.
Harapan Kristus adalah untuk mengolah hubungan pribadi dengan kita masing-masing. Itulah salah satu alasan mengapa Ia meninggalkan bumi ini untuk melakukan pelayanan khusus di Surga yang memungkinkan Dia untuk datang dekat kepada maing-masing dari kita setiap hari. Karena Yesus tidak terbatas berada hanya di satu tempat saja sama seperti waktu Ia berada di dunia ini, melalui Roh Kudus Dia sekarang dekat untuk menuntun kehidupan dari setiap orang yang menginginkannya secara pribadi. Janji yang menguatkan apakah yang Yesus berikan saat sebelum Ia naik ke Surga?
"AKU MENYERTAI KAMU SENANTIASA, sampai kepada akhir zaman." - Matius 28:20.
Apakah yang Kristus lakukan di Surga yang memungkinkan Dia untuk " selalu bersama dengan kita"?
"Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punyai, bukanlah Imam Besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri tahta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapatkan pertolongan kita pada waktunya." - Ibrani 4:14-16.
Catat jaminan yang kita peroleh bila kita memiliki Yesus sebagai pengantara pribadi kita di Surga: "Dicobai dalam segala hal, sama seperti kita juga dicobai." "Bersimpati dengan kelemahan kita." "Menolong kita pada saat kita membutuhkan pertolongan." Bersama dengan Yesus sebagai Imam Besar kita, kita tidak lagi terpisahkan oleh jarak kita dengan Surga; Kristus dapat menuntun kita ke hadirat Allah. Tidak heran jika kita diminta untuk "meraih tahta anugerah dengan penuh keyakinan." Kedudukan apakah yang Yesus tempati di Surga?
"Tetapi Ia (Yesus), setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya DI SEBELAH KANAN ALLAH." - Ibrani 10:12.
Kristus yang hidup, "seorang yang dapat mengerti" adalah perantara pribadi kita pada tahta "sebelah kanan Allah." Bagaimanakah kehidupan Yesus menyiapkan Dia untuk menjadi Imam kita?
"Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan SAUDARA-SAUDARANYA, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pecobaan, maka IA DAPAT MENOLONG mereka yang dicobai." - Ibrani 2:17, 18.
"Saudara" kita yang ikut merasakan kemanusiaan kita, "dicobai" seperti kita dicobai, sekarang adalah Imam Besar kita disebelah kanan Bapa. "Dijadikan seperti" kita, Ia mengetaui apa yang kita sedang alami. Ia pernah merasa lapar, haus, dicobai, dan kehabisan tenaga. Ia dapat merasakan kebutuhan kita akan rasa simpati dan pengertian. Tetapi di atas segalanya, Yesus dapat menjadi Imam Besar kita karena Ia telah mati untuk menebus dosa kita. Dia membayar hutang dosa kita dengan mati menggantikan kita. Ini adalah Ajaran, Kabar Baik bagi semua orang dimana saja dan setiap waktu.
Salah seorang dari direktur Sekolah Alkitab membagikan pengalamannya: "Ketika anak perempuan paling kecil kami masih berumur tiga tahun, tangannya terjepit kursi lipat, yang menyebabkan tulangnya hancur. Saat kami terburu-buru membawa dia kedokter, tangisannya yang kencang karena kesakitan sangat meyakitkan hati kami. Dan anak kami yang berusia lima tahun juga sangat sangat tersentuh. Saya tidak akan pernah melupakan kata-katanya setelah dokter telah mengobati luka adiknya. Dia terisak, "Oh, Ayah, saya berharap itu terjadi pada jari saya!""
Saat semua manusia telah jatuh ke dalam dosa dan diputuskan untuk mati selamanya, Yesus berkata, "Oh, Bapa, Saya berharap itu adalah Saya." Dan Allah mengabulkan permintaan Yesus di kayu salib. Juru Selamat kita telah mengalami segala penderitaan yang telah kita alami bahkan lebih dari itu.
2. KABAR BAIK DI DALAM PERJANJIAN LAMA
Saat bangsa Israel berkemah di kaki gunung Sinai, Allah memerintahkan Musa untuk mendirikan kaabah yang dapat dipindahkan untuk berbakti "Sesuai dengan pola yang ditunjukkan kepadamu (Musa) di atas gunung." (Keluaran 25:40). Hampir 500 tahun kemudian, kaabah batu besar Raja Salomo menggantikan kaabah yang dapat dipindahkan tersebut. Dan kaabah itu didirikan sama persis dengan kaabah yang dapat dipindah-pindahkan pada zaman Musa. Saat Allah memberikan kepada Musa petunjuk untuk mendirikan kaabah, tujuan khusus apakah yang ada dalam rencana Allah?
"Dan mereka harus membuat tempat kudus bagiKu, supaya AKU AKAN DIAM DI TENGAH-TENGAH MEREKA." - Keluaran 25:8.
Dosa menyebabkan perpisahan yang tragis antara manusia dan penciptanya. Kaabah adalah cara Allah untuk menunjukkan kepada mereka bahwa Ia dapat tinggal di tengah-tengah mereka kembali. Kaabah, menjadi pusat dari kehidupan keagamaan dan perbaktian pada zaman perjanjian lama. Setiap pagi dan petang orang-orang dapat berkumpul di sekeliling kaabah dan mengadakan hubungan dengan Allah melalui doa (Lukas 1:9, 10), menuntut akan janji Allah: "Aku akan bertemu dengan engkau." (Keluaran 30:6).
Perjanjian Lama mengajarkan ajaran yang sama mengenai keselamatan seperti yang ada di dalam Perjanjian Baru. Keduanya menggambarkan kematian Yesus untuk kita dan melayani kita sebagai Imam Besar kita dalam kaabah surgawi.
3. PELAYANAN YESUS KEPADA KITA DIUNGKAPKAN DI DALAM KAABAH
Kaabah dan pelayanan-pelayanan menjelaskan apa yang Yesus kerjakan sekarang di kerajaan surga, dan apa yang Yesus kerjakan sekarang di dunia untuk memperkuat dan memberikan petunjuk satu persatu kepada kita dalam kehidupan sehari-hari.
Saat Kaabah dunia telah ditetapkan menurut kaabah di surga, ini mencerminkan kaabah surga di mana Yesus mengadakan pelayanan sekarang. Keluaran 25-40 menjelaskan pelayanan-pelayanan dan upacara-upacara kaabah di padang gurun dengan cukup jelas. Rangkuman singkat dari perabotan kaabah muncul di Perjanjian Baru: "sekarang perjanjian pertama tentang peraturan untuk perbaktian dan juga kaabah di dunia.... Di ruang yang pertama terdapat tempat kaki dian, meja dan roti sajian perjamuan, tempat ini disebut Bilik Suci. Di belakang tirai kedua terdapat ruangan yang disebut Bilik yang Maha suci, di mana terdapat mesbah ukupan dari emas dan tabut perjanjian yang seluruhnya berlapis emas. Di dalam tabut perjanjian berisi dua loh batu yang bertuliskan perjanjian [di mana Tuhan menuliskan sepuluh perintah Allah (Ulangan 10:1-5)]. Di atas dari tabut perjanjian terdapat dua kerub kemuliaan yang menaungi tutp pendamaian. (Ibrani 9:1-5).
Kaabah mempunyai dua ruangan, bilik yang suci dan bilik yang maha suci. Terdapat halaman yang terbentang di muka kaabah. Di halaman tersebut berdiri mesbah tembaga tempat imam mengadakan korban bakaran dan sebuah cawan yang dipakai untuk mencuci. Korban bakaran yang diberikan di mezbah tembaga tersebut melambangkan Yesus yang melalui kematiannya di kayu salib menjadi Anak domba Allah, yang menghapuskan dosa dunia (Yohanes 1:29). Ketika orang berdosa datang ke altar untuk meminta ampunan dengan membawa korban dan mengakui dosanya, dia menerima pengampunan dan pembersihan. Dengan jalan yang sama orang yang berdosa sekarang meminta pengampunan dan pembersihan melalui darah Yesus (1 Yohanes 1:9).
Di ruang yang pertama atau bilik suci, tujuh kaki dian yang terus menerus menyala, melambangkan Yesus yang tidak pernah gagal menerangi dunia (Yohanes 8:12). Meja dan roti sajian melambangkan pemenuhan akan kebutuhan fisik dan spiritual kita yang dipuaskan oleh roti hidup (Yohanes 6:35). Mesbah pendupa emas melambangkan Yesus yang melayani doa kita kehadapan Allah (Wahyu 8:3, 4).
Ruang yang ke dua, Bilik yang maha suci terdiri dari tabut perjanjian yang berlapis emas melambangkan tahta Allah. Tirai Pembenaran, atau takhta kemurahan melambangkan Kristus iman besar perantara kita yang menjelma mewakili kita umat yang berdosa yang telah melanggar hukum moral Allah. Dua loh batu tempat Tuhan menulis sepuluh perintah Allah tersimpan di bawah takhta kemurahan. Kerub emas kemuliaan terangkat melewati tempat duduk anugerah pada setiap ujung dari tabut perjanjian. Cahaya kemuliaan tersinar diantara dua kerub melambangkan kehadiran Allah sendiri.
Sebuah tirai menutupi bilik suci dari pandangan orang tempat para imam melayani mereka di halaman. Tirai yang kedua di depan bilik yang maha suci memisahkan ruang bagian dalam dari para imam yang memasuki ruang pertama kaabah. Ketika Yesus mati di kayu salib apa yang terjadi dengan tirai tersebut?
"Pada saat itu tirai di kaabah terbelah menjadi dua dari atas ke bawah." - Matius 27:51.
Bilik yang maha suci dapat dilihat ketika Yesus mati. Setelah Yesus mati tidak ada tirai yang dapat memisahkan Allah yang Suci dengan orang-orang saleh, Yesus, Imam besar kita, mengantar kita ke hadirat Tuhan (Ibrani 10:19-22). Kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala rumah Allah karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus iklas dan iman yang teguh oleh karena hati kita telah dibersihan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.
4. SEBUAH WAHYU TENTANG KEMATIAN YESUS UNTUK MENYELAMATKAN KITA
Sama seperti kaabah di bumi dibuat sebagai tiruan yang kecil dari kaabah di surga tampat Yesus sedang melayani kita sekarang, pelayanan yang dilaksanakan pada kaabah yang ada di bumi adalah "gambaran dan bayangan dari apa yang ada di surga" (Ibrani 8:5). Tetapi ada perbedaan: para imam yang melayani di kaabah bumi tidak dapat mengampuni dosa, tetapi di kayu salib Yesus "hanya satu kali saja menyatakan dirinya, pada jaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh pengkorbananNya". (Ibrani 9:26).
Dalam Perjanjian Lama pada buku Imamat dijelaskan secara terperinci pelayanan-pelayanan yang ada dalam kaabah. Upacara-upacara dibagi menjadi dua bagian: pelayanan harian dan pelayanan tahunan (Pelajaran 13 menjelaskan tentang pelayanan tahunan).
Di dalam pelayanan harian para imam memberikan korban perorangan dan untuk seluruh umat. Ketika seseorang berbuat dosa, dia harus membawa binatang yang tidak bercacat sebagai korban persembahan, "meletakkan tangannya ke atas korban penghapus dosa dan menyembelih korban itu di tempat korban bakaran" (Imamat 4:29). Kesalahan dari orang yang berdosa harus dipindahkan kepada korban bakaran dengan cara mengakui dosanya dan menaruh tangannya di atas kepala korban tersebut. Ini melambangkan Kristus menebus dosa kita di bukit Golgota; seorang yang tidak berdosa menjadi "berdosa untuk kita" (2 Korintus 5:21). Korban bakaran harus dibunuh dan darahnya tertumpah karena korban bakaran tersebut menunjuk langsung kepada hukuman yang maha tinggi bahwa Kristus menderita di kayu salib.
5. KENAPA DARAH?
Tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan. (Ibrani 9:22). Apa yang terjadi di kaabah dalam Perjanjian Lama menggambarkan langsung suatu perbuatan penyelamatan yang besar dari Kristus. Mati untuk dosa kita, Dia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya kedalam tempat yang kudus dengan membawa darahNya sendiri, dan dengan itu Dia telah mendapat kelepasan yang kekal" (ayat 12). Saat darah Yesus tertumpah di kayu salib untuk dosa kita, "tabir bait suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah" (Matius 27:51). Karena pengorbanan Yesus di kayu salib, binatang korban sudah tidak lagi dibutuhkan.
Saat Yesus menumpahkan darahNya dari kayu salib, Ia menawarkan hidup ketaatanNya yang sempurna sebagai ganti dari kegagalan kita. Saat Bapa dan Anak terpisah di Bukit Golgota, Allah Bapa berbalik dengan kesedihan yang mendalam dan Anak mati dengan hati yang hancur. Allah Anak menempatkan diriNya di dalam sejarah untuk mengambil bagi dirinya sendiri hasil sepenuhnya dari dosa dan untuk menunjukan bagaimana tragisnya perbuatan yang salah itu sebenarnya. Dia lalu dapat mengampuni orang yang berdosa tanpa menyepelekan dosa. Kristus membuat "perdamaian oleh darahNya, yang tertumpah di kayu salib" (Kolose1:20).
6. SEBUAH WAHYU TENTANG KEHIDUPAN YESUS UNTUK MENYELAMATKAN KITA
Apa yang Yesus "setiap hari lakukan di kaabah dalam surga?
"Karena itu Iapun sanggup untuk menyelamatkan secara sempurna semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, karena DIA SELALU HIDUP UNTUK MENJADI PENGANTARA bagi mereka." - Ibrani 7:25.
Yesus sekarang "hidup" untuk memberikan darahNya, pengorbananNya, mewakili kita. Dia sekarang bekerja keras untuk menyelamatkan setiap orang dari tragedi dosa. Beberapa orang secara salah menilai bahwa, sebagai perantara kita, Yesus di Surga memohon kepada Allah yang enggan memaafkan kita untuk mengampuni kita. Pada kenyataannya, Allah-lah yang secara senang menerima pengorbanan AnakNya yang mewakili kita.
Sebagai Imam Besar kita di Surga, Kristus juga memohon dengan kemanusiaanNya. Dia berusaha menolong orang yang acuh-tak-acuh untuk melihat sekali lagi kepada anugerah, untuk menolong orang yang berdosa yang berputus asa meraih kembali harapan dalam kabar kesukaan, dan untuk menolong orang-orang percaya menemukan lebih banyak kekayaan dari firman Allah dan lebih banyak kekuatan dari doa. Yesus membentuk kehidupan kita sejalan dengan perintah-perintah Allah dan menolong kita membangun karakter-karakter yang akan tetap teguh pada pencobaan waktu.
Allah menyerahkan hidupNya bagi setiap orang yang pernah hidup di dunia ini. Dan sekarang, sebagai Imam Besar dan pengantara kita, "Dia selalu hidup" untuk menuntun orang-orang menerima kematianNya bagi dosa mereka. Meskipun Dia mendamaikan seluruh kejatuhan bumi ini kepada dirinya di atas kayu salib, Dia tetap tidak dapat menyelamatkan kita kalau kita tidak menerima anugerahNya. Orang-orang tidak akan hilang karena mereka adalah orang yang berdosa, tetapi karena mereka menolak untuk menerima pengampunan yang Yesus tawarkan.
Dosa menghancurkan hubungan dekat Adam dan Hawa yang pernah dinikmati bersama dengan Allah. Tetapi Yesus, sebagai Anak Domba Allah, mati untuk membebaskan semua manusia dari dosa dan memperbaharui persahabatan yang hilang ini. Sudahkah anda menemukan Dia sebagai Imam Besarmu, yang pernah hidup untuk menjaga hubungan yang dekat dan bersemangat itu?
Kematian Yesus adalah sesuatu yang sama sekali unik. Pelayanan surgawi Kristus tidak dapat diperbandingkan. Hanyalah Kristus yang membawa Allah dekat di samping kita. Hanya Kristus yang membuat semuanya mungkin agar Roh Allah dapat berdiam di dalam hati kita. Dia mengosongkan diriNya dengan maksud agar kita dapat dipenuhi. Dia berhak mendapatkan pengakuan yang sama dari kita. Marilah kita menerima Dia sepenuhnya sebagai Juruselamat dan Penuntun hidup kita.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Kamis, 26 Agustus 2010
KEKUATAN MISTERIUS DI DALAM HIDUPKU
Di tahun 1929 Frank Morris berlayar dengan sebuah kapal menuju ke Swiss. Dia sudah lama menantikan perjalanan ini. Tetapi perjalanan itu kemudian menjadi suatu pengalaman yang memalukan. Seorang pramugara yang ditugaskan untuk menjaga dia, mengunci Frank di kabinnya setiap malam. Setelah makan pagi yang cepat, Frank boleh berlatih sedikit, tetapi ia merasa layaknya orang bodoh karena dituntun berkeliling geladak, seperti seekor binatang yang dikekang. Kemudian pramugara itu mendudukan Frank di satu kursi penghangat di geladak. Bilamana ia bertemu dengan penumpang yang ramah yang mengajak dia untuk berjalan-jalan, pramugara tersebut menolak, dengan alasan dia harus mengawasinya. Frank adalah seorang dewasa, dengan keingintahuan yang normal dan keinginan orang dewasa. Tetapi dia juga seorang buta. Pramugara itu menganggap Frank tidak bisa menjaga dirinya sendiri.
Frank diperlakukan seperti sebuah bingkisan yang harus dibawa kemana-mana. Tetapi di Swiss, hidup Frank berubah dramatis. Selama di sana dia belajar tentang anjing yang dilatih untuk menuntun orang buta. Dia membawa seekor anjing gembala Jerman yang diberi nama Buddy kembali ke Amerika Serikat, lalu Frank mendirikan "Seeing Eye", yang sekarang merupakan sebuah organisasi dunia. Sekarang, dengan Buddy disisinya, Frank dapat pergi ke mana saja, kapan saja, dengan siapa saja. Dia merasa bebas pada akhirnya. Dalam satu percobaan dengan sekelompok wartawan di jalan-jalan yang sibuk di kota New York, Buddy menuntun tuannya dengan cekatan dari satu jalur ke jalur lain pada saat mobil-mobil berdesing lalu-lalang. Karena Frank mempercayai Buddy, dia melaluinya dengan tenang. Wartawan yang bisa melihat justru memiliki lebih banyak kesulitan; salah satu dari mereka malah naik taksi untuk menyeberang ke sisi jalan yang lain.
Di beberapa halaman berikut, kita akan mempelajari mengenai Roh Kudus, Penuntun yang selalu menginginkan agar kita menempatkan hidup kita dalam tangan-Nya. Semua kita adalah orang cacat dengan kemanusiawian yang sama, kebutaan yang sama terhadap apa yang sebenarnya sangat penting. Kehidupan dengan cepat melalui kita dalam langkah yang kacau yang menyebabkan kita kadang-kadang mendapatkan hidup kita hanya terbatas bertahan daripada menuju ke arah tertentu. Masih saja kita ragu-ragu untuk mempercayakan hidup kita seutuhnya ke Penuntun ini. Tetapi penemuan yang menanti kita masing-masing adalah ini: Kita akan menemukan kebebasan yang sejati dan kekuatan dengan bergantung pada Roh Kudus yang menuntun kita melalui kehidupan.
1. PERWAKILAN KRISTUS DI DUNIA INI
Ketika Kristus akan naik ke surga, Ia menjanjikan kepada murid-muridNya sebuah hadiah yang tidak ternilai.
"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, PENGHIBUR itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.... Tetapi apabila ia datang, yaitu ROH KEBENARAN, IA AKAN MEMIMPIN KAMU ke dalam seluruh kebenaran.... IA AKAN MEMULIAKAN AKU, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimaNya dari padaKu." - Yohanes 16:7, 13, 14. (Kecuali disebutkan secara khusus, seluruh ayat Alkitab di Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab berbahasa Indonesian Terjemahyan Baru terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Dalam rencana ilahi, Yesus harus kembali ke surga sebagai wakil kita di takhta Tuhan dan hadir untuk kita di hadapan Allah (Ibrani 9:24). Ketika Tuhan kita yang tersalib mewakili kita di surga, kita juga memiliki Roh Kudus sebagai PENGHIBUR dan PENUNTUN selama di dunia ini.
Dialah wakil langsung dari Yesus. Ketika Yesus di dunia Ia melayani dalam batas tubuh seorang manusia, dan tidak dapat hadir di mana saja. Tetapi Roh Kudus tidak memiliki batas; Dia dapat melayani sebagai Penghibur dan Penuntun pribadi bagi individu yang tidak terhitung di banyak tempat pada waktu yang sama. Kristus memenuhi kebutuhan kita melalui Roh Kudus.
2. SIAPAKAH ROH KUDUS ITU ?
Kebanyakan dari kita dapat mengenal Tuhan Allah Bapa apabila kita membayangkan bagaikan orangtua yang paling memperhatikan, paling memelihara yang kita pernah tahu. Dan kita dapat menggambarkan Yesus Anak Allah, karena Ia pernah hidup di tengah-tengah kita sebagai seorang manusia. Tetapi Roh Kudus lebih sulit digambarkan dan dikenal. Kita tidak memiliki manusia sebagai pembandingnya. Tetapi Alkitab, memberi kita keterangan terperinci mengenai Roh Kudus: Sebuah Pribadi. Yesus menggambarkan Roh Kudus sebagai seseorang, anggota Keallahan, bersama-sama dengan Allah Bapa dan Allah Anak.
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus." - Matius 28:19.
Roh tersebut memiliki ciri-ciri pribadi: sebuah pikiran (Roma 8:27); kebijaksanaan (1 Korintus 2:10); perasaan kasih terhadap kita (Roma 15:30); perasaan sedih bila kita berdosa (Efesus 4:30); kemampuan untuk mengajar kita (Nehemia 9:20); dan kuasa untuk menuntun kita. Keikutsertaannya dalam penciptaan. Roh Kudus berpartisipasi dalam membentuk dunia kita bersama Bapa dan Anak.
"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi... dan ROH ALLAH melayang-layang di atas permukaan air." - Kejadian 1:1, 2.
3. KEGIATAN ROH KUDUS
1. Mengubah hati manusia. Dalam pertemuannya dengan Nikodemus, Yesus menekankan peran Roh Kudus dalam mengubah hati manusia: "..Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak DILAHIRKAN dari air dan ROH, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Yohanes 3:5). "Dilahirkan dari Roh" berarti Roh memberikan kepada kita kehidupan baru. Itu artinya lebih dari hanya merubah sedikit tingkah laku kita. Roh mengubah kita dari dalam keluar, memenuhi janji "Kamu akan Kuberikan hati yang baru" (Yehezkiel 36:26).
2. Membuat kita berhati-hati untuk berlaku salah dan memberikan kita keinginan untuk menjadi suci: "Dan kalau Ia datang, IA AKAN MENGINSAFKAN dunia akan DOSA, KEBENARAN dan penghakiman." (Yohanes 16:8). Ketika anda mendengar cerita dramatis tentang seseorang yang berbalik dari kehidupan tanpa moral kepada Tuhan Allah dan menjadi pasangan yang setia dan orangtua yang memelihara, ingatlah bahwa setiap langkah menuju keseluruhan adalah dari hasil dorongan Roh Kudus.
3. Menuntun kita dalam kehidupan kekristenan kita. Kristus berbicara kepada kita secara langsung melalui "suara kecil" dari Roh. Apakah kita berbelok ke kanan atau ke kiri, telinga anda akan mendengar sebuah suara di belakangmu berkata, "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya." (Yesaya 30:21). Melalui transmisi satelit, televisi kita biasanya menampilkan bentuk-bentuk dan wajah-wajah dari sebuah benua yang jauh ke ruang keluarga kita. Fungsi Roh Kudus sama seperti satelit kecil Allah, membawa kehadiran Kristus dari surga ke bumi, membuat Ia dekat ketika kita sangat memerlukan Dia (Yohanes 14:15-20).
4. Menolong kehidupan doa kita. "...sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; TETAPI ROH SENDIRI BERDOA UNTUK KITA kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan... sesuai dengan kehendak Allah..." (Roma 8:26, 27). Ketika kita bergumul untuk mencari kata-kata, Roh sedang berdoa mewakili kita. Ketika kita berkecil hati, kita hanya bisa merintih kepada Allah, Roh Kudus menguatkan seruan kita yang teredam itu menjadi sebuah doa yang berkuasa di hadapan takhta Allah, di mana Yesus sekarang melayani.
5. Mengembangkan kualitas dan karakter orang-orang Kristen. Roh Kudus membuat kerohanian yang tandus menjadi subur seperti pohon yang memiliki segala jenis buah: "TETAPI BUAH ROH ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri." (Galatia 5:22-23). Memiliki buah-buah Roh menunjukkan bahwa kita adalah cabang dari pohon anggur, yaitu Yesus (Yohanes 15:5). Yesus sebenarnya dapat menyatakan kehidupan yang melimpah melalui kita dengan kuasa Roh Kudus.
6. Menyiapkan kita sebagai saksi-saksi. Yesus berjanji: "TETAPI KAMU AKAN MENERIMA KUASA, kalau ROH KUDUS turun keatas kamu, dan kamu akan menjadi SAKSIKU... sampai ke ujung bumi" (Kisah Para Rasul 1:8). Semua yang bersedia dapat menjadi saksi melalui Roh Kudus. Kita mungkin tidak dapat memiliki semua jawabannya, tetapi Roh Kudus dapat memberikan kepada kita cerita untuk diceritakan yang dapat menggerakkan hati dan pikiran. Rasul-rasul memiliki kesulitan berkomunikasi sebelum Pantekosta, tetapi setelah Roh Kudus datang, mereka mengumandangkan Kristus dengan kuasa yang "mengacaukan seluruh dunia" (Kisah Para Rasul 17:6).
4. KARUNIA ROH KUDUS
Alkitab membuat suatu perbedaan yang jelas antara karunia Allah melalui Roh Kudus kepada setiap orang percaya demi mencapai kehidupan Kristen yang menang, dan banyak karunia-karunia disediakan Roh Kudus bagi orang-orang percaya untuk pelayanan yang efektif dalam berbagai cara. "...Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan PEMBERIAN-PEMBERIAN kepada manusia."... Dan Ialah yang memberikan baik RASUL-RASUL maupun NABI-NABI, baik PEMBERITA-PEMBERITA INJIL maupun GEMBALA-GEMBALA dan PENGAJAR-PENGAJAR, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan ..." (Efesus 4:8, 11-12).
Tidak setiap orang Kristen menerima semua karunia, beberapa mungkin hanya menerima beberapa karunia lebih dari orang lain; Roh Kudus "memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendakiNya." (1 Korintus 12:11). Roh Kudus memperlengkapi setiap orang percaya sesuai perannya masing-masing secara khusus dalam rencana Tuhan Allah. Tuhan Allah tahu kapan dan di mana harus memberikan karunia-karunia yang lebih akan memberkati umat Allah dan gerejaNya.
Daftar lain dari karunia roh yang terdapat di 1 Korintus 12:8-10 termasuk hikmat, pengetahuan, iman, karunia menyembuhkan, karunia bernubuat, karunia untuk berkata-kata dalam bermacam-macam bahasa dan menafsirkan bahasa roh (ayat 8-10).
Paulus mendorong kita untuk "memperoleh karunia-karunia yang paling utama" kemudian ditambahkan "Dan aku menunjukkankepadamu jalan yang lebih utama lagi." (1 Korintus 12:31). Pasal Kasih (1 Korintus 13) yang mengikuti ayat ini menegaskan bahwa "yang terutama" adalah Kasih. Dan kasih adalah buah dari Roh (Galatia 5:22).
Perhatian kita haruslah untuk mencari buah Roh itu dan biarkan Roh Kudus menyebarkan karunia-karuniaNya kepada kita sebagai "seperti yang dikehendakiNya" (1 Korintus 12:11).
5. KEPENUHAN ROH PADA HARI PENTAKOSTA
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan dalam ukuran yang tidak terbatas, memenuhi janji Yesus: "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku... sampai ke ujung bumi" (Kisah Para Rasul 1:8).
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus membuat mampu para rasul untuk mengabarkan Injil secara jelas dalam bermacam bahasa manusia "dari setiap bangsa di bumi" (Kisah Para Rasul 2:3-6). Beberapa pelajar Alkitab membandingkan kedatangan Roh Kudus dengan jatuhnya musim gugur yang mula-mula dan hujan akhir musim semi di Palestina (Yoel 2:23).
Roh Kudus dicurahkan pada Pantekosta sama seperti "hujan awal" dari musim gugur yang menyebabkan benih bertunas dan menyiapkan zat makanan yang bergizi yang penting bagi gereja Kristen dalam masa pertumbuhannya.
6. HUJAN AKHIR DARI ROH KUDUS
Nubuatan Alkitab memberitahukan satu hari akan datang ketika Roh Kudus dari Allah akan dicurahkan seperti air curahan atas gereja, memberi kekuatan kepada anggota gereja sebagai saksi-saksi (Yoel 2:28-29). Berabad-abad sekarang sudah berlalu dan cerita keselamatan itu sudah disebarluaskan kepada sebagian besar dunia ini. Sekaranglah waktunya "hujan akhir" untuk mematangkan butir padi, membuatnya siap untuk dipanen.
Sebagaimana sejarah bergerak menuju puncaknya hanya sesaat sebelum kedatangan Kristus kedua kali, Allah akan mempersiapkan setiap orang percaya yang tulus hatinya kepada surga melalui kecurahan Roh Kudus yang besar itu. Apakan anda sekarang mengalami "hujan awal" yang menyiapkan gereja untuk "hujan akhir" dari Roh Kudus? Apakan anda menjalankan kehidupan yang dipenuh Roh Kudus? Seperti anda dikuatkan oleh Roh Kudus, apakah anda akan membiarkan Allah menggunakan anda untuk mengabarkan berita kasihNya yang mengagumkan dan Ia akan datang segera?
7. SYARAT UNTUK MENERIMA ROH KUDUS
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus menggerakkan semua yang mendengarkan kabar injil untuk berseru, "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?" (Kisah Para Rasul 2:37).
Petrus menjawab, "BERTOBATLAH DAN HENDAKLAH KAMU MASING-MASING MEMBERI DIRIMU DIBAPTIS dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu. MAKA KAMU AKAN MENERIMA KARUNIA ROH KUDUS" (Kisah Para Rasul 2:38).
Pertobatan "berbalik dari jalan hidup yang berdosa kepada Kristus" adalah salah satu syarat untuk menerima karunia dari Roh Kudus. Untuk dapat mengalami Roh Kudus dicurahkan atas kita, kita harus bertobat dahulu dan seluruh hidup kita bekerja untuk Kristus. Yesus juga menegaskan kemauan untuk mengikuti dia dan menuruti Dia sebagai satu syarat untuk menerima karunia Roh Kudus (Yohanes 14:15-17).
8. KEHIDUPAN YANG DIPENUHI ROH KUDUS
Sebelum meninggalkan dunia ini, Yesus memerintahkan pengikutnya: "Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan JANJI Bapa,... Sebab Yohanes MEMBAPTIS DENGAN AIR, tetapi tidak lama lagi kamu akan DIBAPTIS DENGAN ROH KUDUS." (Kisah Para Rasul 1:4, 5). Berkali-kali Alkitab menunjukkan bahwa orang Kristen "dipenuhi oleh Roh Kudus" (Kisah Para Rasul 2:4; 4:8; 4:31; 6:3; 6:5; 7:55; 9:17; 13:9; 13:52; 19:6).
Roh Kudus membuat kehidupan orang Kristus terpenuhi dan indah, karena suatu hidup yang penuh akan Roh Kudus mencapai ideal Kristus pada kita. Ketika menggambarkan hidup Kristen yang penuh Roh Kudus, Paulus menawarkan doa ini kepada setiap orang percaya: "Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, MENGUATKAN DAN MENEGUHKAN KAMU OLEH ROH-NYA DI DALAM BATINMU, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu... Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang TERNYATA DARI KUASA YANG BEKERJA DI DALAM KITA" (Efesus 3:16, 17, 20).
Seperti Frank Morris dengan anjing penuntunnya yang setia, Buddy, kitapun dapat, dengan tuntunan Roh Kudus di dalam kita, melakukan lebih banyak daripada yang kita bisa lakukan sebelumnya. Dengan keinginan dan kemampuan yang baru, kita dibuat mampu untuk bergerak ke depan dengan percaya diri sebagai gantinya dari hanya mencoba mengatasi dengan masalah kehidupan.
Pengalaman dipenuhi oleh Roh Kudus ini dibaharui setiap hari melalui doa dan belajar Alkitab. Doa menjaga kita tetap berhubungan erat dengan Kristus, dan belajar dari Firman Tuhan menjaga kita agar tetap terfokus dari sumberNya. Itu semua menghancurkan segala rintangan antara kita dan Kristus yang mungkin menghalangi Dia dalam mencurahkan karunia Roh KudusNya yang tidak ternilai. Beginilah kita harus bertumbuh dan mengganti kebiasaan-kebiasaan dan sifat buruk kita dengan kualitas yang lebih sehat.
Roma 8 memberi gambaran yang menarik mengenai hidup dipenuhi Roh Kudus. Bacalah bila anda sempat, dan catat berapa banyak Paulus mengacu kepada "Roh Kudus" sebagai kuasa di balik kehidupan Kekristenan.
Sudahkan anda membuat penemuan yang indah tentang hidup yang dipenuhi Roh Kudus? Apakah anda sadar akan hadirnya Roh Kudus di dalam kehidupan saudara? Apakah anda mengalami kuasa kehidupan dariNya? Bukalah hidup anda kepada kekuatan yang terbesar di jagat raya itu.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Frank diperlakukan seperti sebuah bingkisan yang harus dibawa kemana-mana. Tetapi di Swiss, hidup Frank berubah dramatis. Selama di sana dia belajar tentang anjing yang dilatih untuk menuntun orang buta. Dia membawa seekor anjing gembala Jerman yang diberi nama Buddy kembali ke Amerika Serikat, lalu Frank mendirikan "Seeing Eye", yang sekarang merupakan sebuah organisasi dunia. Sekarang, dengan Buddy disisinya, Frank dapat pergi ke mana saja, kapan saja, dengan siapa saja. Dia merasa bebas pada akhirnya. Dalam satu percobaan dengan sekelompok wartawan di jalan-jalan yang sibuk di kota New York, Buddy menuntun tuannya dengan cekatan dari satu jalur ke jalur lain pada saat mobil-mobil berdesing lalu-lalang. Karena Frank mempercayai Buddy, dia melaluinya dengan tenang. Wartawan yang bisa melihat justru memiliki lebih banyak kesulitan; salah satu dari mereka malah naik taksi untuk menyeberang ke sisi jalan yang lain.
Di beberapa halaman berikut, kita akan mempelajari mengenai Roh Kudus, Penuntun yang selalu menginginkan agar kita menempatkan hidup kita dalam tangan-Nya. Semua kita adalah orang cacat dengan kemanusiawian yang sama, kebutaan yang sama terhadap apa yang sebenarnya sangat penting. Kehidupan dengan cepat melalui kita dalam langkah yang kacau yang menyebabkan kita kadang-kadang mendapatkan hidup kita hanya terbatas bertahan daripada menuju ke arah tertentu. Masih saja kita ragu-ragu untuk mempercayakan hidup kita seutuhnya ke Penuntun ini. Tetapi penemuan yang menanti kita masing-masing adalah ini: Kita akan menemukan kebebasan yang sejati dan kekuatan dengan bergantung pada Roh Kudus yang menuntun kita melalui kehidupan.
1. PERWAKILAN KRISTUS DI DUNIA INI
Ketika Kristus akan naik ke surga, Ia menjanjikan kepada murid-muridNya sebuah hadiah yang tidak ternilai.
"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, PENGHIBUR itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.... Tetapi apabila ia datang, yaitu ROH KEBENARAN, IA AKAN MEMIMPIN KAMU ke dalam seluruh kebenaran.... IA AKAN MEMULIAKAN AKU, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimaNya dari padaKu." - Yohanes 16:7, 13, 14. (Kecuali disebutkan secara khusus, seluruh ayat Alkitab di Panduan DISCOVER ini diambil dari Alkitab berbahasa Indonesian Terjemahyan Baru terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Dalam rencana ilahi, Yesus harus kembali ke surga sebagai wakil kita di takhta Tuhan dan hadir untuk kita di hadapan Allah (Ibrani 9:24). Ketika Tuhan kita yang tersalib mewakili kita di surga, kita juga memiliki Roh Kudus sebagai PENGHIBUR dan PENUNTUN selama di dunia ini.
Dialah wakil langsung dari Yesus. Ketika Yesus di dunia Ia melayani dalam batas tubuh seorang manusia, dan tidak dapat hadir di mana saja. Tetapi Roh Kudus tidak memiliki batas; Dia dapat melayani sebagai Penghibur dan Penuntun pribadi bagi individu yang tidak terhitung di banyak tempat pada waktu yang sama. Kristus memenuhi kebutuhan kita melalui Roh Kudus.
2. SIAPAKAH ROH KUDUS ITU ?
Kebanyakan dari kita dapat mengenal Tuhan Allah Bapa apabila kita membayangkan bagaikan orangtua yang paling memperhatikan, paling memelihara yang kita pernah tahu. Dan kita dapat menggambarkan Yesus Anak Allah, karena Ia pernah hidup di tengah-tengah kita sebagai seorang manusia. Tetapi Roh Kudus lebih sulit digambarkan dan dikenal. Kita tidak memiliki manusia sebagai pembandingnya. Tetapi Alkitab, memberi kita keterangan terperinci mengenai Roh Kudus: Sebuah Pribadi. Yesus menggambarkan Roh Kudus sebagai seseorang, anggota Keallahan, bersama-sama dengan Allah Bapa dan Allah Anak.
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus." - Matius 28:19.
Roh tersebut memiliki ciri-ciri pribadi: sebuah pikiran (Roma 8:27); kebijaksanaan (1 Korintus 2:10); perasaan kasih terhadap kita (Roma 15:30); perasaan sedih bila kita berdosa (Efesus 4:30); kemampuan untuk mengajar kita (Nehemia 9:20); dan kuasa untuk menuntun kita. Keikutsertaannya dalam penciptaan. Roh Kudus berpartisipasi dalam membentuk dunia kita bersama Bapa dan Anak.
"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi... dan ROH ALLAH melayang-layang di atas permukaan air." - Kejadian 1:1, 2.
3. KEGIATAN ROH KUDUS
1. Mengubah hati manusia. Dalam pertemuannya dengan Nikodemus, Yesus menekankan peran Roh Kudus dalam mengubah hati manusia: "..Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak DILAHIRKAN dari air dan ROH, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Yohanes 3:5). "Dilahirkan dari Roh" berarti Roh memberikan kepada kita kehidupan baru. Itu artinya lebih dari hanya merubah sedikit tingkah laku kita. Roh mengubah kita dari dalam keluar, memenuhi janji "Kamu akan Kuberikan hati yang baru" (Yehezkiel 36:26).
2. Membuat kita berhati-hati untuk berlaku salah dan memberikan kita keinginan untuk menjadi suci: "Dan kalau Ia datang, IA AKAN MENGINSAFKAN dunia akan DOSA, KEBENARAN dan penghakiman." (Yohanes 16:8). Ketika anda mendengar cerita dramatis tentang seseorang yang berbalik dari kehidupan tanpa moral kepada Tuhan Allah dan menjadi pasangan yang setia dan orangtua yang memelihara, ingatlah bahwa setiap langkah menuju keseluruhan adalah dari hasil dorongan Roh Kudus.
3. Menuntun kita dalam kehidupan kekristenan kita. Kristus berbicara kepada kita secara langsung melalui "suara kecil" dari Roh. Apakah kita berbelok ke kanan atau ke kiri, telinga anda akan mendengar sebuah suara di belakangmu berkata, "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya." (Yesaya 30:21). Melalui transmisi satelit, televisi kita biasanya menampilkan bentuk-bentuk dan wajah-wajah dari sebuah benua yang jauh ke ruang keluarga kita. Fungsi Roh Kudus sama seperti satelit kecil Allah, membawa kehadiran Kristus dari surga ke bumi, membuat Ia dekat ketika kita sangat memerlukan Dia (Yohanes 14:15-20).
4. Menolong kehidupan doa kita. "...sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; TETAPI ROH SENDIRI BERDOA UNTUK KITA kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan... sesuai dengan kehendak Allah..." (Roma 8:26, 27). Ketika kita bergumul untuk mencari kata-kata, Roh sedang berdoa mewakili kita. Ketika kita berkecil hati, kita hanya bisa merintih kepada Allah, Roh Kudus menguatkan seruan kita yang teredam itu menjadi sebuah doa yang berkuasa di hadapan takhta Allah, di mana Yesus sekarang melayani.
5. Mengembangkan kualitas dan karakter orang-orang Kristen. Roh Kudus membuat kerohanian yang tandus menjadi subur seperti pohon yang memiliki segala jenis buah: "TETAPI BUAH ROH ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri." (Galatia 5:22-23). Memiliki buah-buah Roh menunjukkan bahwa kita adalah cabang dari pohon anggur, yaitu Yesus (Yohanes 15:5). Yesus sebenarnya dapat menyatakan kehidupan yang melimpah melalui kita dengan kuasa Roh Kudus.
6. Menyiapkan kita sebagai saksi-saksi. Yesus berjanji: "TETAPI KAMU AKAN MENERIMA KUASA, kalau ROH KUDUS turun keatas kamu, dan kamu akan menjadi SAKSIKU... sampai ke ujung bumi" (Kisah Para Rasul 1:8). Semua yang bersedia dapat menjadi saksi melalui Roh Kudus. Kita mungkin tidak dapat memiliki semua jawabannya, tetapi Roh Kudus dapat memberikan kepada kita cerita untuk diceritakan yang dapat menggerakkan hati dan pikiran. Rasul-rasul memiliki kesulitan berkomunikasi sebelum Pantekosta, tetapi setelah Roh Kudus datang, mereka mengumandangkan Kristus dengan kuasa yang "mengacaukan seluruh dunia" (Kisah Para Rasul 17:6).
4. KARUNIA ROH KUDUS
Alkitab membuat suatu perbedaan yang jelas antara karunia Allah melalui Roh Kudus kepada setiap orang percaya demi mencapai kehidupan Kristen yang menang, dan banyak karunia-karunia disediakan Roh Kudus bagi orang-orang percaya untuk pelayanan yang efektif dalam berbagai cara. "...Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan PEMBERIAN-PEMBERIAN kepada manusia."... Dan Ialah yang memberikan baik RASUL-RASUL maupun NABI-NABI, baik PEMBERITA-PEMBERITA INJIL maupun GEMBALA-GEMBALA dan PENGAJAR-PENGAJAR, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan ..." (Efesus 4:8, 11-12).
Tidak setiap orang Kristen menerima semua karunia, beberapa mungkin hanya menerima beberapa karunia lebih dari orang lain; Roh Kudus "memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendakiNya." (1 Korintus 12:11). Roh Kudus memperlengkapi setiap orang percaya sesuai perannya masing-masing secara khusus dalam rencana Tuhan Allah. Tuhan Allah tahu kapan dan di mana harus memberikan karunia-karunia yang lebih akan memberkati umat Allah dan gerejaNya.
Daftar lain dari karunia roh yang terdapat di 1 Korintus 12:8-10 termasuk hikmat, pengetahuan, iman, karunia menyembuhkan, karunia bernubuat, karunia untuk berkata-kata dalam bermacam-macam bahasa dan menafsirkan bahasa roh (ayat 8-10).
Paulus mendorong kita untuk "memperoleh karunia-karunia yang paling utama" kemudian ditambahkan "Dan aku menunjukkankepadamu jalan yang lebih utama lagi." (1 Korintus 12:31). Pasal Kasih (1 Korintus 13) yang mengikuti ayat ini menegaskan bahwa "yang terutama" adalah Kasih. Dan kasih adalah buah dari Roh (Galatia 5:22).
Perhatian kita haruslah untuk mencari buah Roh itu dan biarkan Roh Kudus menyebarkan karunia-karuniaNya kepada kita sebagai "seperti yang dikehendakiNya" (1 Korintus 12:11).
5. KEPENUHAN ROH PADA HARI PENTAKOSTA
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan dalam ukuran yang tidak terbatas, memenuhi janji Yesus: "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku... sampai ke ujung bumi" (Kisah Para Rasul 1:8).
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus membuat mampu para rasul untuk mengabarkan Injil secara jelas dalam bermacam bahasa manusia "dari setiap bangsa di bumi" (Kisah Para Rasul 2:3-6). Beberapa pelajar Alkitab membandingkan kedatangan Roh Kudus dengan jatuhnya musim gugur yang mula-mula dan hujan akhir musim semi di Palestina (Yoel 2:23).
Roh Kudus dicurahkan pada Pantekosta sama seperti "hujan awal" dari musim gugur yang menyebabkan benih bertunas dan menyiapkan zat makanan yang bergizi yang penting bagi gereja Kristen dalam masa pertumbuhannya.
6. HUJAN AKHIR DARI ROH KUDUS
Nubuatan Alkitab memberitahukan satu hari akan datang ketika Roh Kudus dari Allah akan dicurahkan seperti air curahan atas gereja, memberi kekuatan kepada anggota gereja sebagai saksi-saksi (Yoel 2:28-29). Berabad-abad sekarang sudah berlalu dan cerita keselamatan itu sudah disebarluaskan kepada sebagian besar dunia ini. Sekaranglah waktunya "hujan akhir" untuk mematangkan butir padi, membuatnya siap untuk dipanen.
Sebagaimana sejarah bergerak menuju puncaknya hanya sesaat sebelum kedatangan Kristus kedua kali, Allah akan mempersiapkan setiap orang percaya yang tulus hatinya kepada surga melalui kecurahan Roh Kudus yang besar itu. Apakan anda sekarang mengalami "hujan awal" yang menyiapkan gereja untuk "hujan akhir" dari Roh Kudus? Apakan anda menjalankan kehidupan yang dipenuh Roh Kudus? Seperti anda dikuatkan oleh Roh Kudus, apakah anda akan membiarkan Allah menggunakan anda untuk mengabarkan berita kasihNya yang mengagumkan dan Ia akan datang segera?
7. SYARAT UNTUK MENERIMA ROH KUDUS
Pada hari Pentakosta, Roh Kudus menggerakkan semua yang mendengarkan kabar injil untuk berseru, "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?" (Kisah Para Rasul 2:37).
Petrus menjawab, "BERTOBATLAH DAN HENDAKLAH KAMU MASING-MASING MEMBERI DIRIMU DIBAPTIS dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu. MAKA KAMU AKAN MENERIMA KARUNIA ROH KUDUS" (Kisah Para Rasul 2:38).
Pertobatan "berbalik dari jalan hidup yang berdosa kepada Kristus" adalah salah satu syarat untuk menerima karunia dari Roh Kudus. Untuk dapat mengalami Roh Kudus dicurahkan atas kita, kita harus bertobat dahulu dan seluruh hidup kita bekerja untuk Kristus. Yesus juga menegaskan kemauan untuk mengikuti dia dan menuruti Dia sebagai satu syarat untuk menerima karunia Roh Kudus (Yohanes 14:15-17).
8. KEHIDUPAN YANG DIPENUHI ROH KUDUS
Sebelum meninggalkan dunia ini, Yesus memerintahkan pengikutnya: "Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan JANJI Bapa,... Sebab Yohanes MEMBAPTIS DENGAN AIR, tetapi tidak lama lagi kamu akan DIBAPTIS DENGAN ROH KUDUS." (Kisah Para Rasul 1:4, 5). Berkali-kali Alkitab menunjukkan bahwa orang Kristen "dipenuhi oleh Roh Kudus" (Kisah Para Rasul 2:4; 4:8; 4:31; 6:3; 6:5; 7:55; 9:17; 13:9; 13:52; 19:6).
Roh Kudus membuat kehidupan orang Kristus terpenuhi dan indah, karena suatu hidup yang penuh akan Roh Kudus mencapai ideal Kristus pada kita. Ketika menggambarkan hidup Kristen yang penuh Roh Kudus, Paulus menawarkan doa ini kepada setiap orang percaya: "Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, MENGUATKAN DAN MENEGUHKAN KAMU OLEH ROH-NYA DI DALAM BATINMU, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu... Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang TERNYATA DARI KUASA YANG BEKERJA DI DALAM KITA" (Efesus 3:16, 17, 20).
Seperti Frank Morris dengan anjing penuntunnya yang setia, Buddy, kitapun dapat, dengan tuntunan Roh Kudus di dalam kita, melakukan lebih banyak daripada yang kita bisa lakukan sebelumnya. Dengan keinginan dan kemampuan yang baru, kita dibuat mampu untuk bergerak ke depan dengan percaya diri sebagai gantinya dari hanya mencoba mengatasi dengan masalah kehidupan.
Pengalaman dipenuhi oleh Roh Kudus ini dibaharui setiap hari melalui doa dan belajar Alkitab. Doa menjaga kita tetap berhubungan erat dengan Kristus, dan belajar dari Firman Tuhan menjaga kita agar tetap terfokus dari sumberNya. Itu semua menghancurkan segala rintangan antara kita dan Kristus yang mungkin menghalangi Dia dalam mencurahkan karunia Roh KudusNya yang tidak ternilai. Beginilah kita harus bertumbuh dan mengganti kebiasaan-kebiasaan dan sifat buruk kita dengan kualitas yang lebih sehat.
Roma 8 memberi gambaran yang menarik mengenai hidup dipenuhi Roh Kudus. Bacalah bila anda sempat, dan catat berapa banyak Paulus mengacu kepada "Roh Kudus" sebagai kuasa di balik kehidupan Kekristenan.
Sudahkan anda membuat penemuan yang indah tentang hidup yang dipenuhi Roh Kudus? Apakah anda sadar akan hadirnya Roh Kudus di dalam kehidupan saudara? Apakah anda mengalami kuasa kehidupan dariNya? Bukalah hidup anda kepada kekuatan yang terbesar di jagat raya itu.
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Senin, 23 Agustus 2010
SEBERAPA CEPAT YESUS AKAN KEMBALI?
Kebanyakan dari kita mempunyai suatu desakan naluriah untuk mengetahui masa depan. Kita ingin tahu ada apa di balik angkasa. Tetapi ramalan yang akurat tetap sukar untuk dipahami. Kita menghadapi cukup kesulitan meramalkan cuaca esok hari!
Akan tetapi, ada Seseorang yang ramalanNya telah terbukti secara akurat. Yesus Kristus, melalui FirmanNya, dapat membawa kita ke masa depan; Dia adalah seorang pemandu yang andal. Pada pelajaran ini kita akan melihat apa yang telah dikatakanNya mengenai kedatanganNya yang kedua kali. Bagaimanapun juga, siapakah yang lebih tahu tentang akhir dari dunia daripada Dia yang menciptakannya pada mulanya?
1. TANDA-TANDA BAHWA KRISTUS AKAN KEMBALI DI MASA KITA
Setelah Yesus meyakinkan pengikutNya bahwa Dia akan datang kembali ke dunia kita untuk kedua kalinya (Matius 23:39), apakah pertanyaan yang mereka ajukan kepadaNya?
"Katakanlah kepada kami, kata mereka, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?" - Matius 24:3.
(Selain disebutkan lain, semua teks Alkitab di Panduan DISCOVER ini diambil dari terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)).
Yesus menjawabnya dengan jelas dan positif. Di dalam kitab Matius bab 24 dan kitab Lukas bab 21, Dia secara pribadi memberikan beberapa tanda, atau bukti, yang melaluinya kita dapat mengetahui kapan saat kedatanganNya sudah dekat. Penulis-penulis Alkitab yang lain membantu melengkapi keseluruhan gambaran, menjelaskan secara terinci keadaan dunia sebelum kedatangan Kristus kembali. Sebagaimana yang akan kita lihat, ramalan-ramalan ini sedang dipenuhi di depan mata kita; hal ini menunjukkan bahwa kedatangan kembali kristus ke bumi sudah dekat sekali. Mari kita lihat 10 tanda-tanda dari ramalan Alkitab sepanjang jalan ke surga, dan meneliti pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh pengembara modern saat ini saat mereka membacanya.
Tanda 1: Penderitaan! Teror! Kebingungan!
Sejak 1900 tahun yang lalu Yesus memberikan sebuah gambaran ramalan akan kehidupan jaman sekarang yang terdengar sepertinya diambil dari berita sore:
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi BANGSA-BANGSA AKAN TAKUT DAN BINGUNG menghadapi deru dan gelora laut. ORANG AKAN MATI KETAKUTAN KARENA KECEMASAN BERHUBUNG DENGAN SEGALA APA YANG MENIMPA BUMI INI, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. PADA WAKTU ITU ORANG AKAN MELIHAT ANAK MANUSIA DATANG dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatmu sudah dekat." - Lukas 21:25-28.
Tidak ada penjelasan tentang dunia saat ini yang lebih akurat yang dapat ditulis daripada: "Orang akan pingsan karena teror, kuatir akan apa yang terjadi di dunia! Cadangan sejata berkemampuan untuk menghancurkan seluruh planet. Apa yang terjadi jika beberapa teroris mendapatkan sebuah kepala nuklir?
Yesus memberikan kita sebuah dasar pengharapan di zaman yang membahayakan ini. Krisis "penderitaan dan kebingungan" dunia saat ini hanya memperkuat kebenaran bahwa kedatangan Kristus benar-benar 'sudah dekat'. Orang-orang saat ini seringkali merintih dalam keputusasaan, "Lihat dunia telah menjadi apa!" tetapi orang yang mempelajari ramalan Alkitab dapat berseru dengan suara yang penuh harapan, "Lihatlah SIAPA yang datang ke dunia kita".
Tanda 2: Bencana Dunia
Bagaimana bencana-bencana alam sesuai dengan peristiwa-peristiwa di akhir dunia?
"Dan akan terjadi gempa bumi yang dashyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dashyat dari langit.... Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT." - Lukas 21:11, 31.
Pikirkan sejenak mengenai bencana kelaparan.Gambar dari anak-anak kelaparan dengan perut membuncit muncul di berita-berita. Bukankah itu sedikit mengherankan bahwa sebuah dunia yang dapat mengirim manusia ke bulan, TIDAK MAMPU memberi makan seluruh manusia? Yesus mengetahui bahwa kelaparan akan terjadi, bahwa rasa mementingkan diri manusia akan berkembang semakin buruk pada akhir zaman.
Tetapi bagaimana dengan gempa bumi? Menurut Buku Almanak Dunia Tahun 1999, di abad setelah abad dari era Kristen telah terjadi peningkatan yang menyolok dari gempa bumi yang besar: 6 gempa besar di abad 18, 7 di abad 19, lebih dari 100 di abad 20. Jadi bukti meningkat lebih dramatis pada saat kita makin mendekat dan mendekat ke zaman kita saat ini. Gambaran ini mendukung ramalan Yesus.
Kelaparan dan gempa bumi sedang mencapai sebuah peningkatan: "Kerajaan Allah sudah dekat!" Akankah abad 21 ini membawa lebih dari 100 gempa bumi besar, atau kedatangan dari Raja di atas segara Raja?
Tanda 3: Pengumpulan Kekayaan
Apa arti dari kekayaan meluncur ke tangan semakin sedikit orang sementara makin banyak yang jatuh ke dalam kemiskinan?
"Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir." - Yakobus 5:3.
Tanpa menghiraukan semua gejala ekonomi kita, yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Kekayaan multimilyaran dolar adalah tanda yang lain yang menunjukkan kepada kita "Kedatangan Tuhan sudah dekat" (ayat 8).
Tanda 4: Kerusuhan Massa
Mengapa ketidakpuasan dan kerusuhan di antara karyawan meningkat secara dramatis?
"Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam KELUHAN MEREKA YANG MENYABIT PANENMU. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena KEDATANGAN TUHAN SUDAH DEKAT!" - Yakobus 5:4, 8.
Setelah memprediksikan kekayaan yang tidak seimbang di masa kini, Yakobus melihat lebih lanjut kerusuhan massa berasal dari karyawan yang tidak puas. Ketegangan antara yang 'berpunya' dan yang 'tidak berpunya' terus menerus meningkat. Tanda yang lain bahwa "Kedatangan Tuhan sudah dekat."
Tanda 5: Kerusakan Moral
Mengapa akhlak moral sosial kelihatannya tercabik?
"Ketahuilah bahwa PADA HARI-HARI TERAKHIR AKAN DATANG MASA YANG SUKAR. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!... Sedangkan ORANG JAHAT DAN PENIPU AKAN BERTAMBAH JAHAT, mereka menyesatkan dan disesatkan." - 2 Timotius 3:1-5, 13.
Dapatkah seseorang membayangkan gambaran yang lebih akurat tentang dunia kita? Arahkan kamera ke arah mana saja saat ini dan anda akan menangkap sebuah gambar dari materialisme yang sombong. Anda akan menangkap wabah pelecehan dan penganiayaan anak-anak yang mengejutkan. Anda akan mendapatkan gambar-gambar tak terhitung dari pemuda yang di luar kontrol, anak-anak remaja yang membunuh dan memuntung secara acak. Semua hal ini membentuk sebuah galeri dari gambar-gambar yang secara keras menyerukan bahwa kedatangan Yesus sudah dekat.
Tanda 6: Penyebarluasan Ilmu Gaib
Mengapa kita melihat ledakan minat tentang ilmu gaib?
"Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dashyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga." - Matius 24:24.
Bagian ini meramalkan bahwa masa akhir zaman akan menampilkan semua jenis keajaiban dan tanda-tanda, sebagai manifestasi palsu dari kekuatan ilahi. Penyihir dan manusia serigala muncul di acara talk show. Penganut New Age ada di mana-mana, menjual kristal ajaib dan berhubungan dengan roh-roh di alam baka. Tanda-tanda dan keajaiban palsu sedang menanjak. Semua ini makin menjelaskan apa yang Yesus prediksikan, kita hidup di masa "kedatangan Anak Manusia" (ayat 27).
Tanda 7: Dunia Yang Bangkit
Apa arti dari kebangkitan kesadaran dunia di Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur, dan negara-negara Timur Jauh?
"BAIKLAH BANGSA-BANGSA BERGERAK DAN MAJU;... Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian... sebab banyak kejahatan mereka! Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, SUDAH DEKAT HARI TUHAN di lembah penentuan." - Yoel 3:12-14.
Hari ini di Asia dan Afrika, Eropa Timur, dan Uni Soviet baru, dan negara-negara Timur Tengah, kita menyaksikan penyebarluasan yang terbesar dari kebangkitan negara-negara sepanjang sejarah yang pernah tercatat, "Sudah dekat hari Tuhan".
Tanda 8: Rencana Perdamaian dan Persiapan Perang
Kita hidup di dunia yang aneh. Setiap orang setuju bahwa kita harus memberi kesempatan untuk perdamaian. Kita bicara tentang perdamaian, masih saja permusuhan-permusuhan yang terpendam sejak beberapa abad yang lalu, berubah menjadi konflik yang terbuka. Nabi Mikha dan Yoel memprediksikan bahwa pada saat negara-negara membicarakan keinginannya untuk perdamaian (Mikha 4:1-3), ketidakpercayaan terhadap negara tetangga memaksa mereka untuk mempersiapkan perang (Yoel 3:9-13). Sejak dulu Alkitab menggambarkan dilema perang-perdamaian saat ini, dan mengumumkan bahwa perdamaian yang tetap akan ada di bumi ini hanya saat Yesus datang.
Tanda 9: Kemajuan Modern
Mengapa, setelah berabad-abad sejarah manusia mempunyai transportasi dan komunikasi membawa dunia begitu dekat satu sama lain?
"SAMPAI PADA AKHIR ZAMAN, banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah." - Daniel 12:4.
Di sini Daniel mengindikasikan bahwa pengetahuan akan nubuatannya akan meningkat "dalam", atau "sampai pada akhir zaman". Tetapi ramalan ini kelihatannya menunjuk langsung kepada era informasi komputerisasi kita. Pengetahuan segala jenis telah meningkat pada kecepatan tinggi beberapa tahun terakhir ini. Lebih banyak terjadi perubahan di 50 tahun terakhir dibandingkan 2000 tahun sebelumnya. "BANYAK ORANG AKAN MENYELIDIKINYA, dan pengetahuan akan bertambah." Sebelum 1850, orang-orang bepergian dengan kuda dan kereta beroda empat, hampir sama dengan yang mereka miliki pada awalnya. Sekarang kita menembus batas suara dan menjangkau globalisasi dalam segala hal mulai dari pesawat Concorde sampai stasiun ruang angkasa. Perjalanan yang meningkat dan penemuan besar-besaran saat ini memberikan bukti yang lebih jauh bahwa kita hidup "di akhir zaman".
Tanda 10: Pekabaran Injil ke Seluruh Dunia
Yesus meramalkan bahwa sesaat sebelum kedatangan-Nya, pekabaran injil akan mencapai seluruh dunia:
"Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." - Matius 24:14.
Selama beberapa ratus tahun lamanya, setengah dari dunia ini terkunci di balik tirai besi, jauh dari Firman Tuhan. Tetapi kemudian dalam semalam Eropa Timur terlepas dari ikatan besi komunisme. Tembok Berlin dirobohkan, dan Kerajaan Soviet yang besar jatuh tercerai berai. Tiba-tiba sekitar setengah dari planet membuka tangannya terhadap pekabaran Injil. Pekabaran Injil benar-benar pergi ke "seluruh dunia" yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Melalui satelit, pekabaran Kristen secara terus menerus disiarkan ke hampir setiap negara. Kita hidup sangat dekat dengan hari yang Yesus katakan saat Dia mengumumkan "Injil ini akan diberitakan ke seluruh dunia" dan "barulah tiba kesudahannya".
2. SEBERAPA CEPATKAH YESUS AKAN DATANG?
Setelah menggambarkan peristiwa-peristiwa untuk mencirikan saat sebelum kedatangan-Nya yang kedua, Yesus menyimpulkan pesan-pesanNya dengan mengatakan,
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya generasi ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi." - Matius 24:34.
Kesimpulan ini sangat jelas: generasi yang digambarkan oleh tanda-tanda dari ramalan ini akan melihat Yesus kembali ke bumi untuk kedua kalinya. Ini tidak akan lama sampai Dia menghapuskan dosa dan penderitaan, dan mendirikan kerajaan-Nya yang kekal. Yesus mengamarkan, "Tidak ada seorangpun yang tahu...hari atau jamnya" (ayat 36). Dan Yesus meneruskan:
"Sebab itu hendaklah kamu juga siap sedia karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." - Matius 24:44.
3. YESUS, SATU-SATUNYA HARAPAN DUNIA
Kristus adalah harapan yang terakhir dan terbaik bagi dunia kita karena hanya Dia yang dapat mengatasi hal yang menghancurkannya, yakni dosa. Yesus mati di Kalvari untuk memungkinkan kekalahan kejahatan dan memberikan tawaran penyelamatan kepada semua orang yang menanggapinya.
"Barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu." - 1 Yohanes 3:8.
Juruselamat kita menciptakan jalan keluar dari dunia yang remuk ini dengan mengorbankan tubuh dan darah-Nya sendiri. Dan Yesus yang sama, yang suatu saat akan menyembuhkan penyakit dunia ini dengan menghancurkan dosa, menawarkan sekarang juga untuk menghapuskan perasaan bersalah dari kehidupan anda. Anda tidak harus menunggu sampai KedatanganNya yang kedua kali untuk terlepas dari rasa bersalah, dan dari kebiasaan yang menghancurkan. Yesus bersedia untuk memberikan anda perdamaian-Nya saat ini juga. Sementara menghadiri sebuah pertemuan rohani, seorang wanita muda merasakan secara aneh digerakkan oleh kehadiran Roh Kudus. Saat dia mendengar cerita tentang kedatangan Juruselamat yang segera, semua kepingan-kepingan mulai masuk ke tempatnya. Ini sangat masuk akal.
Dia menyadari bahwa dia telah mencari cinta, kebahagiaan, dan damai di tempat yang salah. Yesus adalah jawabannya. Hari berikutnya ketika pekabar Injil dan rekannya pergi menemuinya, dia menceritakan kisah hidupnya yang hancur dan pahit. Dia tenggelam sebagai seorang pecandu alkohol, dan menghidupi dirinya lewat pelacuran. Setelah menceritakan masalahnya, dia mengatakan dengan terisak-isak, "Kamu benar-benar berbicara kepada saya semalam." Tetapi suara yang telah menggapai hatinya adalah suara Tuhan.
Dan Dia berbicara dengan lembut. Dia memutuskan untuk meletakkan semuanya ke hal yang benar. Dia mengundang Kristus untuk masuk ke dalam hatinya sebagai Penyelamat dan Tuhan, dan berpegang pada harapan akan kedatangan-Nya yang tidak lama lagi. Beberapa minggu kemudian, dia mulai menyadari bahwa ketakutan dan rasa tidak amannya, yang selalu dia coba atasi dengan minuman keras, sekarang dilepaskan saat dia meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan Yesus.
Yesus mulai melepaskannya tekanan yang menghancurkan kehidupannya. Dia telah melakukan banyak hal yang tidak bisa dibanggakan. Tetapi kemurahan dan pengampunan Kristus lebih kuat dari rasa malunya. Pengalaman pencuri di salib berarti banyak baginya. Di saat-saat terakhir keputusasaannya, dia berbalik ke Korban Yang Tak Bersalah di sebelahnya dan meminta, "Yesus, ingatlah saya saat Engkau tiba di Kerajaan-Mu." (Lukas 23:42).
Yesus menjawab seketika dengan menjanjikan pencuri itu sebuah tempat dengan-Nya di surga (ayat 43). Yesus yang sama yang dengan murah hati menawarkan pengampunan kepada pencuri yang sekarat, sekarang menawarkan kepada anda keselamatan, pengampunan penuh, dan pikiran yang damai. Temukan itu bagi anda sendiri hari ini.
Anda juga dapat berdoa bersama pencuri sekarat itu: "Yesus, ingatlah saya pada saat Engkau tiba di Kerajaan-Mu." Dan Yesus akan menjawab, "Saya akan datang kembali, dan kamu akan bersama Aku di kerajaan surga."
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Akan tetapi, ada Seseorang yang ramalanNya telah terbukti secara akurat. Yesus Kristus, melalui FirmanNya, dapat membawa kita ke masa depan; Dia adalah seorang pemandu yang andal. Pada pelajaran ini kita akan melihat apa yang telah dikatakanNya mengenai kedatanganNya yang kedua kali. Bagaimanapun juga, siapakah yang lebih tahu tentang akhir dari dunia daripada Dia yang menciptakannya pada mulanya?
1. TANDA-TANDA BAHWA KRISTUS AKAN KEMBALI DI MASA KITA
Setelah Yesus meyakinkan pengikutNya bahwa Dia akan datang kembali ke dunia kita untuk kedua kalinya (Matius 23:39), apakah pertanyaan yang mereka ajukan kepadaNya?
"Katakanlah kepada kami, kata mereka, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?" - Matius 24:3.
(Selain disebutkan lain, semua teks Alkitab di Panduan DISCOVER ini diambil dari terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)).
Yesus menjawabnya dengan jelas dan positif. Di dalam kitab Matius bab 24 dan kitab Lukas bab 21, Dia secara pribadi memberikan beberapa tanda, atau bukti, yang melaluinya kita dapat mengetahui kapan saat kedatanganNya sudah dekat. Penulis-penulis Alkitab yang lain membantu melengkapi keseluruhan gambaran, menjelaskan secara terinci keadaan dunia sebelum kedatangan Kristus kembali. Sebagaimana yang akan kita lihat, ramalan-ramalan ini sedang dipenuhi di depan mata kita; hal ini menunjukkan bahwa kedatangan kembali kristus ke bumi sudah dekat sekali. Mari kita lihat 10 tanda-tanda dari ramalan Alkitab sepanjang jalan ke surga, dan meneliti pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh pengembara modern saat ini saat mereka membacanya.
Tanda 1: Penderitaan! Teror! Kebingungan!
Sejak 1900 tahun yang lalu Yesus memberikan sebuah gambaran ramalan akan kehidupan jaman sekarang yang terdengar sepertinya diambil dari berita sore:
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi BANGSA-BANGSA AKAN TAKUT DAN BINGUNG menghadapi deru dan gelora laut. ORANG AKAN MATI KETAKUTAN KARENA KECEMASAN BERHUBUNG DENGAN SEGALA APA YANG MENIMPA BUMI INI, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. PADA WAKTU ITU ORANG AKAN MELIHAT ANAK MANUSIA DATANG dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatmu sudah dekat." - Lukas 21:25-28.
Tidak ada penjelasan tentang dunia saat ini yang lebih akurat yang dapat ditulis daripada: "Orang akan pingsan karena teror, kuatir akan apa yang terjadi di dunia! Cadangan sejata berkemampuan untuk menghancurkan seluruh planet. Apa yang terjadi jika beberapa teroris mendapatkan sebuah kepala nuklir?
Yesus memberikan kita sebuah dasar pengharapan di zaman yang membahayakan ini. Krisis "penderitaan dan kebingungan" dunia saat ini hanya memperkuat kebenaran bahwa kedatangan Kristus benar-benar 'sudah dekat'. Orang-orang saat ini seringkali merintih dalam keputusasaan, "Lihat dunia telah menjadi apa!" tetapi orang yang mempelajari ramalan Alkitab dapat berseru dengan suara yang penuh harapan, "Lihatlah SIAPA yang datang ke dunia kita".
Tanda 2: Bencana Dunia
Bagaimana bencana-bencana alam sesuai dengan peristiwa-peristiwa di akhir dunia?
"Dan akan terjadi gempa bumi yang dashyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dashyat dari langit.... Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT." - Lukas 21:11, 31.
Pikirkan sejenak mengenai bencana kelaparan.Gambar dari anak-anak kelaparan dengan perut membuncit muncul di berita-berita. Bukankah itu sedikit mengherankan bahwa sebuah dunia yang dapat mengirim manusia ke bulan, TIDAK MAMPU memberi makan seluruh manusia? Yesus mengetahui bahwa kelaparan akan terjadi, bahwa rasa mementingkan diri manusia akan berkembang semakin buruk pada akhir zaman.
Tetapi bagaimana dengan gempa bumi? Menurut Buku Almanak Dunia Tahun 1999, di abad setelah abad dari era Kristen telah terjadi peningkatan yang menyolok dari gempa bumi yang besar: 6 gempa besar di abad 18, 7 di abad 19, lebih dari 100 di abad 20. Jadi bukti meningkat lebih dramatis pada saat kita makin mendekat dan mendekat ke zaman kita saat ini. Gambaran ini mendukung ramalan Yesus.
Kelaparan dan gempa bumi sedang mencapai sebuah peningkatan: "Kerajaan Allah sudah dekat!" Akankah abad 21 ini membawa lebih dari 100 gempa bumi besar, atau kedatangan dari Raja di atas segara Raja?
Tanda 3: Pengumpulan Kekayaan
Apa arti dari kekayaan meluncur ke tangan semakin sedikit orang sementara makin banyak yang jatuh ke dalam kemiskinan?
"Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir." - Yakobus 5:3.
Tanpa menghiraukan semua gejala ekonomi kita, yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Kekayaan multimilyaran dolar adalah tanda yang lain yang menunjukkan kepada kita "Kedatangan Tuhan sudah dekat" (ayat 8).
Tanda 4: Kerusuhan Massa
Mengapa ketidakpuasan dan kerusuhan di antara karyawan meningkat secara dramatis?
"Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam KELUHAN MEREKA YANG MENYABIT PANENMU. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena KEDATANGAN TUHAN SUDAH DEKAT!" - Yakobus 5:4, 8.
Setelah memprediksikan kekayaan yang tidak seimbang di masa kini, Yakobus melihat lebih lanjut kerusuhan massa berasal dari karyawan yang tidak puas. Ketegangan antara yang 'berpunya' dan yang 'tidak berpunya' terus menerus meningkat. Tanda yang lain bahwa "Kedatangan Tuhan sudah dekat."
Tanda 5: Kerusakan Moral
Mengapa akhlak moral sosial kelihatannya tercabik?
"Ketahuilah bahwa PADA HARI-HARI TERAKHIR AKAN DATANG MASA YANG SUKAR. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!... Sedangkan ORANG JAHAT DAN PENIPU AKAN BERTAMBAH JAHAT, mereka menyesatkan dan disesatkan." - 2 Timotius 3:1-5, 13.
Dapatkah seseorang membayangkan gambaran yang lebih akurat tentang dunia kita? Arahkan kamera ke arah mana saja saat ini dan anda akan menangkap sebuah gambar dari materialisme yang sombong. Anda akan menangkap wabah pelecehan dan penganiayaan anak-anak yang mengejutkan. Anda akan mendapatkan gambar-gambar tak terhitung dari pemuda yang di luar kontrol, anak-anak remaja yang membunuh dan memuntung secara acak. Semua hal ini membentuk sebuah galeri dari gambar-gambar yang secara keras menyerukan bahwa kedatangan Yesus sudah dekat.
Tanda 6: Penyebarluasan Ilmu Gaib
Mengapa kita melihat ledakan minat tentang ilmu gaib?
"Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dashyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga." - Matius 24:24.
Bagian ini meramalkan bahwa masa akhir zaman akan menampilkan semua jenis keajaiban dan tanda-tanda, sebagai manifestasi palsu dari kekuatan ilahi. Penyihir dan manusia serigala muncul di acara talk show. Penganut New Age ada di mana-mana, menjual kristal ajaib dan berhubungan dengan roh-roh di alam baka. Tanda-tanda dan keajaiban palsu sedang menanjak. Semua ini makin menjelaskan apa yang Yesus prediksikan, kita hidup di masa "kedatangan Anak Manusia" (ayat 27).
Tanda 7: Dunia Yang Bangkit
Apa arti dari kebangkitan kesadaran dunia di Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur, dan negara-negara Timur Jauh?
"BAIKLAH BANGSA-BANGSA BERGERAK DAN MAJU;... Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian... sebab banyak kejahatan mereka! Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, SUDAH DEKAT HARI TUHAN di lembah penentuan." - Yoel 3:12-14.
Hari ini di Asia dan Afrika, Eropa Timur, dan Uni Soviet baru, dan negara-negara Timur Tengah, kita menyaksikan penyebarluasan yang terbesar dari kebangkitan negara-negara sepanjang sejarah yang pernah tercatat, "Sudah dekat hari Tuhan".
Tanda 8: Rencana Perdamaian dan Persiapan Perang
Kita hidup di dunia yang aneh. Setiap orang setuju bahwa kita harus memberi kesempatan untuk perdamaian. Kita bicara tentang perdamaian, masih saja permusuhan-permusuhan yang terpendam sejak beberapa abad yang lalu, berubah menjadi konflik yang terbuka. Nabi Mikha dan Yoel memprediksikan bahwa pada saat negara-negara membicarakan keinginannya untuk perdamaian (Mikha 4:1-3), ketidakpercayaan terhadap negara tetangga memaksa mereka untuk mempersiapkan perang (Yoel 3:9-13). Sejak dulu Alkitab menggambarkan dilema perang-perdamaian saat ini, dan mengumumkan bahwa perdamaian yang tetap akan ada di bumi ini hanya saat Yesus datang.
Tanda 9: Kemajuan Modern
Mengapa, setelah berabad-abad sejarah manusia mempunyai transportasi dan komunikasi membawa dunia begitu dekat satu sama lain?
"SAMPAI PADA AKHIR ZAMAN, banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah." - Daniel 12:4.
Di sini Daniel mengindikasikan bahwa pengetahuan akan nubuatannya akan meningkat "dalam", atau "sampai pada akhir zaman". Tetapi ramalan ini kelihatannya menunjuk langsung kepada era informasi komputerisasi kita. Pengetahuan segala jenis telah meningkat pada kecepatan tinggi beberapa tahun terakhir ini. Lebih banyak terjadi perubahan di 50 tahun terakhir dibandingkan 2000 tahun sebelumnya. "BANYAK ORANG AKAN MENYELIDIKINYA, dan pengetahuan akan bertambah." Sebelum 1850, orang-orang bepergian dengan kuda dan kereta beroda empat, hampir sama dengan yang mereka miliki pada awalnya. Sekarang kita menembus batas suara dan menjangkau globalisasi dalam segala hal mulai dari pesawat Concorde sampai stasiun ruang angkasa. Perjalanan yang meningkat dan penemuan besar-besaran saat ini memberikan bukti yang lebih jauh bahwa kita hidup "di akhir zaman".
Tanda 10: Pekabaran Injil ke Seluruh Dunia
Yesus meramalkan bahwa sesaat sebelum kedatangan-Nya, pekabaran injil akan mencapai seluruh dunia:
"Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." - Matius 24:14.
Selama beberapa ratus tahun lamanya, setengah dari dunia ini terkunci di balik tirai besi, jauh dari Firman Tuhan. Tetapi kemudian dalam semalam Eropa Timur terlepas dari ikatan besi komunisme. Tembok Berlin dirobohkan, dan Kerajaan Soviet yang besar jatuh tercerai berai. Tiba-tiba sekitar setengah dari planet membuka tangannya terhadap pekabaran Injil. Pekabaran Injil benar-benar pergi ke "seluruh dunia" yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Melalui satelit, pekabaran Kristen secara terus menerus disiarkan ke hampir setiap negara. Kita hidup sangat dekat dengan hari yang Yesus katakan saat Dia mengumumkan "Injil ini akan diberitakan ke seluruh dunia" dan "barulah tiba kesudahannya".
2. SEBERAPA CEPATKAH YESUS AKAN DATANG?
Setelah menggambarkan peristiwa-peristiwa untuk mencirikan saat sebelum kedatangan-Nya yang kedua, Yesus menyimpulkan pesan-pesanNya dengan mengatakan,
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya generasi ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi." - Matius 24:34.
Kesimpulan ini sangat jelas: generasi yang digambarkan oleh tanda-tanda dari ramalan ini akan melihat Yesus kembali ke bumi untuk kedua kalinya. Ini tidak akan lama sampai Dia menghapuskan dosa dan penderitaan, dan mendirikan kerajaan-Nya yang kekal. Yesus mengamarkan, "Tidak ada seorangpun yang tahu...hari atau jamnya" (ayat 36). Dan Yesus meneruskan:
"Sebab itu hendaklah kamu juga siap sedia karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." - Matius 24:44.
3. YESUS, SATU-SATUNYA HARAPAN DUNIA
Kristus adalah harapan yang terakhir dan terbaik bagi dunia kita karena hanya Dia yang dapat mengatasi hal yang menghancurkannya, yakni dosa. Yesus mati di Kalvari untuk memungkinkan kekalahan kejahatan dan memberikan tawaran penyelamatan kepada semua orang yang menanggapinya.
"Barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu." - 1 Yohanes 3:8.
Juruselamat kita menciptakan jalan keluar dari dunia yang remuk ini dengan mengorbankan tubuh dan darah-Nya sendiri. Dan Yesus yang sama, yang suatu saat akan menyembuhkan penyakit dunia ini dengan menghancurkan dosa, menawarkan sekarang juga untuk menghapuskan perasaan bersalah dari kehidupan anda. Anda tidak harus menunggu sampai KedatanganNya yang kedua kali untuk terlepas dari rasa bersalah, dan dari kebiasaan yang menghancurkan. Yesus bersedia untuk memberikan anda perdamaian-Nya saat ini juga. Sementara menghadiri sebuah pertemuan rohani, seorang wanita muda merasakan secara aneh digerakkan oleh kehadiran Roh Kudus. Saat dia mendengar cerita tentang kedatangan Juruselamat yang segera, semua kepingan-kepingan mulai masuk ke tempatnya. Ini sangat masuk akal.
Dia menyadari bahwa dia telah mencari cinta, kebahagiaan, dan damai di tempat yang salah. Yesus adalah jawabannya. Hari berikutnya ketika pekabar Injil dan rekannya pergi menemuinya, dia menceritakan kisah hidupnya yang hancur dan pahit. Dia tenggelam sebagai seorang pecandu alkohol, dan menghidupi dirinya lewat pelacuran. Setelah menceritakan masalahnya, dia mengatakan dengan terisak-isak, "Kamu benar-benar berbicara kepada saya semalam." Tetapi suara yang telah menggapai hatinya adalah suara Tuhan.
Dan Dia berbicara dengan lembut. Dia memutuskan untuk meletakkan semuanya ke hal yang benar. Dia mengundang Kristus untuk masuk ke dalam hatinya sebagai Penyelamat dan Tuhan, dan berpegang pada harapan akan kedatangan-Nya yang tidak lama lagi. Beberapa minggu kemudian, dia mulai menyadari bahwa ketakutan dan rasa tidak amannya, yang selalu dia coba atasi dengan minuman keras, sekarang dilepaskan saat dia meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan Yesus.
Yesus mulai melepaskannya tekanan yang menghancurkan kehidupannya. Dia telah melakukan banyak hal yang tidak bisa dibanggakan. Tetapi kemurahan dan pengampunan Kristus lebih kuat dari rasa malunya. Pengalaman pencuri di salib berarti banyak baginya. Di saat-saat terakhir keputusasaannya, dia berbalik ke Korban Yang Tak Bersalah di sebelahnya dan meminta, "Yesus, ingatlah saya saat Engkau tiba di Kerajaan-Mu." (Lukas 23:42).
Yesus menjawab seketika dengan menjanjikan pencuri itu sebuah tempat dengan-Nya di surga (ayat 43). Yesus yang sama yang dengan murah hati menawarkan pengampunan kepada pencuri yang sekarat, sekarang menawarkan kepada anda keselamatan, pengampunan penuh, dan pikiran yang damai. Temukan itu bagi anda sendiri hari ini.
Anda juga dapat berdoa bersama pencuri sekarat itu: "Yesus, ingatlah saya pada saat Engkau tiba di Kerajaan-Mu." Dan Yesus akan menjawab, "Saya akan datang kembali, dan kamu akan bersama Aku di kerajaan surga."
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Rabu, 11 Agustus 2010
RUMAHMU DI SURGA
Pada saat Marco Polo kembali ke kampung halamannya di Venice setelah sekian tahun di Asia, teman-temannya mengira bahwa perjalanan panjangnya telah membuat dia gila. Dia mempunyai banyak cerita yang dahsyat.
Marco telah berlayar ke kota yang penuh dengan perak dan emas. Dia telah melihat batu hitam yang terbakar, tetapi tidak seorangpun yang pernah mendengar tentang batubara. Dia telah melihat pakaian yang tahan api meskipun dilemparkan ke dalam kobaran api, tetapi tidak seorangpun pernah mendengar tentang asbes. Dia bercerita tentang ular raksasa yang panjangnya 10 kaki dengan rahang yang cukup lebar untuk menelan seorang manusia, kacang-kacangan sebesar kepala manusia dan putih seperti susu di dalamnya, dan suatu bahan memancar keluar dari tanah yang dapat menyalakan lampu. Tetapi tidak seorangpun pernah melihat buaya, kelapa, atau minyak bumi. Mereka hanya tertawa mendengar cerita-cerita itu. Beberapa tahun kemudian, ketika Marco terbaring sekarat, seorang pria yang saleh di samping tempat tidurnya mendesak dia untuk menarik kembali semua dongeng yang telah dia ceritakan. Tetapi Marco menolak: "Semuanya itu benar - setiap kepingan cerita itu. Sebenarnya, saya belum menceritakan setengah dari yang saya lihat."
Penulis-penulis Alkitab yang memberikan kita pandangan sekilas tentang surga kelihatannya mengumandangkan perasaan Marco Polo. Di dalam penglihatan, mereka melihat sebuah tempat yang begitu cemerlang, begitu fantastis sehingga mereka hanya dapat menggambarkan sekeping dari yang mereka lihat. Dan kita menghadapi tantangan yang sama dengan teman-teman Marco Polo. Kita harus berusaha membayangkan "buaya dan buah kelapa" yang tidak pernah kita lihat, karena gambaran yang kita dapat di dalam Alkitab menunjukkan bahwa surga lebih dari hanya duduk di atas awan dan bermain harpa.
1. APAKAH SURGA ITU TEMPAT YANG NYATA?
Yesus sedang mempersiapkan tempat yang sungguh nyata bagi kita saat ini di sebuah surga yang benar-benar nyata.
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab AKU PERGI KE SITU UNTUK MENYEDIAKAN TEMPAT BAGIMU. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, AKU AKAN DATANG KEMBALI dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." - Yohanes 14:1-3.
(Selain disebutkan lain, semua teks Alkitab di dalam Panduan DISCOVER ini berasal dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Yesus datang ke dunia kita untuk kedua kalinya untuk membawa kita ke sebuah istana yang dibuat khusus di kota surgawi yang jauh lebih mulia dari yang pernah kita mimpikan: Yerusalem Baru. Setelah kita tinggal di sana selama seribu tahun, Yesus hendak membawa rumah surgawi ini turun ke planet bumi. Saat Yerusalem Baru turun, api akan memurnikan seluruh dunia. Planet kita yang baru menjadi rumah tetap bagi yang selamat. (Wahyu 20:7-15, Lebih lanjut mengenai ini ada di Panduan 22). Apa yang Yohanes, yang menulis Kitab Wahyu, gambarkan selanjutnya?
"Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan ynag berdandan untuk suaminya. Lalu aku mendengar suara nyaring dari takhta itu berkata:
"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tegah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka." - Wahyu 21:1-3.
Setelah diubahkan dengan api, siapakah yang Yesus janjikan akan menghuni bumi yang baru?
"Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi." - Matius 5:5 (lihat juga Wahyu 21:7).
Kristus berjanji untuk memulihkan duniaNya yang dulu sempurna kepada keindahan Taman Eden, dan orang yang lemah lembut "akan memiliki bumi.
2. AKANKAH KITA MEMPUNYAI TUBUH YANG NYATA DI SURGA?
Pada saat Yesus memperlihatkan kepada murid-muridNya tubuh yang mulia setelah kebangkitanNya, bagaimanakah Ia melukiskan itu?
"Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku; Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." - Lukas 24:39.
Yesus memiliki tubuh yang nyata; Dia mengundang Tomas untuk menyentuh-Nya (Yohanes 20:27). Di dalam kesempatan ini Yesus berjalan masuk ke rumah yang nyata, berbicara kepada orang-orang yang nyata, dan makan makanan yang nyata (Lukas 24:43). Surga tidak ditempati oleh hantu, tetapi oleh orang nyata yang menikmati kehidupan rohani, dan yang memiliki tubuh yang mulia.
"Karena kewargaan kita adalah di dalam surga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya." - Filipi 3:20-21.
Kita dapat yakin bahwa tubuh surgawi kita akan sepadat dan senyata tubuh Kristus setelah kebangkitanNya. Akankah kita mengenali keluarga dan teman-teman kita di surga?
"Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." - 1 Korintus 13:12.
Di surga kita akan saling mengenal dengan sempurna. Kita akan mengerti dan menghargai satu sama lain lebih mendalam daripada yang pernah kita dapatkan di dunia sekarang ini. Murid-murid Yesus mengenali-Nya di dalam tubuh surgawi-Nya, karena ciri khas yang dikenal (Lukas 24:36-43). Maria mengenal Dia di kuburan karena suara-Nya yang dikenal waktu Yesus memanggil namanya (Yohanes 20:14-16). Dua murid-Nya di Emmaus mengenali Dia karena beberapa gerakan isyarat yang sangat dikenal. Ketika mereka menyadari cara tamu mereka memberkati makanan, mereka mengenali-Nya sebagai Tuhan mereka melalui cara-Nya (Lukas 24:13-35). Orang tebusan pasti akan mengalami peristiwa reuni 'muka dengan muka' yang menggetarkan di surga. Bayangkan kesukaan dari mengenali senyum istimewa dari pasangan anda, atau suara panggilan dari seorang anak yang telah engkau baringkan di tempat peristirahatan dulu, atau sikap-sikap yang membangkitkan rasa sayang dari beberapa teman-teman tercinta. Kita akan mempunyai sebuah keabadian untuk memperdalam ikatan kehidupan kita yang paling berharga dan untuk membangun persahabatan yang akrab dengan pribadi yang paling mengagumkan di jagat raya.
3. APA YANG AKAN KITA LAKUKAN DI SURGA?
Kita akan mempunyai banyak kegiatan yang menantang kita di surga. Bagaimana dengan merancang rumah impian anda sendiri?
"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit dan bumi yang baru... Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku... Dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka." - Yesaya 65:17-22.
Yesus telah mempersiapkan rumah-rumah pribadi untuk kita di dalam Kota Suci, Yerusalem Baru (Yohanes 14:1-3; Wahyu 21). Ayat-ayat ini menyatakan kita juga akan merancang dan membangun rumah-rumah lainnya, mungkin perumahan di luar kota yang indah, menghiasinya dengan beragam tanaman-tanaman surga. Dan siapa yang tahu pengalaman teknologi tinggi apa yang menunggu kita di peradaban Tuhan yang lebih maju? Penemuan ilmiah dan perjalanan ruang angkasa kita sekarang akan kelihatan seperti permainan anak-anak pada saat kita mulai menjelajah di dalam "rumah Bapa kita".
Apakah anda menyukai keindahan dari suara gemuruh air terjun, padang rumput yang hening, hutan belantara yang lebat, dan kuntum bunga yang lunak?
"Sebab TUHAN menghibur Sion, ... Ia membuat padang gurunnya seperti Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring." - Yesaya 51:3.
Allah akan mengubahkan bumi menjadi sebuah Taman Eden di zaman dulu. Tidak ada lagi tumpahan minyak atau asap atau kemarau; danau tetap sejernih kristal, pohon-pohon megah, dan tebing-tebing gunung tanpa kecuraman.
Bukan hanya keindahan dunia, tetapi juga kemampuan kita untuk menikmatinya akan bertambah. Hal itu seperti hari pertama keluar rumah setelah sakit sekian lama. Dan "kenyataan 20 menit" pertama akan berkembang menjadi sebuah keabadian yang ajaib.
Apakah anda suka menikmati pengalaman hal-hal baru? Belajar? Berkreasi?
"Di sana, pemikir-pemikir abadi akan merenungkan kesukaan yang kunjung sirna mengenai kuasa penciptaanyang ajaib, dan misteri kasih yang menebuskan... Setiap bakat akan dikembangkan, setiap kemampuan akan ditambahkan. Penambahan pengetahuan tidak akan meletihkan pikiran atau menghabiskan tenaga. Di sana usaha-usaha yang paling agung dilakukan, aspirasi yang paling tinggi dicapai, cita-cita yang paling tinggi diwujudkan; dan di sana masih akan timbul ketinggian-ketinggian baru untuk diatasi, keajaiban-keajaiban baru untuk dikagumi, kebenaran-kebenaran baru untuk dipahami dan tujuan-tujuan baru yang memerlukan kuasa-kuasa pikiran, badan dan jiwa. Segenap kekayaan alam semesta akan terbuka untuk pelajaran dan penyelidikan umat tebusan Allah." - Ellen G. White, The Great Controversy (Nampa, Idaho; Pacific Publishing Association, 1950), halaman 677.
4. AKANKAH KEJAHATAN AKAN MENGANCAM SURGA LAGI?
"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." - Wahyu 21:27.
Tuhan akan menghapuskan dosa dan akibat-akibat buruknya secara tuntas; hal itu tidak akan muncul lagi. Apabila Kristus menyatakan diri-Nya, "kita akan menjadi sama seperti Dia" (1 Yohanes 3:2). Daripada menahan keinginan-keinginan untuk membunuh, mencuri, berbohong, atau memperkosa, kita akan memperoleh kemurahan-kemurahan surgawi.
"Dan Dia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." - Wahyu 21:4.
Bahkan musuh utama kita, kematian, akan lenyap. Di tanah surga, masa muda abadi untuk yang diselamatkan adalah "tidak dapat binasa" (1 Korintus 15:53); tidak ada penghuni yang akan menderita kerusakan dari umur tua. Surga tidak hanya menghancurkan akibat dosa, juga membalikkannya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada orang yang menderita dengan cacat seumur hidupnya.
"Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai." - Yesaya 35:5, 6.
5. APAKAH YANG PALING MENGGETARAN DI SURGA?
Bayangkan bertemu dengan Tuhan alam semesta muka dengan muka.
"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Dia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka." - Wahyu 21:3.
Tuhan yang Maha Kuasa berjanji akan menjadi teman dan guru kita. Betapa bahagianya duduk di kaki-Nya! Pikirkan apa yang akan diberikan oleh seorang musisi untuk dapat menghabiskan beberapa saat dengan Beethoven atau Mozart. Bayangkan berapa besar penghargaan seorang ahli ilmu fisika akan kesempatan untuk duduk bersama Albert Einstein, atau berapa besar artinya bagi seorang pelukis untuk berbicara dengan Michelangelo atau Rembrandt. Coba pikirkan, orang tebusan akan mempunyai hak istimewa yang lebih besar. Mereka akan berbicara dengan Pencipta dari semua musik, ilmu, dan seni. Mereka akan berada pada jarak yang sangat dekat dengan Pemikir terbesar dan Hati terdalam di alam semesta. Dan hubungan ini akan mengalir menjadi penyembahan.
"Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman Tuhan." - Yesaya 66:23.
Di tengah-tengah kota surgawi berdiri Takhta Tuhan yang putih dan megah. Dikelilingi oleh pelangi seperti jamrud, wajah-Nya bersinar seperti nyala terik matahari. Di bawah kaki-Nya laut yang kaca mengalir ke semua arah. Pada permukaan kristal yang mencerminkan keagungan Allah, umat tebusan berkumpul untuk mengeluarkan puji-pujian penuh sukacita.
"Dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh." - Yesaya 35:10.
Inilah Seseorang yang kebaikan-Nya tidak pernah hilang sedikitpun. Kesetiaan, kesabaran dan perasaan kasih-Nya terus mengalir. Puji nama-Nya yang kudus!
6. KITA HARUS BERADA DI SANA!
Yesus merindukan pertemuan muka dengan muka itu. Karena itulah Dia berkeinginan untuk menyelamatkan anda dari dosa dengan harga yang begitu tinggi. Anda secara pribadi harus mengambil keuntungan dari anugerah ini. Anda harus membuat suatu komitmen kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Anda membutuhkan pengampunan yang ditawarkan dari salib, karena:
"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya [Yerusalem Baru] sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." - Wahyu 21:27.
Yesus membebaskan kita dari dosa, bukan di dalam dosa. Kita harus datang kepada-Nya melalui kuasa-Nya di dalam kita dan dipisahkan dari kenajisan dan ketidaksucian. Yesus adalah kunci kita ke dalam kerajaan-Nya yang akan datang segera.
Dan kerajaan itu dapat dimulai sekarang juga di dalam hatimu. Ketika Kristus membebaskan kita dari dosa, Dia menciptakan surga kecil di dalamnya. Dia dapat membantu kita menghadapi kekuatiran, kemarahan, hawa nafsu, rasa takut, dan rasa bersalah yang melanda kita.
Pengharapan akan surga bukanlah merupakan pelarian dari masalah-masalah kehidupan; melainkan membantu menciptakan surga yang lebih banyak di bumi. Jajak pendapat yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa orang-orang yang percaya pada kehidupan setelah kematian menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan mempercayai orang lain lebih dari mereka yang tidak percaya. Tidak ada hal yang memiliki akibat yang lebih dramatis di dalam hidupmu saat ini dibandingkan sebuah hubungan saling percaya dengan Yesus Kristus. Dengarkanlah bagaimana Petrus menggambarkan hasil dari keyakinan yang hidup:
"Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu BERGEMBIRA KARENA SUKACITA YANG MULIA DAN YANG TIDAK TERKATAKAN, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu." - 1 Petrus 1:8, 9.
Semuanya ini dan surga juga. Pernahkah anda menemukan kebaikan dari hidup yang berlimpah ruah yang Kristus inginkan agar anda mengalaminya? Janganlah menolak undangan-Nya yang murah hati.
"Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma." - Wahyu 22:17.
Yesus bersama anda saat ini, berbicara kepada hatimu pada saat anda membaca baris ini. Dia mengundang anda untuk "Datanglah!" "Datanglah!" "Datanglah!" Dia sangat berhasrat, sangat bersikeras. Jika anda belum melakukannya juga, saat ini, di atas segalanya, adalah kesempatan anda untuk menjelajahi tawaran-Nya. Kenapa anda tidak katakan kepadaNya bahwa anda menerima anugerah-Nya yang dermawan dan ingin menikmati keabadiaan dengan-Nya?
Katakanlah kepadaNya bahwa anda mencintai-Nya. Berterima kasihlah kepada-Nya atas segala yang telah Dia perbuat bagi anda dan semua yang sedang Dia rencanakan untuk anda. Jika ada sesuatu di antara anda dan Tuhan, mintalah kepada-Nya untuk membuat anda mampu menyingkirkannya. Hari ini, sementara anda mendengar suara-Nya, sementara hatimu masih menangggapi, berikanlah diri anda kepada-Nya tanpa syarat. Tundukkanlah kepalamu saat ini dan katakan, "Yesus, Tuhanku, saya datang. Saya serahkan seluruhnya kepada-Mu. Saya akan menjadi milik-Mu selamanya."
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Marco telah berlayar ke kota yang penuh dengan perak dan emas. Dia telah melihat batu hitam yang terbakar, tetapi tidak seorangpun yang pernah mendengar tentang batubara. Dia telah melihat pakaian yang tahan api meskipun dilemparkan ke dalam kobaran api, tetapi tidak seorangpun pernah mendengar tentang asbes. Dia bercerita tentang ular raksasa yang panjangnya 10 kaki dengan rahang yang cukup lebar untuk menelan seorang manusia, kacang-kacangan sebesar kepala manusia dan putih seperti susu di dalamnya, dan suatu bahan memancar keluar dari tanah yang dapat menyalakan lampu. Tetapi tidak seorangpun pernah melihat buaya, kelapa, atau minyak bumi. Mereka hanya tertawa mendengar cerita-cerita itu. Beberapa tahun kemudian, ketika Marco terbaring sekarat, seorang pria yang saleh di samping tempat tidurnya mendesak dia untuk menarik kembali semua dongeng yang telah dia ceritakan. Tetapi Marco menolak: "Semuanya itu benar - setiap kepingan cerita itu. Sebenarnya, saya belum menceritakan setengah dari yang saya lihat."
Penulis-penulis Alkitab yang memberikan kita pandangan sekilas tentang surga kelihatannya mengumandangkan perasaan Marco Polo. Di dalam penglihatan, mereka melihat sebuah tempat yang begitu cemerlang, begitu fantastis sehingga mereka hanya dapat menggambarkan sekeping dari yang mereka lihat. Dan kita menghadapi tantangan yang sama dengan teman-teman Marco Polo. Kita harus berusaha membayangkan "buaya dan buah kelapa" yang tidak pernah kita lihat, karena gambaran yang kita dapat di dalam Alkitab menunjukkan bahwa surga lebih dari hanya duduk di atas awan dan bermain harpa.
1. APAKAH SURGA ITU TEMPAT YANG NYATA?
Yesus sedang mempersiapkan tempat yang sungguh nyata bagi kita saat ini di sebuah surga yang benar-benar nyata.
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab AKU PERGI KE SITU UNTUK MENYEDIAKAN TEMPAT BAGIMU. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, AKU AKAN DATANG KEMBALI dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." - Yohanes 14:1-3.
(Selain disebutkan lain, semua teks Alkitab di dalam Panduan DISCOVER ini berasal dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).
Yesus datang ke dunia kita untuk kedua kalinya untuk membawa kita ke sebuah istana yang dibuat khusus di kota surgawi yang jauh lebih mulia dari yang pernah kita mimpikan: Yerusalem Baru. Setelah kita tinggal di sana selama seribu tahun, Yesus hendak membawa rumah surgawi ini turun ke planet bumi. Saat Yerusalem Baru turun, api akan memurnikan seluruh dunia. Planet kita yang baru menjadi rumah tetap bagi yang selamat. (Wahyu 20:7-15, Lebih lanjut mengenai ini ada di Panduan 22). Apa yang Yohanes, yang menulis Kitab Wahyu, gambarkan selanjutnya?
"Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan ynag berdandan untuk suaminya. Lalu aku mendengar suara nyaring dari takhta itu berkata:
"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tegah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka." - Wahyu 21:1-3.
Setelah diubahkan dengan api, siapakah yang Yesus janjikan akan menghuni bumi yang baru?
"Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi." - Matius 5:5 (lihat juga Wahyu 21:7).
Kristus berjanji untuk memulihkan duniaNya yang dulu sempurna kepada keindahan Taman Eden, dan orang yang lemah lembut "akan memiliki bumi.
2. AKANKAH KITA MEMPUNYAI TUBUH YANG NYATA DI SURGA?
Pada saat Yesus memperlihatkan kepada murid-muridNya tubuh yang mulia setelah kebangkitanNya, bagaimanakah Ia melukiskan itu?
"Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku; Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." - Lukas 24:39.
Yesus memiliki tubuh yang nyata; Dia mengundang Tomas untuk menyentuh-Nya (Yohanes 20:27). Di dalam kesempatan ini Yesus berjalan masuk ke rumah yang nyata, berbicara kepada orang-orang yang nyata, dan makan makanan yang nyata (Lukas 24:43). Surga tidak ditempati oleh hantu, tetapi oleh orang nyata yang menikmati kehidupan rohani, dan yang memiliki tubuh yang mulia.
"Karena kewargaan kita adalah di dalam surga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya." - Filipi 3:20-21.
Kita dapat yakin bahwa tubuh surgawi kita akan sepadat dan senyata tubuh Kristus setelah kebangkitanNya. Akankah kita mengenali keluarga dan teman-teman kita di surga?
"Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." - 1 Korintus 13:12.
Di surga kita akan saling mengenal dengan sempurna. Kita akan mengerti dan menghargai satu sama lain lebih mendalam daripada yang pernah kita dapatkan di dunia sekarang ini. Murid-murid Yesus mengenali-Nya di dalam tubuh surgawi-Nya, karena ciri khas yang dikenal (Lukas 24:36-43). Maria mengenal Dia di kuburan karena suara-Nya yang dikenal waktu Yesus memanggil namanya (Yohanes 20:14-16). Dua murid-Nya di Emmaus mengenali Dia karena beberapa gerakan isyarat yang sangat dikenal. Ketika mereka menyadari cara tamu mereka memberkati makanan, mereka mengenali-Nya sebagai Tuhan mereka melalui cara-Nya (Lukas 24:13-35). Orang tebusan pasti akan mengalami peristiwa reuni 'muka dengan muka' yang menggetarkan di surga. Bayangkan kesukaan dari mengenali senyum istimewa dari pasangan anda, atau suara panggilan dari seorang anak yang telah engkau baringkan di tempat peristirahatan dulu, atau sikap-sikap yang membangkitkan rasa sayang dari beberapa teman-teman tercinta. Kita akan mempunyai sebuah keabadian untuk memperdalam ikatan kehidupan kita yang paling berharga dan untuk membangun persahabatan yang akrab dengan pribadi yang paling mengagumkan di jagat raya.
3. APA YANG AKAN KITA LAKUKAN DI SURGA?
Kita akan mempunyai banyak kegiatan yang menantang kita di surga. Bagaimana dengan merancang rumah impian anda sendiri?
"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit dan bumi yang baru... Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku... Dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka." - Yesaya 65:17-22.
Yesus telah mempersiapkan rumah-rumah pribadi untuk kita di dalam Kota Suci, Yerusalem Baru (Yohanes 14:1-3; Wahyu 21). Ayat-ayat ini menyatakan kita juga akan merancang dan membangun rumah-rumah lainnya, mungkin perumahan di luar kota yang indah, menghiasinya dengan beragam tanaman-tanaman surga. Dan siapa yang tahu pengalaman teknologi tinggi apa yang menunggu kita di peradaban Tuhan yang lebih maju? Penemuan ilmiah dan perjalanan ruang angkasa kita sekarang akan kelihatan seperti permainan anak-anak pada saat kita mulai menjelajah di dalam "rumah Bapa kita".
Apakah anda menyukai keindahan dari suara gemuruh air terjun, padang rumput yang hening, hutan belantara yang lebat, dan kuntum bunga yang lunak?
"Sebab TUHAN menghibur Sion, ... Ia membuat padang gurunnya seperti Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring." - Yesaya 51:3.
Allah akan mengubahkan bumi menjadi sebuah Taman Eden di zaman dulu. Tidak ada lagi tumpahan minyak atau asap atau kemarau; danau tetap sejernih kristal, pohon-pohon megah, dan tebing-tebing gunung tanpa kecuraman.
Bukan hanya keindahan dunia, tetapi juga kemampuan kita untuk menikmatinya akan bertambah. Hal itu seperti hari pertama keluar rumah setelah sakit sekian lama. Dan "kenyataan 20 menit" pertama akan berkembang menjadi sebuah keabadian yang ajaib.
Apakah anda suka menikmati pengalaman hal-hal baru? Belajar? Berkreasi?
"Di sana, pemikir-pemikir abadi akan merenungkan kesukaan yang kunjung sirna mengenai kuasa penciptaanyang ajaib, dan misteri kasih yang menebuskan... Setiap bakat akan dikembangkan, setiap kemampuan akan ditambahkan. Penambahan pengetahuan tidak akan meletihkan pikiran atau menghabiskan tenaga. Di sana usaha-usaha yang paling agung dilakukan, aspirasi yang paling tinggi dicapai, cita-cita yang paling tinggi diwujudkan; dan di sana masih akan timbul ketinggian-ketinggian baru untuk diatasi, keajaiban-keajaiban baru untuk dikagumi, kebenaran-kebenaran baru untuk dipahami dan tujuan-tujuan baru yang memerlukan kuasa-kuasa pikiran, badan dan jiwa. Segenap kekayaan alam semesta akan terbuka untuk pelajaran dan penyelidikan umat tebusan Allah." - Ellen G. White, The Great Controversy (Nampa, Idaho; Pacific Publishing Association, 1950), halaman 677.
4. AKANKAH KEJAHATAN AKAN MENGANCAM SURGA LAGI?
"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." - Wahyu 21:27.
Tuhan akan menghapuskan dosa dan akibat-akibat buruknya secara tuntas; hal itu tidak akan muncul lagi. Apabila Kristus menyatakan diri-Nya, "kita akan menjadi sama seperti Dia" (1 Yohanes 3:2). Daripada menahan keinginan-keinginan untuk membunuh, mencuri, berbohong, atau memperkosa, kita akan memperoleh kemurahan-kemurahan surgawi.
"Dan Dia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." - Wahyu 21:4.
Bahkan musuh utama kita, kematian, akan lenyap. Di tanah surga, masa muda abadi untuk yang diselamatkan adalah "tidak dapat binasa" (1 Korintus 15:53); tidak ada penghuni yang akan menderita kerusakan dari umur tua. Surga tidak hanya menghancurkan akibat dosa, juga membalikkannya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada orang yang menderita dengan cacat seumur hidupnya.
"Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai." - Yesaya 35:5, 6.
5. APAKAH YANG PALING MENGGETARAN DI SURGA?
Bayangkan bertemu dengan Tuhan alam semesta muka dengan muka.
"Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Dia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka." - Wahyu 21:3.
Tuhan yang Maha Kuasa berjanji akan menjadi teman dan guru kita. Betapa bahagianya duduk di kaki-Nya! Pikirkan apa yang akan diberikan oleh seorang musisi untuk dapat menghabiskan beberapa saat dengan Beethoven atau Mozart. Bayangkan berapa besar penghargaan seorang ahli ilmu fisika akan kesempatan untuk duduk bersama Albert Einstein, atau berapa besar artinya bagi seorang pelukis untuk berbicara dengan Michelangelo atau Rembrandt. Coba pikirkan, orang tebusan akan mempunyai hak istimewa yang lebih besar. Mereka akan berbicara dengan Pencipta dari semua musik, ilmu, dan seni. Mereka akan berada pada jarak yang sangat dekat dengan Pemikir terbesar dan Hati terdalam di alam semesta. Dan hubungan ini akan mengalir menjadi penyembahan.
"Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman Tuhan." - Yesaya 66:23.
Di tengah-tengah kota surgawi berdiri Takhta Tuhan yang putih dan megah. Dikelilingi oleh pelangi seperti jamrud, wajah-Nya bersinar seperti nyala terik matahari. Di bawah kaki-Nya laut yang kaca mengalir ke semua arah. Pada permukaan kristal yang mencerminkan keagungan Allah, umat tebusan berkumpul untuk mengeluarkan puji-pujian penuh sukacita.
"Dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh." - Yesaya 35:10.
Inilah Seseorang yang kebaikan-Nya tidak pernah hilang sedikitpun. Kesetiaan, kesabaran dan perasaan kasih-Nya terus mengalir. Puji nama-Nya yang kudus!
6. KITA HARUS BERADA DI SANA!
Yesus merindukan pertemuan muka dengan muka itu. Karena itulah Dia berkeinginan untuk menyelamatkan anda dari dosa dengan harga yang begitu tinggi. Anda secara pribadi harus mengambil keuntungan dari anugerah ini. Anda harus membuat suatu komitmen kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Anda membutuhkan pengampunan yang ditawarkan dari salib, karena:
"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya [Yerusalem Baru] sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." - Wahyu 21:27.
Yesus membebaskan kita dari dosa, bukan di dalam dosa. Kita harus datang kepada-Nya melalui kuasa-Nya di dalam kita dan dipisahkan dari kenajisan dan ketidaksucian. Yesus adalah kunci kita ke dalam kerajaan-Nya yang akan datang segera.
Dan kerajaan itu dapat dimulai sekarang juga di dalam hatimu. Ketika Kristus membebaskan kita dari dosa, Dia menciptakan surga kecil di dalamnya. Dia dapat membantu kita menghadapi kekuatiran, kemarahan, hawa nafsu, rasa takut, dan rasa bersalah yang melanda kita.
Pengharapan akan surga bukanlah merupakan pelarian dari masalah-masalah kehidupan; melainkan membantu menciptakan surga yang lebih banyak di bumi. Jajak pendapat yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa orang-orang yang percaya pada kehidupan setelah kematian menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan mempercayai orang lain lebih dari mereka yang tidak percaya. Tidak ada hal yang memiliki akibat yang lebih dramatis di dalam hidupmu saat ini dibandingkan sebuah hubungan saling percaya dengan Yesus Kristus. Dengarkanlah bagaimana Petrus menggambarkan hasil dari keyakinan yang hidup:
"Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu BERGEMBIRA KARENA SUKACITA YANG MULIA DAN YANG TIDAK TERKATAKAN, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu." - 1 Petrus 1:8, 9.
Semuanya ini dan surga juga. Pernahkah anda menemukan kebaikan dari hidup yang berlimpah ruah yang Kristus inginkan agar anda mengalaminya? Janganlah menolak undangan-Nya yang murah hati.
"Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma." - Wahyu 22:17.
Yesus bersama anda saat ini, berbicara kepada hatimu pada saat anda membaca baris ini. Dia mengundang anda untuk "Datanglah!" "Datanglah!" "Datanglah!" Dia sangat berhasrat, sangat bersikeras. Jika anda belum melakukannya juga, saat ini, di atas segalanya, adalah kesempatan anda untuk menjelajahi tawaran-Nya. Kenapa anda tidak katakan kepadaNya bahwa anda menerima anugerah-Nya yang dermawan dan ingin menikmati keabadiaan dengan-Nya?
Katakanlah kepadaNya bahwa anda mencintai-Nya. Berterima kasihlah kepada-Nya atas segala yang telah Dia perbuat bagi anda dan semua yang sedang Dia rencanakan untuk anda. Jika ada sesuatu di antara anda dan Tuhan, mintalah kepada-Nya untuk membuat anda mampu menyingkirkannya. Hari ini, sementara anda mendengar suara-Nya, sementara hatimu masih menangggapi, berikanlah diri anda kepada-Nya tanpa syarat. Tundukkanlah kepalamu saat ini dan katakan, "Yesus, Tuhanku, saya datang. Saya serahkan seluruhnya kepada-Mu. Saya akan menjadi milik-Mu selamanya."
Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy
Langganan:
Postingan (Atom)